CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
cerita malam


__ADS_3

setelah selesai makan malam mereka berkumpul di ruangan keluarga,sambil bertukar cerita tapi tidak dengan Elsa dia hanya bermain dengan baby Ray


" apa kau akan terus mentabotase anakku " Ucap Henry kesal


" maaf kamu siapa " tanya Alan sinis


" kamu yang siapa,buat sendiri jika mau " ucap Henry


" apa kamu lupa jika aku suaminya " ucap Alan


" cih suami ,aku Daddy nya " Ucap henry


" sudah sudah kenapa jadi ribut sih " ucap Daddy radit


" apa kalian tidak berencana honeymoon sekalipun terlambat ,nanti anak anak Daddy dan mommy yang jaga " ucap Daddy radit


" dad lihat kondisi Dong ,Aqila tidak lama lagi mau lahiran si kembar juga masih kecil ASI lagi " ucap jose


" aku sih mau saja kapan " tanya Jeje


" cih apa di kamar kamu tidak puas " cibir Alan


" mau suasana yang baru " ucap Jeje


" main di taman sana jika mau suasananya yang baru " ucap Jose


" terus kapan, kalau nanti Aqila lahir pasti ada lagi kendalanya entah Ana yang hamil atau Elsa " ucap Daddy radit


uhuk uhuk


" kamu kenapa " tanya Jose sambil memukul pelan belakang Alan


" ah tidak papa ,Daddy ngomong nya vulgar sekali " ucap alan


" apa nya yang vulgar ,Daddy cuma bilang hamil apa itu


vulgar " ucap Jeje


" iya karena my Queen mendengar nya dia belum ngerti yang begituan " ucap Alan sambil melihat Elsa yang dari tadi hanya diam dan bermain dengan baby Ray


"cih otakmu yang aneh " cibir Henry


" sudah sudah jangan bertengger kepala mommy mau pecah " ucap mommy ellena


" mommy ini lucu,kita kumpul begini bilang pusing tapi saat kita mau pindah di marahin" Ucap Jeje


" memang harus berdebat jika kumpul kaya gini " tanya mommy ellena


" harus " ucap mereka


" sudahkah mom ,biarkan saja " ucap Daddy radit


" Daddy itu selalu saja belain mereka ,apa Daddy tidak dengar yang mereka perdebatkan apa membuat mommy mual " ucap mommy ellena


" bagian mana yang membuat mommy mual,apa mommy mau juga honeymoon nya " Ucap Daddy radit tersenyum


" Daddy" pekik mommy ellena " astaga kenapa mereka semua mengambil sifat daddy nya yang otaknya tidak jauh dari 36 CC" Ucap mommy ellena membuat ke empat anaknya tertawa lepas ,sedangan Elvi dan aqila hanya tertawa kecil saja


" mommy tau dari mana kata kata itu " tanya Jeje di sela tawanya


" dari siapa lagi kalau bukan Daddy kalian " ucap mommy ellena


" jangan kira Daddy tidak gaul, Daddy juga tidak kalah dari kalian " ucap Daddy radit


" DADDY " teriak mommy ellena ,membuat si kembar kaget syukur mereka tidak sampai nangis


" mom ,my Queen kaget " ucap Alan


" salahkan Daddy mu, sudah tua bukannya sadar malah otaknya geser " ucap mommy ellena kesal


"apa yang yang geser mom, itu kebutuhan malahan mom sering minta tambah " ucap Daddy radit langsung berdiri dari duduknya sebelum mommy ellena marah dia lari ke arah anak-anak


"astaga ini orang tua " ucap mommy ellena sambil memijat kepalanya


" wah sepertinya kami akan punya adik lagi ,lan kamu siap punya adik " tanya jose

__ADS_1


" aku siap terus " ucap Alan tertawa kecil


" bikin sendiri Jika mau " ucap mommy ellena kesal


" saya minta adik mom ,bukan anak " ucap Alan masih tersenyum


" malam ini Daddy tidur. di luar " ucap mommy ellena


" yakin ,nanti kaya itu hari tau tau masuk dalam kamar tamu minta di jenguk " tawa mereka pecah , Sedangkan mommy ellena wajahnya sudah memerah malu apa lagi ada anak mantu dan Nany di ruangan itu


" sekalinya mommy nakal juga iya " ucap Henry


" my Queen nanti jangan seperti Oma iya ,harus jual mahal " ucap Alan sambil melirik mommy ellena


"bibi bibi " teriak mommy " ambilkan rotan ku " ucap mommy ellena saat pelayan sudah dekat


" akan saya pecat jika kamu mengambilnya " ancam henry membuat pelayan itu diam di tempat sambil melihat mommy ellena dan Henry yang masih bertatapan tajam


" sudah by jangan di ejek trus mommy " Ucap Elvi


" Daddy sayang bukan aku " ucap Henry


" tapi sama saja " ucap Elvi ,Daddy radit mendekati istrinya


" maaf iya ,cuma bercanda saja " mommy ellena masih memasang wajah kesal


"mau apa tas, pakaian ,atau apa " tanya Daddy radit


" mau tas keluaran terbaru " ucap mommy ellena malu malu


" akan aku belikan " ucap Daddy radit


" segitu saja " tanya Jeje, Daddy radit hanya tersenyum


" oh astaga,aku kira akan ada yang tidur di luar beneran " Ucap Jose


" hebat kan istrinya Daddy " ucap Daddy radit


" sangat " Ucap ke empat anaknya


" ayo kita istirahat ini sudah jamnya si kembar tidur Aqila dan Elvi juga " ucap Daddy radit


" sekalian ,two rounds kayanya lumayan " Ucap Daddy Radit ,membuat mereka kaget


" Daddy " pekik mommy ellena


" ayo ke kamar " ucap Daddy menggegam tangan istrinya


" apa kalian mengenal mereka " tanah Jose


" tidak " jawab mereka


"ayo sayang kamu harus istirahat " ucap Jose ,Aqila mengaguk lalu dia berdiri di bantu dengan Jose ,begitu juga yang lain mereka masuk di kamar mereka masing-masing


" darl " panggil Jeje


" iya bang " ucap Ana


" boleh " tanya Jeje


" maaf Ana lagi ada tamu " ucap Ana menunduk


" iya sudah tidak papa ,ayo kita tidur " Ucap Jeje


"maaf " ucap Ana


" tidak papa, kan nanti kalau sudah selesai aku bajak sampai puas " ucap jeje tersenyum lalu memeluk istrinya


" iya bang " Ucap Ana


sedangan di kamar Alan ,Elsa masih saja terdiam tapi dia tetap melakukan tugasnya seperti janjinya


dia menyiapkan piyama tidur Alan dan memberikan air minum pada Alan saat di ke luar dari walk in close


" tidur lah di sini " ucap alan

__ADS_1


" di sofa saja tuan " ucap Ana


" bukan nya Kita sudah sepakat " Ucap Alan,Elsa mendekati tempat tidur lalu duduk di samping Alan


" tidur lah " ucap Alan membantu Elsa baring dan memeluk nya dari belakang ,Elsa hanya memejamkan matanya


" maaf " ucap Alan sambil mencium leher belakang Elsa ,Elsa hanya mengangguk saja


Alan menyingkirkan rambut Elsa lalu mencium leher Elsa dan memberikan bekas


" Sa" panggil Alan


" boleh " Elsa diam ,tapi setelah itu mengaguk ,Alan tersenyum ,dia mulai memasukan tangan nya mencari buah ceri yang menurut nya sangat menggiurkan,Elsa memejamkan matanya kuat saat Alan bermain dengan buah ceri dan mulutnya bermain di belakang


" tu...an " Alan menaikan kain penutup tubuh Elsa sampai pinggang sehingga terpampang kue apem yang sangat kenyal ,Alan membuka kain terakhir lalu menaikan satu kakinya agar hutan belantara itu terbuka lalu tangan nya menyusuri ke bawah


hhhmmmmm


" jangan di tahan " ucap Alan ,Elsa hanya mengangguk saja , tangan Alan sudah bermain dengan baik posisi Elsa masih membelakangi Alan


aaahhhhh


Alan tersenyum lalu memperdalam jarinya membuat Elsa memekik hebat sambil memegang tangan Alan


" kenapa hm " Elsa hanya menggeleng saja


suara ***** Elsa membuat Alan gila sehingga dia mempercepat tangannya bahkan dia menambahkan jarinya aga dia mendapat kan pelepasan nya karena junior nya hanya mendengar suara Elsa membuatnya tegang ,Elsa meracau tidak jelas saat Alan bermain dengan kacang polong,hingga Elsa merasakan hal yang tidak biasa


" ke luarkan " ucap Alan saat meresakan tangannya di jepit paksa dalam sana


aaahhhhhh


badan elsa bergetar saat rasa itu datang membuat Alan tersenyum puas ,Alan bangun membuka semua kain yang ada di tubuh mereka ,lalu membangunkan Elsa untuk bersandar pada kepala sofa ,Alan melihat kue apem kenyal itu meremas kuat dan memukul nya


aaakkkk


Alan memposisikan kaki Elsa satu di atas tempat tidur ,lalu mulai mendorong senjatanya masuk dalam hutan secara pelan.


aaaarrrgghhhhh


saat semuanya sudah masuk ke dalam hutan, Alan masih berdiam dia merasakan sangat berbeda dengan yang lain ,yang ini sangat sempit sehingga membuat senjatanya sedikit perih tapi enak ,Alan mulai bergerak maju mundur memasuki hutan itu, suara Elsa terdengar sangat indah di telinga Alan , Alan menyukai posisi ini karena dia bisa mencapai titik terdalam nya


suara ****dan ****** dari mereka memenuhi kamar mereka badan mereka sudah keringat membuat Alan semakin semangat sambil memegang buah ceri


" a..aku suka milikmu sempit aaaarrrgghhhhh "


Alan terus bergerak hingga hampir dua jam , Alan mulai mempercepat gerakannya dia Merasa kan hutan Elsa mulai menggigit membuat senjatanya sesak


" bersama aahh" setelah 25 menit akhir mereka mendapatkan nya


aaaakkkkkhhhhh


aaaarrrgghhhhh


Alan menghentakkan kuat pinggang nya agar bisa mencapai ke dalam membuat Elsa meremas kepala tempat tidur ,Alan masih membiarkan di dalam hutan ,lalu dia mendudukan Elsa di pangkuannya sambil memeluk nya ,nafas mereka berdua masih ngos-ngosan sedangan di bawah masih menyatu


" kita bersihkan badan dulu " Elsa menggaguk lemah karena berdiri dua jam membuat kakinya lemah


Alan mengangkat Elsa masuk dalam kamar mandi , menurunkannya dalam bathup begitu juga dengan Alan dia masuk bergabung membuat Elsa semakin gugup ,tapi pada akhirnya yang di takut kan terjadi ,Elsa benar benar bingung dengan tenaga Alan


sedangkan di kamar yang lain tidak kalah hebat dari Alan dan Elsa


" sayang sudah iya " Aqila menggeleng


" aaaarrrgghhhhh "


Jose hanya bisa pasrah saat Aqila sudah menggila dan tidak mau Jose bermain, Jose hanya bisa meremas tempat tidur


"ni.. nikmat Aaaarrrgghhhhh " aqila semakin mempercepat gerakannya di atas Jose membuat senjata Jose siap untuk menyiram hutan itu hingga 5 menit kemudian


aaaarrrgghhhhh Aqila


geram panjang Jose saat Aqila berhasil membuatnya mendapatkan yang ke dua kalinya


" sayang kamu kenapa " tanya Jose ngos-ngosan ,karena dia merasa aneh dengan sikap istrinya

__ADS_1


" pengen saja kak ,aku juga tidak tau " ucap aqila ngos-ngosan


" ayo istirahat besok saja baru bersihkan badan kita " aqila mengaguk lalu masuk dalam pelukan Jose


__ADS_2