CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
makan siang


__ADS_3

" apa kalian sudah memutuskan " tanya Daddy radit, mereka sedang menunggu pesanan makan mereka


" sudah dad " ucap Jeje


" katakan " ucap Daddy radit ,Henry menatap Jeje begitu juga yang lainnya


" kami akan menikah " ucap Jeje tegas membuat mereka lega


" baiklah,apa kamu tetap akan bekerja " tanya Daddy radit menatap Ana


" iya tuan " ucap Ana sambil menunduk


" aku di depanmu bukan di bawah meja " ucap Daddy radit tegas membuat Ana semakin takut ,Jeje menggenggam tangan Ana, bahwa semuanya baik baik saja sedangkan yang lainnya hanya bisa menahan nafas syukur si kembar Ateng saat bersama Nany nya


" kamu baru masuk di perusahaan belum cukup setahun ,dan sudah mengencani salah satu dari anak ku,benar bukan " tanya Daddy radit dengan wajah datarnya


" be...benar tuan " ucap Ana sambil melihat daddy Radit


" sedangkan karyawan di sana malah takut untuk berdekatan dengan mereka lebih tepatnya mereka menjauh , mereka dekat hanya kepada Nabilla itu pun karena dia istri anakku dan Kaka angkat dari Elvi istrinya Henry padahal sebelumnya mereka tidak ada bahkan sekarang saja masih ada jarak di antara mereka " Daddy radit menjeda ucapan nya lalu menatap Jeje dan Ana " jadi kamu sudah siap nantinya jika di kantor kamu mendapatkan cacian atau makian dari orang orang yang menyukai Jeje dan memggagap mu yang tidak tidak " ucap Daddy radit , Ana menelan ludahnya kasar makanya dia selalu menutup hubungan mereka karena takut


" berpikirlah dengan baik ,karena saya tidak mau pernikahan anak anakku nanti berujung perpisahan hanya karena hal kecil ,jika perasaanmu tidak kuat lebih baik berhenti jangan membuat anakku terluka lebih jauh " ucap Daddy Radit ,Jeje ingin berbicara tapi pelayan sudah masuk duluan membuatnya menarik nafasnya


" selesai makan dulu iya ,nanti aku bantu bicara sama Daddy " ucap Jose ,Jeje hanya mengangguk saja lalu melihat Ana


" percaya lah padaku semua akan baik-baik saja " bisik Jeje Ana menggaguk saja


" kakak ayo makan dulu " ucap Elvi sambil menatap Ana


" iya nyonya muda ,makasih " ucap Ana lembut


" dad jangan mempersulit anak anak " ucap mommy ellena di sela makannya


" Daddy tidak mempersulit, Daddy hanya memberi kan pilihan, karena Daddy akan melakukan pesta bukan hanya untuk Jeje tapi untuk Henry dan Jose sekalipun itu nantinya berfokus pada Jeje tapi Elvi dan Aqila bisa di kenal oleh orang lain ,begitu juga dengan Ana " ucap Daddy radit


" sudah makan dulu ,nanti baru di lanjutkan, Davin tidak ke sini Nabilla " tanya Jose sambil mengambilkan makanan untuk aqila


" dia ada operasi tuan " ucap Nabilla


" iya sudah makanlah yang banyak nanti Davin membunuh kami karena tidak memberimu makanan yang banyak " ucap Alan ,Nabilla hanya tersenyum


Ana yang berada di lingkarkan keluarga Jeje membuat nya semakin gugup ,Jeje yang mengetahui kegugupan Ana hanya bisa mengelus punggung tangan Ana yang di atas meja


" makan yang banyak nak ,tidak usah takut atau canggung " ucap mommy ellena ,Ana tersenyum


" iya nyonya besar " ucap Ana


Elvi yang duduk di samping Ana mengambilkan daging dan sayur buat Ana.


" kakak harus makan yang banyak jika menghadapi Daddy " bisik Elvi membuat Ana tersenyum


" iya nyonya muda " ucap Ana ,sedangkan Henry dan Jeje merasa senang


" i love you " bisik Henry di telinga Elvi ,Elvi menggaguk saja


setelah selesai makan siang mereka di suguhkan dengan dessert membuat Aqila dan Nabilla menggila

__ADS_1


" apa Davin jarang memberikan kamu makanan " ucap Alan


" kadang tuan " ucap Nabilla jujur


" apa dia sudah miskin " cibir Jeje


" tidak tuan, dia melarang ku makan yang manis " ucap Nabilla


" dia cuma alasan saja dia takut kamu habiskan uangnya " ucap Jose


" benarkah " tanya Nabilla


" sudah jangan di ganggu Nabilla nya " ucap mommy ellena


" dad " panggil Jeje


" hebm"


" apa tidak bisa di pikirkan lagi " ucap Jeje menatap Daddy radit,Daddy radit menghela nafasnya kasar membuat mereka lagi lagi berada dalam ruangan yang kedap udara


"kamu mau sembunyi sampai kapan, dia akan hamil bahan saat dia hamil orang orang akan berfikiran semakin jelek terhadapnya karena mereka taunya dia di sini sendiri, lalu saat kalian punya anak dan anakmu akan memakai nama kita apa nanti kamu juga akan menyembunyikan nya ,itu akan membuat semakin rumit ,lagian apa masahlah nya mengumumkan pernikahan kalian , hanya karena dia tidak mau di anggap perempuan penggoda dan sebagainya ,bahkan Elvi lebih parah dari itu ,lalu apa yang dia takutkan ,apa takut keluarga di kampung ,bahkan ibu Elvi di kampung juga tinggalnya tapi baik baik saja sekarang, katakan sama Daddy apa masahlah " ucap Daddy radit sambil menatap tajam Ana


" maaf tuan ,saya hanya ingin bekerja dengan baik dan membahagiakan orang tuaku " ucap Ana gugup


" lalu jika kamu sembunyikan dan bekerja dengan baik semuanya akan lancar sesuai yang sudah kamu rencana kan " tanya Daddy radit


" tidak tuan " Ucap Ana


" lalu apa bedanya sekarang atau nanti, apa saat kamu menikah kamu tidak bisa membahagiakan orang tuamu ,lalu untuk apa kalian menjalin hubungan hingga merencanakan pernikahan hah " bentak Daddy radit tanpa ampun


" Daddy " panggil Jose dan Alan


" diam ,kalian tahu bukan Daddy tidak suka di ganggu " bentak Daddy radit


" katakan apa yang harus kami lakukan " tanya Daddy radit ,Elvi menggegam tangan Ana memberikan kekuatan pada kekasih adiknya suaminya


" Daddy " panggil Jeje


" kamu ke luar jika tidak bisa diam " bentak Daddy radit,membuat mereka menunduk


Ana menguatkan hatinya sambil mengepalkan tangannya " saya mencintai Jeje dan saya tidak main main dengan hubungan kami " Ana menghembuskan nafasnya pelan "saya akan mengumumkan hubungan kami dan menerima apa pun itu yang di katakan oleh orang lain karena saya yang lebih tau apa yang terbaik nantinya " ucap Ana , membuat mereka menatap Ana


" darl " panggil Jeje , Ana hanya mengangguk saja


" baiklah ,berarti kamu sudah siap " ucap daddy Radit ,Jeje masih menatap Ana


" aku baik baik saja bang,semua pasti berlalu bukan " ucap Ana tersenyum


" makasih " ana menggangguk


" sesuai perkataan ku tadi 3 hari lagi kalian akan tunangan dan seminggu kedepannya akan kalian menikah setelah itu kita akan melakukan resepsi seminggu kemudian dan kalian akan tinggal di rumah utama aku kira Jeje sudah memberitahu mu bukan " ucap Daddy radit


" nak bawa Ana ketemu ayah dan ibu iya " Ucap mommy ellena


" iya mom weekend kami ke sana " ucap Jeje tersenyum

__ADS_1


" terimakasih dad " ucap Jeje tersenyum


" hebm "


" selamat ,kau tau kau membuatku jantungan " ucap Jose tersenyum


" Daddy hampir membuatku kencing celana ," bisik Jeje


" Alan " panggil Daddy


" aku tidak dengar " Daddy melemparkan sendok ke arah Alan


" ssssttt" ringis Alan sambil mengelus jidatnya


" mommy " rengek Alan


" jangan karena kamu bungsu ,kamu seenaknya Sama daddy iya " ucap Daddy radit


" iya iya apa " ucap Daddy radit


" lepas kan wanita itu " ucap Daddy radit


" dad " panggil Alan


" kasih Alasan yang tepat buat Daddy " ucap Daddy radit


" I love him " ucap Alan


"are you sure it's love " tanya Daddy radit


" maybe " ucap Alan


" yang pasti bego " ucap Henry


" ehs nanti saja Alan pikirkan " ucap Alan


" baik lah, daddy gave me a month " ucap daddy Radit


" deal " ucap alan tersenyum


" adikmu Henry " Ucap Jeje


" adiknya Jose " ucap Henry


"adikmu bego " ucap Jeje


" sudah sudah, ayo pulang kasian si kembar " ucap mommy ellena


" tunggu di rumah iya ,aku balik ke kantor " Ucap herny ,lalu mencium kening istrinya


" iya hati-hati ,jangan pulang malam " ucap Elvi


" pasti sayang " ucap Henry


lalu mereka ke luar dari restoran itu dan memasuki mobil masing-masing dan

__ADS_1


Daddy dan yang lainnya kembali ke rumah ,sedangkan Henry CS harus balik ke perusahaan


__ADS_2