Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Pengen


__ADS_3

Andien pun kembali berangkat bertarung, pertandingan demi pertandingan dia lalui.Dan lebih fokus sejak Andien dan Dimas berbaikan. Dimas juga rutin bolak balik menjumpai Andien, jika Andien bertanding.


Seperti saat ini, Andien dan Dimas makan di sebuah restoran. Andien menghargai usaha Dimas untuk memperbaiki pernikahan mereka. Dan dari teman Andien di rumah sakit, sama siapapun Dimas lebih menjaga sikapnya.


Andien sangat bahagia, hari ini dia kembali mendapat medali emas, Dimas menonton pertandingannya. Dimas kembali memberi masukan pada Andien , apa saja yang harus Andien perbaiki.Dan kebersamaan mereka perlahan kembali.


Dimas lebih terbuka dan mereka saling menghubungkan handphone , dimana saja mereka berada, pasangan mereka mengetahuinya.


" Makan yaaaang."


Andien mengangguk.


" Selepas pertandingan ini, kamu persiapan pertandingan di Bali ya yaaaang ?".


" Ya mas, awal bulan depan."


" 2 mingguan lagi."


Andien mengangguk.


" Kesehatan papi gimana mas ?".


" Sudah lebih membaik yaaaang, papi merindukan mu, mami juga."


" mereka selalu menonton pertandingan kamu, lawan mu di musim ini sungguh di atas rata rata ya Ndien."


" Benar mas, bahkan sampai pelatih lebih extra fokus pelatihan stamina."


" Benar yaaang, modal yang oaling dibutuhkan yaitu modal atamina ,mau 3 set, kalau memang surviev , ya bisa bertahan dan menyerang."

__ADS_1


Dimas membelai rambut Andien. Andien merasa sedikit mual, namun dia masih bisa menahannya.Berpikir memang dia kemarin mandi malam, apalagi setelah pertandingan ,gerahnya luar biasa.


" Kenapa sedikit makannya yaaaang, gak suka makanan restonya ?".


" Suka mas...., hanya rasanya kenyang."


Dimas membelai tangan Andien.


" Aku sangat menyayangimu yaaang."


Andien hanya tersenyum.


" 2 minggu lagi ,mas ulang tahun, mau hadiah apa ?".


" Kamu aja sudah hadiah buat mas yaaaang."


" Mas lebay dehhh".


" Mamak dan bapak , menyuruh kita punya anak, soalnya bang Ardi aja anaknya udah mau 2, kejar kejaran sama mbak Ester.Kita satupun gak ada ," ujar Andien.


" Hamil, melahirkan, bukan pertandingan yaaang, bukan...,mas kapan kamu siap aja, toh akhir akhir ini kita juga gak pakai pengaman kan, kamu juga mengatakan kamu sudah siap, apapun yang harus kita korbanin, kita pengen punya momongan kan yaaaang".


" Benar mas, waktu kita jaga, takut kesudul, gak kita jagain, gak tekdung tekdung Malahan yang nyuri nyuri dapet loh masss."


" Semua rahasia Tuhan yaaaang."


" Apa mas gak mau kita cek kesehatan ?".


" Kita baru program kan 5 bulanan yaaang, yang wajib di cek otu sudah tidak dijaga 1tahunan, toh kamu juga gak pakai KB selama ini, kita sistim kelender aja, efeknya gak ada yaaaang."

__ADS_1


" Sebelum menikah juga kita sudah cek kwalitas ****** dsn kandungan ,semua kan aman yaaang, itulah gunanya pemeriksaan sebelum pernikahan."


" Ya mas, agar jangan mertua menyalahkan kenapa mantu gak hamil hamil, karen banyakan suami yang bermasalah, eh mantu yang di salahin.Mau siapa yang subur atau gak ,pernikahan fungsi dasarnya kan hidul bersama ,ada atau tanpa ada anak, apa semua wanita tidak punya anak di cerai, gak juga kan. Intinya yahhh hatusnya keluarga tahu, siapa sih yang gak mau punya momongan, benar kan yaaaang."


Andien mengangguk.


" Tumben pintar mas".


" Maklum bagian kesehatan yaaang. ,Dan kalau bagian ngadapin lawan bertanding,kamu lebih di atas kas mas."


" Baik dari pengalaman, baik dari segi kwalitas permainan reket, mas kalah jauh."


" Jangan Merendah mas, mas itu pelatih terhebat dan terhandal."


Andien memeluk leher sang suami.


" Hmmm....,tulus mujinya yaaaang?".


Andien mengangguk.


Dimas pun mengecup pipi Andien.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2