Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Tahukah Kamu


__ADS_3

" Be patient, because good things take more than time, bersabarlah, karena hal hal baik membutuhkan lebih banyak waktu, mungkin tepat buat Mas ya Ndien, " ujar Edward.


Andien menunduk ,tidak mampu mengatakan apapun.Kesedihannya sangat besar.


" Be strong now, because things will get better.It my be a storm now, but it won't always rain, ujar Edward.( Jadilah kuat sekarang, karena segalanya akan menjadi lebih baik.Mungkin sekarang badai,tetapi tidak selamanya hujan.)


" Sorry...," hanya itu yang mampu Andien ucapkan.


" Ada cinta , jenisnya tidak di takdirkan bersama, ini ternyata benar adanya yah Ndien, " ujar Edward menunduk.


Akhirnya Edward menghentikan laju mobilnya di pinggir jalan.


" Ada yang berstatus hubungannya ,tetapi tidak saling cinta, dan cinta hanya sepihak."


" Ada yang saling cinta ,tetapi tidak bisa bersama, benar kan Ndien, tidak bisa saling menghilangkan perasaan."


" Namun mencintaimu Ndien, tidak pernah mas sesali.Kamu baik, kamu lembut,mas yang memilihmu, darimu mas mengenal arti menunggu,kesabaran dan mendamba."


" Kita saling memberi kenyamanan kan Ndien, tetapi tidak untuk kepastian.Apakah realita ini sedang bercanda Ndien ?".


"Ingin berharap sewajarnya,agar tidak menyesal, namun akhirnya realita mengajak buat bercada.Berusahan menenangkan diri, menulikan telinga, berharap kita berdua baik baik saja.Ada saatnya kita menjaga hati sendiri,supaya tidak disakiti dan menyakiti."

__ADS_1


" Maaf aku menghancurkan hati mas, hati mas tak bisa utuh lagi.Sabarnya mas menghadapiku, tidak pernah ada batasnya, membuatku semakin merasa sangat bersalah dengan hubungan kita, marahlah aku, mungkin itu lebih baik, katakan aku jahat dan mendua, tidak setia dan gak layak, mungkin jauh akan membuatku bisa menerima, tetapi kenapa kamu terlalu baik mas, " ujar Andien menangis terisak.


Edward langsung memeluk tubuh kurus Andien.


" Kamu semakin kurus, larut dalam rasa bersalah, tertawa namun masih begitu banyak yang kamu pikirkan, kamu perjuangkan. Berusaha kuat, berusaha mengesampingkan masalah kita , demi membela negara. Kamu mampu Ndien, walau sorot matamu lelah dan ingin beteriak, kamu bimbang dalam langkahmu."


" Tanpa kamu meminta maaf, mas sudah memaafkanmu Ndien, cinta gak pernah salah Ndien, dia mulia ,dia bisa buat kita bahagia banget, mas tahu, kamu sudah capek banget,banyak beban pikiran kamu pendam sendiri, banyak keluh kesah yang sulit kamu ceritakan,mas tahu ,kamu ingin menyerah, terjatuh dan tak berbentuk, namun jangan lakukan itu, hanya karena mas Ndien. Mas iklas, buat bahagiamu, apa yang gak bisa mas berikan. Buat kamu, apapun bisa mas lakukan.Buat kamu bahagia, walau mas harus berhenti mengharapkan mu menjadi ibu dari anak anak mas."


" Terlalu lelah kamu berpura pura kuat Ndien. Padahal hatimu dikejar kejar rasa bersalah.Kamu terus terusan berpura pura tersenyum, walau kaku gak sanggup tersenyum.Batinmu selalu menjerit meminta maaf pada mas.Mas tahu, kamu sudah capek banget Ndien.Kamu harus pura pura tertawa,hanya buat menyembunyikan air mata. Mas ingin kamu bahagia.


" Aku terlalu menyakiti mas ,tanpa belas kasihan."


" Aku sudah mencoba ,belajar mencintai, belajar menjadi seseorang yang mas cintai.Agar aku bisa memiliki rasa yang luar biasa padamu, namun aku gagal, aku sangat salah," ujar Andien dalam isak tangisnya pun pecah di pundak Edward.


" Setiap melihatmu Ndien, rasa ingin bertemu sangat dalam, ingin memiliki masih dalam, bagaimanakah mas akan melewati ini semua, entahlah Ndien.Ingin memelukmu,nanti takkan bisa lagi, itu yang membuat mas sedih.Ketika kamu telah memilihnya Ndien.Bahkan saat mas kecewa padamu Ndien, mas gak pernah mencari kenyamanan pada wanita manapun.Mas lebih memilih melarikan diri sejenak pada pekerjaan.Agar mas bisa melihatmu dari sisi baikmu lagi .Katamu semua akan baik saja, namun untukku apakah baik Ndien?Mas gak mampu.Temani sehari lagi, sehari lagi terus berharap.Karena rindu, cinta ini belum selesai."


" Bisakah kamu sabar sebentar lagi, Karena esok tak mungkin akankah ada Ndien."


" Ku mencoba terlihat utuh, sebenarnya ku tinggal separuh, hati ini inginkan kamu,namun kau tak ingin aku,sesingkat inikah kisah kita.Oh my heart hurts so good.I love you more."


" Langkahku akankah terhenti Ndien?".

__ADS_1


Edward memandang wajah Andien, dagi mereka pun menyatu.Ada luka , saling luka di kedua mata mereka.Edward memeluk Andien dengan erat.


" Apakah ini pilihan yang terbaik Ndien?".


" Perasaanku membunuh dirimu kan Ndien?".


Edward memeluk Andien dengan erat kembali.


" Aku melepaskan kamu Ndien, tetapi jika kamu tidak bahagia , aku akan selalu ada buatmu, sampai kapanpun."


" Aku tidak layak mas".


Edward kembali memeluk Andien dengan erat, hanya air matanya mengalir disana.


🥺🥺🥺🥺🥺🥺


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2