
" Elsa mana nak " tanya Daddy radit
" di kamar dad " ucap Alan
" koh dia kebanyakan di kamar coba lihat dulu dia juga belum makan " ucap Daddy radit, Alan mengaguk lalu pergi menuju kamarnya
Henry Jeje dan Davin hany menatap bingung
saat sampai di kamar Alan mencari Elsa tapi tidak ketemu dia membuka kamar mandi, Alan mematung di depan pintu saat melihat Elsa pingsan dalam kamar mandi
" Sa bangun Elsa "panggil Alan saat sudah di dekatnya dia mengakat tubuh Elsa dengan langkah besar menuju lantai satu
" dav tolong periksa Elsa " ucap alan saat sudah di dekat mereka ,mereka lngsung berdiri mendekati Alan
" apa yang terjadi nak " alan menggeleng
" panggil dokter Selly " ucap Daddy radit
alan membaringkan Elsa di atas tempat tidur lalu menggegam tangan Elsa khawatir
" tenang lah semua akan baik-baik saja " ucap Henry ,Alan hanya mengangguk saja
" maaf bisa ke luar dulu " ucap dokter Selly saat sudah di dalam
" dav temanin saya takut " Davin hanya mengangguk saja
dokter Selly mulai memeriksa keadaan Elsa ,dia mulai melakukan USG pada Elsa dokter Selly menatap Davin
" aku akan memasangkan nya ,dokter jelaskan saja pada dia saat Elsa sadar nanti kita tanya " ucap Davin ,dokter Selly mengaguk
"bulatan kecil yang ada di layar itu adalah calon anak anda,Usia kandungannya sudah 5 Minggu " ucap dokter Selly ,Alan hanya mengangguk saja
tidak berapa lama Elsa sudah mulai membuka matanya, setelah sadar sepenuhnya dia melihat Alan dan dokter lalu melihat tangannya sudah di infus
" maaf nona bisa ceritakan keluhan anda " Elsa langsung menelan ludahnya paksa hingga membuat dia sedikit gugup
" tidak papa katakan saja " ucap Davin yang merasa ada yang di sembunyikan Elsa
" Saya mual dan pusing bukan hanya di pagi hari,kadang melihat makanan pun kadang saya mual dan pusing, kadang juga keram " ucap Elsa lirih dokter Selly dan Davin hanya menghembuskan nafasnya kasar membuat Alan semakin takut
" kenapa dav " tanya Alan ,Davin hanya diam saja
" kemungkinan anda hiperemesis gravidarum Kondisi di mana morning sickness yang di rasakan ibu hamil terjadi sangat parah dan berlebihan ,sebaiknya nona menjaga kandungan anda agar tidak terlalu lelah dan stres agar tidak terjadi hal buruk nantinya Karena ini kehamilan pertama anda sekaligus beberapa keluhan sebaiknya anda berhati-hati dalam beraktivitas agar tidak berlebihan ,jangan lupa makan makanan yang bergizi sekalipun anda mual,karena janin memerlukan nutrisi untuk tumbuh kembang nya " ucap dokter Selly ,Elsa hanya mengangguk saja ,sedangkan Alan menatap Elsa dengan tatapan yang hanya dia yang tau
" apa kau sering seperti ini " Elsa mengaguk
" terus apa yang kamu lakukan " tanya Davin
" tidak ada ,karena sebelumnya saya belum tau " ucap Elsa
" selama kamu tau apa sudah pernah " Elsa menggaguk
" terus " tanya Davin
" tadi aku pergi periksa dan susah di jelaskan pada dokter " ucap elsa ,Alan menatap tidak percaya
" lalu keputusan mu " tanya Davin ,Elsa hanya diam
" iya sudah ,kamu istirahat dulu kami ke luar dulu " Elsa mengaguk ,lalu mereka meninggalkan Alan dan Elsa dalam ruangan itu
" kenapa kamu tidak pernah menceritakan padaku " tanya Alan
" aku tidak ingin mengganggu mu, aku masih bisa atasi sendiri " ucap Elsa
" Sa aku mohon ,demi dia " ucap Alan
" katakan apa yang ada di pikiran mu ,jangan memendam nya sendiri, aku tau sebagian nya berasal dari saya " ucap Alan lagi
__ADS_1
" jika nanti kamu melihat ku seperti tadi tidak usah membawa ku ke rumah sakit biarkan di rumah saja " ucap Elsa
" kenapa ,apa masih ada lagi yang kamu sembunyikan dari saya " tanya Alan lagi ,Elsa hanya diam , Alan menarik napasnya
" iya sudah istirahat dulu ,aku ke luar sebentar " ucap Alan lalu meninggalkan Elsa sendiri an di dalam
" dek temani Elsa dulu di dalam ,aku mau bicara sama Davin " ucap Alan saat sudah di depan pintu ,elvi langsung masuk dalam ruangan sedangkan orang yang berada di setho menatap Alan sendu karena sudah di ceritakan pada Davin
" dav kita ke belakang " Davin hanya mengangguk saja mengikuti Alan
" katakan dengan jelas " ucap Alan saat mereka sudah sampai di taman belakang
" Kamu sudah dengar tadi penjelasan dokter bukan ,jadi saya harap kondisinya lebih di perhatikan agar hal seperti ini Bisa diminimalisir walau hanya ada sedikit kemungkinan, pasti dia juga sudah meminum obat mual ,tapi dia tetap mengalami mual jika sudah seperti itu dia akan mengalami pusing yang hebat dan juga pingsan seperti tadi ,nanti dokter Selly akan sering datang ke sini memeriksa Elsa seminggu sekali ,kita akan memantau perkembangan Elsa dan calon anakmu semoga apa yang menjadi ketakutan kami tidak terjadi " ucap Davin , Alan memejamkan matanya
" Vin aku harus seperti apa " tanya Alan
" apa kamu siap aku mengatakan nya jika belum aku tidak akan mengatakan apa pun " Alan menatap Davin
" jika kabar buruk aku tidak ingin " ucap Alan ,Davin hanya mengangguk saja
" iya sudah ayo kita balik ,temani istri mu " Alan mengagguk saja lalu mereka masuk ke dalam rumah
" nak " panggil mommy ellena , Alan tersenyum
" semuanya akan baik baik saja, kita hanya perlu menjaga Elsa " ucap Alan tersenyum tapi tidak dengan hatinya apa lagi dia sempat menamparnya dan selalu bersikap dingin padanya
" iya nak " Daddy radit dan Henry menepuk punggung Alan , Alan hanya tersenyum saja
" aku masuk ke dalam dulu " mereka semua mengaguk
" suruh pelayan pindahkan kamar mereka ke bawah sekarang juga " titah Daddy radit
" dek, " Elvi melihat Alan
" biar Kaka saja yang jaga ,kamu istirahat saja kasian si kembar " ucap Alan
" kami balik iya soalnya sudah malam" ucap Davin
" kalian tidak menginap " tanya Alan
" Aqila sudah baik baik saja " Alan mengaguk
" kami balik iya Sa ,nanti kalau sudah habis infus nya nanti di buka Sama perawat " Elsa menggaguk
" makasih dok " Davin hanya tersenyum lalu ke luar dari ruangan itu kini hanya ada Alan dan Elsa
" maaf jika aku membuatmu seperti ini " ucap Alan
" aku baik baik saja "ucap Elsa
" katakan apa yang kamu inginkan " tanya Alan
" bisakah untuk sementara saja, sembilan bulan kamu melepaskan dulu dia demi janin yang aku kandung ,setelah itu kalian bisa kembali " ucap Elsa
" aku akan melakukan nya " ucap Alan
" terimakasih,maaf jika membuatmu harus memilih " ucap Elsa
" aku tau masih banyak yang kamu sembunyikan dari saya, tapi aku tidak akan memaksamu biarkan nanti saat kamu sudah siap cerita " ucap Alan,
"aku lelah,cape " ucap Elsa lirih untuk pertama kalinya dia mengeluh pada orang lain apa lagi itu Alan
" maaf maaf " ucap Alan dia berdiri menghapus air mata Elsa yang sudah membasahi pipinya
" maaf untuk semuanya ,maaf " ucap Alan lagi dia memeluk Elsa dengan erat sambil mengelus punggung Elsa
"aku ingin bahagia seperti yang lain " ucap Elsa lirih, Alan menenangkan Elsa tanpa membalas ucapan Elsa
__ADS_1
" kita balik ke kamar iya supaya kamu bisa istirahat dengan baik ,kamu juga belum makan kan " Elsa menggaguk
" iya sudah aku panggil dulu perawat membuka ini dan menyuruh pelayan menyiapkan makan mu " Elsa menggaguk,Elsa mencium kening Elsa ,saling mengucap kata maaf lalu di ke luar
" sus tolong lepas infusnya , bibi siapkan makanan sama susu Elsa iya bawah ke kamar saja " ucap alan
" baik tuan " Ucap mereka ,lalu melakukan tugas mereka
" untuk sementara kamar kalian pindah di bawah dulu iya nak ,kasian Elsa harus naik turun tangga,kalau di atas juga susah buat mommy pantau " ucap mommy ellena , Alan hanya mengangguk saja lalu masuk ke dalam
Jeje dan Henry menatap sendu pada saudara nya itu karena mereka tidak pernah melihat dia seperti itu ,Jose yang masih di kamar belum mengetahui papa karena dia menjaga istri dan anaknya sedangkan elvi sudah kembali ke kamar ,sedangan Ana harus menemani suaminya yang khawatir dengan adik iparnya itu
" bisa jalan atau mau di gendong " tanya Alan
" jalan saja mas " ucap Elsa , Alan tersenyum mendengar panggilan Elsa
" iya sudah ayo aku bantu " Elsa mengaguk
" langsung istirahat iya nak " ucap Daddy radit
" iya dad ,maaf Elsa sudah repotin semuanya " ucap Elsa ,mereka hanya tersenyum saja
" iya sudah ayo istirahat ,kamu Jeje kerjaan mu menempel terus Sama istri mu tapi tidak mau memberikan dia istirahat " ucap Henry
" aku khawatir sama mereka jadi aku menahan nya dulu " ucap Jeje
" sudah sana istirahat, dia itu hamil " ucap Daddy radit ,mereka pun kembali ke kamar masing-masing sedangkan dokter Selly dan perawat rencananya besok akan pulang karena semua baik baik saja tapi masih di tahan sama Daddy Radit
" aku suap iya " Elsa mengaguk saja, Alan pun menyuap Elsa ,baru beberapa sendok Elsa kembali mual Alan menemani istrinya .
" mas lemas " Alan mencuci mulut Elsa lalu mengakat tubuhnya ke luar dari kamar mandi
" masih mau makan " tanya Alan saat Elsa sudah duduk di pinggir tempat tidur
" mual " ucap elsa lirih
" minum susunya saja iya " Elsa menggaguk
" makan buah mau " Elsa mengaguk lagi
" maaf sudah repotin " ucap Elsa saat alan menyuap kan buah
" tidak papa ,ini sudah tugasku ,maaf jika selama ini aku belum menjadi suami yang baik buatmu dan ayah yang baik untuk dia " ucap Alan sendu
" sudah tidak papa ,semua butuh proses ,aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan " ucap Elsa
" maaf untuk semuanya "Elsa hanya mengangguk saja sambil memakan buah nya
" sudah " ucap Elsa
" dikit lagi kamu makan baru beberapa potong saja " ucap Alan lembut
" tidak kuat nanti mual lagi " Ucap Elsa , Alan hanya menghela napasnya
" iya sudah ayo istirahat,buahnya aku simpan di kulkas " Elsa menggaguk
" kalau butuh papa nanti bilang iya " Elsa menggaguk lalu membaringkan tubuhnya begitu juga dengan Alan
dia memeluk Elsa dan mengelus perut nya
" jangan membuat ibu sakit nak ,kasian ibumu jika harus di infus terus " ucap Alan lirih ,lalu dia mencium kening istrinya
" selamat malam " ucap Alan
" malam " ucap Elsa tersenyum
" terimakasih " ucap Elsa sebelum menutup matanya untuk memasuki alam mimpinya
__ADS_1