CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
doa untuk sahabat


__ADS_3

Kini semua keluarga Daddy radit sedang berada dalam ruangan pemeriksaan Elvi ,ada Daddy mommy Henry bahkan Jose dan Aqila juga ikut melihat pemeriksaan Elvi.


" bulan ini apa keluhannya non " tanya dokter Selly


" Cuma mual saja dok, seperti biasa tapi dha agak mendingan " jawab Elvi


"Ini sudah mau masuk bulan tiga iya , insyaallah baby nya baik baik saja ,tapi untuk memastikan nya kita cek dulu iya " ucap dokter Selly


Henry membantu istrinya untuk naik di atas tempat tidur,suster membantu menyiapkan alat USG sedangkan dokter Selly mengolesi gel di perut Elvi


" Nah ini baby nya tuan " semua mata tertuju pada layar USG Henry selalu menggegam tangan istrinya "udah besar kan ? mereka juga Alhamdulillah sehat ukuran dan beratnya juga pas,semuanya baik " ucap dokter Selly


" Mau dengar detak jantung si baby enggak,detak jantungnya sudah kedengaran lhoe " ucap dokter Selly


" Mau " ucap mereka serempak, dokter Selly tersenyum mendengar antusias tehadap calon penerus keluarga Mateo


Sampai kedengaran suara


Dug....dug.....dug....


Detak jantung baby untuk pertama kalinya terdengar membuat Henry mau pun Elvi meneteskan air matanya, Henry mencium tangan istrinya,menyalurkan rasa bahagianya


Begitu juga dengan Daddy radit mommy ellena Jose dan juga Aqila ,bahkan Aqila jadi membayangkan jika itu adalah detak jantung anaknya


semoga kalian cepat tumbuh di perut ibu batin Aqila


" Sabar iya, semoga kita bisa di kasih secepatnya " bisik Jose ,Aqila hanya mengaguk sambil tersenyum pada suaminya itu


" By, detak jantung baby bunyi "hanya mendengar detak jantung anaknya membuat Elvi sangat bahagia


" Iya sayang ,baby sehat dalam perut kamu " Henry menyekat air matanya dia menjadi emosional perasaan bahagia haru bercampur menjadi satu di dadanya


Dokter Selly tersenyum melihat kebahagiaan keluarga besar ini ,Daddy dan mommy saling berpegangan mendengar suara detak jantung calon cucu mereka membuat mereka ikut menangis


" Dad.calon cucu kita " ucap mommy ellena


" Iya mom" ucap Daddy radit


Setelah selesai pemeriksaan,dokter memberikan vitamin dan obat Mual kerena Elvi masih muntah,dokter juga berpesan untuk selalu menjaga pola makannya, jangan stres atau yang lainnya karena nanti berpengaruh pada kandungan nya


Setelah kepergian dokter Selly ,Henry selalu tersenyum sambil mengelus perut istrinya


" Hai anak anak Daddy,sehat terus iya di perut mommy, jangan nakal nanti di marahin uncle Jose, uncle jahat loh suka mukulin orang " sambil mengelus perut Elvi, sedangkan Elvi tersenyum


Plak


" Bicara yang benar jangan asal nanti anak anak mu beranggapan aku orang jahat " ucap jose setelah melayangkan pukulan pada pundak Henry


" Lihat lha malahan dia memarahi Daddy nak " aduh nya sambil mencium perut Elvi


Jose hanya mencibir saja " ayo cepat kita ke kantor " kesal Henry


" Kaka " panggil Aqila ,jose langsung melihat Aqila


" Kenapa sayang " tanya Jose


" Apa aku boleh ke dokter mau periksa kesehatan saja " sambil berbisik karena dia takut di dengar oleh yang lainnya,Jose meyeritkan keningnya sambil menatap Aqila,lalu Aqila melirik perut Elvi


" Kita menikahnya baru beberapa hari yank, tidak usah terlalu di pikirkan,aku akan usaha untuk menyiramnya tiap malam dan pagi bahkan aku akan bermain sampai kau benar benar lemas " ucap Jose sambil tersenyum simpul lalu mencium kening istrinya


" Sudah aku ke kantor dulu iyaa,jangan sampai capek ingat nanti malam " ucap Jose

__ADS_1


" Kerja kerja tidak usah mesum ini masih pagi ,sana ke kantor astaga anak anakku mesumnya melebihi Daddy mereka " ucap mommy ellena


" Koh Daddy lagi sih mom" ucap Daddy radit, mommy hanya meliriknya saja


" Sayang aku kerja dulu iya cari uang buat calon kecebong yang sedang dalam perutmu" ucap Henry sambil mencium bibir istrinya


" Ehz hubby kalau ngomong " kesal Elvi ,Henry hanya tersenyum saja


" Sudah sana masuk , jangan terlalu lelah hubungi aku kalau mau ingin sesuatu " ucap Henry


" Belikan cake red Velvet iya dua , terus sama cake rol yang rasa pandan " ucap elvi


" Iya nanti aku belikan sama tokohnya sekalian" ucap Henry lalu mereka masuk dalam mobil.


Setelah kepergian Henry dan Jose ,Aqila duduk bersama Elvi di ruangan tengah


Sedangkan Daddy dan mommy memiliki kesibukkan


" Elvi boleh aku tanya sesuatu " ucap Aqila sambil menatap Elvi,Elvi mengaguk


" Maaf sebelumnya kalian dulu berhubungan berapa lama sampai kamu di nyatakan hamil " tanya Aqila hati hati takut karena mungkin menyakiti perasaan Elvi


Elvi tersenyum" sebulan atau lebih lupa aku ,tapi pas periksa usia kandunganku sudah 3 Minggu, kenapa ada yang kamu pikirkan " tanya Elvi


Aqila mengaguk" aku ingin sepertimu apa lagi tadi sangat menyenangkan saat mendengar suara detak jantung mereka " dia tersenyum " apa aku bisa seperti mu bisa di kasih ke percayaan " tanya Aqila


" Berdoa lah semoga kamu cepat nyusul , jangan terlalu di pikirkan kalian baru beberapa hari menikah usaha terus" ucap elvi sambil mengelus lengan Aqila dia tau apa yang di rasakan Aqila


" Kamu tau eL dari kecil aku selalu sendiri, kamu pasti tau gimana sunyi nya di rumahku apa lagi ayah dan ibu selalu kerja ,aku cuma di temani bibi di rumah , aku bertemu Dengan mu makanya hidupku sedikit berwarna saat bersama mu , jika nanti aku hamil dan punya anak ,aku ingin bisa memiliki lebih dari satu ,karena aku tidak ingin mereka merasakan apa yang aku rasakan dulu " ucap Aqila sambil menyandarkan tubuhnya di kursi


" Kita sama ,kita hidup sendiri tanpa Kaka dan adik " ucap elvi


" Kita berbeda eL,kamu meski cuma sendiri tapi tidak pernah jauh dari ibumu atau ayah,mereka selalu ada waktu untukmu,kamu bangun masih melihat wajah mereka begitu juga tidur kamu masih melihat mereka bahkan di temani mereka , sedangkan aku cuma bibi yang selalu aku lihat saat bangun dan tidur " Aqila menarik nafasnya lalu di hembuskan " jujur kadang aku suka iri lihat kamu , kehidupan mu jauh lebih baik dari aku , tapi menurutku kamu lebih beruntung dari pada aku sekalipun aku punya semuanya " lanjutnya lagi


" Kamu tau kan kalau cuma kamu teman ku bahkan kenal Kaka Nabilla karena kamu , karena aku takut berteman sama orang lain yang melihat segala sesuatu lewat materi " ucap Aqila


" Sudah sudah ehz kan jadi mewek aku nya, baby aunty Aqila bikin mommy nangis " aduhnya pada anak-anak nya


" Boleh aku memperkenalkan diriku sebagai ibu ke dua mereka " tanya Aqila ,Elvi mengaguk


" Hai anak anak ibu, sekarang kalian punya ibu dan ayah yang menyayangi kalian selain Daddy mommy dan opa Oma nenek sehat sehat iya,ibu menunggu kalian " ucap Aqila sambil mengelus dan menghapus air matanya yang turun tanpa di undang


" Sudah jangan sedih lagi ,kalau mas Jose tau bisa bisa aku di kira melakukan KDRT " ucap Elvi


" Cih mana bisa kaya getho , aku ambilkan buah mu dulu iyaa " ucap Aqila lalu berdiri dari kursinya


" Semoga kamu secepatnya di beri kepercayaan sepertiku Aqila, baby doain ibu iya agar kalian memiliki adik" gumam Elvi sambil mengelus perutnya


" Ini buahmu " ucap Aqila


" Makasih ibu sudah memberikan kami buah yang banyak " Elvi menirukan suara anak anak


Aqila tertawa mendengar ucapan Elvi


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Siapa yang menyuruh nya masuk hah " bentak Henry pada penjaga ,karena saat sampai di kantor Jesicca sudah berada depan ruangan nya


" Maaf tuan ,dia memaksa masuk sambil berteriak " ucap salah satu penjaga


" Katakan apa mau mu " ucap Henry dingin

__ADS_1


" Apa kamu tidak membiarkan aku masuk dalam ruangan mu " ucap Jesicca sendu


" Jangan melewati batas mu , harusnya kamu bersyukur aku tidak membuatmu di blacklist jadi kamu masih bisa berkarier,lalu untuk apa kamu ke sini " tanya Henry dengan suara menahan amarahnya


" Beri aku kesempatan, aku akan berubah aku akan menjadi wanita yang menurut seperti mau mu dulu " ucap Jesicca sambil menangis


Henry menarik napasnya" Jesicca kamu sudah pernah lihat aku marah bukan, jadi jangan mencoba untuk memancingnya aku berbaik hati bukan berarti aku masih memiliki rasa padamu aku pernah bicara bukan padamu " ucap Henry sambil menatap tajam Jesicca


" Perempuan mana yang membuatmu melupakan ku atau dia sudah memberikan tubuhnya padamu dan menyuruh mu untuk membenciku " teriak Jesicca


Plak


Jesicca langsung terdiam saat Henry menampar nya bahkan saat mereka berhubungan dulu jangankan menamparnya untuk berbicara kasar pun tidak, tapi ini dia dengan mudahnya menamparnya


sama halnya Jose Nabilla dan pengawal yang ada di sana kaget ,tapi mereka tidak memiliki keberanian yang besar untuk mendekat


" Jangan pernah meninggikan suaramu di depanku ,aku bahkan bisa membunuhmu sekarang juga jika aku ingin ,istriku bahkan wajah dan namamu tidak tahu ,lalu untuk apa dia melarang ku bahkan tanpa dia minta pun aku sudah membencimu sebelum dia hadir dalam kehidupan ku bahkan istriku lebih suci dari pada kau yang menjajakan tubuhnya untuk sebuah ketenaran jadi tidak adil baginya jika di sandingkan dengan sampah sepertimu " lalu Henry mencekik leher Jesicca dia tidak suka istrinya di hina ,Jose dan Nabilla langsung mendekat ke arah Henry karena tadi mereka menjadi penonton


" Tuan, ingat nyonya muda lagi hamil "bisik Jose ,Henry langsung melepas kan tangannya


Uhuk uhuk uhuk


Jesicca memegang lehernya yang sakit akibat cekikan Henry


" Pergi lah sebelum aku menyuruh mereka untuk membunuhmu " ucap Henry


Sialan aku penasaran perempuan mana yang membuat dia sampai melupakan **ku**,aku akan mencari tahu wanita sialan itu batin Jesicca


" Jangan pernah bermimpi untuk menyakitinya, karena sebelum itu aku pastikan kamu akan menyesalinya " Ucap henry lalu mendorong Jesicca sampai jatuh " bawah sampah sialan ini dari kantorku dan suruh OB untuk mensterilkan lantai d ruangan ku " ucap Henry lalu masuk dalam ruangan nya, Jesicca mengepal kan tangannya menahan amarahnya


" Lepas aku bisa jalan sendiri jauhkan tangan kalian dari tubuhku menjijikan" ucap Jesicca sambil menatap renda pada penjaga


" Bahkan kami lebih terhormat dari pada anda seorang ****** " ucap salah satu pengawal ,Jesicca yang mendengar itu ingin menampar nya tapi pengawal itu langsung menempelkan benda di keningnya " bersikap lah layaknya sampah " lalu dia menarik tangan Jessica,sedangkan Jesicca langsung diam saat pistol di tempelkan pada keningnya


" Jo, suruh seseorang untuk selalu mengawasinya " ucap Henry sambil menatap Jose " gimana dengan eva " tanya nya lagi


" untuk sementara dia belum melakukan papa ,tapi dia selalu mencari informasi tentang elvi ,dan mencari cara untuk mendekati mu " Henry langsung memejamkan matanya


" kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan, hancurkan mereka semua sebelum mereka melakukan nya " ucap Henry sambil mengepalkan tangannya


" baik tuan , satu lagi saat ini Eva juga mendekati salah satu kolega bisnis kita bahkan mereka pernah ke luar dari hotel bersama " ucap Jose


" pantau mereka dan berikan laporan tentang bajingan itu ,atur jadwalku bertemu dengannya aku tidak ingin bekerja sama dengan sampah " ucap Henry


" baik tuan, Davin meminta waktu anda untuk makan malam bersama orang tua nya" ucap Jose


Henry langsung menatap Jose " kamu tahu jika Davin ingin kamu puji depan mereka, itu membuat orang tuannya senang siapa yang tidak senang seorang CEO dingin arogan sombong dan terkenal di mana mana sangat jarang memuji orang bahkan sangat susah di dekati " ucap Jose


" atur siang ini kita makan bersama di restoran biasa,pulang kan mereka sudah terlalu lama mereka bermain di luar sudah saatnya kembali ke perusahaan " ucap Henry pada Jose


,Jose langsung melakukan panggilan video pada sahabat nya yang selalu membuatnya repot


" hai hai hai pengantin baru " ucap Jeje lalu tertawa begitu juga dengan alan


" kembali ke sini aku menunggu kalian nanti malam di rumah utama ,jika tidak jangan pernah injakan kaki kalian di sini" ucap Henry


Jeje dan alan menelan ludahnya kasar,mereka kira Jose menelpon karena ingin menghilangkan rasa kangen ternyata kerena keinginan bos mereka


" baik tuan " ucap mereka berdua


" sudah terlalu lama kalian bermain bukan, jika kalian ingin masih melihat matahari cepat kembali, bantu Jose di sini banyak pekerjaan yang harus kalian lakukan " ucap Henry Jose hanya tersenyum melihat wajah pucat sahabatnya

__ADS_1


" baik tuan " ucap jeje


" lakukan sekarang ,Jose sudah mengurus nya di sana sudah ada pesawat jet pribadi, aku memberi kalian waktu 2 jam ,untuk menunggang kuda , itu cukup bukan " ucap Henry ,lalu Jose mematikan sambungan telepon nya sedangkan alan dan Jeje sudah mengumpat kesal pada bos dan sahabat nya itu


__ADS_2