CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
MASA KELAM YUNA


__ADS_3

Flashback on….


Saat mereka tinggal di jerman, orang tua yuna sangat sibuk dengan aktifitas bisnis yang sedang di jalankan oleh orang tuanya, sehingga yuna tak pernah mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya. Namun saat itu yuna menjadi wanita yang populer di sekolahnya. Banyak orang yang menyukai kecantikan dan kulit mulus yang ia miliki. Yuna terhanyut dengan tingkat populernya itu. ia semakin percaya diri kepada semua orang yang menggilai dirinya.


Saat ia masih SMA ia memiliki kekasih bernama james. Ia sangat mencintai pria itu. pergaulan yang bebas membuatnya memberikan apa saja kepada james saat mereka masih menjalin hubungan. Saat yuna sedang memiliki perasaan cinta yang besar kepada james, ia melihat james sedang bermesraan dengan siswi yang baru saja pindah kesekolah itu.


“james…, apa yang kau lakukan…??” teriak yuna kesal.


“apa..?? kenapa kau marah..??” ujar james santai dalam pelukan wanita itu.


“kau berselingkuh dan kau bertanya kenapa aku marah…??” teriak yuna lagi.


“hei…, aku bebas bergaul dengan wanita mana saja yang aku sukai…!! Jadi kau tak perlu mengatur hidupku…” ujar james.


“james…., aku memberikan apa saja yang kau mau…!! Bahkan kita sudah melakukan hal itu…” kata yuna.


“hal apa..?? tidur denganmu..?? itu hal biasa yang dilakukan oleh pria dan wanita..!! kenapa kau menjadi senaif ini sih..??” kata james.


Plllaaakkk…., yuna menampar wajah james.


“aku benci kau…, james…” ujar yuna.


“terserah…..” sahut james yang kemudian pergi dengan waniat selingkuhannya.


Banyak orang yang sedang berbisik membicarakan yuna dan juga james. Mereka sangat populer di sekolah. Semua orang tau kalau yuna dan james berpacaran. Yuna yang sedang patah hati mengurung diri dalam kamarnya. Tidak ada satupun orang yang memperhatikannya. Kedua orang tuanya yang jarang pulang tak pernah menemaninya saat dia dalam kondisi yang sedang galau.


Beberapa hari yuna melewati semuanya sendirian. Ia kembali beraktifitas di sekolahnya, namun saat itu banyak orang yang bergosip tentang dirinya dan bahkan membanding-bandingkan dirinya dengan wanita yang menjadi selingkuhan james. Wanita selingkuhan james memang terlihat cantik dan seketika menjadi populer setelah menjalin kasih dengan james.


Yuna kehilangan kepopulerannya di sekolah, banyak orang yang bahkan menatapnya dingin setelah ia putus dengan james. Yuna tak dapat menerima kepopulerannya direnggut oleh wanita yang menjadi selingkuhan james. Dengan banyak rencana akhirnya ia melakukan hal yang tak dapat terduga.


Suatu hari ia melihat wanita itu sedang berjalan sendirian di pinggir jalan. Yuna mendekati wanita itu dan memukulnya berkali-kali hingga babak belur. Aksi yuna terekam oleh kamera ponsel yang dimiliki oleh teman sekolah yuna. Dan setelah kejadian itu video itu tersebar luas di sekolah, bahkan yuna mendapat hukuman dari pihak sekolah.


Orang tua yuna sangat marah dan kecewa karena merasa dipermalukan oleh yuna.


“dasar anak bodoh…!! Kau mempermalukan aku…” ujar ayah pada yuna.


“aku hanya ingin membalas apa yang dia perbuat padaku.., ayah…” sahut yuna menangis.


“tetap saja kau mempermalukan aku…!!” teriak ayahnya.


“setelah ini aku tak ingin lagi mendengarmu membuat masalah…, aku sedang fokus menjalani bisnisku…, jadi kau jangan membuatku repot dengan masalah yang kau buat…” ujar ayah lagi pada yuna.


“yuna…, masuk kedalam kamarmu..dan jangan pernah keluar dari rumah kecuali pergi kesekolah…” perintah ibunya yang ikut memarahinya.


Yuna sangat sedih saat melihat orang tuanya yang memarahinya bukan membelanya. Yuna terpuruk dalam kesedihannya tampa ada orang yang mendukungnya. Hari-hari yang di lalui yuna semakin berat, ayahnya sibuk dengan urusan bisnis dan ibunya juga sibuk mendampingin ayahnya. Sementara yuna hanya menyendiri di dalam kamarnya setiap hari. Belum lagi ia mendapatkan bully dari teman-teman sekolahnya karena perbuatannya yang telah memukul wanita selingkuhan kekasihnya itu.


Suatu malam para pelayan mendengar yuna menangis setelah menghancurkan barang-barang yang ada di kamarnya. Tak lama menangis para pelayan mendengar yuna tertawa dengan kencang. Semua pelayan dirumah itu panik saat tau yuna tertawa bagaikan orang gila. Waktu itu orang tua yuna tidak berada dirumah, mereka pergi keluar negeri melakukan perjalanan bisnis hingga 3 bulan lamanya.


Setelah lama melakukan perjalanan bisnisnya, orang tua yuna kembali dan pelayan segera mengatakan apa yang terjadi pada yuna selama ini. mereka terkejut dan langsung menemui yuna di dalam kamarnya yang berantakan.


“yuna…, apa yang terjadi padamu…hah..??” teriak ayah.


Yuna hanya diam duduk di sudut ruangan.


“yuna…., katakan pada ibu kenapa kau menghancurkan isi kamarmu..??” tanya ibunya kesal.


Yuna masih tak bergeming.


“yuna……” bentak ayahnya.


Lalu yuna menyerang kedua orang tuanya dengan sebilah pecahan kaca yang menggores telapak tanganya. Kaca itu mengenai lengan ayahnya hingga lengan ayahnya robek. Yuna tertawa dan kemudian menangis di hadapan kedua orang tuanya.


Orang tua yuna merasakan ada yang salah dalam diri anaknya itu. dengan bantuan beberapa pelayan laki-laki, mereka membawa yuna kerumah sakit. yuna di rujuk ke dokter jiwa untuk mengecek kesehatan mentalnya, dan ternyata hal mengejutkan membuat orang tua yuna merasa sangat bersalah dengan sikap mereka selama ini. dokter mengatakan kalau yuna sedang mengalami gangguan jiwa yang sangat parah sehingga ia harus meminum obat secara rutin dan bahkan seumur hidupnya.

__ADS_1


Orang tua yuna merasa sangat khawatir dan malu dengan memiliki anak yang sedang mengalami gangguan jiwa. Mereka menyembunyikan yuna di salah satu ruangan agar orang luar tak tau kalau yuna memiliki penyakit gangguan jiwa. Setelah yuna kembali normal walaupun ia terus rutin meminum obatnya, ia kembali menjalani hari-harinya di sekolahnya hingga ia lulus kuliah.


Suatu hari ada salah seorang rekan kerja ayahnya yang tau kalau yuna mengalami gangguan jiwa dan kabar itu cepat sekali menyebar di kalangan rekan-rekan bisnisnya dan juga lingkungan pergaulan yuna sehingga membuat orang tua yuna memutuskan untuk kembali pindah ke Indonesia dan membuka bisnis baru mereka disini.


Flashback off…


Nova yang sedang mengambil cuti, beristirahat di apartemennya. Ia duduk di sofa dengan memegang remot tv di tanganya. Tak lama ia merasakan bosan yang sangat luar biasa.


“aku sangat bosan..,” gumam nova berjalan menuju kulkas dan membukanya.


“aahhh…., kulkasku hampir kosong..!! sebaiknya aku belanja…” gumamnya lagi.


Nova pun turun ke parkiran dan menaiki mobil mewahnya. Ia melajukan mobilnya untuk pergi ke supermarket membeli barang-barang kebutuhan hariannya. Saat itu dari selah-selah mobil yang terparkir di sana, ada seseorang yang memperhatikan nova.


Nova sudah berada di dalam salah satu supermarket untuk berbelanja. Dengan mendorong troli yang sudah terisi beberapa barang, nova berhenti di salah satu rak daging dan memilih-milih daging yang segar. Saat itu nova memilih daging yang terdapat banyak lemak, nova suka daging yang penuh lemak karena lebih kenyal menurutnya. Saat ia mengambil daging itu, tiba-tiba seorang pria berbicara padanya.


“kalau aku jadi kau.., aku tak akan memakan daging yang penuh dengan lemak itu..” kata riady yang kala itu juga sedang berbelanja dengan riana.


Nova menoleh dan mengernyitkan dahinya saat melihat si dokter kaku.


“ternyata si dokter kaku ini…” gumam nova.


“hei dokter…, aku suka makanan yang berlemak…, apa salahnya..?? enak tau….” Sahut nova.


“pantas saja kau sering mengalami sakit di lehermu…, selain saraf-sarafmu menegang kolesterolmu juga tinggi….” Ujar riady.


Nova menatap riadya dengan perasaan sedikit kesal.


“berhentilah makan makanan yang berlemak tinggi…., kalau kau tak ingin mati muda..” sambung riady lagi.


“hhuuuhh.., bawel banget nih si dokter..!! jika aku menjadi istrinya aku akan mati muda karena omelannya…” gumam nova dalam hatinya.


Kemudian riana menarik lengan baju nova.


“benarkah…??? Sepertinya kau memang benar…!! Aku harap kau tidak mewarisi sifat bawel dari ayahmu, sayang…” sahut nova mengelus kepala riana sambil menyindir riady.


“hei…, aku ini mengingatkan hanya sebagai dokter yang sedang menangani penyakitmu itu…” ujar riady.


Nova menanggapi riady dengan senyuman palsunya, karena ia tak ingin bertengkar dengan si dokter itu di depan riana.


“ck…, senyuman palsu…” ucap riady dalam hatinya.


“permisi ya dokter…..!! bye…gadis manis…” ucap nova seraya pergi menjauh dari riady.


“bye…, tante cantik….” sahut riana.


Nova pun pergi ke tempat lain untuk melanjutkan belanja.


“ayah…, tante itu cantik kak…??” kata riana.


“lalu…??” tanya riady.


“kenapa ayah tidak pergi berkencan dengannya…hihihihihi….” Sahut riana.


“hei…, tau apa kau tentang kencan..?? sok dewasa….” Ujar riady pada anaknya.


“hehehehe…., aku sering melihatnya di tv…” sahut riana.


“jangan terlalu banyak menonton tv…, ayah gak suka..” kata riady.


“tapi ayah suka sama tante itu..?” tanya riana membuat riady habis kata-kata.


“ck…, kau ini…jangan banyak bicara…! Cepat ambil susumu dan kita akan segera pulang..” kata riady.

__ADS_1


Setelah membeli banyak keperluan, nova melajukan mobilnya menuju ke apartemennya. Ia memarkirkan mobilnya dan turun membawa barang belanjaanya. Dengan menaiki lift ia pun tiba di depan pintu apartemennya. Ia meletakkan barangnya di lantai dan menekan beberapa digit angka untuk membuka pintu apartemennya.


Pintu terbuka dan ia pun melangkah masuk. Baru selangkah ia masuk tiba-tiba ia di dorong dengan sangat kuat yag membuatnya jatuh tersungkur di lantai. Nova menoleh dan melihat siapa yang mendorongnya.


“yuna….” Gumam nova.


Yuna menutup pintu apartemen itu dan menguncinya dengan cepat. Nova bangkit dan menatap kesal pada yuna.


“mau apa kau..??” teriak nova.


Tak menghiraukan perkataan nova, yuna menarik rambut nova dan menyeretnya masuk kedalam salah satu kamar yang ada di apartemen itu. tentunya nova melakukan perlawanan. Nova mendorong tubuh yuna sekuta tenaga. Yuna jatuh dan kemudian bangkit dan berbalik menyerang nova. Yuna memukul nova dengan lampu tidur tepat di kepalanya sehingga membuat nova pingsan seketika.


Beberapa saat kemudian, nova membuka matanya perlahan dengan sedikit meringis karena merasakan sakit pada kepalanya.


“aaahh…, sakit….” ucap nova ingin memegang kepalanya.


Namun saat akan memegang kepalanya, ia merasakan aneh pada dirinya. Cepat-cepat ia membuka matanya lebar-lebar dan melihat kalau kaki dan tanganya seudah terikat di antara sisi ranjang. Dengan posisi yang telentang di atas ranjang dan kaki juga tangan yang terikat membuat nova tak bisa bergerak.


“lepaskan aku…” teriak nova pada yuna yang duduk di sofa tepat di sampingnya.


Saat itu tampak yuna sedang memegang ponsel milik nova.


“apa yang kau lakukan.., hah..?? cepat lepaskan aku…” teriak nova lagi.


Lalu nova melihat ponselnya yang ada di tangan yuna.


“itu ponselku…” ujar nova.


“ck…., kau sangat berisik….” Ujar yuna mengambil sehelai kain dan melilitkan ke mulut nova. Kini nova tak dapat berbicara karena mulutnya di tutup oleh yuna, nova hanya bisa menjerit kecil. Tidak ada satupun orang yang dapa mendengarkan kegaduhan yang ada di dalam saat itu.


Yuna yang sedang memegang ponsel nova, mengirimkan pesan pada cherry yang sedang menemani risvan di kantornya. Risvan melihat cherry membaca pesan dari yang dikirim dari ponsel nova.


“cherry.., tolonglah aku..datanglah ke apartemenku…, kepalaku sangat sakit…” pesan yang dikirim oleh ponsel nova.


Cherry membacanya dengan mengernyitkan dahinya karena heran.


“eeehh…., kok tumben si nova suruh aku datang ke apartemennya…??” ucap cherry.


“ada apa..??” tanya risvan.


“si nova suruh aku datang ke apartemennya.., katanya ia sedang sakit kepala…” kata cherry.


“tumben banget dia seperti itu…, biasanya nova sangat mandiri…” sahut risvan ikutan bingung.


“eemmm…, ayo kita kesana…mungkin nova memang butuh bantuan.” Kata cherry.


“ayo….” Sahut risvan.


Kemudian risvan dan cherry pun pergi menuju ke apartemen nova. Saat tiba di depan apartemen itu, cherry baru teringat untuk membelikan beberapa buah untuk nova.


“sayang…, aku lupa…, nova kan sedang sakit…, lebih baik kau belikan buah untuknya…!!” kata cherry pada risvan.


“ya..baiklah..!! aku akan membeli buah untuknya..kau masuk saja duluan ke apartemen nova…” kata risvan.


“oke…” sahut cherry.


Cherry turun dari mobil dan risvan pergi membeli beberapa buah segar untuk nova. Cherry berjalan cepat dan menaiki lift menuju ke apartemen nova. Cherry pun memencet bel pintu apartemen nova.


Cherry berdiri di depan pintu sambil sesekali memencet bel pintu apartemen milik nova itu.


“kenapa dia lama sekali membuka pintunya…??” gumam cherry dalam hatinya.


Tanpa curiga sedikitpun cherry terus memencet tombol bel pintu apartemen nova.

__ADS_1


__ADS_2