CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Cerita malam


__ADS_3

Henry membuka pintu pelan dia melihat Elvi sedang bermain HPnya duduk di sofa menghadap kaca besar dinding kamar mereka, dia berjalan mendekati elvi


" Sayang ayo makan malam dulu,sudah di tungguin di bawah " ucap Henry sambil memegang pundak Elvi


" Iyaa mas ,mas apa aku boleh minta sesuatu " tanya Elvi dengan pelan


" Boleh " ucap Henry ,Elvi pun memperlihatkan HP pada Henry


" Kamu mau itu " tanya Henry ,Elvi hanya ngaguk saja


" Iya sudah ayo kita ke bawah sudah di tungguin" kemudian mereka berjalan ke ruangan makan


" Tapi makan nasi dulu iya " Elvi menggeleng


Henry membuang nafasnya pelan " sedikit saja " Elvi mengaguk saja ,Henry benar benar harus sabar bukan mengahadapi bumil


" Bibi ambilkan stroberi " ucap Henry saat sudah di meja makan


" Buat siapa " tanya mommy dan Jose bersamaan


" Elvi " jawab Henry,mommy hanya ber O ria saja


" Ini tuan muda " ucap pelayan


" Makasih mba " ucap elvi tersenyum ,pelayan membalas senyuman Elvi lalu berjalan ke dapur belakang,Elvi mulai memakan stroberi nya.


" Makan sama nasi iya aku suapin " ucap Henry,Elvi menggeleng


" Sedikit saja sayang kasian baby kalau kamu cuma makan itu, apa lagi itu kecut " bujuk Henry lagi tapi Elvi masih menggeleng


" Makan nasi atau daddy buang buah sialan itu " ucap Daddy radit dingin


" Iya dad " akhirnya Henry menyuapi Elvi sambil memakan stroberinya. Membuat henry dan yang lainnya ngilu melihatnya akan jadi rasa apa nasi campur stroberi.


Setelah drama makan malam dan buah stroberi yang di buat Elvi mereka berkumpul seperti biasanya di ruangan tengah sambil di temani secangkir teh


" Besok kita akan fitting baju kemungkinan pagi sebelum Henry ke kantor " ucap mommy ellena


" iya mom , mom susunya Elvi sudah ada belum " tanya Henry


" Ada di lemari dapur ,nanti saja buatnya kalau sudah mau tiduran nanti suruh pelayan saja yang buat " ucap mommy ellena


" Tidak usah mom ,biar Henry sendri yang buat" ucap Henry


" Atur semua jadwal kalian di kantor sampai selesai pernikahan baru atur ulang lagi " ucap Daddy


" Tapi dad lusa kami harus ke luar kota " ucap Jose


" Undurkan jadwalnya " ucap Daddy


"Jo apa kamu tidak berniat menyusul kakakmu nikah " tanya mommy


" Mom nanti saja ,belum ada jodoh " ucap Jose


" Mau mommy kenalkan sama anak arisan mommy " ucap mommy ellena


" TIDAK !!!!!" pekik Jose dengan cepat" Nanti kaya Henry lagi nanti aku cari sendiri mommy aku yang cantik sekali " lanjutnya lagi


" Mommy kalian tidak bisa mencari dengan benar biar sampah di pungut jadikan calon istri anaknya " ucap Daddy ketus


" Tidur di luar dua bulan tidak ada siram lahan " ucap mommy memicingkan matanya

__ADS_1


" Mom koh getho,kan emang benar mommy asal jodohkan orang tanpa menyelidiki dulu, jangan iya mom 1 malam saja mana sanggup tidak siram lahan sesak mom " ucap Daddy vulgar ,membuat semuanya geleng kan kepalanya,sedangkan Elvi menunduk malu


" Makanya jangan nyalahin mommy "


" Mom dad bisa dag ngomong itu lihat keadaan aku masih suci mom dad, masih polos tidak tau gethoan " ucap Jose


" Polos tiap malam juga main Lux " cibir Henry


" Makanya cari pacar ,kalau kamu sudah tau rasanya ketagihan tau " lanjutnya lagi


" kamu Henry jangn macem-macem ajarin orang iya ,kamu juga malam ini tidur di kamar tamu selesai nikah baru tidur berdua " ucap mommy ellena


" Mom koh getho sih masa tidurnya pisah " protes Henry pada mommy nya


" Iya harus getho kalian belum nikah,terus nanti kamu siram lahan Elvi itu masih hamil muda " ucap mommy


" Belum nikah,tapi sudah ada juga hasilnya ,Henry juga sudah tanya dokter katanya bisa asal pelan dan tidak tumpah dalam " Elvi langsung memukul lengan Henry karena malu


" Anakmu Daddy " ucap mommy


" Anakmu juga,kan kamu yang mengandung nya ,aku cuma tanam saham saja " ucap Daddy


"Aku ingin ke klub " ucap Jose


" Ngapain " tanya semua orang selain Elvi


" Siram lahan " ucap Jose sekenanya


"Sekalian bawah sama pakaianmu dan jangn kembali lagi ke rumah ini " Jose tersenyum mendengar ancaman mommy


" Mommy paling cantik deh makin sayang " ucap Jose langsung memberikan ciuman di pipi mommy ellena


Mereka semua tertawa bersama begitulah kehidupan mereka jika sudah berada dalam rumah selalu berusaha berkumpul bercerita sekalipun sesekali berdebat, tapi jika sudah di luar rumah mereka seperti singa kelaparan yang bisa kapan saja menerkam yang berani menggangu mereka .


" Sayang aku buat susu dulu iyaa " ucap Henry


" Tapi rasa stroberi iya " Ucap Elvi


" Aku dag tau mommy belinya rasa apa ,minum dulu yang ada nanti besok aku belikan rasa stroberi kalau memang mommy tidak membelinya " ucap Henry kemudian dia ke luar dari kamarnya untuk membuat susu untuk Elvi, ini kegiatannya tiap pagi dan malam bukan jadi dia harus terbiasa dia ingin melakukan sendiri. Saat sampai di dapur dia mencari susu yang di bilang Elvi sekalinya mommy membeli semua rasa,


Kemudian dia membuka bungkusannya


" Gimana cara buatnya " kemudian dia membaca cara pembuatan nya


" Ngapain " tanya Jose dari arah lemari pendingin


" Baca ini buat bikin susu Elvi,kamu ngapain di dapur mau buat susu juga " ucap Jose


" CK kamu kira aku hamil, mau ambil minum haus " ucap Jose " Gimana bisa tidak buatnya " lanjutnya lagi


" Dag tau buat saja dulu kalau dia dag suka nanti buat ulang " Ucap Henry


" Iya sudah aku balik ke kamar dulu " ucap Jose lalu meninggalkan kan Henry sendirian di dapur


Setelah selesai membuat susu Henry kembali ke kamarnya dengan membawa susu buatannya tadi


" Sayang minum dulu selagi hangat" sambil mengarahkan gelas susu pada Elvi,Elvi menerima dan meminum sampai tandas,Henry mengambil gelas kosong itu di simpan di atas meja


" Vitamin nya sudah di minum " tanya Henry


" Sudah" ucap Henry

__ADS_1


" Sayang apa kamu bahagia " tanya Henry


" Iya bahagia , tapi apa semuanya harus seperti ini " tanya Elvi


" Kamu harus terbiasa sayang , di luar sana bahaya kamu tau aku seorang pebisnis banyak yang tidak suka jadi mereka mencari kelemahan ku untuk di gunakan menghancurkan aku,kamu ngerti kan " tanya Henry


" Iyaa mas " ucap elvi ,Henry langsung memeluk Elvi dan mencium keningnya


" Bukan cuma kamu saja yg pake pengawal bahkan mommy Jose Daddy aku kalau ke luar selalu pakai pengawal sayang, kamu lihat tadi sebelum masuk dalam rumah ini banyak penjaga,Daddy semua siapkan untuk keamanan kami termasuk kamu " sambil mengelus perut rata Elvi "apa lagi kamu sedang hamil, Daddy itu tidak suka jika keluarga nya terusik bukan hanya Daddy aku Jose pun sama " lanjutnya lagi


" Tapi gimana kuliah ku, kamu sudah janjian sama Aqila " tanya Elvi sendu


" Kamu tetap kuliah sayang tapi pas akhir kehamilan kamu harus cuty " ucap Henry


" Benarkah aku bisa kuliah serius dag bohong kan " tanya Elvi beruntun dengan mata puppy eyes


Henry mengacak rambut Elvi " CK kalau sudah maunya, tapi tidak gratis loh iya" ucap Henry


" Aku tidak punya uang, ada nya cuma uang waktu kerja di cafe sama gaji dari kamu " ucap elvi


" Sudah banyak uangku sayang bahkan tidak akan habis " ucap Henry


" Jadi aku bayar pakai apa " tanya Elvi


" Seusia janji pagi dan malam " bisik Henry " tapi karena kamu kecapean malam ini kita tidur saja " lanjutnya lagi sambil tersenyum


Mereka duduk di sofa sambil melihat ke luar jendela


Elvi bersandar di dada Henry ,sedangkan Henry mengelus perut Elvi


" Tadi Jesicca itu siapa " tanya Elvi


" Dia mantanku,kami dulu pacaran dari SMA, tapi saat masuk kuliah dia harus ke Paris mengejar mimpinya ingin jadi model dan aku kuliah di LA, awalnya semuanya baik-baik saja sampai saat aku libur kuliah meluangkan waktuku untuk mengunjungi nya di Paris sebelum balik ke sini ,aku ke sana tanpa memberi tahunya rencana memberikan kejutan tapi sampai di apartemen yang ada aku yang di kasih kejutan aku melihatnya sedang bersama seorang pria sedang bercumbu dan sebelum aku ke Landon kemarin agensi yang menaungi nya mengajukan kerjasama dengan perusahaan RM Corp, aku menyetujui nya ,makanya sampai Daddy datang ke kantor marah marah sampai pintu di banting lantaran marahnya , aku menjelaskan pada Daddy kalau aku menerima nya cuma ingin membuktikan padanya kalau aku bisa lebih sukses bahkan lebih baik tanpa dia, saat pertemuan kami pertama dia mengajakku balikan tapi aku menolaknya,dia mengartikan kalau aku menerima kerjasama itu karena masih memiliki rasa padanya,tapi kamu tenang saja seperti kata Daddy tadi kalau kita akan memutuskan kontrak kerjasama kita " Henry menjelaskan tanpa mengurangi ataupun melebihkan


" Tapi kenapa harus di batalkan, kan sudah setuju semuanya " tanya Elvi sambil melihat Henry


" Daddy selalu seperti itu dia tidak ingin kedepannya ada ancaman atau bahaya dalam keluarga , karena aku Daddy bukan hanya sekali dua kali di kasih obat perangsang sama kolega bisnis bahkan Jose juga pernah ,jadi sebelum terjadi Daddy mengakhiri nya.tapi kami selalu minum obat penawarnya " ucap Henry


" Maaf karena aku semuanya jadi susah " sesak Elvi


" Hey ini bukan karena kamu yank,jangan perna salahkan dirimu apa pun itu" ucap Henry


" Kamu tau saat pertama aku bertemu denganmu di cafe saat makan siang dengan Nabilla dan Jose dan saat itu aku melihatmu kata pertama yang aku ucapkan cantik dari setho aku menyuruh jose mencari informasi tentang mu, karena Tuhan memberiku jalan dengan sakitnya ibu ,aku bisa menggunakan itu ,tapi bukan berarti aku mendoakan ibu sakit lebih bersyukur saja dengan adanya itu kita bisa ketemu bahkan sudah ada baby dalam perutmu, makasih sudah menyembuhkan luka ku ,makasih sudah menerimaku yang masih bnyak ke kurangnya dan makasih karena selalu kasar " ucap Henry sambil mencium kening Elvi


Elvi bangun menatap Henry dalam sambil memegang tangannya " aku yang seharusnya berucap seperti itu,karena mu ibu sampai sekarang masih berada di sampingku, saat aku pulang kampung ibu berbicara apa pun yang terjadi nanti aku harus tetap bertahan ,jangn perna melakukan kesalahan sekecil apapun,makanya saat kita bertengkar lebih baik aku diam diri karena aku selalu ingat ibu" Elvi menarik nafasnya di hembuskan pelan " terimakasih telah hadir dalam hidupku, menjadi malaikat penolong untukku,menjadi sandaran setelah kepergian ayah , makasih buat mas dan mas Jose Daddy dan mommy sudah menerimaku yang tidak seberapa ini, aku akan belajar menjadi istri, adik,anak dan ibu yang baik buat menjadi kebahagian kalian, dan maaf jika selama ini aku selalu menyusahkan kalian , terimakasih atas cinta yang tulus dari kalian buat Elvi , terimakasih" ucap elvi air mata yang dia tahan akhirnya ke luar,Henry memeluk Elvi dengan sayang sesekali mencium keningnya


" apa pun nanti yang terjadi kedepannya kamu cukup percaya sama aku, jika ada Masahlah bicara dan tanyakan agar semuanya selesai " Elvi mengangguk sebagai jawaban


" sudah jangan nangis lagi,kita istirahat kamu sedang hamil tidak baik begadang " ucap Henry sambil berdiri dari duduknya dan menggendong Elvi


" tapi kata mommy mas harus tidur di kamar tamu " ucap elvi sambil melilitkan tangannya di leher Henry


" untuk malam ini saja, karena besok ibu sudah datang dan kamu akan tidur bersama ibu, sudah lama kan kamu tidak tidur dengan ibu jadi bisa kangenan sama ibu karena kalau sudah balik kampung lama lagi ketemu nya " ucap Henry membuat Elvi tersenyum memperlihat kan giginya


" makasih sayang I love you " ucap elvi


" i love you too, nanti kita bikin rumah yang di kampung jadi sesekali kita bisa jenguk ibu jika ada waktu " ucap Henry sambil membaringkan Elvi di tempat tidur di susul dengan nya


" terimakasih sayang " sambil memeluk Henry erat


" hati hati perutmu sayang nanti ketindis" ucap Henry ,Elvi hanya mengangguk saja

__ADS_1


" ayo pejamkan matamu kita tidur " ucap Henry mencium sekilas bibir manis Elvi kemudian menarik selimut nya


__ADS_2