CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
kesedihan


__ADS_3

Elvi menatap bingung pada Jeje dan Ana yang pulang hanya berdua tanpa Henry dan Jose


" mas koh pulangnya cuma berdua " tanya Elvi sambil melihat Jeje dan Ana bergantian


" iya dek, suamimu dan Jose lagi di rumah sakit " ucap Jeje ,membuat Elvi berpikiran jauh


" apa terjadi sesuatu pada mas Henry " tanya Elvi panik


" bukan " jawab Jeje ,kemudian dia melihat istrinya satu yang Elvi lihat dari Ana mata sembab nya


ada apa ini ,apa aku melewati sesuatu batin Elvi


" mas kenapa " tanya Elvi karena Jeje dan Ana hanya diam


" Elsa yang masuk rumah sakit "kaget Elvi langsung menutup mulutnya


" kenapa bisa ,kan tadi di kamar sama mas Alan ,lalu gimana keadaan nya mas mereka baik² saja kan " tanya Elvi khawatir


" kami juga tidak tau pasti,Elsa baik² saja hanya " Jeje menjeda ucapannya menatap Elvi,membuat Elvi semakin takut "Elsa keguguran karena pendarahan dan kata dokter mungkin dia terlalu keras jatuhnya soalnya kata Daddy dia pingsan dalam kamar mandi " ucap Jeje sambil menunduk ,Elvi langsung jatuh di sofa air matanya ke luar begitu saja, Ana mendekati Elvi


" kita harus kuat ,tidak boleh memasang wajah sedih nanti membuat Elsa semakin sedih, Adek ngerti kan " Elvi mengaguk


" lalu gimana sekarang kak " tanya Elvi sesegukan


" Kaka juga bingung ,sudah jangan nangis lagi Kasin si kembar " ucap Ana,Elvi langsung menghapus air matanya lalu melihat anaknya tersenyum paksa sedangkan Nany yang menjaga mereka menunduk sedih dengan apa yang mereka dengar barusan


" iya sudah Kaka ke kamar dulu mau gantian soalnya dari rumah sakit " Elvi mengaguk


" dek kami ke kamar dulu iya "ucap Jeje


" iya mas " ucap Elvi ,Jeje dan Ana berjalan ke arah kamar mereka


setelah kepergian Jeje dan Ana Elvi menjadi tidak tenang dia mondar mandir menunggu suaminya pulang


" nyonya tenang lah " ucap Nany


"iya ,tapi kenapa mas Henry lama sekali " ucap Elvi lalu dia duduk sambil menatap ke arah si kembar


hingga magrib menjelang Henry Jose Daddy dan mommy baru pulang ke rumah utama ,Elvi yang mendengar suara mobil dia langsung berlari ke luar sedangkan si kembar di bawah ke kamarnya untuk mandi sejak tadi


Elvi berdiri di ambang pintu menunggu suaminya saat mereka sudah turun Elvi melihat wajah mereka apa lagi mata mommy ellena sudah sembab ,Elvi mendekati suaminya lalu memeluknya sambil menangis


" tidak papa kamu tenang iya " ucap Henry mengelus punggung istrinya ,melihat Elvi menangis membuat mommy ellena ikut menangis


" mom jangan seperti ini ,nanti mommy ikut sakit " Ucap Daddy Radit


" iya mom , sekarang kita harus kuat jangan seperti ini nanti Elsa semakin sedih " ucap Jose


" iya sudah kita ke kamar bersihkan diri dulu " ucap Daddy radit


" sayang jangan nangis terus ,si kembar mana " tanya Henry


" kamar " jawab Elvi, Henry mengaguk


" ayo ke kamar aku dari rumah sakit" Elvi mengaguk lalu mereka ke kamar masing-masing saat sebelum menaiki tangga Henry berhenti sebentar melihat Jose


" jangan dulu berbicara pada Aqila dia baru selesai melahirkan " Jose mengaguk mengerti ,setelah itu Henry melanjutkan langkahnya menuju kamarnya sambil menggegam tangan istrinya


" sayang sebentar aku ke rumah sakit kamu tidur saja sama Nany dan si kembar di kamar iya " ucap Henry saat mereka sudah sampai di kamar


" aku ikut iya by " tanya Elvi, Henry menatap istrinya


" aku tidak balik sayang ,aku temani mereka kalau kamu ikut si kembar gimana ,kamu tunggu saja di rumah iya " ucap Henry lembut


" aku pengen lihat Kaka Elsa " ucap Elvi menatap Henry memohon


" nanti kalau keadaannya sudah baikan,kamu ngerti kan " Elvi menggaguk


" iya sudah ayo kita mandi ,kamu juga belum mandi kan " Elvi menggaguk,Henry langsung mengangkat tubuh istrinya ke kamar mandi lalu mencium bibirnya

__ADS_1


sedangan Aqila di buat bingung sama Jose sejak masuk kamar wajah Jose tidak baik baik saja


" Kaka apa ada Masahlah " Jose menatap istrinya


" tidak sayang ,hanya sedikit lelah " ucap Jose bohong


"aku siapkan air hangat iya,Kaka jaga Reza dulu " Ucap aqila


" tidak usah sayang aku dari luar , kalian di setho saja " Aqila menggaguk ,Jose berdiri lalu berjalan ke arah kamar mandi


Aqila meletakkan baby Reza dalam box nya,lalu berjalan ke arah ruangan walk in close dia mencari pakaian untuk suaminya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


di meja makan hanya ada keheningan membuat Aqila bingung apa lagi dia tidak melihat Alan mau pun Elsa seharian ini,mungkin karena dia hanya di kamar tapi dia merasa ada yang aneh


" El apa ada sesuatu " tanya aqila karena melihat mereka satu persatu merasa ada yang di sembunyikan membuat dia bertanya


" memangnya ada apa " tanya Elvi balik ,Aqila menggeleng


" sayang makan dulu " ucap Jose karena Reza hanya di tinggal bersama bibi untuk menjaga sementara mereka makan dan dia juga tidak ingin Aqila tau untuk sementara nanti Aqila kepikiran sehingga berpengaruh pada ASI nya ,Aqila menggaguk


setelah selesai makan,Aqila meminta izin untuk balik ke kamar takut nanti Reza menangis semua orang mengizinkan nya


"mommy di rumah saja iya biar Daddy dan Henry yang ke rumah sakit " ucap Daddy radit membuka pembicaraan


" mommy mau ikut " ucap mommy ellena


" mom,Elvi dan si kembar tidak ada yang jaga jadi mommy sama mereka saja dulu iya " ucap Henry


" Daddy janji kalau Elsa sudah baikan ,mom boleh ke sana " ucap Daddy radit, mommy ellena hanya mengangguk


" Dad maaf kami tidak bisa ikut " ucap Jeje


" sudah tidak papa ,kalian jaga mereka saja iya " ucap Daddy radit


" bibi apa Semua nya sudah di siapkan " tanya Henry


" makasih iya bi " ucap Henry ,pelayan hanya membalas nya dengan senyuman


" iya sudah kita berangkat sekarang, Alan belum juga ganti pakaiannya " ucap Daddy radit


" hubungi kami nantinya " ucap Jose ,Henry hanya mengangguk saja


" dad


" temani si kembar iya " potong Daddy radit mommy ellena mengaguk pelan


Jose Jeje Ana Elvi dan mommy mengantar Daddy dan Henry ke depan


" jangan lupa telepon dad " Daddy radit mengaguk saja


" bawah mommy dan adek kalian masuk " Ucap Daddy Radit pada anak anaknya


" sayang aku jalan iya " ucap Henry sambil mencium kening istrinya ,Elvi hanya mengangguk


" ayo mom kita masuk, dek ayo kasian si kembar " ucap Jose ,mereka hanya mengaguk saja lalu masuk dalam rumah


" apa semuanya akan baik-baik saja " tanya mommy ellena


" iya mom " Ucap Jose dan Jeje


" iya sudah kalian istirahat saja , kamu duluan saja iya mommy mau ke kamar sebentar " ucap mommy ellena


" iya mom " Ucap Elvi


setelah itu mereka masuk ke kamar masing-masing dengan perasaan sedih dan pikiran tak menentu


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

__ADS_1


tok...tok...


Henry masuk setelah mengetuk pintu kamar rawat Elsa yang di lantai atas khusus keluarga mereka di ikuti Daddy Radit di belakang Henry


saat masuk mereka melihat Alan masih dengan posisi saat mereka meninggalkan rumah sakit ,Daddy radit mendekati Alan sedangkan Henry berjalan ke arah sofa menimpan bawaan nya


" mandi dulu nak ,baru makan " ucap Daddy radit


" Alan tidak lapar dad " ucap Alan


" kamu harus makan nak ,jika kamu ikut sakit siapa yang jaga Elsa" ucap Daddy radit


" mandi dulu ,nanti Elsa kami yang jaga iya " Alan mengaguk lalu melihat Elsa


" aku tinggal mandi sebentar iyaa " ucap Alan mencium kening istrinya ,lalu di beranjak dari tempat duduknya


" ini pakaian mu " Ucap Henry sambil mendekati Alan dengan paper bag dan memberikannya


Alan hanya mengambilnya tanpa bersuara,lalu dia masuk dalam kamar mandi ,Daddy radit kembali duduk di samping Henry


" apa dia tidak ingin bangun " tanya Daddy radit


" aku hubungi Davin dulu " Daddy radit mengaguk,herny mengetik sesuatu lalu menyimpan kembali HP nya


saat mereka tengah asik dengan pikiran masing-masing ,Davin masuk dalam ruangan Elsa


" dad " panggil Davin ,Daddy radit hanya melihat sekilas ke arah Davin


" tunggu sebentar lagi ,dia akan bangun " ucap Davin lalu duduk di samping Henry


" Nabilla " tanya Daddy radit


" mereka sudah pulang tadi " ucap Davin


tidak berselang lama Alan ke luar dari kamar mandi penampilan lebih segar dari pada tadi


" makan dulu iya " Alan hanya mengangguk ,Henry membukakan kotak makan Alan lalu menyerahkan padanya


Alan mengambil kotak makan itu sambil melihat ke arah Elsa ,tidak ada yang membuka suara mereka hanya diam sambil melihat Elsa yang masih saja menutup matanya


" apa istri ku baik-baik Van " tanya Alan di sela makannya


" iya ,kita tunggu sebentar iya " Alan mengagguk sambil melanjutkan makannya


setelah selesai makan, Alan duduk kembali di tempat duduknya tadi di samping tempat tidur Elsa sambil menggegam tangannya Elsa


masih asik denngan pikirannya,tangan Elsa bergerak membuat Alan melihat ke arah Elsa


" sayang " Davin langsung mendekati Elsa saat mendengar suara Alan


" apa yang kamu rasakan " tanya Davin saat sudah di dekat Elsa


" sayang mana yang sakit hm " Elsa tersenyum hangat pada alan membuat nya semakin bersalah


" perutku sakit " ucap Elsa lirih ,Davin langsung menyutikan sesuatu pada Elsa ,sehingga membuat Elsa kembali menutup matanya , Alan langsung menatap tajam Davin


" dia masih lelah biarkan dulu dia istirahat yang cukup" ucap Davin saat melihat tatap Alan


" kamu istirahat dulu biarkan kami yang jaga Elsa " ucap Henry


" aku tidak papa " ucap Alan


" dad aku balik dulu iya ,nanti besok pagi ke sini lagi " Daddy radit mengaguk


" aku balik iya " Alan mengaguk,Davin melihat Henry yang hanya mengangguk


Daddy dan henry duduk di sofa sambil menatap Elsa ,setelah itu Alan berdiri mendekati mereka berdua


"dad, Alan takut dia membenciku " ucap Alan

__ADS_1


" yakin lah semua akan baik-baik saja " Alan menggeleng


" tidak dad, aku terlalu banyak bikin dia kaya gini " ucap Alan , Daddy radit hanya bisa diam begitu juga Henry ,mereka juga belum tau yang sebenarnya terjadi sebelum ini .


__ADS_2