CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
kuat


__ADS_3

malam semaunya " ucap Davin yang baru datang bersama dengan Nabilla


" apa yang kamu lakukan di sini " ucap Jose


" melihat Daddy dan mommy kalau kalian tidak suka silakan masuk kamar masing-masing " ucap Davin lalu duduk bersama dengan Nabilla


" je kamu baik baik saja " Jeje menggeleng


" maaf iya " ucap Ana tidak enak karena sejak tadi Jeje hanya menempel pada Ana bahkan dia berbaring membelakangi mereka wajahnya di usap di perut Ana


" iya tidak papa " ucap Davin


" kamu sudah cek " tanya Davin menatap Jose


" sudah katanya paling seminggu tapi bisa lewat atau maju " ucap Jose ,Davin hanya mengangguk saj


" tapi aku takut Vin " ucap Jose


" kenapa " tanya Davin


" dia mau normal,lihat dia kaya gini saja ngilu " ucap Jose


" memang kata dokter Gimana " tanya Davin


" bisa " ucap jose


" terus apa yang kamu takutkan " tanya Davin


" belakangan ini aku lihat video orang lahiran normal ,dag kuat aku " ucap Jose


" semuanya sama saja ,mau normal atau SC kalau SC kamu sudah lihat Elvi kemarin bagaimana bahkan sampai 3 bulan Henry harus menahan diri karena jahitan di perut Elvi, begitu juga normal saat melahirkan pasti terasa sakit tapi saat anak itu lahir sakit nya hilang " ucap Davin


" kamu kaya pernah rasain saja " tanya Jeje sambil membelakangi mereka


" kamu lupa aku siapa " tanya davin


" iya aku tau " ucap Jeje


" si kembar sudah makin pintar iya " Ucap Davin


" iya tapi kamu tau si sulung sering bangat bikin Rif'at nangis " ucap Henry


" karena dia gangguin coba dia diam saja sama mainannya pasti tidak nangis " Ucap Davin lalu mengakat baby Ray


" kamu seperti Daddy mu galak " ucap Davin sambil mencium perut baby Ray membuatnya tertawa


" ASI ny full " elvi mengaguk


" wah pantesan kalian montok montok iya , lihat Queen boy ,bukan kah dia cantik " tanya Davin ,baby Ray hanya menatap datar saja


" lihat lah ekspresi nya. " ucap Alan


sedangan Queen dan rif'at bermain di karpet bulu sambil di jaga sama Nany


" Daddy katanya mau liburan " tanya Davin

__ADS_1


" nanti selesai Aqila lahiran dulu " ucap Daddy radit


" mau honeymoon " ucap Jose


" sirik saja " ucap mommy ellena


" iya iya yang mau honeymoon " ucap Henry


" kami bawah si kembar iya " ucap mommy ellena


" bikin sendiri,kami saja belum membawa mereka ini malah mommy yang bawah " ucap Henry,Daddy dan mommy tertawa kecil


" kalian tidur di sini kan " tanya daddy Radit,Davin menggaguk


" apa kalian di usir makanya menumpang tidur di sini " ucap Alan


" terserah " Ucap Davin


" Abang ,bangun dulu,aku mau bikin susu " ucap Ana


"aku ikut darl " ucap Jeje


" berasa lihat Aqila versi cowo " ucap Jose tertawa kecil


" iya sudah bangun " Jeje langsung bangun sambil memeluk Ana


" jijik aku lihat dia " ucap Alan


" diam lah ,aku bahkan bisa membunuhmu biar aku kaya gini " ucap Jeje


" sudah ayo kita istirahat ,kasian si kembar jangan di buat begadang kalian juga semuanya istirahat " ucap mommy ellena


" iya mom " ucap mereka


setelah itu mereka memasuki kamar masing-masing begitu juga Davin memasuki kamar lantai bawah, sedangkan Elsa masih ke dapur mengambil minuman untuk di kamarnya setelah itu dia ke kamarnya tapi setelah masuk di berhenti didepan pintu kamar karena mendengar Alan menelpon dia mendekati Alan tapi seketika dia terdiam di tempat


" maaf aku belum bisa ke apartemen "


.........


" iya sayang aku akan ke sana "


Alan mematikan sambungan telepon nya, sambil memasukan hp nya dalam saku celananya dan mengambil kunci mobil di atas meja ,saat berbalik dia kaget melihat Elsa sudah ada di kamar itu


" Sa " panggil Alan yang masih kaget


" tidak papa pergilah " ucap Elsa tersenyum,lalu melewati Alan menyimpan minuman yang dia bawah


" dengarkan aku dulu " ucap Alan memegang lengan Elsa


" ganti baju dulu ,nanti kamu masuk angin ,tunggu aku ambilkan jaket dulu " ucap Elsa sambil melepas kan tangan Alan , Alan hanya bisa diam di tempatnya sambil menarik rambut nya kasar


" ini ,hati hati tidak usah balap " ucap Elsa memberikan jaket Alan lalu mematikan lampu utama kamar mereka ,lalu dia membaringkan tubuhnya di tempat tidur , Alan mendekati Elsa


" Sa dengar kan aku dulu "ucap Alan

__ADS_1


" aku tidak papa serius, pergilah Elsa di rumah ini tidak sendiri banyak orang ,sedangkan dia di sana sendiri dia membutuhkan kamu " ucap elsa setenang mungkin,lalu memejamkan matanya,tanpa peduli pada Alan


maafkan ibu nak, jika ibu harus merahasiakan kehadiranmu maaf batin Elsa


Elsa mendengar suara pintu kamar mereka terbuka, dia hanya bisa tersenyum sambil mengusap perutnya


" kita akan sering melewati malam seperti ini nak " gumam Elsa lirih


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


kini mereka semua berkumpul di meja makan tanpa Jeje, Ana dan Alan


" loh Alan mana nak " tanya mommy ellena


" tadi dia ke luar sebentar mom, ada yang di beli " ucap Elsa bohong mereka hanya mengangguk saja


" mereka Jeje sudah di antar makan makanan " tanya Henry


" sudah Jeje makan buah saja ,sedangkan Ana juga sudah di antarkan " ucap mommy ellena


mereka makan seperti biasanya, setelah selesai makan Davin dan Nabilla, Henry dan Jose berpamitan untuk ke kantor sedangkan Davin mengantar Nabilla dulu


setelah itu mereka masuk dalam rumah


"dad mom ,Elsa ke kamar dulu iya " ucap Elsa


" iya nak ,kamu sakit iya belakangan ini kamu pucat loh " ucap mommy ellena


" tidak mom ,mungkin karena mau datang tamu bulanan " Ucap Elsa bohong sambil tersenyum ,lalu meninggalkan mertuanya dan masuk ke dalam kamar


sesampainya di kamar ,dia langsung membuka pintu balkon dan duduk di sana sambil memejamkan matanya merasakan angin pagi yang menyapu wajahnya


apa aku boleh menyerah, jujur aku sudah tidak kuat " gumam Elsa dia menarik nafasnya pelan lalu dia hembuskan secara perlahan


Alan masuk dalam kamar dia melihat Elsa duduk di balkon lalu mendekati Elsa dengan pelan


" Sa " Elsa membuka matanya


" sudah pulang,aku siapkan air mandi nya dulu iya " ucap Elsa berdiri tapi di tahan Alan


" ada yang kamu butuhkan " tanya Elsa lembut


" maaf " ucap alan


" iya tidak papa ,tunggu aku siapkan airnya " Elsa pergi dari hadapan Alan tanpa menunggu jawaban atau ucapan Alan lagi ,setelah selesai dia menyiapkan pakaian kantor Alan


" air nya sudah siap,ayo mandi nanti ke buru dingin pakaian kantornya sudah ada di dalam " Alan berdiri lalu masuk dalam kamar mandi ,sedangkan Elsa kembali duduk di balkon


setelah selah mandi, Alan mendekati Elsa dia sudah memakai pakaian rapi


" aku ke kantor dulu iya " ucap Alan mencium kening Elsa


" iya hati-hati " Ucap Elsa


setelah kepergian Alan dia membaringkan tubuhnya di ranjang karena dia merasa lelah mungkin karena hamil atau karena menahan sesak entah lah

__ADS_1


__ADS_2