CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
suami laknat


__ADS_3

sesampai nya di kantor Ray dan Reza langsung membuka tas mereka masing²


" Kaka, bikin kan tugas leza " Ray langsung mengambil buku paket nya yang selalu di bawah ke kantor


" Ade kerja kan yang ini ,nanti Kaka periksa " Reza mengaguk


" kamu tunggu di sini iya ,kakak mau cari buku dulu " Ray berdiri meninggalkan Reza yang mengerjakan soal


Reza sama dengan Ray sekalipun umur mereka masih kecil tapi kepintaran mereka tidak di ragukan lagi apa lagi dia selalu mengikuti Ray sehingga mau tidak mau Reza juga ikut


" anak papa ngapain hm " tanya Jose menatap anaknya menyelesaikan soal


" belajal papa ,Kaka ley yang kasih " Jose mengaguk


" nanti kalau butuh apa² ,bicara sama papa iya " Reza hanya mengaguk


" Kaka mu mana Reza " tanya Henry


" di luang buku Daddy " jawab Reza tanpa menatap Henry


"anak itu kebiasaan nya " cibir Henry


"kalian diam di sini iya ,di luar ada pengawal Daddy dan papa harus ke ruangan rapat ,ayah Alan sudah di sana " Reza hanya mengangguk


" cih " cibir Jose lalu ke luar dari ruangan itu bersama dengan Henry


" jaga mereka ,jika terjadi papa kepala kalian akan pisah dari tubuh kalian " ucap Jose menatap pengawal yang berdiri di pintu


" baik tuan Jose " ucap mereka


Henry dam Jose jalan menuju ruangan rapat di mana rapat yang selalu di lakukan tiap 3 bulan sekali untuk melihat cara kerja karyawan dan penaikan saham dan yang lainnya semuanya akan mereka bahas dalam rapat pertiga bulan mereka


sedangkan di rumah utama setelah istirahat beberapa jam Jeje bangun tapi sudah tidak mendapatkan Ana dalam pelukan nya


" mandi sana " ucap mommy ellena setelah melihat Jeje duduk dari tidur nya


" iya mom " ucap Jeje


" sayang papi mandi dulu iya setelah itu papi temani " ucap Jeje lalu pergi ke kamarnya untuk mandi


" kenapa kalian tidak masuk " tanya Jeje saat melihat ke ke empat istri saudara nya itu

__ADS_1


" anak² tidak bisa di ajak kak jadi kami masuk bergantian " ucap Aqila,Jeje hanya mengaguk saja lalu meninggalkan mereka


" mom, apa Ela belum bangun " tanya Ana


" belum sayang ,mungkin dia kekenyangan " ucap mommy ellena


" tapi sudah lama mom dia belum Asi " ucap Ana


" belum sayang ,kamu istirahat saja nanti mommy yang temani Ela " ucap mommy ellena


" tapi mom ...


" istirahat saja ,apa perlu suamimu yang menyuruhmu tidur " Ana langsung menutup matanya jika menunggu Jeje lain lagi urusan nya dan Ana tidak menginginkan itu


setelah menunggu beberapa saat Jeje kembali ke ruangan Ana setelah sarapan lebih tepatnya sarapan menjelang siang


" sudah makan " Jeje mengaguk lalu mendekati mommy ellena yang sedang menggendong Ela


" sayang papi " Jeje mencium pipi Elsa dan memainkan pipinya membuat baby Ela terbangun


" hai " sapa Jeje


" tidak papa mom " ucap Jeje


" hai sayang apa masih mengenali suara papi hm " Jeje mengajak anaknya berbicara sehingga tidak ada respon


" nanti kalau sudah besar,papi ajak ketemu nenek dan kakek iya terus papi bawah Ela ke mall " ucap Jeje


" apa Ana sudah lama tidur nya mom " tanya Jeje


" belum juga sih " ucap mommy ellena


" apa dokter sudah pulang " Mommy ellena mengaguk


" kata dokter sebentar Ana sebentar kalian sudah bisa kembali ke kamar " Jeje mengaguk saja


oek ....oek ....oek ....


jeje berdiri membangun kan istrinya


" darl ,Ela haus " ucap Jeje lembut sambil mengelus pipi Ana

__ADS_1


" bawa sini Abang " mommy ellena mendekati Ana lalu memberikan Ela pada Ana


" kamu belajar lha menggendong nya " Jeje mengaguk


" Jeje usaha kan mom ,karena Jeje masih takut takut lehernya jatuh " ucap Jeje


" makanya nanti belajar agar tidak jatuh ,d ucap mommy ellena


" iya mom " ucap Jeje


" sayang pelan² ,papi tidak minta hanya minta cicipi saja " ucap.jeje


PLak


" awas kamu macem-macem iya je , mommy akan mengusir mu untuk sementara " ucap mommy ellena


" ayolah mom ,bahkan sebelum ada Ela itu sudah menjadi milikku " ucap Jeje


" Abang ehs " pekik Ana


" kenapa sih darl ,masa di bawah di tutup di atas juga di tutup lalu aku dapat apa " tanya Jeje


" astaga Jeje ,itu tempat makanan anakmu kenapa tidak bisa mengalahkan " ucap mommy ellena


" opa nya orang kaya ,papinya juga orang kaya tidak akan kurang uang nya jika hanya minum susu sapi " ucap Jeje tanpa dosa


" mommy ke luar dulu nak, mommy sakit kepala jika terus berada di sini " ucap mommy ellena


" iya mom " ucap Ana


" Abang mulutnya tidak bisa apa di tahan sedikit " ucap Ana kesal


" tidak boleh karena aku bicara yang benar " Ana hanya mendengus kesal


" hanya 40 hari Abang baru kamu bisa pakai sepuasnya " ucap Ana kesal


" ayolah darl kamu tau aku seperti apa " ucap Jeje


" iya² nanti Ana bantu puas " Jeje tersenyum


" istri yang pintar " Ana hanya memutar bola matanya jengah

__ADS_1


__ADS_2