Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Selimut


__ADS_3

Berlibur ke Villa, akhirnya hanya berdua. Kedua orangtua mereka beralasan ada undangan dari teman semasa sekolah. Entah kesengajaan atau entah alasan. Yang pastinya , Andien menjadi korban drakula sang suami. Hujan menambah kegiatan mereka bergelut di bawah selimut. Andien bahkan sangat di manjakan.


Mereka berendam berdua di bathup , denganbtelaten Andien menyampo rwmbut pendek sang suami, dan bergantian sang suami mengoles cream penyubur dan kemilau rambut.


" Yaaang...., sejak kita menikah, rambutmu baru pernah sepanjang ini."


" Hmmm...., soalnya kalau ke undangan teman mas menikah, gampang di bentuk, kalau seperti acara pelantikan mas , Andien bersanggul kan lebih rapi."


" Mas sampai pangling lihat kamu sayang, ayu banget.Dan kamu juga idola banyak para dokter, si tangan baja , begitu mereka menyapamu."


" Tetapi mas juga jadi bahan ledekan teman kan, kalau Andien lagi tanding. mas di bilangin puasa."


Dimas tertawa.


" Benar yaaaang. mas malah bilang , mas main tunggal."


" Ihhh.....," ujar Andien.


Dimas mengecup pipi Andien.


" Makasih sudah menjadi isteri mas."


" Makasih juga sudah menjadi suami Andien."


" Mas sangat membutuhkan mu yaaang. Kamu membuat hari hari mas bersemangat, lihat mami dan papi sangat bahagia sejak kamu ada di keluarga.Kemanjaanmu sama seperti ketika semasa kita sering bersama , kalau kamu ngambek, papi dan mami keduanya termenung."


" Pengaruh mu sangat gedek yaaang."


" Habis mas kadang gak jemput Andien, janjinya datang, eh rapat tiba tiba ,gak ngabarin." Maaf yaaang ,iya mas salah. Kamu nelepon papi, yah otomatis papi dan mami ngomel juga."

__ADS_1


" Mas dingin, udahan mandi yukkk".


Dimas mengangguk.


Mereka berdiri di depan kaca, Dimas membantu Abi menyisir dan mengeringkan rambut Andien dengan menggunakan hairdryer.


" Mas....jangan pernah berubah, berubah lebih baik boleh."


" Kenapa termenung, ada yang kamu pikirkan Ndien ?".


" Ada teman, rekan badminton, suaminya selingkuh, karena kegiatannya padat. Suaminya menginginkan anak, awalnya sepakat untuk nunda, nyatanya itu jadi alasan nya buat selingkuh ,dan wanita yang diselingkuhi sudah hamil mas. Gimana perasaan teman Andien. Sakit banget."


" Terus...., dia memilih berpisah , dan saat bertanding ,dia luapkan emosinya, permainan nya agresif dari biasa. Memenangkan pertandingan ganda campuran.Dan apa mas tahu, suami yang selama ini dia pilih bisa menyakitinya.Pasangan gabda camourannya yang mencintainya ,dia tolak."


" Itulah perasan dan permainan takdir dek."


" Dan saat terpuruknya hanya ada kami, dan aku salut banget mas, pasangan ganda campurannya , langsung melamarnya ke orangtuanya. Kekeh orangtuanya juga setuju.Memang cinta itu dasyat ya mas. Eh mantan suaminya kebakaran jenggot banget, sampai datangi pasangan ganda campurannya.Yah sampai tinju meninju.Dan dia teman Andien permalukan."


" Jerat wanita kan banyak mas."


" Itulah tantangan seorang pria Ndien, mampu gak dia setia pada pilihan nya."


" Andien pingin punya anak mas".


" Apa tepengaruh dengan kasus temanmu yaaang?".


" Kalau mas memang tega ,lakukan. Bahkan biar Andien tahu, gak harus kan kita punya anak baru pisah, kasihan anak kita."


" Mas gak akan pernah menyia nyiakan kepercayaanmu. Mas menyayangimu, satu sampai maut memisahkan dek."

__ADS_1


" Mau buat bayi kan dek...,sini mas temani. Jaminan jadi...".


Andien tertawa.


" Yakin pak dokterku ?".


" Yakin dong dek...,bibit unggul....".


" Ihh dasar dokter norak....".


Dimas tertawa.


" Suasana mendukung. Makan bergelut, trus mandi ,bergelut ,makan lagi. "


" Badan peggel, kita spa yuk masss....".


" Mas temani kamu aja dek.Mas gak suka spa, mas gak mau iman mas tergoda yang plus plus."


" Ihhhh...," Andien mengambil bantal dan memukul bahu Dimas.


Dimas menghindar dan memeluk erat Andien.


😆😅🤣😂😆😅🤣😂


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2