
Elvi kini sudah berada di mall tapi tida tidak sendirian dia bersama dengan sahabat gilanya siapa lagi kalau bukan Aqila ,dengan bujukan mautnya akhirnya Rey sekaligus Kaka sesepuhnya mengizinkan Aqila hari ini dag kerja
Pertama Elvi menemani Aqila mencari buku persiapan dia mau membeli beberapa buku karena dia bingung nanti Akan mengambil jurusan apa kuliah
" Kamu tiduran atau cari buku sih " kesal Elvi karena ini sudah hampir 1 jam dia mencari buku
Aqila tertawa " cari buku lah ini dha selesai, ayo kita bayar " ucap Aqila sambil melangkah jauh dari Elvi
" Kamu cari buku 1 jam dan yang kamu beli 2 " geram Elvi
" Kan aku harus lihat dulu baca apa bukunya bagus atau tidak " ucap Aqila
" Iya terserah cepat bayar, bosan tau di sini "
" Iya bawel " ucap Aqila
Setelah selesai membayar mereka ke luar dari toko buku
" Mau ke mana dulu,ini sudah mau masuk jam makan siang " tanya Aqila
" Makan dulu iya , aku sudah lapar tadi tidak sarapan " ucap elvi,mereka berjalan mencari makanannya yang ingin mereka makan pilihan mereka steak
" Traktir kan,aku sudah menemani nyari buku Berjam jam " ucap elvi
" Padahal dia yang ajakin ke mall, iya iya aku traktir, puas " ucap Aqila
Mereka masuk salah satu restoran di mall itu tapi saat Elvi akan duduk dia melihat orang yang sangat dia kenal sedang makan siang dengan seorang wanita tanpa Jose
Siapa dia batin Elvi
" Eh Lo kenapa " Aqila memegang tangan Elvi
" Ah tidak papa " ucap elvi memaksakan senyumnya
" Mau pesan apa " tanya Aqila
" Samakan saja sama kamu " ucap elvi
" Kamu kenapa sih tadi senang sekarang kusut amat itu muka " ucap Aqila ,Elvi hanya tersenyum
Aqila memanggil pelayan dan memesan steik dan jus jeruk. Elvi hanya diam semenjak masuk dalam resto,Aqila menjadi bingung melihat tingkah temannya itu.
__ADS_1
Elvi yang melihat Henry dan perempuan itu berdiri dia juga berdiri
" Aku k toilet dulu iyaa " ucap elvi dia enggan bertemu dengan Henry dan Henry mengetahui kalau dia juga sedang di setho, tanpa menunggu jawaban Aqila Elvi langsung pergi
" Elvi koh malah jalan belum juga kasih jawaban " ucap Aqila sedikit berteriak
Henry yang mendengar ada yang menyebut nama Elvi mengedarkan pandangannya dan dia melihat Aqila sahabatnya elvi
" Aqila kamu ke sini sama siapa " tanya Henry saat sudah depan meja Aqila
Aqila melihat Henry tapi di samping nya ada perempuan " ah sama Elvi tuan " ucap Aqila
Henry hanya bisa memejamkan mata nya pasti dia sudah melihatnya " terus mana Elvi" tanya Henry
" Dag tau tiba-tiba saja berdiri katanya Mau ke toilet sebentar aneh itu anak " ucap Aqila
Maaf sayang batin Henry
" Hen katanya ada kerjaan" ucap wanita itu dengan suara manjanya karena dia tidak suka melihat Henry mengobrol dengan Aqila kelihatanya mereka dekat
" Aku duluan iya jangan pulang terlalu sore " ucap Henry lalu berjalan ke luar dari restoran itu
Tidak berselang lama Elvi kembali dan langsung duduk di sana sudah ada pesanan mereka
Elvi tersenyum kecil " biasa panggilan alam " ucap elvi
Aqila ingin menceritakan tentang Henry tapi dia takut Elvi sakit hati ,padahal Elvi pergi karena dia melihat itu ,Aqila kurang peka,mereka maka sesekali mereka bercanda seperti biasa, tapi bunyi pesan di HP Eva menyelesaikan pembicaraan mereka,Elvi membukanya
Tuan ❤️
📥Aku akan jelaskan pulang nanti
📤 Terimakasih,tapi tidak perlu tuan
Setelah itu Elvi menyimpan kembali HP nya
Selesai mereka makan Aqila akan menemani Elvi belanja saat mereka masih asik berbelanja tiba tiba ada yang memanggil nya
" Elvi "
Elvi berbalik " eh Kaka Rio di sini ngapain " ucap elvi
__ADS_1
Rio menunjuk seorang perempuan mungkin ibunya tapi masih sangat muda " temanin kanjeng ratu " ucap Rio sambil tersenyum
" Anak durhaka di dengar tahu rasa nanti " ucap elvi
" Kamu belanja juga, waow lumayan juga belanja mu " Ucap Rio sambil mengacak rambut Elvi
Aqila menyenggol lengan Elvi , Elvi hanya bisa tersenyum melihat kode dari temannya itu
" Kak kenalin dulu ini teman aku Aqila " ucap elvi
"Ah Hay aku Rio temannya Elvi juga " mengajak Aqila bersalaman
" Aku Aqila " menyambut tangan Rio
" Iya sudah aku ke sana dulu iya takutnya nanti di marahin sama ratu by " ucap Rio sambil berjalan menjauh dari Elvi dan Aqila
Tanpa Elvi sadari dari apartemen sampai mall dia selalu di ikuti bodyguard sesuai perkataannya.
" Kayanya sudah semua, kita pulang iya aku sudah cape " keluh Aqila
" Iya iya ini sudah selesai koh" ucap elvi
Mereka berjalan ke arah kasir syukur tidak terlalu rame jadi tidak terlalu lama mengantri
Setelah selesai mereka menuju ke loby menunggu pesanan taxi online mereka ,karena mereka akan pulang ke tempat masing-masing
Taxi mereka datang dan mereka pergi meninggalkan pekarangan mall itu
Kini Elvi sudah sampai di apartemen dia sudah berada di unit nya dia membuka pintu tapi kenapa sudah ada Henry di sana, saat pulang dari mall tadi Henry langsung pulang ke apartemen bahkan Eva di suruh naik taxi online
Elvi tidak ambil pusing dia membawa belanjanya ke dapur.
" Sayang simpan dulu nanti saja di atur " ucap Henry tapi Elvi hanya diam dan melanjutkan kegiatannya
" Sayang nanti sebentar aku bantu simpan dulu " tetap sama Elvi tetap diam
Suara HP Henry berdering,Henry melihat itu no dari bodyguard yang mengikuti Elvi,lalu dia ke ruangan kerjaa nya untuk mendengarkan penjelasan dari bodyguard itu .
Elvi hanya tersenyum kecut,sekarang keinginannya sudah bulat saat Henry pindah k rumah utama dia akan ke luar dari apartemen ini dan kembali bekerja dan ketempat kka Nabilla ,biaya operasi ibu dia akan kembali kan sekalipun dia tau itu tidak sedikit.
Setelah Elvi selesai dia langsung masuk dalam kamarnya untuk membersihkan diri. Setelah selesai dia memakai pakaian rumahan dia membaringkan kan tubuh nya di tempat tidur , istirahat sebentar saja sebelum memulai untuk masak makan malam .
__ADS_1
Sedangkan Henry dalam ruangan nya menahan emosinya mendengar laporan dari bodyguard nya apa lagi mereka mengirim kan foto sebagai buktinya, dia hanya bisa mengepalkan tangannya menahan amarahnya.