Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Jalan Jalan 2


__ADS_3

Saat sedang istirahat, seperti biasa ,mereka makan di sebuah cafe yang sangat unik. Disana beberapa penyanyi cafe , melantunkan lagu.Beberapa atelit pun bernyanyi.


" Ndien, kita main putar botol, kalau botol menunjukkan ke arah nya,berarti dia wajib menyanyi, " ujar Bambang.


" Yuk main yukkk," ujar Indra dengan semangat 45.


" Aku gak pandai nyanyi," ujar Andien merendah .


" Kamu asal Medan kan Ndien? " tanya Tito.


" Iya, aku orang Sumatera Utara, dulu tinggal di Siborong borong, Tarutung, pernah juga di Sibolga, sampai pindah ke Jakarta, " ujar Andien.


" Aehhh, merendah kali kamu Ndien. Judika, Lyodra Ginting, ahhh kamunpasti hebat Ndien," ujar Tito.


" Kalian kan kuat makan cabe kan Ndien, sama andaliman, pastilah ,bergetar suara kalian," ujar Bambang menahan senyuman.


" Baiklah abang abangku, kalau aku sampai kalah dan naik panggung, kalian harus sawerin aku yahhh, beneran aku unjuk gigi, orang Medan nih bungggg," ujar Andien ngakak.


" Wuihhh ,sombonggggg amat," ujar Indra ngakak.


" Ayo cepetan, let' s go main kan bang, "ujar Anggun bersemangat.


Mereka pun bermain, hukuman pun di berikan, ada yang menggendong teman, ada yang di suruh minum dan tibalah giliran Andien kalah ,botol tertuju padanya.Bukan main Bambang. Anggun, Indra,Tito ngakak kesenangan.


" Ayooo Ndien, hukumanmu wajib nyanyi,kalau suaramu baling, nanti bang Judika bisa marahin kamu lohhhh, " ujar Indra tertawa ngakak.


" Kok aku sendiri sih yang nyanyi bang?" ujar Andien dengan sebutan orang Medan.


" Orang Medan , jago nyanyi Ndien, ayo Ndien, kamu bule nya Medan , orang batak toba kamu kan Ndien, jago lah itu Ndien, " ujar Anggun.


" Ayooo, aku sawerin gedek, beneran," ujar Yanto.


Bambang langsung maju ke cafe bagian depan, dan memanggil nama Andien.


Andien gak bisa mengilak lagi, semua mata memandang ke Andien.


Dengan tas selempangnya, Andien pun menuju ke depan. Andien ngobrol dengan salah satu pemain biola dan gitar.


Para atelit terkejut saat Andien menaruh biola di pundaknya.


" Wuihhh, anak Medan tuhhh bos, bukan kaleng kaleng, " ujar Bambang , mensuit Andien.

__ADS_1


Meja dimana Andien duduk sangat riuh.


" Hajar dek, keluarkan suara andaliman mu dek, abang sawerin, ledek Yanto."


Andien menggaruk kepalanya.


Andien pun mulai menarik bow nya.


Tak Ingin Usai, ujar Andien dengan suara lembutnya.


Andien mengambil mik dan mulai bernyanyi sambil memainkan biolanya.


Berdiri, kumemutar waktu


Teringat, kamu yang dulu


Ada di sampingku setiap hari


Jadi sandaran ternyaman


Saat kulemah, saat kulelah


Ho wo wo....


Tersadar, kutinggal sendiri


Merenungi, semua yang tak mungkin


Bisa kuputarkan kembali s'perti dulu


Kubahagia, tapi semuanya hilang tanpa sebab


Kauhentikan semuanya


Ho oh oh


Terluka dan menangis, Tapi kuterima


Semua keputusan yang telah kau buat


Satu yang harus kau tahu

__ADS_1


Kumenanti kau 'tuk kembali


Jujur ku tak ingin engkau pergi


Tinggalkan semua usai di sini


Tak tertahan air mata ini


Mengingat semua yang t'lah terjadi


Kutahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Tapi mungkin inilah jalannya


Harus berpisah ho oh oh oh


Terluka dan menangis,


Tapi kuterima


Semua keputusan yang telah kau buat


Satu yang harus kau tahu


Kumenanti kau 'tuk kembali


Tarikan suara Andien yang tinggi dan penuh warna membius dan menjadi decak kagum para atelit dan tamu yang sedang makan di cafe. Mereka sangat terpukau dan menikmati, bahkan sang penyanyi tetap di cafe, salut dan menjadi backing vocal , menyempurnakan penampilan Andien.


Gemuruh , tepuk tangan dan decak kagum, bahkan banyak yang menyawerin Andien, dari Yanto, Bambang, Tio, Anggun ,sang pelatih, bahkan penikmat di cafe memberikan saweran. Anggun takjub sambil membawa baskom di letakin Anggun di depan Andien bernyanyi. Para pelatih lain pun salut dengan kebolehan Andien.


Pada akhir Andien mengakhiri lagunya, para pemain lain meneriakin tambooo, menyuruh Andien bernyanyi kembali.


Andien pun di gendongin Anggun, mereka kembali mengangkat Andien ke panggung buat bernyanyi.


๐ŸŽป๐ŸŽป๐ŸŽป๐ŸŽป๐ŸŽป๐ŸŽป๐ŸŽป


Jiwaku lagi meronta, pengen kedua anak bawain lagu Tak ingin usai


Anak pertama gak mau ,bermain gitar,dengan lagu tak ingin usai๐Ÿ˜”

__ADS_1


Anak ke 2 pemain biola, masih belum keluar notnya๐Ÿ˜๐Ÿ˜„


Yah udah, di Novel aja deh expetasinya๐Ÿ˜†๐Ÿ˜…๐Ÿ˜†๐Ÿ˜…


__ADS_2