CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu telah tiba.calon pengantin telah melewati ujian berjauhan sekalipun sesekali mereka teleponan kerena ibu hamil itu selalu menangis.


Acara akad nikah akan diadakan di taman belakang yang sudah di sulap sedemikian atas permintaan Elvi, mereka hanya mengudang tamu 100 orang saja itu bahkan tidak setengah nya dari kolega bisnis Henry karena sebagian teman dari mommy teman Henry dan Jose .


" Saya terima nikah dan kawinnya Elvina Carissa binti Ilyas Johan dengan mas kawin sebuah hotel blue bintang lima, 1 set perhiasan dan 1 buah rumah di bayar tunai " jawab Henry dengan lantang


" Bagaimana saksi ? Sah "


Dengan serempak para tamu saksi dan undangan mengatakan sah !!!


Kini Elvi sudah sah menjadi seorang istri dari Henry Alexander Mateo seorang CEO perusahaan terbesar,Elvi menitikkan air mata,bahagia kata SAH itu terucap dari para saksi dan undangan yang datang


Setelah selesai mereka mendatangi berkas pernikahan mereka , memasangkan cincin di jari tangan Henry mencium tangan Henry,begitu juga dengan Henry memasangkan cincin pada Elvi dan mencium kening Elvi dengan sayang


semoga kamu bahagia nak ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk rumah tangga kalian, ayah lihat lah anakmu sudah menjadi istri sekarang sebentar lagi akan menjadi ibu batin ibu Susi


Dia tidak bisa lagi menahan air mata yang sudah lama ia tahan ,begitu juga Nabilla dan Aqila yang ikut bahagia mereka yang selalu ada di saat Elvi membutuh sandaran dan mereka selalu memberikan support bahkan materi tanpa pikir dua kali


" Kamu sekarang sudah jadi suami, jadilah pelindung buat keluargamu jangan pernah sakiti istrimu, jadi lah suami yang bertanggung jawab" ucap Daddy sambil memeluk Putra pertamanya itu.


" Terima kasih atas semua yang Daddy berikan pada Henry, Henry akan selalu melindungi menjaga istriku dengan nyawaku" ucap Henry dengan tegas lalu dia berjalan ke arah mommy ellena yang sudah menangis


" Mommy jangan nangis ini hari bahagia Henry, terima kasih sudah mendidik Henry menjadi seperti sekarang maaf kalau Selalu membatah ucapan mommy, i love you mom dad " ucap Henry sambil menghapus air mata mommy ellena


" Ibu terimakasih sudah melahirkan malaikat yang cantik untuk Henry, terima kasih sudah membesarkan dia dengan kasih sayang yang tulus dan terimakasih sudah memberi kan izin padaku untuk membahagiakan Elvi " ucap Henry sambil memegang tangan ibu Susi


Ibu tersenyum " dia harta ibu yang sangat berharga ,ibu bahagia menyerahkan padamu nak, lindungi dia sayangi dia, jika sewaktu kalian ribut bilang sama ibu nanti ibu yang bicara sama dia,ibu percaya dia akan bahagia saat bersama mu, sekarang ibu bahagia jika suatu saat ayah datang menjemput ibu " ucap ibu Susi sambil menangis


" Ibu jangan bicara seperti itu ,ibu harus bermain bersama anak kami nanti " ucap Henry ,ibu hanya mengangguk tersenyum, kini Henry sudah berada depan Jose dia langsung memeluk adik nya itu


" Terimakasih banyak untuk kesabaran mu selama ini, terimakasih semuanya " ucap Henry sambil mengelus punggung Jose


" Terimakasih sudah menerima ku sebagai adik dan keluarga mu, kau adalah kakaknya yang terbaik buat ku "ucap Jose dengan tulus


Sekarang giliran Elvi untuk memeluk kelurga barunya itu


" Daddy mommy terimakasih sudah menerima Elvi masuk dalam keluarga ini, terimakasih atas cinta dan kasih sayang kalian maaf selalu menyusahkan kalian " ucap elvi dengan suara bergetar menahan tangisannya


" Daddy dan mommy bahagia atas hadirnya dirimu,jadilah anak ,istri ,ibu yang baik hargai dan hormati suamimu layani dia dengan baik " ucap Daddy sambil memeluk Elvi dan mencium keningnya begitu juga dengan mommy


" Ibu terimakasih " Elvi langsung menangis dalam pelukan ibunya dia sudah tidak bisa melanjutkan kata-katanya dia hanya menumpahkan semua nya lewat tangisan ,begitu juga dengan ibu Susi.


Ibu Susi melepaskan pelukannya " ingat pesan ibu semalam iyaa " ucap ibu susi ,Elvi hanya mengangguk saja lalu dia ke arah Jose

__ADS_1


" Mas jose terimakasih untuk semuanya, Elvi Titip teman Elvi iyaa " ucap elvi dengan senyuman lalu memeluk Jose sekilas,Jose membalas pelukan Elvi yang sudah sebagai adik dan istri kakaknya itu.


Kini Elvi sudah bersama Henry mereka menyabut ucapan selamat dari para tamu undangan Daddy dan Jose menemani kolega bisnis mereka.


Mata Elvi melihat sosok yang sangat dia tidak sukai,Henry yang menyadari itu memberi kode sama Jose saat mata mereka bertemu ,Jose yang mengerti pun menyuruh pengawal untuk mengawasinya tapi dari jarak aman agar dia tidak curiga


" Mas " panggil Elvi lirih


" Kenapa sayang ,apa kamu cape istirahat saja iya " ucap Henry


" Mual bau nya banyak sekali,Elvi tidak kuat " ucap elvi mukanya sudah pucat karena sudah menahan nya sejak tadi


" Ayo kita ke kamar dulu antarin kamu istirahat,setelah itu aku baru turun ke sini karena masih ada tamu undangan" ucap Henry ,tapi Elvi menggeleng dia hanya memeluk Henry


" Biarkan seperti ini dulu ,ini lebih baik aku dag enak Sama Tamu mereka sudah datang jauh-jauh ke sini masa di tinggal " ucap elvi


"Apa kamu baik baik saja " Tanya Henry sambil mengusap punggung Elvi


Kelakuan mereka tidak lepas dari sorot mata keluarga dan para undangan kecuali paman Elvi yang melihatnya sangat jngkel.


Sedangkan di luar rumah sedang terjadi kegaduhan,seorang pengawal datang membisikan sesuatu pada Jose, Jose melihat pengawal itu


" Di mana dia " tanya Jose


" Jangan biarkan dia masuk, suruh Daniel dan Roy untuk membawa nya jauh dari sini " ucap jose, pengawal itu pun pergi dari kerumunan undangan itu


" Apa ada Masahlah " Tanya Henry yang kini sudah dekat jose ,tadi dia melihat pengawal berbicara pada Jose , sehingga Elvi di titipkan pada Nabilla dan Aqila karena ibu dan mommy masih sibuk melayani tamu


" Hanya masalahnya kecil hen,kamu tenang saja tidak terjadi papa" ucap Jose


Kini parah undangan sudah mulai sunyi, hanya menyisakan keluarga dan Sabahat saja


Kini mereka sedang berkumpul di meja taman belakang .


" Elvi besok ibu ijin pulang iya sudah lama ibu meninggalkan rumah " ucap ibu Susi membuka suara meminta izin pada putrinya


" Apa tidak bisa seminggu lagi Bu, Elvi masih kangen sama ibu " ucap elvi


"Nanti kalau ada waktu ibu ke sini lagi, atau kalian yang ke kampung " ucap ibu Susi, Elvi hanya mengangguk saja bagaimana pun ibu tetap akan pulang di kampung


" Sekarang tinggal Jose kapan ini nyusul" ucap salah satu keluarga


" Masih lama Tante ,tunggu saja undangannya bahkan nanti akan lebih mengejutkan dari Henry " ucap Jose tertawa

__ADS_1


" Apa kamu tidak ingin memperkenalkan tunangan mu " ucap adik Dari Daddy radit,Jose melirik ke samping nya melihat Aqila sudah tunduk


" Kenalin dia Aqila Cristian Gani ,putri dari tuan Bram Cristian Gani, panggil saja Aqila" ucap Jose


" Nama yang cantik,seperti orangnya , Kaka sepertinya kamu akan kalah saing dari mantumu " ucap adik dari mommy ellena


" Siapa bilang istri ku lebih cantik " ucap daddy tidak kalah , membuat yang di meja itu tertawa


" Apa Elvi tertidur" ucap mommy ellena


" Tidak cuma seperti biasa tidak bisa mencium bau parfum " ucap Henry


" Bawa dia ke kamar nanti di temani oleh Sabahat nya " ucap Daddy, Henry langsung mengangguk lalu berdiri bersama Elvi


" Istirahat saja di kamar iya kamu pasti cape " ucap Henry Elvi hanya mengaguk saja


" Kaka aku temani Elvi dulu iya " ucap Aqila meminta izin pada Jose


" Iya,nanti kalau kamu butuh papa hubungi saja " ucap Jose


" Iya " jawab Aqila


Sedangkan Nabilla kini bersama Davin dalam mobil dekat pantai,setelah acara selesai Davin meminta izin pada Henry untuk membawa Nabilla,


" Nabilla " panggil Davin


" Iyaa " jawab Nabilla


" Aku bukan pria yang baik, masa lalu ku sangat lah buruk, aku juga bukan pria romantis, dulu aku suka berganti wanita hanya untuk kepentingan sesuatu kamu sudah pasti ngerti , tapi semenjak aku bertemu denganmu aku memiliki ketertarikan yang tidak perna aku rasakan pada wanita yang selama aku kencani, mungkin kamu heran kenapa aku sering ke kantor Henry itu karena hanya ingin melihatmu walaupun hanya sebentar dan sekalipun kamu tidak melihatku tapi setidaknya aku sudah melihatmu dan itu membuatku bahagia, Nabilla aku tidak menjanjikan apa pun , tapi aku akan selalu berusaha semampuku untuk membahagiakanmu di sisa umurku" Davin menarik napas nya dalam dihembuskan pelan dia menggenggam tangan Nabila " Nabila apa kau mau menjadi istri ibu dari anak-anakku, kita bukan lagi anak remaja yang harus pacaran, Kita sudah dewasa , jadi apa kau mau jadi istriku " ucap Davin sambil menatap Nabilla


Nabilla mengaguk saja " beri jawaban yang pasti " ucap Davin


" Iya aku mau " jawab Nabilla,Davin langsung menarik Nabilla dalam pelukannya dan mencium keningnya lalu mengambil kotak kecil yang ada di saku jas nya memasangkan pada jari Elvi


" Aku akan melamar mu secara resmi pada orang tuamu, kamu bilang saja kapan aku bisa bertemu dengan mereka membahas hubungan kita " ucap Davin sambil mengacak rambut Nabilla


" Tapi nanti aku masih bisa tetap kerja kan " tanya Nabilla


" Iya kamu bisa tetap kerja yang penting bisa mengatur waktu dan menjaga kesehatanmu " ucap Davin


" Terimakasih banyak " ucap Nabilla.


Mereka menghabiskan waktu sore di bibir pantai

__ADS_1


__ADS_2