CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
kejutan ke dua


__ADS_3

setelah acara selesai para pria kembali ke kamar mereka masing²,Henry Jose dan Davin tanpa mereka sadari jika para istri nya sudah menyiapkan kejutan yang sudah beberapa hari mereka sembunyikan


sedangkan Raymond dan rif'at ada bersama mommy ellena di bantu ibu Elvi , Reza bersama dengan orang tua aqila sedang kan alister bersama orang tua Davin dan ibunya sendiri


Jeje dan Alan sudah menuju kamar mereka di mana di sana sudah ada istri mereka yang menunggu


saat membuka pintu kamar Henry Jose dan Davin langsung masuk dalam kamar tapi saat di dalam mereka tidak menemukan sosok yang mereka cari, tiba" dering pesan dari HP mereka mengalikan perhatian mereka


šŸ“„ rooftop


mereka ke luar dari kamar mereka masing²


" Lo Kalian mau ke mana " tanya Heny ,Davin dan Jose memperlihatkan HP nya


" kalian juga di suruh ke atas " tanya Davin ,Jose dan Henry mengaguk


" ada apa ,apa yang mereka sembunyikan " tanya Jose lagi


" lebih baik kita ke atas " ucap Henry


mereka melangkah dengan langkah lebar menuju rooftop


sampai di atas mereka bingung dan saling pandang karena di sana sangat gelap


tanpa mereka duga tiba² lampu sudah menyala, dan di sana ada tiga meja dan di sana juga para istri mereka sudah menunggu dengan duduk tenang di kursi


" ada apa , koh tumben " tanya Henry ,begitu juga Jose dan Davin


mereka sangat tau sifat istri mereka Masing² mereka sangat membenci hal yang seperti ini tapi entah lah apa yang sedang mereka siapkan


" apa kalian ingin diner keluarga tapi di sini tapi tidak ada Alan dan Jeje " ucap Davin sambil mengedar pandangannya


" iya bahkan hanya ada meja panjang dan enam kursi " timpa Jose


mereka masih berdiri di tempat ,belum mendekat ke arah mereka


" apa kalian akan tetap di situ " ucap Nabilla kesal


" maaf baby, tapi perasaan ku mendadak tidak enak " ucap Davin ,Nabilla memutar bola matanya


" sini Duduk dulu " ucap Elvi ,mereka saling pandang lalu mendekat ke arah meja masing²


" ada apa ,tumben sekali " tanya Jose menatap aqila yang hanya di balas senyuman


" kalian membuat kami takut " ucap Davin merekah hanya tersenyum


" duduklah kita makan dulu, pasti kalian belum makan " ucap Aqila


" tapi tidak ada racunnya kan sayang " tanya Jose

__ADS_1


" aku belum siap jadi janda, kalau sudah siap pasti aku akan membuatmu mati tanpa menyuruhmu " ucap Aqila kesal


" duduk lah " akhirnya mereka bertiga duduk sambil mengahap istri mereka masing²


Elvi,Aqila dan Nabilla langsung makan , sedangkan Henry Jose dan Davin saling pandang sebelum mereka juga ikut makan karena memang mereka belum makan sibuk menyalami undangan yang datang


setelah selesai makan Henry menatap Elvi


" cepat katakan sebelum aku membuatmu berteriak nikmat di sini " Elvi melotot kan matanya begitu juga Nabilla dan Aqila bahkan mereka menelan ludahnya paksa


" iya kayanya kita harus coba suasana bagus , seperti di sini cocok " timpal Davin membuat Nabilla menciut


" betul sekali nanti kita tinggal cari tempat yang aman " ucap Jose lagi


" apa kalian tidak bisa romantis sedikit " ucap Elvi kesal


" kita sudah usahakan juga membuat pesta kecil seperti ini ,tapi tidak di hargai " ucap Nabilla


" kami bukan tidak hargai tapi lihat lah ini sudah sangat larut tapi kalian mengulur waktu, bahkan anak kalian di titipkan pada orang tua " ucap Jose


mau tidak mau Elvi Aqila dan Nabilla memberikan kotak yang sejak tadi mereka simpan dengan perasaan kesal


" apa ini,apa kalian memberikan kami hadiah " tanya Jose


" buka saja tidak usah banyak tanya " ucap Aqila ketus


karena memang penasaran mereka segera membuka kado kecil itu


tescpek dan baju bayi serta boneka kelinci yang kecil



" bi....bisa di jelaskan " ucap Davin gugup bahkan tangannya kini sudah gemetar


" mas sudah bisa lihat ,jika alister akan menjadi seorang Kaka " ucap Nabilla


" sayang, jangan bercanda ini tidak lucu " ucap Henry


" apa aku terlibat bercanda by " ucap Elvi


" sayang ...


" bukannya kamu ingin Reza punya adik " tanya Aqila tersenyum


tanpa mereka duga para pria itu tidak tau malunya bahkan mencium bibir istri mereka masing² karena bahagia hingga mereka kehabisan nafas


" kenapa kalian pintar sekali menyembunyikan nya " ucap Davin sambil menghapus sisa Saliva di bibir istrinya begitu juga Henry dan Jose


" kalian benar² tidak tau malu dan tempat " bentak Elvi kesal

__ADS_1


" kami bahagia sayang " ucap henry tanpa rasa bersalah


" apa kalian hamil bersamaan " tanya Jose


" Kaka Nabilla pertama terus Elvi baru aku kami hanya selisih seminggu " ucap Aqila


" sayang apa kembar lagi " tanya Henry harap² cemas ,Elvi hanya tersenyum


" apa kamu hamil lagi kembar " tanya Jose tak percaya


" bibit mu benar² hen "ucap Davin


" berapa sayang " tanya Henry


" dua "ucap Aqila dan Nabilla


" APA " pekik mereka


" jika seperti ini aku akan giat membuatnya " Elvi memukul lengan Henry keras


" setelah ini sudah " ucap Elvi


" jika ada temannya Queen " ucap Henry santai


" berarti jika belum kau akan tetap membuat nya " Henry mengaguk


" kau gila dude ,apa kau ingin membuat tim bola " ucap Davin,Henry hanya tersenyum kuda


" ayo kita balik ke kamar ,aku ingin merayakan " ucap Jose


" bukannya kita sudah merayakan " tanya Aqila


" tidak sayang, ini lebih asik " ucap Jose tersenyum licik


" betul kita harus merayakan seperti hari ini hari yang sangat luar biasa, ulang tahun anakku ,serta hadiah Adik si kembar sepertinya akan panjang malam ini " ucap Henry tersenyum penuh arti sambil menatap istrinya


" iya seperti nya ide yang bagus ,apa lagi anak ² ada yang jaga " timpal Davin


hanya sekali tarik kini mereka sudah berada dalam gendongan suami mereka


" mas ingat aku lagi hamil muda " ucap Nabilla


' tenang baby aku dokter aku tau apa yang harus aku lakukan " ucap Davin


" jangan membuat mood kami jelek jika tidak ingin berakhir mengenaskan " ucap Henry tegas


" sepertinya cara Kaka Nabilla salah ' ucap Aqila cemberut


sendang kan suami mereka seolah tuli hanya mendengar kan saja umpatan kesal dari mulut mereka

__ADS_1


hingga mereka memasuki kamar mereka masing² .


__ADS_2