CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
pembahasan dua pria


__ADS_3

" ada apa dengan penampilan kalian " Ucap Henry


saat melihat Daddy dan yang lainnya keluar dengan penampilan yang acak-acakan bahkan pakaian mereka bercampur dengan tanah hanya Aqila dan Ana yang masih bagus penampilan nya


" kamu kenapa belum istirahat " tanya mommy ellena


" tunggu Daddy ada yang ingin Henry tanyakan " ucap Henry


" kan bisa besok hen ,anak anak sudah Bobo " ucap mommy ellena


" ini penting mom tentang kerjaan ,iya sudah mom " ucap Henry


"iya sudah kami tunggu di ruangan kerja ,Daddy mandi dulu " ucap Daddy radit


" lagian kalian pergi melamar atau pergi main tanah si " ucap Henry


" kami di ajak cabut singkong ,panen pisang ,dan yang lainnya di kebun milik orang tua Ana " ucap Alan


"APA!!!! serius " pekik Henry


" iya makanya kami seperti ini ,kami mandi dulu sumpah gatal sudah badanku " ucap Jose lalu menggandeng tangan istrinya untuk ke kamar


" iya sudah saja bersihkan diri kalian ,langsung istirahat iya " ucap mommy ellena


" iya mom " ucap Alan dan jeje


" darl kamu langsung mandi dan istirahat iyaa "ucap Jeje


" iya bang " ucap Ana


lalu mereka pergi ke kamar mereka masing-masing ,sedangkan Henry masuk di ruangan kerja menunggu Daddy radit


Alan masuk dalam kamarnya dengan santai dia belum menyadari jika seseorang sudah berada dalam kamarnya sejak tadi


" tuan" Alan mengehentikan langkahnya lalu melihat orang yang memanggilnya dia menatap nya tajam


" siapa yang menyuruh mu masuk ke sini " tanya Alan


" maaf tuan ,tuan Henry memaksa ku masuk " ucap Elsa gugup ,Alan langsung masuk dalam kamar mandi membersihkan dirinya tanpa peduli dengan kehadiran Elsa di kamarnya


setelah selesai mandi dia masuk ke ruangan walk in close dia melihat piyama tidur di atas sofa ,Alan mengambil piyama yang masih dalam lemari ,lalu dia ke luar dari kamar itu


Alan duduk di tempat tidur sambil menatap tajam Elsa


" dengar baik baik ,jangan karena aku menikahi mu menjadikan mu besar kepala, kamu di sini tetap menjadi Nany si kembar tidak ada yang berubah, kita hanya menikah di atas kertas tapi lakukan tugasmu seperti layaknya seorang istri ,dan ingat siap atau tidak suatu saat aku akan meminta hak ku ,anggap saja sesuai dengan uang yang aku ke luarkan untukmu saat menikahimu kamu paham kan " ucap Alan


" iya tuan" ucap Elsa


" baik, kalau begitu kemari lah " ucap Alan ,Elsa melihat Alan lalu menunduk lagi


" apa kamu tidak mendengar ku hah " bentak Alan


" maaf tuan " ucap Elsa lalu duduk di samping Alan dengan gugup


" Jagan naif , kamu sudah menjadi milikku itu arti nya aku bisa kapan saja memakai tubuh ini bukan " ucap Alan


" tapi tuan kita ....


" jangan pernah menolak " ucap alan sambil mengelus pipi Elsa dan mencium leher Elsa


Elsa menegang kaku badannya sedikit menjauh ,membuat Alan emosi


" jangan membuat ku berbuat kasar " Elsa hanya mengangguk saja


" aku tidak memintanya sekarang karena aku lelah " Ucap Alan,Elsa bernapas lega


" tapi aku akan mengisap yang ini " ucap Alan sambil meremas buah ceri Elsa ,Elsa memejamkan matanya takut


" kamu mau kan " Elsa mengaguk


" baik lah ,buka bajunya " ucap Alan


" tapi ...


" bukalah " geram Alan membuat elsa takut dengan tangan gemetar Elsa membuka bajunya ,karena menunggunya terlalu lama Alan langsung menariknya


srreeeekkkk

__ADS_1


Alan menelan ludahnya kulit putih bersih dan halus ,tanpa Aba-aba dia mendekati Elsa membuka penutup terakhir buah cerinya sedangkan Elsa sudah mulai menangis


" jangan membuatku marah " Elsa hanya mengangguk


lalu Alan membawa nya ke tempat tidur


Alan bermain dengan benda ceri Elsa,bahkan tangannya tidak muat untuk mencakup semuanya, Elsa hanya memejamkan matanya


" kamu mau aku melakukan nya " tanya alan lagi


" ii....iya " ucap Elsa takut


" anak pintar jadi nikmati saja ,jangan pernah menolak atau pun menangis kau paham " Elsa hanya mengangguk saja


" inilah bayaran yang harus kamu bayar " ucap Alan menyeringai


Alan memulai sentuhannya dengan lembut dia bermain di buah ceri Elsa ,Elsa yang merasakan hal aneh membuat darahnya mendesis,hingga tanpa sadar dia mengeluarkan suara yang bisa membuat Alan terbakar gairah ,Elsa langsung menutup mulutnya


" jangan menahan nya " Elsa hanya mengangguk saja


Alan yang memang otak tidak jauh dari 36cc yang tadinya hanya meminta satu tapi dia menginginkan yang lebih ,dia membuka kain bawah Elsa tanpa menyisakan sedikit pun ,Elsa mulai ketakutan melihat Alan dengan tatapan tidak biasa


"aku akan bermain lembut ,kamu jangan menolak " ucap Alan


" tapi tuan kita


" apa kau ingin aku bermain kasar " Elsa menggeleng


" makan nikmati lah "Elsa menggaguk


tangan Alan sudah mulai bermain di lahan yang di tumbui rumput rumput halus ,Alan menatap wajah elsa yang menahan sesuatu agar tidak ke luar


" kenapa enak " Elsa hanya mengangguk


" apa begini " Alan menambah kecepatan tangannya


aaaarrrgghhhhh


" kau seksi ternyata " ucap alan


" ma...maaf " ucap Elsa sambil memejamkan matanya tangannya meremas sprei


" m...mau pipis aaaarrrgghhhhh "


" pipis lah " Elsa menggeleng ,Alan menambah kecepatan tangannya bahkan menambhakan jarinya,Elsa membusung kan dadanya


aaarrgghhhh


Elsa langsung lemah setelah cairan itu ke luar dia masih memejamkan matanya


" tuan " dengan nafas yang ngos-ngosan


" bersiap lah " ucap alan ,membuka kaki Elsa


" tu..tuan


tapi Alan seakan Tuli saat melihat ke indahan itu dia mulai memposisikan tubuhnya menggesek di pintu lahan Elsa hanya bisa memejamkan matanya merasakan sesuatu ada yang masuk


" sa.....sakit " Alan langsung menutup bibir Elsa dengan mulut nya ,hanya dengan tiga kali hentakan Alan bisa menembusnya


aaaarrrgghhhhh


Alan masih membiarkan miliknya diam di sana ,dia melihat Elsa menangis


" kamu masih virgin " Elsa hanya mengangguk


" tenang aku akan melakukan dengan pelan " Elsa hanya mengangguk saja


Alan membuktikan ucapannya dia melakukan dengan pelan,dan itu membuat elsa merasa tenang setidaknya Alan tidak menyakiti nya walaupun dia melakukan tanpa ikatan rasa cinta dan yang lainnya ,Elsa hanya memohon semoga dengan kejadian ini ,awal dari hubungan nya dengan alan ,sekalipun mereka belum sam sama memiliki rasa tapi Elsa akan mencoba nya ,karena di agama di adalah istrinya sah .


suara ******* dan ****** dari ke duanya membuat suasana kamar itu menjadi panas peluh keringat membasahi tubuh mereka ,bahkan Pendingin dalam ruangan itu tidak bisa membuat tubuh mereka hangat


" tu ....tuan "


" tahan sebentar lagi aaaarrrgghhhhh "


aaaarrrgghhhhh

__ADS_1


saat Elsa mendapatkan pelepasannya ,alan menariknya cepat dan membuangnya di perut Elsa ,membuat elsa bingung


" aku tidak pakai pengaman " ucap Alan ngos-ngosan


sakit itu lah yang di rasakan Elsa, kenapa harus pakai pengaman mereka suami istri lalu di mana masalah nya


" ini tisu bersihkan itu " ucap Alan ,lalu meninggalkan Elsa masuk di kamar mandi ,sedangkan Elsa masih diam membatu mendapat perlakuan Alan ,dia bangun dengan hati hati lalu membersihkan perutnya, rasa perih bagian pangkal pahanya lebih sakit hati nya


beberapa menit Alan di kamar mandi ,dia ke luar dari dengan handuk yang hanya di lilitkan di pinggangnya


" cepat bersihkan tubuhmu dan ganti spreinya " ucap Alan dingin lalu masuk ke ruangan walk in close tanpa menghiraukan Elsa yang masih kesakitan


dengan sedikit tenaga Elsa bangun dan turun dari tempat tidur itu ,dia memaksa kan dirinya untuk berjalan sambil menahan sakit yang luar biasa belum lagi sakit di hatinya


Alan ke luar dari ruangan walk in close belum melihat Elsa ,dia ke luar dari kamarnya tujuannya adalah kamar tamu ,untuk tidur


setelah berdiam diri dalam kamar mandi mengeluarkan semua sesak di dadanya Elsa ke luar dari kamar mandi


dia tidak melihat Alan ,begitu juga saat dia masuk di ruangan walk in close ,Henry sudah menyuruh pelayan memasukan pakaian Elsa ke kamar Alan


setelah selesai dia mengganti sprei seperti yang di katakan oleh Alan , di rasa sudah rapi Elsa duduk di sofa menunggu Alan


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


sedangkan dalam ruangan kerja Daddy dan Henry sedang duduk berhadapan


" ada apa " tanya Daddy radit


" gini dad ,bukannya kami ingin merubah rencana Daddy tapi kami bertiga sudah sepakat ,ada bagusnya tidak usah adakan resepsi ,kasian Elsa dad ,Henry mohon mengerti lah posisi nya " ucap Henry


" hen " Panggi daddy Radit


" iya " jawab Henry


" apa Daddy salah menikah kan mereka " Henry menggeleng


" kami tau Daddy ingin yang terbaik buat Alan, dan kami yakin suatu saat Alan akan menyukai nya " ucap Henry


" tapi Daddy merasa bersalah padanya ,karena Daddy sudah membuatnya masuk dalam keadaan yang rumit ini, dia seolah olah seperti tersangka padahal dia hanya korban " ucap daddy Radit


" Daddy jangan menyalahkan diri sendiri ,kami tau Daddy ingin kami hidup bahagia " ucap Henry


" seperti Daddy gagal Hen, Alan anak bungsu Daddy yang biasanya dekat dan selalu nakal terhadap Daddy sekarang dia bersikap dingin pada daddy bahkan seolah menjaga jarak , Mommy yang biasanya bisa menenangkan kalian,sekarang juga berubah,mungkin kali ini keputusan Daddy memang salah nak " ucap daddy Radit sendu


" Henry janji sama Daddy ,apa pun nanti yang terjadi Henry akan membalikkan semuanya termaksud anak bungsu Daddy dan adik bungsu kami Henry janji " ucap Henry tegas


" apa mereka pisah saja " ucap Daddy radit


" Daddy melarang kami bukan untuk melakukan hal itu ,tapi kenapa Daddy malah menyuruh Alan berpisah " ucap Henry


" daddy juga tidak tahu nak " ucap Daddy radit


" kita beroda saja semoga Elsa bisa membuat Alan mencintai nya kita hanya bisa mensupport nya bukan " Daddy radit mengaguk


"setelah pernikahan Jeje ,mungkin Daddy dan mommy ingin liburan nak " ucap Daddy radit


" Henry tidak melarang kalian ,tapi untuk sekarang jangan dulu si kembar masih kecil ,Elvi kandungan nya sudah besar " ucap Henry


" baiklah , Kita hanya mengumumkan pernikahan Jeje dan Ana setelah itu akad nikah udang semuanya tanpa terkecuali semua karyawan juga dan liburkan mereka , termasuk perusahaan cabang " ucap Daddy radit


" baik dad ,kita akan pakai hotel biasanya " Daddy radit menggaguk


" baiklah sebaiknya kita istirahat ,Daddy sangat lelah " ucap daddy Radit


" seperti nya kalian sangat menikmati di sana " ucap Henry tertawa kecil


" bahkan Alan dan Jeje hampir membunuh kepala desa dan anaknya " ucap Daddy radit


" kenapa bisa " tanya Henry menatap Daddy radit


" mulut mereka tidak pernah sekolah sehingga Jeje melepaskan tembakan, hampir saja mengenai kepala anaknya kepala desa yang juga sama sama melamar Ana " ucap Daddy radit


" terus " tanya Henry


" mommy membayar utang mereka, setelah Jeje memberikan peringatan mereka pergi tanpa kata syukur Alan bisa menahan emosi nya kamu Taukan adikmu yang dua nya itu jika sudah menyinggung orang yang mereka sayangi tidak segan-segan mereka membunuh orang" ucap daddy Radit


" iya dad ,Henry tahu kadang kadang sempat berpikir apa dulu mereka anak seorang gangster atau apa " ucap Henry

__ADS_1


" karena sebelum mereka ke sini ,mereka sudah menikmati hidup jadi itu membuat mereka kuat dan tidak takut papa ,begitulah jika kita tinggal di luaran sana ,jika kita takut kamu akan mati " ucap daddy Radit


" sudah ayo istirahat ,ini sudah sangat larut " Daddy radit menggaguk lalu mereka ke keluar dari ruangan itu


__ADS_2