Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Penerimaan Hadiah 2


__ADS_3

Andien di datangi rekannya,guna bersiap siap menerima hadiah, mereka di bawa ke sebuah ruangan.


" Bu...,mas Andien pamit rulu yah."


Bu Bidan dan Dimas mengangguk.


Andien pun perlahan mengikuti temannya.Di sebuah ruangan ,Andien merapikan rambutnya. Begitu banyak pasang mata menatap Andien. Andien mengecek pakaian yang dia kenakan dan lainnya ,tidak ada yang salah.Andien berbisik pada seorang senior disana.


" Mbak ,kenapa pada mandangin Andien, ada yang salah gak pakaian aku gak boleh atau apa mbak?".


" Mandangin kamu karena kamu cakep, kamu enerjik, bisa ngalahin pemain inti dengan kerja keras dan semangat juangmu, permainan mu bagus, membuat yang lainnya salut dan amazing liat wanita kurus seperti kamu, super kuat bisa ngalahin juara tetap di semua turnamen luar dan dalam negeri."


" Ah mbak bercanda deh, Andien biasa biasa aja mbak.Kebetulan kali, " ujar Andien merendah.


" Gak ada kebetulan Ndien, selisih anhka kamu dengan lawan main kamu, memang gak banyak, namun asal kamu tahu, orang dapatkan 1 point aja sama pemain itu ampun ampun. Kamu kalah babak pertama aja, bedanya sedikit.Orang pada gak buta ,liat tehnik permainN kamu, bagus banget, walau memang ada do beberapa bagian belum maksimal, tapi kamu punya talenta, tangan emas, semangat juang mu tinggi."


Andien hanya menunduk, gak tahu mau berkata apa lagi.


" Selamat ya Ndien, kita akan ketemu di Singapura,kalau kamu menang,kita akan turnamen ke Bangkok, dan juga ada beberapa turnamen dalam negeri, " ujar Putera , pemain tunggal.


Andien hanya bisa senyum dengan kikuk.

__ADS_1


" Kamu manis banget Ndien, kalau senyum, kamu juga pemalu, ngulum senyum dan kadang bengongenggemaskan," ujar Ratna seorang pemain ganda campuran.


" Pasangan main aku, Darto naksir kamu loh Ndien, minta bagi nomor Wa kamu dong Ndien, titipan dari rekan aku, maklum dia jomblo, pemalu banget,tapi entah mengapa baru kali ini dia beranikan diri minta nomor handphone cewek , ahhh kamu menggetarkan jiwa dan raganya, " ujar Ratna.


Andien kembali bengong, dan gak enakan.Kalau gak memberi nomor ,dia pemainnpemula,dikira somse, alias sombong sekali.


Andien pun mengetik nomornya di handphone Ratna.


Beberapa pemain pria pun mendekati Andien dan Ratna. sibuk dengan handphone mereka.Semua heboh gak menentu sampai para pelatih teetawa dengan ulah para anak didik mereka.


Saat beberapa nama di panggil, Andien tersenyum menyaksikan penyerahan beberapa penghargaan pada para pemain yang tadi dalam satu ruangan dengannya.Andien tepat menunggu giliran di balik panggung, dengan beberapa urutan pemain.


Andien melambaikan tangannya ke arah bu bidan.Andien melihat bu bidan mungkin video call dengan orang tuanya.Terlihat handphone di arahkan ke arah Andien.Sedang mas Dimas nya berdiri menepuk tangannya sangat bahagia.


Andien di kalungi medali emas, di ikuti pemberian penghargaan buat juara 2 dan 3.


Andien mendapatkan buket bunga serta simbolis tulisan pemberian sejumlah uang sebagai hadiah pemenang pertama,disusul pemberian hadiah buat juara 2 dan 3.


Tepuk tangan penonton bergema kuat, sewaktu pemberian hadiah pada Andien. Semua pemain pun tersenyum.


" Penonton tahu aja pemain wajah cakep dan skill nya luar biasa , " bisik Ratna ke rekan ganda campurannya.

__ADS_1


" Bakalan banyak saingan antri ,dapatin pemain kayak Andien.Udah tinggi, cakep,wajah ayu, cantik, komplit, " ujar seorang pemain lainnya.


Andien pun menunduk memberi penghormatan , dan beberapa pihak penyelenggara dan media mengabadikan foto mereka.Andirn pun turun bersama kedua rekan nya.


Andien tersenyum saat melihat Dimas sudah di bagian balik panggung, dengan buket bunga .


" Makasih mas, " ujar Andien.


Banyak pemain pria bengong melihat sosok Dimas disana.


Dimas cuek dan membantu Andien membawa penghargaannya.


🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2