CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
meminta restu


__ADS_3

" terimakasih sudah mau datang ,papi dan mami sudah ada di dalam " ucap Davin menyambut kedatangan bos dan sahabatnya


" Apa yang kamu inginkan, jangan terlalu lama membuang waktuku " ucap Henry sambil berjalan ke arah ruangan VVIP, Jose membukakan pintu pada bosnya untuk masuk


Saat melihat siapa yang masuk orang tua Davin langsung berdiri


" Selamat datang tuan,maaf sudah menggangu waktu anda " cuap Papi feri sambil menunduk kan kepalanya di ikuti oleh mami viona


" Duduklah " ucap Henry ,lalu Jose menarik kursi untuk di duduki Henry lalu mereka semua duduk


"Makanlah setelah itu baru kita bicara " ucap Henry dingin seperti biasanya


" Baik tuan " ucap mereka serempak


Mereka makan dalam diam mami viona selalu melihat ke arah Davin dan Jose tapi mereka tetap fokus pada makanannya ,setelah selesai makan Henry melihat orang tua Davin


" Katakan " ucap Henry


" Maaf tuan, Davin akan menikah kurang lebih 2 bulan lagi " ucap papi feri,Henry masih diam membuat orang tua Davin bingung


" Lanjutkan " ucap Jose yang melihat kebingungan pada orang tua Davin ,sedangkan Davin sudah mulai was-was


" Iya maaf tuan , dia akan menikah dengan sekertaris anda tuan, kami meminta restu tuan untuk mereka " ucap papi feri


" Lakukan lah, majukan acara pernikahan mereka 2 Minggu lagi, tidak ada acara honeymoon karena aku tidak ingin membuat istri ku sedih ,Jose juga begitu " ucap Henry tegas, orang tua Davin langsung kaget 2 Minggu itu waktu yang sangat mampet ,sedangkan Davin sudah menelan ludahnya kasar takut orang tuanya akan membantah perkataan Henry


" Ba...baik tuan " ucap papi feri " apa tuan dan keluarga bisa datang di acara mereka " tanyanya lagi dengan keringat dingin


" Kami akan datang saat akad nikah saja ,jangan biarkan ada wartawan atau apa pun itu ,dan tutup mulut keluarga kalian jangan biarkan wajah istri ku jadi tontonan orang luar jika tidak ingin mereka mendapat kan akibatnya, saat resepsi aku akan datang bersama Jose " ucap Henry dingin dan tegas


" Baik tuan kami akan lakukan sesuai dengan keinginan anda" ucap papi feri


" Pakai lah hotel xx untuk acara resepsi nanti Jose mengaturnya di sana nanti pihak hotel yang atur kalian bisa bermalam di sana setelah acara resepsi, akad nikah lakukan di rumah saja dan hanya di hadiri pihak keluarga dekat saja jika kalian menginginkan kami datang " ucap Henry lalu dia berdiri dari duduk nya


" Terimakasih banyak tuan" ucap papi feri dan mami viona


" Tidak usah memikirkan keluarga Nabilla nanti mereka akan di jemput oleh suruhan kami,persiapkan saja untuk acara akad nya " ucap Henry


" Datang lah ke rumah utama bersama Nabilla besok malam,minta izin sama Daddy dan mommy jika kamu tidak ingin di buang ke planet mars ,ajak mami dan papi juga " ucap Henry sebelum meninggal kan ruangan itu


" Iyaa " jawab davin

__ADS_1


Setelah kepergian Henry dan Jose , papi dan mami bisa bernafas lega,Davin tertawa melihat papinya yang keringat dingin


" Papi kenapa " tanya Davin


" Diam lah papi hampir jantungan " ucap papi feri sambil menatap Davin


" Besok malam kita akan ke rumah utama, dengan Nabilla meminta izin sama tuan besar jika tidak bisa bisa kita di buang di planet mars" ucap Davin


" Baik lah mami akan membeli pakaian baru untuk ke rumah utama " ucap mami dengan tersenyum ,karena baginya ke rumah utama kebagian yang tidak ada nilainya


" Ck bahkan pakaian mami di lemari masih ada yang baru " cibir papi feri


" Sudah ,sudah debatnya ingat waktu kita cuma 2 Minggu apa mami sudah menyiapkan semuanya " tanya Davin


" Iya iya ayo kita pulang mami akan mulai menyiapkan semuanya " ucap mami viona lalu mereka ke luar dari ruangan itu,Davin kembali ke rumah sakit sedangkan papi dan mami mengurus keperluan pernikahan anaknya yang di majukan lebih awal .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Nabilla masuk ke ruangan ku " ucap Henry saat depan meja Nabilla , Nabilla berdiri lalu ikut masuk di dalam bersama Jose


" Ada yang bisa saya bantu tuan " Ucap Nabilla saat melihat bos dan asisten nya sudah duduk


" Duduklah " Nabila langsung duduk seperti ucapan Henry


Nabilla hanya bisa menunduk sambil meremas tangannya.


" Tidak usah di pikirkan, lakukan saja apa yang menurutmu ingin kamu lakukan beritahu orng tuamu nanti akan di jemput oleh pengawal,jangan biarkan mereka membuka mulut tentang istri ku atau Aqila apa lagi mengambil gambar kamu sudah tahu itu,undang keluarga dekat saja bila perlu keluarga dekatmu datang saat resepsi saja, saat akad biarkan orang tuamu saja " ucap Henry


" Maaf tuan apa bisa tidak usah melakukan resepsi " ucap Nabilla sambil melihat Henry sekilas lalu menunduk lagi


" Alasannya " ucap Henry


" Tidak suka saja tuan " ucap Nabilla lirih


" Berikan alasan yang bisa aku terima" ucap Henry tegas


" Saya tidak ingin di tahu oleh wanita masa lalu mas Davin tuan ,saya hanya ingin hidup dengan tenang bekerja dengan tenang seperti sebelum bertemu dengannya " ucap Nabilla,Jose menarik napasnya sudah dia dugaa


" Apa kamu pernah bertemu salah satu dari mereka " tanya Jose


" Tidak tuan asisten karena selama ini kami cuma di apartemen saja " ucap Nabilla

__ADS_1


" Ck apa dia tidak punya modal untuk pergi ke luar makanya harus dalam apartemen terus, menyebalkan " ucap Henry dia sudah bisa tahu apa yang mereka lakukan di apartemen


" Baiklah nanti aku bicara pada mereka saat makan malam nanti , siapkan dirimu untuk ke rumah utama, ke luar lah jika belum makan siang ,makanlah nanti Davin bisa datang mengamuk jika kamu sakit " ucap Henry


" Baik tuan, permisi " Nabilla langsung ke luar dari ruangan bosnya itu dengan perasaan tidak menentu


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"CK mereka ini apa tidak bosan selalu bersama " cibir Henry sambil menatap CCTV yang tersambung pada iPad nya.


" Lihat lah mereka sangat bahagia tanpa kita " ucap Henry membuang iPad nya samping duduknya ,Jose langsung mengambilnya


" Apa yang mereka bicarakan " tanya Jose,Henry hanya menaikan bahunya


" Pesankan kue yang di minta Elvi, nanti pulang kita akan mengambilnya " ucap Henry lalu berdiri dari duduknya untuk menyelesaikan pekerjaan nya


" Kembali lah ke ruangan mu " ucap Henry


" Baik " Jose langsung berdiri pergi dari ruangan herny, sedangkan Henry sudah mulai sibuk kembali pada berkas di depannya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sedangkan Aqila dan Elvi sedang bicara serius


" El " Elvi langsung melihat Aqila


" Gimana nanti saat kuliah aku koh takut iyaa " Ucap Aqila


" Takut kenapa " tanya Elvi


" Ehs kamu ini sebentar lagi kita kuliah lagi 2 Minggu Elvi , aku takut sama senior biasanya mereka galak " ucap Aqila


" Kebanyakan nonton tv sih ,kita akan masuk saat sudah mulai pembelajaran saja kita tidak akan ikut tentang kegiatan sebelum pembelajaran " ucap elvi


" Loh kenapa itu kan seru El, kita bisa berkenalan pada teman baru " ucap Aqila


" Kamu lihat aku sedang hamil Aqila, mas Henry bicara begitu katanya nanti pas masuk pelajaran saja baru kita ke sana, pihak kampus juga sudah tau tapi mereka akan pura pura tidak tahu tentang kita ,selama kita aman saja ,lagian ada pengawal yang adal di belakang kita sekalipun mereka menjaga dengan jarak yang aman " jelas Elvi ,Aqila langsung cemberut


" Nikmati saja ,kamu menerima Jose dalam hidupmu pasti kamu sudah siap hidup seperti ini bukan " ucap elvi sambil tertawa kecil ,Aqila hanya menggaguk saja


" Kita akan terbiasa nantinya bukan,jadi ayo kita bawah happy saja tanpa memikirkan yang lain,bahkan orang-orang nanti tidak akan tahu siapa kita " ucap Aqila dengan senyum di wajahnya

__ADS_1


" Itu sangat benar, kita memang memakai pengawal tapi mereka tidak akan menampilkan diri mereka seperti pengawal" ucap elvi ,Aqila langsung menatap bingung pada Elvi


" Mereka akan menyamar Aqila " ucap elvi sambil menekan kata-kata nya ,Aqila hanya ber O ria saja .


__ADS_2