
Andien sangat bahagia, punya teman baru di sekolah. jadwal belajar mereka lebih extra. Andien mulai terbiasa dengan rutinitas sekolahnya. Meminta ijin pertandingan pun,jadwal Andien di padatkan jam istirahat digunakan untuk materi yang akan tertinggal beberapa hari.Andien di ajar di sebuah ruangan sama dengan anak yang akan bertanding lomba lari dan karate.
" Anak anak belajar ya, biar gak ketinggalan,walau kalian tanding," ujar pak Darma .
" Ya pak, jawab Andien dan beberapa anak lainnya."
Jadwal pulang Andien menjadi jam 5 sore dari sekolah, menutupi 3 hari ijin.Sekolah juga ada kegiatan eskul, jadi siswa banyak juga berkegiatan sepulang sekolah.
Sehabis jam pelajaran, Andien membereskan buku bukunya .Beberapa senior yang ikut ijin tanding berkenalan dengan Andien. Andien sekedarnya menyalami mereka.
Andien memang membatasi ruang geraknya.
Andien melangkah, dan tersenyum saat melihat sang abang sudah menunggunya di gerbang sekolah.
" Apa capek dek?".
" Lumayan bang".
" Rame juga sekolah adek, ada yang main basket, ada bermain sepak takraw, dan disana abang liat ,masih banyak siswa melukis dek, melukis di halaman terbuka."
" Iya bang, banyak kegiatan di sekolah ini bang, Andien bersyukur bisa jebol beasiswa disini bang, uang sekolahnya mehong loh bang, mana mampu orang seperti kita bang".
" Bagus bagus belajar ya dek, bagus bagus sekolah, boleh badminton,sekolah wajib siap".
" Iya kak".
" Yuk pulang kak,kok mandangin dari tadi di lapangan basket sih bang?".
" Cewek itu cakep dek," ujar Ardi.
__ADS_1
" Selera abang daun muda ya? hayoooo.....".
" Wajahnya lembut dek, tetapi anak orang gedongan dek, dari gaya gayanya , sekolah ini kan banyak orang berduit, sama pekerja biasa kayak abang, mana ada yang mau dek".
" Abang jangan minder gitu, abang lanjut kuliah lah bang".
" Iya dek, abang ada nyari tempat kuliah dek, bagian komputer,abang suka dek".
" Mantap bang, abang kalau bagian komputer memang mampu, ada skill dan keunggulan abang disitu."
" Benar dek, abang juga udah di bilang kantor. di biayai kantor kalau mau nerusin pendidikan.Perusahaan ada beberapa program dek."
" Puji Tuhan banget bang, jangan sia sia in kesempatan bang".
" Ya dek, abang ambil dekat dengan kantor, jadi gak jauh menuju ke kampus."
" Jangan bilang gitu dek, abang iklas,kalian sangat berarti buat abang".
Ardi melajukan sepeda motornya, dan beberapa persimpangan lampu merah mereka berhenti.
" Kalau abang kuliah, siapa lah yang jemput aeek sekolah?".
" Naik angkot aja bang."
" Kalau sore apa gak bahaya dek?".
" Gak lah bang. sekolah pukul 5 teng udah wajib siap kegiatan.Karena biar siswa aman pulang, gak kemalaman."
" Kepala sekolahnya perempuan bang, makanya perhatian banget soal kerapian, soalprestasi siswa, soal fasilitas, detail bang".
__ADS_1
" Baguslah dek, jadi kepala sekolah ,dia bekerja buat kemajuan sekolah, banyak kan kepala sekolah hanya makan gaji buta, sekolah gak di perhatikan, sekolah gak terawat".
" Benar bang, kepala sekolah juga ramah kak orangnya."
" Tadi aja kami di kelas tambahan, dia datangi satu2 ,pintar orangnya bang, biaa jelasin pelajaran juga."
" Raket adek dapat sponsor kan dek".
" Iya bang, kita jemput besok ya bang".
" Ya dek,abang temani."
" Berangkat jumat sore ya dek?".
" Iya bang".
" Sabtu tanding bang, sampai senin."
" Iyalah dek, " ujar Ardi.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1