
Hari yang di tunggu tunggu oleh Jose dan Aqila telah tiba, Aqila melihat dirinya di pantulan cermin ada sedikit kekaguman di dalam hatinya saat melihat dirinya dia tidak menyangka bahwa dia sangat cantik menggunakan gaun pengantin
" Kaka sangat cantik sekali " ucap ibu Lisa memuji kecantikan anak semata wayangnya,ibu memeluk Aqila menyalurkan rasa sayang nya pada Aqila .
Lalu ibu membawa aqila ke luar dari kamarnya menuju tempat calon suaminya duduk
Jose selalu memandangi wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya ,Aqila sukses membuat seorang jose selalu terpesona dan jatuh cinta
Sampai akhirnya Jose dan Aqila sudah sampai pada tahap akad pernikahan yang telah menjadikan sepasang suami dan istri,Aqila mencium punggung tangan Aqila dan Jose mengecup kening Aqila
Orang orang bertepuk tangan setelah mereka saling memasangkan cincin di jari masing-masing
Setelah itu mereka melakukan sungkeman pada orang tua mereka mommy ellena dari tadi sudah mulai menangis
" Daddy terimakasih untuk semuanya terimakasih sudah menerima Jose di keluarga Daddy, terimakasih atas kasih sayang yang Daddy berikan pada Jose " Jose sudah tidak bisa lagi melanjutkan ucapannya dia hanya memeluk laki-laki yang selama ini sudah di anggap Daddy nya
" Hey boy, kenapa menangis kau sudah menjadi suami harusnya kau kuat , Daddy sangat bersyukur memiliki kalian, 1 pesan Daddy jagalah keluarga mu dengan baik apa pun itu jaga lah, sekarang Daddy sudah merasa lega karena sudah menikah kan anak anak ku,sudah jangan menangis lihat mommy dari tadi menangis terus jika kamu menangis juga nanti acara ini akan banjir " ucapan Daddy radit membuat Jose tersenyum , sebenarnya dia juga sedih tapi sekuat mungkin dia tahan,Aqila mengikuti Jose sungkeman pada Daddy
" Jadilah istri yang baik, jangan suka melawan,jadilah tempat terbaik untuk suamimu pulang nak " ucap Daddy radit lalu mencium kening Aqila , Aqila hanya tersenyum
" Mommy, koh nangis hari ini Jose menikah loh" jos langsung memeluk mommy ellena " mom terimakasih sudah merawat jos selama ini maaf Jose belum bisa membahagiakan kalian ,maaf jika Jose selalu berbuat salah dan selalu menyakiti dad dan mom hiks hiks " akhirnya runtuh juga pertahanan jos dia tidak bisa berkata-kata lagi mengingat semua yang di berikan oleh keluarga Mateo terhadapnya ,mommy ikut menangis dalam pelukan Jose, Daddy hanya bisa mengelus punggung anaknya itu
" Mommy juga hiks hiks " Jose melerai pelukan mereka melihat wajah cantik yang sudah merawat nya selama ini dia menghapus air matanya lalu mencium kening mommy sangat lama " terimakasih " ucapnya setelah mencium kening mommy kemudian dia berpindah ke arah mertuanya
" Jaga anak kami dengan baik ,dia harta kami yang sangat berharga jika suatu saat kamu sudah tidak mencintainya bilang sama ayah atau ibu ,nanti kami akan menjemputnya ,jika suatu saat nanti dia melakukan kesalahan bilang sama ayah dan ibu biar kami yang memberinya hukuman " ucap ayah Bram
" Aku akan selalu mencintainya dengan segenap jiwa ku ,aku akan selalu berada di sampingnya begitu juga Aqila " ucap Jose tegas
" Hai anak ayah sama ibu ,gimana" ayah dan ibu tersenyum " lalu mereka memeluk erat Aqila " jadilah istri yang baik kak, sekarang kamu akan menjadi keluarga orang paling berpengaruh jangan membuat mereka malu jadi lah menantu yang baik " ucap ayah Bram dan ibu Lisa lalu mereka mencium kening anak mereka sedangkan Aqila sudah menangis
" Akhirnya nikah juga, hati hati sebentar malam iyaaa Jangan kasar mainnya masih segel kan " ucap Henry sambil menggoda Jose
Jose langsung memeluk Henry " makasih sudah mengizinkan aku menjadi adikmu sekalipun kita tidak sedarah, sudah menjadi kaka yang selalu melindungi ku dan selalu menjagaku , terimakasih untuk semuanya " Henry bisa merasakan jika jose menangis karena pundak nya basah dia hanya bisa menepuk pundak laki laki itu
" Kau sudah menjadi adik yang baik untukku selalu seperti itu " ucap henry sambil tersenyum
" Hai ternyata kau cengeng sekali ,apa kau akan pindah ke planet mars kalian masih tinggal satu rumah ayo lah " ucap Davin sambil memukul bahu Jose
" Cih bahkan air mataku kembali masuk saat mendengar suaramu "cibir Jose
Davin tertawa" selamat, maaf aku tidak bisa lama karena masih ada kesibukan,kamu tau sendiri kan,kau membuat acara bertepatan denganku untuk melamarnya " tunjuknya pada Nabilla ,dia hanya tersenyum
" Selamat sekertaris Jo, semoga selalu bahagia " ucap Nabilla tulus sambil menundukan kepalanya
" Terimakasih Nabilla ,jika nanti laki laki ini menyakitimu potong saja asetnya " ucap jose
" Hei jangan gila jika tidak ada ini mana bisa dia mendesah di bawah Kungkungan ku " Nabilla langsung mencubit pinggang Davin
" Sayang " rengek Davin ,tapi malah mendapatkan plototan mata Nabilla
" Ck iya sudah aku balik dulu iyaa" ucap Davin
" Semoga semuanya lancar " ucap Henry dan Jose ,Davin hanya mengakat sebelah tangan nya
Daddy radit,ayah Bram, Henry dan Jose menerima tamu mereka sesekali mereka bercerita karena kebanyakan undangan mereka adalah kolega bisnis ,Henry selalu mengawasi istrinya sekalipun dia bersama mommy nya ,ibu Elvi tidak bisa hadir karena bertepatan dengan konsultasi ke dokter tapi tadi malam sudah berbicara pada Jose
" apa kamu capek sayang " tanya Jose yang melihat Aqila sedikit risih
" Iya kakiku pegal Kak dari tadi berdiri "keluh Aqila ,lalu Jose berjalan sambil menggenggam tangan Aqila menuju kursi yang kosong.
" Maaf aku ke asyiknya menyambut tamu dan bercerita " ucap Jose sesal
__ADS_1
" Tidak papa kak, mereka juga sudah menyempatkan diri datang ke sini ,tidak mungkin kita cuek saja " ucap Aqila,Jose memanggil pelayan yang lewat
" Ambilkan sendal rumah untuk istriku " ucap Jose
" Baik tuan " ucap pelayan itu lalu dia pergi
Jose jongkok di depan Aqila membuka sepatu hak milik Aqila
" Kak berdiri lah malu di lihat orang " ucap Aqila berbisik
" Biarkan saja mereka juga ngerti kalau kakimu sakit " ucap Jose acuh
" Kamu kenapa La " tanya Elvi yang tiba-tiba datang bersama kue di tangan nya
" Lecet kelamaan pakai sendal sialan itu ,kamukan tau mana perna aku pakai yang begituan " ucap Aqila
" Kamu sih undangan nya kebanyakan ,aku saja yang 100 kakiku sampai luka karena sendal kaya gethoan " ucap elvi lalu dia duduk di samping Aqila menikmati kue yang di tangannya
" Tuan ini sendalnya " ucap pelayan
" Ah iya,kembali lah " ucap Jose lalu mengambil sendal yang di bawah pelayan tadi
" Makasih iya bi " ucap Aqila , pelayan itu hanya tersenyum lalu melanjutkan pekerjaan nya
" kamu di sini saja iya temani itu ibu hamil dari tadi kerjaannya makan Mulu " ucap Jose ,Aqila hanya mengangguk saja " apa mau aku ambil kan makanan kamu belum makan " ucap Jose
" Tidak usah kak,aku makan yang ada di meja ini saja " ucap Aqila ,Jose mengaguk lalu pergi meninggalkan kan dua wanita itu untuk menyapa para tamu
Akhirnya kini tinggal keluarga yang tersisa di acara itu mereka duduk berkumpul di meja yang besar
" Wah wah lihat lah sepupuku yang jelek ini jadi Putri cantik, selamat akhirnya kamu laku juga iya ada juga yang mau sama kamu,aku kasihan sama laki-laki yang menjadi suamimu pasti dia sangat menderita "Rehan tertawa melihat wajah Aqila cemberut " selamat sekali lagi semoga selalu bahagia , dan untuk Elvi kau benar-benar iya tidak bilang jika akan menikah bahkan menikahnya dengan astaga apa kau takut aku akan membocorkan nya kalian berdua menyebalkan "ucap Rehan kesal terhadap perempuan dua itu
" Maaf kan kami pak Rehan....
" Baik lah sekali lagi maaf " ucap elvi
" Sudah tidak papa untuk kalian berdua berbahagia lah doaku selalu yang terbaik untuk kalian " ucap Rehan tulus
" Jangan hanya mendoakan mereka ,kamu kapan ?" Ibu Lisa tiba tiba bergabung dengan mereka
" Hai Tante aku yang cantik sekali yang tiada duanya ,aku sangat mencintaimu " Rehan lalu mencium pipi ibu Lisa ,setelah itu lari menjauh dari ibu Lisa dia enggan di tanya tentang wanita
Elvi dan Aqila tertawa melihat tingkah Rehan.
" Kenapa sayang " tanya Henry
" Itu by ,sepupu Aqila langsung lari habis di tanya kapan nikah sama ibunya Aqila " ucap elvi ,Henry hanya mengangguk saja
"Apa semuanya baik-baik saja " tanya Henry
" Iya aku tidak papa ,kan dari tadi cuma duduk saja aku berdiri saat tanganku kosong saja ,baru aku duduk kalau sudah ada pegangan " jawab Elvi mendapat kekehan dari Daddy,mommy dan Jose yang baru tiba
" Jangan terlalu banyak makan yang manis tidak baik ok " ucap Henry lembut
" Iya by " ucap Aqila
" Apa kamu nyaman nak " tanya mommy ellena
" Nyaman mom, Aqila juga tadi nemenin Elvi sama dengan Rehan " ucap elvi
" Rehan " pekik Jose dan Henry mereka melihat istri mereka masing-masing
__ADS_1
" Sepupuku bos yang di cafe ,astaga " jose dan Henry mengaguk mengerti
" Hai Qi, selamat iya akhirnya setelah lama sendiri nikah juga " ucap seorang pria sambil mengarahkan tangannya pada Aqila ,Jose melihat laki laki dengan tatapan tidak biasa
" Ah iya makasih " Aqila menyambut tangan laki-laki biru untuk berjabat tangan " koh bisa ada di sini " tanya Aqila bingung lalu melepaskan tangannya
" Aku temani papaku karena mamaku sedang ada urusan hari aku yang temani " ucap laki-laki itu
" Makasih sudah datang Zayn " Ucap Aqila tersenyum ,Jose masih terlihat datar
" Iya sudah kau pamit dulu iyaa,sudah di tungguin papa soalnya tadi datangnya juga terlambat " ucap Zayn lalu pergi dari mereka
" Siapa " tanya Jose
" Mantan Aqila mas ,cinta pertama SMA" Elvi menjawab dengan tenang dia tidak melihat jika Jose sudah menahan emosinya dari tadi karena dia melihat tatapan pria itu berbeda pada istrinya
" ELVI tutup mulutmu dengan rapat " geram Aqila sambil menatap Elvi
" Ah maaf aku lupa " Elvi menyeir kuda
" Cuma masa lalu Jo,tidak usah di pikirkan toh sekarang Aqila sudah jadi istrimu " ucap Henry
" Cih bahkan dia melihat istriku seperti ingin memakannya benar benar menyebalkan " Aqila mengelus lengan suaminya
" Anakmu dad , semuanya pencemburu " ucap mommy ellena
" anakmu juga mom " ucap Daddy radit
" apa masih ada juga tamu yang datang " tanya Daddy radit pada penjaga yang ada di dekat mereka
" tinggal beberapa tuan seperti nya teman bisnis tuan Bram " ucap penjaga , Daddy hanya menggaguk saja
merek lagi asik bercerita sambil menggoda Jose dan Aqila tiba tiba datang seorang pria masih muda
" Elvi "
mendengar ada yang memanggil nya Elvi mengangkat kepalanya begitu juga yang lain langsung melihat ke sumber suara
hai Kaka Rio " ucap elvi , Henry sudah mengepalkan tangannya apa lagi dia mengingat waktu dulu
" hai wah kamu cantik sekali" ucap rio pada Elvi membuat wajah Henry memerah menahan amarahnya sedangkan Daddy mommy dan Jose sudah mulai was-was jika Henry kelepasan
" selamat Aqila semoga menjadi keluarga yang bahagia selalu" ucap Rio
" makasih Kaka Rio, ke sini sama siapa " tanya Aqila basa basi
" tu sama mama tadi aku tanya sama ayah mu makanya aku ke sini sekalinya ketemu sama Elvi kangen aku sama dia sudah lama tidak bertemu " ucap Rio sambil tersenyum pada Elvi dan Aqila " iya sudah aku pamit iya Elvi by nanti kita ketemu lagi " Elvi hanya tersenyum canggung,
hebm
Jose menetralkan keadaan karena ruangan tiba-tiba terasa dingin
"dad mom aku istirahat dulu " ucap Henry lalu berdiri berjalan ke arah kamarnya ,Elvi hanya bisa menghela nafas nya
" susul suami mu nak" ucap Daddy radit
" iya dad ,maaf untuk semuanya tapi Elvi tidak ada hubungan papa dengannya sumpah " ucap elvi sambil mengangkat jari nya bentuk huruf v
" iya kami percaya sama kamu , sekarang susul suami mu iya " ucap mommy ellena sambil mengelus punggung Aqila
" kalian juga istirahat sudah," ucap Daddy radit
__ADS_1
" baik dad, kami K atas dulu iya " ucap Jose lalu dia berdiri sambil menggenggam tangan istinya