
Kini mereka sudah sampai di restoran yang mereka tuju, bertepatan dengan mobil yang membawa orang tua mereka dan istri
Henry dan yang lainnya menunggu orang dalam mobil itu turun, tapi pandangan Nabilla langsung membulat melihat sosok yang sangat dia kenal dia melepaskan tangannya yang di genggam Davin ,membuat Davin bingung
" Jaga Elvi cepat genggam tangan nya " ucap Nabilla ,belum sempat Davin protes Nabilla sudah mendekati Henry
Henry kaget saat melihat Nabilla merangkul tangannya begitu juga dengan yang lainnya langsung melotot melihat aksi Nabilla
" Kau....
" Maaf tuan saya lancang tapi arah kiri mobil ada nona Jesicca sekali lagi maaf demi Elvi " ucap Nabilla sambil berbisik,Henry langsung menatap Elvi sambil menganggukkan kepalanya bertanda semua baik-baik saja
" Selamat malam om Tante " ucap Jesicca Daddy dan mommy hanya menatapnya datar tanpa menjawab
" Wah kebetulan sekali kita bertemu d sini om Tante , Jesicca kangen banget sama Tante , kapan kapan kita jalan bareng iya Tante " Ucap Jesicca sambil tersenyum tapi mommy ellena hanya menatap datar tanpa menggubris ucapan Jesicca , membuat Jesicca jengkel
Kini semua orang paham tapi tidak dengan Elvi dan Aqila
" Kamu tenang saja kakakmu lagi lindungi kamu " bisik Davin, Elvi hanya mengangguk saja ,Davin hanya berdiri samping Elvi
Mata Jesicca menatap lengan Henry yang di rangkul oleh Nabilla
" Henry sayang , ehz bukannya kamu sekertaris nya " ucap Jesicca dengan tatapan sinis ,tapi Nabilla tidak menjawabnya dan Jesicca hanya cuek saja
" Aku kangen " ucap Jesicca ,saat akan memeluk Henry, Nabilla dengan keras menarik rambut Jesica membuat semua orang menatapnya sedangkan Daddy dan mommy hanya melihatnya saja menjadi penonton bahkan dia mengakat tangannya saat pengawal mendekati mereka
" Apa yang kau lakukan hah " bentak Jesicca sambil meringis kerena Nabilla terlalu kuat menariknya
" Harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan" ucap Nabilla datar
" Cih kau itu hanya sekretarisnya jangan merasa sombong, apa kau lupa aku siapanya kenalkan aku Jesicca seorang model terkenal dan cinta pertama Henry " ucap Jesicca mencibir , Elvi sudah mengerti kenapa Nabilla melindungi nya
" Iya aku sekertaris nya sekaligus istrinya dan aku sangat mengenalmu bahkan sampai di luar otakku " ucap Nabilla,membuat Davin ingin protes tapi melihat tatapan Jose membuat nya mengurungkan niatnya
" Ah iya tadi kau bilang kau cinta pertama nya bukan tapi sayang aku lah yang terakhir , seperti nya aku harus memberimu hadiah sebagai tanda terimakasih ku padamu karena telah memberikannya padaku ,eps lebih tepatnya telah mengkhianati nya sehingga dia bisa bersamaku , benar bukan nona JESICCA" ucap Nabilla sambil menekan kata terakhirnya
" APA!!! jadi selama ini Henry menikah denganmu ,oh God Henry apa selera mu dengan wanita sepertinya bahkan dia tidak sebanding denganku " ucap Jesicca sambil tertawa kecil
" Lalu apa menurutmu selera suamiku seperti mu ,dan memang aku jauh berbeda denganmu ,jauh bangat " ucap Nabilla
" Kau mengakunya ternyata,kau lihat sayang bahkan dia saja mengakui aku cantik " ucap Jesicca sambil tertawa kecil mengejek Nabilla, Henry hanya diam sambil menatap Elvi dalam
" Iya benar kau memang cantik tapi di obral " ucap nabilla sinis membuat yang ada di sana tertawa kecil , Jesicca langsung mengakat tangannya Nabilla melihat itu langsung melepaskan rangkulan tangannya pada Henry dan
PLAK
Nabilla lebih dulu menampar Jesicca membuat mereka semua kaget, Davin langsung menegang kaku sedang Daddy dan mommy tersenyum
" Sekalinya dia ngeri juga " bisik Alan pada Jeje
" Aku suka wanita sepertinya tidak suka di tindas " ucap Jeje tersenyum
" Kau ku beri peringatan tetap lah diam di tempatmu jangan melakukan apa pun ,begitu juga denganku akan diam di tempat ku tanpa melakukan apa pun, tapi di saat kau mengusik keluargaku apa lagi suamiku,aku akan tidak segan-segan membunuhmu,kau salah orang mencari lawan nona Jesicca ,apa sudah tidak ada yang memakai mu sehingga selalu mengikuti suamiku" ucap Nabilla sambil menatap datar Jesicca
Jesicca mengepalkan tangannya meresakan panas di pipinya " dasar ****** " geram Jesicca ,Nabila tertawa kecil
" Apa kau pernah melihatku tidur dengan laki-laki lain , bahkan suamiku lah yang pertama menjamaku, apa kau juga begitu tidak kan bahkan badanmu sudah di jamah banyak orang " ucap Nabilla sinis ,membuat Jesicca diam sedangkan Henry dan Davin menelan ludahnya kasar mendengar perkataan Nabilla yang menurut mereka sangat vulgar
" Selama ini aku diam saat kau menggangu suamiku ,tapi kayanya kau tidak mendengar ancamannya kau selalu mencari celah agar bisa bersamanya " ucap Nabilla
" Kau ku beri pilihan pergi dengan sendiri atau di seret paksa dengan mereka " ucap Nabilla sambil melirik pengawal
" Aku akan membalasnya " ucap Jesicca lalu pergi dari hadapan mereka
" Aku menunggunya " ucap Nabilla
__ADS_1
setalah melihat Jesicca pergi jauh ,tubuh Nabilla langsung luruh ke tanah, Davin langsung mendekat ke arah Nabilla
" Kau hebat baby " ucap Davin sambil mengelus kepala Nabilla
" Maaf untuk semuanya " ucap Nabilla
" Tidak papa baby ,kau melakukan yang benar " ucap davin
" Sayang maaf ,apa kamu baik-baik saja " ucap Henry sambil memeluk istrinya dan mencium keningnya Elvi hanya mengaguk saja
" Sudah ayo kita masuk dulu di dalam " ucap Daddy , syukur jalanan sepi karena memang sengaja saat Daddy radit menatap pengawal mereka untuk menutup jalan saat Nabilla berdebat dengan Jesicca
" Kaka maaf " ucap elvi saat mereka sudah dalam restoran Dan memeluk Nabilla
" Kaka tidak papa, kamu gimana baik baik saja Kan " ucap Nabilla membalas pelukan Elvi
" Kaka tahu kamu orang baik dan tidak suka kekerasan tapi Kaka harap setelah melihat tadi kamu harus kuat banyak orang yang mengincar suamimu mereka tidak memandang apa pun itu sekalipun harus merebut,kamu paham kan " Elvi mengangguk
" Terimakasih Nabilla sudah melindungi istriku" ucap Henry
" Tidak papa tuan, saya hanya tidak ingin Elvi kenapa-napa " ucap Nabilla
" Kau hebat " ucap Jeje Alan aqila Jose,Davin sambil mengajukan jempolnya
" Habis lah kau nanti Davin melihat Nabilla seperti tadi aku jadi gemetar " ucap Jeje sambil menatap Davin
" Aku menyukainya" ucap Davin sambil tersenyum
" Makasih Nabilla katakan apa yang kamu inginkan Daddy akan mengabulkannya " ucap Daddy radit
" Katakan baby kita mau honeymoon please " Davin memohon
" Terimakasih tuan besar ,Nabilla tidak ingin papa " ucap Nabilla dengan lembut,membuat Davin mencibir
" Sudah ayo makan , syukur tadi mommy tidak jantungan hanya membuat mommy lapar karena tegang " ucap mommy ellena,mereka pun duduk dan memesan makanan
" Yang itu ,itu ,itu ,itu " jawab Elvi
"Apa istrimu lapar hen , gara gara tadi " ucap Alan
" Ehz Kaka ,elvi kan makan untuk empat orang
" Empat orang " pekik Jeje dan alan karena memang mereka belum tau jika Elvi hamil kembar tiga pikiran mereka kembar dua
" Iyaa Elvi hamil kembar 3 jadi biarkan dia makan sebelum kalian kena siraman rohani " ucap Jose
Mereka pun makan dengan tenang sesekali mereka tertawa di sela makannya siapa lagi jika bukan ulah Jeje dan alan yang selalu mengganggu Davin dan Nabilla
" Ah aku kenyang " ucap Alan
" Iya kau rakus sekali apa selama di LA kau tidak makan bahkan porsi mu lebih banyak dari Elvi " cibir Davin
" Dia kenyang hanya dengan menungging kuda " jawab Jose
" Kau sangat mengetahui ku ternyata atau selama di sana kau selalu mengawasi ku " ucap Alan sambil tersenyum
" Daddy yang mengawasi mu , aku terlalu bnyak kerjaan jika mengawasi orang yang tidak penting sepertimu " ucap Jose
" Sudah ku duga bahkan apa yang kami alami di sana selalu saja di tahu " ucap Jeje sambil menatap orang tua nya
" Apa kamu tidak suka " tanya Daddy radit
" Kami sangat suka Daddy, sekalian Carikan juga isti jangan hanya mengawasi saja " ucap jeje
Mereka tertawa keras mendengar kekesalan Jeje pada orang tuanya .setelah selesai makan mereka ke luar dari restoran itu
__ADS_1
" Kau...kau ..kau tetap awasi apartemen Nabilla dia tidak akan tinggal diam jika belum mendapatkan kan keinginannya,pasang CCTV pas depan kamar Nabilla jaga jarak kalian dengan aman agar tidak ada yang curiga " ucap Henry sambil menunjuk tiga pengawal
" Baik tuan " ucap pengawal
" Tambahkan pengawal dua orang lagi untuk memantau Jesicca Jo " ucap Henry,Jose hanya menggaguk saja
Setelah itu mereka pergi dari tempat itu
" Apa kau baik-baik saja baby apa perlu kita tinggal di rumah saja" ucap Davin dia khawatir dengan calon isterinya dia sangat tahu sifat Jesicca kerena sudah lama kenal semenjak bersama henry
" Aku baik baik saja mas ,kan tadi sudah liat tuan Henry memberiku pengawal serasa seperti putri raja ,lagian ada mas juga yang melindungi ku bukan jadi tidak usah takut ok " ucap Nabilla sambil mencium pipi Davin membuat Davin tersenyum
" Habis lah kau sampai apartemen baby, aku tidak akan memberikan mu waktu untuk istirahat " ucap Davin sambil menambah kecepatan mobilnya ,Nabilla hanya menghela nafas panjang
" Apa yang kamu pikirkan sayang " tanya Henry,kini mereka memakai 1 mobil saja Alan yang membawa mobilnya karena memang mobilnya besar dan bisa muat untuk mereka
" Aku cuma kepikiran sama Kaka Nabilla ,karena aku dia seperti itu " ucap elvi sendu
" Sudah jangan di pikirkan, aku sudah menepatkan pengawal yang menjaganya dan Davin juga pasti akan menjaganya " ucap Henry sambil mengelus kepala istrinya
" Ehz Kaka Nabilla seram iya kalau marah " ucap Aqila sambil berdigik ngeri
Aku saja baru tadi melihatnya marah seperti tadi selama kenal dengannya " ucap elvi
" Benar kah " ucap mereka semua
" Iya ,aku pikir Kaka Nabilla kesurupan tiba tiba merangkul tangan mas henry, syukur mas Davin sudah duluan kasih tau saat melihat nenek sihir tadi , pengen rasanya aku jadikan ayam geprek " ucap elvi kesal sambil menghentakkan kakinya
" Iyaaa ingin rasanya aku tarik rambutnya dan mempertemukan dengan aspal , ehs tidak ada malunya bangat ingin rasanya aku bejek bejek" timpal Aqila sambil tangannya memukul ke udara
Sedangkan Henry dan Jose hanya tersenyum mendengar istri mereka mengeluarkan kekesalan mereka begitu juga dengan Daddy mommy Jeje dan alan
" syukur tadi aku lagi alim coba tidak sudah aku pastikan wanita gila tadi sudah aku suruh pengawal untuk menggantungnya di pohon " ucap Aqilah dia masih saja kesal
" memang selama ini kamu kenapa sayang " tanya Jose
" tidak papa " ucap Aqila
" sudah sudah apa kalian tidak cape dari tadi membahas dia terus ,aku saja malas mendengar nya " ucap Henry
" mas juga apa dulu tidak punya mata bisa menyukai perempuan jadi jadian seperti nya, melihatnya saja membuat ku mual saja jika mommy tidak membantuku ngelus punggung ku " ucap elvi , Jeje dan alan sudah tidak bisa menahan untuk tidak ketawa
" kan itu dulu sayang sudah ah kenapa jadi bahas dia sih " ucap Henry kesal apa lagi mendengar Jeje dan alan tertawa membuatnya makin kesal
" habis aku penasaran saja ,muka kaya topeng monyet lispstik kaya cabe cabean yang mangkal di pinggir jalan apa pagi bajunya oh God mendingan gelandangan masih tertutup tapi dia menggelikan apa kamu lihat tadi Aqila dadanya ehz ingin rasanya aku memukulnya pakai sepatuku, sekalipun sebesar buah semangka tapi membuatku geli " ucap elvi menggebu-gebu
membuat seisi mobil itu tertawa bahkan mommy sampai mengeluarkan air mata
" apa kamu lagi ngelawak dek " ucap Jeje di sela tawanya
" mana ada ngelawak mas ,yang ada aku lagi kesal tahu ,terus apa tadi kata Kaka Nabilla dia sering ketemu suamiku ehz mas Henry berarti selama ini mas ketemu dia " ucap elvi sambil menatap henry ,Henry langsung menelan ludahnya kasar
matilah kau henry batin alam dan Jeje
kaya nya kau tidur di luar malam ini hen batin Jose
" kan tadi Nabilla bilang sayang kalau aku sering mengancamnya tapi dia yang selalu datang " ucap Henry
" ah iya ,lalu mas Jose ngapain ke mana saja kenapa tidak menjauhkan suamiku dari boneka Annabelle itu " ucap Elvi,
" banyak sekali julukan yang kau beri pada Jesicca" ucap Daddy radit sambil tersenyum
" kan mas juga kerja dek, ruangan Kami beda ,sekalipun mas melarang nya dia terlalu keras kepala kau lihat saja tadi biar ada daddy dan mommy bahkan dia tidak takut " jelas Jose
" ah iya Elvi lupa " ucap elvi.
__ADS_1
tanpa terasa mereka sudah sampai di rumah karena keasyikan bicara mereka sampai tidak sadar jika pengawal membukakan pintu untuk mereka .