
Andien kembali ke pelatnas . Langkahnya terhenti ketika sang pelatih Doni Setiawan mensejajarkan langkahnya.
Andien hanya menunduk dan biasa aja ,terus melangkah.
" Selesai latihan, jalan yuk Ndien."
" Saya gak bisa pak, saya mau istirahat."
" Kalau besok Ndien ?".
" Saya masih lelah pak, pengen fokus bertanding buat ke Bangkok. "
" Kamu menghindari saya ya Ndien ?".
" Saya bersikap profesional pak, semua menyangkut pelatihan , saya lakukan, tetapi di luar pelatihan dan pertandingan , saya tidak punya waktu ".
" Ndien...., sayaa....., sebenarnya mau bicara sam-a kamu ".
" Bapak mau bicara apa ?".
" Saya menyukai kamu Ndien."
Hanya ada keheningan, Andien benar benar terkejut , pelatih yang disiplin, kejam , bisa menyukainya.
" Saya sudah bertunangan pak, dan akan menikah sebelum akhir tahun."
" Kamu masih sangat muda Ndien."
" Saya sudah memikirkan semuanya pak, dan sudah mengurus ke bagian atelit."
" Karir kamu bagaimana Ndien ?".
__ADS_1
" Karir saya ,semua saya serahkan pada Tuhan pak, dan saya sudah mengutarakan alasan saya, pemimpin memakluminya."
" Ndien...., kita se iman."
" Saya gak peduli soal se iman atau bukan pak, yang pastinya, sejalan dan saling dan sepemikiran."
" Apa kamu mampu, beribadah tanpa pasangan hidup selamanya ? , anak kamu kelak apa gak menjadi problema Ndien ?".
" Itu urusan saya dan suami saya kelak pak, yang pastinya kami sudah bicara, orang lain tidak perlu tahu ,apapun keputusan kami. Saya pamit pak, " ujar Andien melangkahkan langkahnya.
Akhirnya dia bom juga , dan dia ungkapkan juga. Sah sah aja mengungkapkan perasaan , hak setiap orang, mau di terima atau tidak.Dan hak pendengar juga untuk mempertegas, apakah dia menerima atau menolak.
" Kamu kenapa pagi pagi udah bad mood sih Ndien ?".
" Gak apa apa juga mbak Ratna."
" Ndien , kita bakalan di cek kesehatan menyeluruh siang nanti."
" Biasa, biar semua pada masuk ,gak mangkir.Ada cek narkotika kayaknya Ndien."
" Hmmm....wajib, atelit wajib bersih kan."
" Pastilah, kalau ada yang nakal, langsung di drop out, kan sjdah melanggar ketentuan yang kita tanda tangani," ujar Ratna.
" Ndien, pesta abangmu bagus ya, tertata rapi, trus kamu juga cakepnya kebangetan, ala gak si dokter cinta klepek klepek sama kamu, hehehehe".
" Yang bantuin abangku persiapan, yah si dokter cinta, akur banget mereka, udah lama temenan, tetanggaan. "
" Enak ya Ndien, nyambung gitu."
" Ya Mbak, semua anak anak juga pada datang, pestanya jadi ramai, makasih banget, menghargai babget ,undangan dari aku."
__ADS_1
" Kami bisa datang, ya datang Ndien, aku sama brondongku ngonsep pernikahan abangmu juga, soalnya aku kan bakalan pensiun selesai turnamen ini."
" Wuihhh...slamat say, kalau butuh nama dekor dan apapun, nanya ke aku aja , kakak dan abangku dah pengalaman ,pakai jasa dekor yang di acuin jempol, markotop."
" Kamu rencana nikah kapan Ndien ?".
" Di akhir tahun, disana ada perpanjangan beberapa kontrak, aku akan terus terang ,menikah, jika mereka menarik sponsornya ke aku, yah gak apa apa. Aku sudah mantap memikirkan karir dan hubunganku , beberapa usaha ku juga sudah jalan beberapa tahun, setidaknya penghasilan tetap ada lah mbak."
" Benar Ndien, menjadi atelit wajib kriris, menggunakan uang, apalagi fans kamu berjubel, kamu buat pakaian badminyon aja ,laris manis, lain tas olah raga, raket, selalu di serbu fans fanatik mu itu Ndien."
Andien tertawa .
" Tanpa fans ,tanpa sponsor, atelit gak ada apa apanya mbak Ratna."
" Setuju Ndien."
" Walau mbak gak se tenar kamu, mbak juga memiliki usaha kost kost san. Setidaknya ada ladang usaha Ndien."
" Benar mbak. Tenang ,brondong mbak kan pemain ganda yang tenar, gajinya aja lumayan, dia juga anak orang berduit, gimana tanggapan keluarganya, apa nerima mbak ?".
" Mereka welcome, bahagia, susah lama mereka tahu, brondongku suka dan ngejar aku Ndien, namun akunya gak di tanggapin.Yah gitu kami sama, semua ngeledek brondongku, dan memang kami gak ada istilah pacaran gimana gimana , langsung aja, mbak pingin punya anak , usia juga gak muda lagi."
Andien pun mengangguk.Mereka menuju ke asrama.
🥰❤👍🥰❤👍🥰❤👍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment