
" Elsa ada yang ini aku bicarakan " ucap Alan setelah lama dia berfikir dari kantor sampai sekarang dia masih berfikir ingin seperti apa hubungan mereka ini ,kini mereka dalam kamar Elsa yang duduk di sofa sedangkan Alan duduk di tempat tidur sambil bersandar pada kepala ranjang
" iya tuan " ucap Elsa
" apa kamu bahagia dengan pernikahan ini " tanya Alan
" akan mencoba tetap bahagia tuan ,karena saya ingin menikah sekali saja ,tapi jika takdir berkata lain saya hanya bisa menghadapi nya " ucap Elsa
" apa kamu mau kita belajar bersama saling menerima " tanya Alan
" saya sudah pernah mengatakan di saat tuan mengucapkan ijab qobul saya sudah menetapkan hatiku " ucap Elsa
"kamu tau kita melakukan ini karena terpaksa tapi aku bingung harus seperti apa " ucap Alan, Elsa hanya diam karena dia juga bingung
" apa kau punya kekasih " tanya Alan
" tidak tuan " ucap Elsa ,Alan hanya menghembuskan nafasnya pelan
" saya akan berbicara pada tuan besar jika tuan ingin kembali bersama kekasih anda ,karena gimana pun di sini saya yang menghalangi hubungan kalian " Ucap Elsa sekuat mungkin
" percuma " ucap Alan sambil membuang nafasnya kasar
" saya akan mencoba nya, kita juga hanya menikah siri bukan jadi tidak terlalu susah untuk bercerai ,tuan hanya mengucapkan talak saja,maaf sudah menggangu hubungan kalian maaf " Ucap Elsa, Alan hanya diam saja
" jika tidak ada lagi yang ingin di bicarakan, apa Elsa bisa istirahat " tanya Elsa
" tidur lah " Elsa langsung membaringkan tubuhnya di sofa membelakangi Alan ,dia hanya bisa menangis dalam diam menahan sesak sakit secara bersamaan
sedangkan Alan hanya bisa mengusap wajahnya kasar dia tau jika Elsa menangis karena bahunya bergetar
" maaf " hanya itu yang ke luar dari mulut Alan sebelum dia membaringkan tubuhnya di tempat tidur
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
pagi ini mereka sarapan dengan si kembar yang berada dalam kereta karena Nany juga ikut sarapan di dapur belakang Jeje dan Ana juga sudah kembali ke rumah utama ,Elsa melihat Daddy radit dan mommy ellena bergantian
" maaf tuan besar " ucap Elsa ,Alan melihat Elsa dalam
" kenapa ada yang ingin kamu katakan " tanya Daddy radit menatap Elsa
" maaf dad mom " Alan langsung menarik tangan Elsa menjauh dari tempat itu ,membuat mereka menatap heran
" Apa ada Masahlah " tanya Daddy radit
" aku tidak tau dad " ucap Henry
" sama aku juga tidak tau " Ucap Jose
" jangan melihat ku ,karena kami baru sampai semalam" ucap Jeje saat mereka melihat nya
" cih " cibir Henry dan Jose
" apa yang ingin kau katakan " tanya Alan saat mereka sudah dalam kamar
" mengatakan yang semalam , aku tidak ingin menjadi orang ke tiga dalam hubungan tuan " ucap Elsa
" apa kau ingin membuat orang tua ku kecewa " bentak Alan ,Elsa hanya bisa diam
" maaf " ucap Elsa
" bukannya semalam aku bicara kita saling belajar saling menerima " Ucap Alan ,Elsa hanya diam
" saling belajar seperti apa yang tuan inginkan " tanya Elsa memberikan diri, Alan hanya diam
Alan ke luar dari kamar itu, sedangan Elsa hanya diam dalam kamar ,menahan sakit ,kenapa harus dia yang di suruh mengerti dalam keadaan seperti ini
" Elsa mana nak " tanya Daddy radit saat melihat Alan duduk
" kamar " ucap Alan dingin
"bibi antar kan sarapan buat Kaka Elsa iya " ucap Elvi
" baik nyonya muda " ucap pelayan
lalu mereka melanjutkan sarapan nya ,setelah sarapan mereka berpamitan untuk ke kantor Henry Jose dan Alan menggunakan satu mobil ,sedangkan Jeje bersama istrinya
__ADS_1
" apa ada Masahlah " tanya Henry saat mereka sudah dalam mobil
" tidak ada " ucap Alan tetap fokus pada jalanan
" baik lha " ucap henry
" aku ingin ke LA " Ucap Alan
" untuk " tanya Henry
" ingin menenangkan pikiran " ucap Alan
" lalu istrimu " tanya Jose
" biarkan di rumah " ucap alan
" izinlah sama Daddy aku tidak punya wewenang untuk itu " ucap Henry
" kamu jangan egois lan ,di sini yang paling tersiksa dia ,kamu masih bisa bernafas dengan baik ke luar masuk bermain dengan baik ,sedangkan dia apa kamu lihat sekarang dia baik baik saja tidak bukan, dia wanita dia istri mu sekalipun kalian terikat karena paksa tidak ada wanita yang mau suaminya berbagi apa lagi sampai bermain ,sekarang kamu pikir jika dia ada di posisi mu bagaiman perasaan mu ,jangan terlalu berpatokan sama perasaan mu ,tapi bagaimana dengan perasaan nya kau bermain dengan yang lain tapi kau juga menginginkan tubuhnya ,apa kau pikir itu adil untuknya,kau mendapatkan nya dalam masih tersegel lalu kau bagaimana, sebenarnya apa yang membuat mu berat untuk menerimanya ,aku yakin bukan karena wanita yang ada di apartemen ,itu hanya alasan mu saja ,jika memang karena dia pasti dari dulu kamu membawanya ke rumah utama jika memang kamu ingin serius dengan nya tapi kamu hanya membutuhkan tubuhnya karena mungkin kalian sama sama puas saat bersama ,jika tidak kamu tidak akan datang padanya hanya karena melampiaskan yang ingin kau keluarkan " ucap Jose kesal menahan amarahnya
" setelah ini aku tidak akan berbicara lagi tentang hubungan kalian ,karena percuma bagi kami jika kamu ingin berpisah aku yang akan berbicara pada Daddy ,aku yakin yang akan di katakan Elsa tadi ada kaitannya dengan itu bukan , aku akan mewujudkan keinginan mu ,dari pada kamu mengikatnya tapi membuatnya sakit mendingan kamu lepaskan dia ,agar dia bisa berpikir dengan baik tidak tertekan,jika Daddy dan mommy alasanmu nanti mereka kecewa ,laku bagaimana dengan Elsa ,apa kamu pikir dia tidak kecewa hanya karena untuk perasaan Daddy dan mommy kamu melupakan perasaannya, baik aku tau kamu tidak ingin mereka kecewa dengan sikapmu ,lalu apa kamu tau jika sifat mu yang sekarang juga membuat mereka kecewa ,bukannya kami bilang pelan pelan saja ,mungkin kamu berpikiran jadi kami enak karena hanya bisa bicara ini dan itu ,tidak seperti kamu yang merasakan nya ,tapi itulah guna nya saudara sahabat Kaka ,kami di sini berdiri di samping mu kamu tidak sendiri kamu adik kecil kami ,itu yang harus kau ingat " ucap Jose
Alan memberhentikan mobilnya di pinggir jalan ,lalu menunduk kan kepalanya pada stir mobil ,Henry dan Jose hanya bisa mengusap bahu Alan pelan
" pulang lah bicara baik baik padanya ,kami akan selalu ada untukmu ,jika sekarang kamu tidak bisa menerima nya sebagai istri cobalah menerimanya sebagai adik atau sahabat " ucap Henry , Alan menggeleng
" aku akan ke kantor nanti jam makan siang aku akan pulang " ucap Alan , mengangkat kepala nya
" sudah baikan " Alan mengaguk ,lalu menjalankan mobilnya menuju perusahaan
" baiklah " ucap Henry
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
sesuai janjinya tadi Alan pulang saat akan jam makan siang dia masuk dalam rumah menuju ruangan tengah dia yakin pasti mereka di sana
" Sa ikut aku " ucap Alan saat sudah di ruangan tengah Daddy mommy Elvi dan Aqila saling menatap begitu juga dengan Nany
"maaf aku tinggal sebentar " ucap Elsa
" tidak papa Kak" ucap Elvi ,Elsa mengikuti belakang Alan ,mereka ke luar pintu utama
" masuklah " ucap Alan ,Elsa membuka pintu mobil bagian belakang
" aku bukan sopir mu ,pindah ke depan " Ucap Alan,Elsa menutup kembali pintu bagian belakang lalu membuka pintu bagian depan
Alan menjalankan mobilnya meninggal kan pekarangan rumah mewah itu, sepanjang perjalan hanya ada kesunyian yang menghiasi mobil mewah itu , Mata Elsa berbinar saat Alan membawanya ke pantai, alan menghentikan mobilnya lalu membuka penutup atas mobil nya agar angin bisa masuk dan mereka tetap duduk
"Sa Jika pernikahan ini bertahan apa yang akan kamu lakukan , begitu juga sebaliknya " tanya Alan sambil menghadap Elsa
" jika bertahan,aku berusaha menjadi istri yang baik sekalipun mungkin kau tidak menginginkan nya, tapi jika memang tidak bisa di lanjutkan aku akan kembali ke panti,karena sangat tidak mungkin kita bisa hidup satu atap dengan mantan suami " ucap Elsa
" jika aku ingin mempertahankan kamu bagaimana " tanya Alan lagi
" demi tuan besar dan nyonya besar " tanya Elsa
" bukan demi aku dan kamu " Ucap Alan
"apa tuan sudah yakin " tanya Elsa
" aku akan mencoba nya ,kita bisa bersahabat atau Kaka adik bagaimana " tanya Alan
" tapi boleh Elsa minta sesuatu " tanya Elsa
" katakanlah " ucap Alan
" bisa anda meninggalkan dia,karena aku tidak ingin berbagi tapi jika tuan menginginkan dia aku yang akan pergi " tanya Elsa menatap Alan
" aku sudah meninggal kan dia " ucap Alan tegas
" apa sekarang kita sahabat atau adik kakak " tanya Alan
" sahabat,karena seorang Kaka adik belum tentu bisa bertukar pikiran " ucap Elsa
" kita bisa melakukan itu saling belajar memahami " ucap Alan
__ADS_1
" baiklah kaka adik " ucap Elsa
" kau yakin " tanya Alan
" iya yakin " ucap Elsa tersenyum membuat Alan tersenyum untuk pertama kalinya bagi Elsa melihat itu
"terimakasih dan maaf karena tidak memahami perasaan mu selama ini jika kamu juga terluka bahkan lebih dari aku " ucap Alan sambil bersandar di kursi mobil melihat laut yang biru dan luas
"saya hanya melakukan yang terbaik " ucap elsa
" apa kau perna dengar atau lihat jika Kaka adik berbicara formal " tanya Alan melihat Elsa sekilas
" akan saya usahakan " Ucap Elsa
" bukan usaha harus " ucap Alan lagi
" Sa saat kamu di panti apa yang sering kamu lakukan " tanya Alan
" mengurus anak anak yang masih kecil ,bermain dengan mereka,belajar banyak " ucap Elsa
"kamu tau Sa mungkin karena sudah takdir atau apa ,tapi aku yang beruntung bisa sama kamu ,iya memang aku tidak menginginkan pernikahan ini ,tapi satu yang harus kamu tau sekarang aku bukan laki laki yang baik ,sedangkan aku mendapatkan mu dalam keadaan baik baik ,kamu ngerti kan maksud aku " tanya Alan
" iya ngerti " ucap Elsa
" kita sekarang Kaka adik bukan ,jadi aku akan bercerita tentang hidup yang aku jalani sebelum bersamamu, aku masuk dalam keluargaku yang sekarang saat aku SMP sedangkan Jeje SMA , saat setahun kami tinggal Henry dan Jose meninggal kan kami kuliah di LA , sedangan kami menemani Daddy dan mommy sesuai permintaan Henry sebelum ke LA , di saat Jeje sudah lulus dan menyusul Henry ke sana ,aku juga meminta ikut sehingga daddy mengirim ku juga ke sana ,kamu pasti tau hidup di negara bebas seperti apa dari situ lah aku memulainya " ucap Alan
" semua orang tidak pernah bersih dari salah ,semua pasti pernah melakukan itu ,tapi bagaimana caranya kita bisa ke luar dari ruang itu menjadi lebih baik lagi " ucap Elsa
" kamu tau saat selesai kita menikah aku masih bermain ,tapi setelah itu tidak lagi maaf" ucap Alan memejamkan matanya
"iya tidak papa bukannya sekarang kita akan memulai jadi lupakan yang telah berlalu ,jadikan yang dulu guru yang baik agar tidak mengulangi kesalahan yang sama " ucap Elsa tersenyum
" kau seperti jose saja ,kau tau aku selalu di marahi mereka ingin rasanya meledakkan kepala mereka satu satu " ucap Alan ,Elsa tertawa kecil
" jangan tertawa ,aku masih kesal ,setiap pagi sore malam jika sudah ada mereka membuatku naik darah ,apa segitu gatalnya mulut mereka sehingga tidak berhenti bicara padaku " ucap Alan kesal mengingat ke empat sahabat nya
" mereka hanya ingin tuan yang terbaik " ucap Elsa
" tapi kepala ku mau pecah dengar ocehan mereka yang panjang ,kamu bayangkan saja mereka berempat aku sendiri " Ucap Alan
" apa karena pernikahan ini " tanya Elsa , Alan mengaguk
" kau ingin ke mana " tanya Alan
" saya tidak tau tuan karena ini pertama nya saya pergi jauh" ucap Elsa
" apa dulu panti tempatmu tinggal di hutan sana " ucap alan ,Elsa tersenyum
" tidak tuan, hanya memang kegiatan kami hanya di panti saya keluar kecuali ada hal yang memang harus " ucap Elsa
" kau ingin berbelanja " tanya Alan
" tidak tuan, masih ada pakaian Elsa masih bisa di pakai " ucap Elsa
" gantilah pakaianmu membuat kepala dan mataku sakit " ucap Alan, Alan mengambil ponselnya menelpon seseorang
" antar pakaian wanita yang umur 24 tahun tingginya sekita 165 semuanya kirim di rumah utama " ucap Alan lalu mematikan sambungan telepon nya
" pakai lah ini untukmu " ucap Alan memberikan kartu black card
" ini apa tuan " tanya Elsa
" kau tidak tau " Elsa menggaguk
" apa di panti tidak pernah lihat yang beginian " Elsa menggaguk lagi
" Elsa kau membuat kepalaku sakit " ucap Alan memijat pangkal hidungnya
" maaf " ucap Elsa
" pegang saja nanti aku ajarin kamu , sekarang kita cari makan dulu" ucap Alan
" tuan saja yang pegang kan saya tidak bawah papa mau simpan di mana kan saya pakai daster tuan " ucap Elsa
" Daddy membuatku sakit menikah secepat ini tanpa tau siapa yang aku nikahi " ucap Alan sambil mengambil kartu yang ada di tangan Elsa
__ADS_1
"mau makan apa " tanya Alan
" terserah saya ikut saja tuan " Alan mengaguk lalu menjalankan mobilnya meninggal kan pantai mencari makanan untuk mengisi perut mereka