
" Ada jenis cinta yang tidak di takdirkan untuk saling memiliki mas."
" Saling memiliki batin yang kuat, mereka tahu,mereka saling memikirkan satu sama lain, walau raga berjauhan,tetapi ikatan batin sangat erat, saling memiliki hati berdua. Mustahil rasanya untuk bisa bersama. Dan pada akhirnya akan memilih merindu se umur hidup, " ujar Andien.
" Cinta tanpa rasa sakit, maka bahagia juga tanpa makna.Jadi di dalam cinta, aku tetap menjadi seseorang, yang berjuang keras, aku tidak takut gagal,kecewa atau pun menangis Ndien. Aku hanya takut, tidak punya keberanian untuk menangis, " ujar Dimas.
" Terlebih lagi di dunia orang dewasa, standart memilih ke untungan atau kerugian selamanya bukan cinta, " ujar Dimas.
" Dan asal mas tahu Ndien, di hadapan pilihan Roti vs Cinta, aku tidak akan menikah demi roti, tetapi aku berusaha memperjuangkan roti, agar cinta terbebas dari kelaparan. Aku bisa membeli roti sendiri, tetapi tidak bisa membeli cinta , karena bagi mas sendiri, cinta itu murni,tulus ,tidak bisa di beli. Cinta itu sangat berharga.Mas mencintaimu tanpa ragu, tidak peduli larangan orang sekitar,tidak peduli pendapat orang apa,mas yang menjalaninya."
" Mas paling malas, menggunakan pandangan mereka yang sama untuk mendikte, apa yang harus dan yang tidak harus mas lakukan.Jika dunia berpikir itu baik, mas belum tentu berpikir yang sama. Mas selalu menanya pada diri mas, apa itu baik untuk aku? jika jelas terbaik untuk aku, aku melanjutkannya.Bisakah menurut kamu, kamu memberitahukan kepadaku,apa yang terbaik untuk aku? aku jatuh cinta pada kamu Ndien, apa kamu membuat aku mati rasa? dan apakah kita saling menipu diri, menjalani kisah hidup dalam kesepian?".
" Hidup itu panjang waktunya, lama menjalaninya, sulit menjalani hidup tanpa cinta. Kamu dan aku memahaminya dengan jelas, menurutmu bagaimana Ndien? ".
" Mas berhak memilih yang lebih baik , Andien gak bisa nentuin sikap, karena Andien juga gak mau menerima ,karena perbedaan prinsipil, dan karena Andien juga masih banyak cita cita ."
" Hubungan kita begini begini sajakah yang kamu inginkan Ndien?".
" Ya...,baiknya begini saja mas.Karena Andien akan menjalani kehidupan Andien, dan sudah berpikir, Andien sedang dekat dengan seseorang, kami se iman, dan satu kota, Andien menyukai karakter nya."
__ADS_1
" Dan kamu lebih memilih dia daripada berjuang bersama mas ?".
" Ya mas , maaf."
" Jangan karena alasan keyakinan Ndien, kamu memilihnya."
" Salah satunya yah mas, dan ngobrol nyambung, adiknya juga teman dekat Andien."
" Apa kamu bahagia memilihnya?".
" Bahagia atau tidak, Andien menjalaninya mas ."
Andien hanya menunduk.
" Pandai pandai jaga diri ya Ndien, mas ...., Dimas menunduk dan tidak sanggup melanjutkan kata katanya ,dia sangat sedih, hatinya terluka ,berdarah ,patah, namun Dimas tidak bisa memaksakan kehendaknya pada siapapun."
" Mas pamit, " ujar Dimas.
Andien hanya mengangguk.
__ADS_1
Hati Andien juga perih, namun Andien tahu, Dimas dan dia sangat jauh berbeda,dari segi agama,usia, Andien hanya menatap sosok cinta pertamanya pergi begitu saja. Air mata Andien pun mengalir,namun berusaha untuk tegar.
" Kamu menolak Dimas dek?".
Andien mengangguk.
" Semoga kalian bahagia dek, walau gak bersama, setidaknya adik kakak masih bisa."
" Ya mas....".
Andien masuk dulu ya mas, ujar Andien dengan nada masih sangat sedih.
😔😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment