CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Perusahaan


__ADS_3

Kini mereka berkumpul di Ruangan tengah


" Apa yang ingin kamu katakan son " cuap daddy Radit


" Masukkan mereka di sekolah yang sama dengan Jose " ucapnya dengan tenang


" Lalu " tanya Daddy radit


"Jose harus ikut aku ke LA tahun depan " ucap Henry membuat Jose kaget


" Alasannya" ucap Daddy radit


" Dia akan berlatih membantu ku di perusahaan nanti , mereka yang akan menemani kalian sehingga kalian tidak kesepian nantinya " ucapnya sambil menatap Jeje dan alan


" Dan untuk kalian berdua ingat kata kata Ku tadi ,jangan perna membuat masahlah jika kalian tidak ingin di bunuh" ucapnya dengan tegas


" Ba...baik tuan " ucap mereka serempak


" Baiklah sesuai keinginan mu ,jo siapkan dirimu dengan baik


" Kaka tapi kan kita beda setahun " ucap Jose mana bisa dia bisa lulus sedangkan dia beda setahun


" Diam ,itu bukan urusan kita nanti Daddy yang urus " ucap Henry


" Baik lah" jawab nya dengan lesu


Mommy ellena dan Daddy radit sudah terbiasa melihat sikap Henry tapi mereka tau jika dia sangat menyayangi Jose sekalipun sikapnya kasar karena memang itu sudah pembawaannya dari daddy Radit dia selalu melatih anak-anak nya untuk tidak terlihat lemah karena mereka pemimpin


Dari situlah Jeje dan alan mulai membaik kehidupan mereka tapi mereka tetap ingat janjinya pada Henry ,dan mereka juga menjaga mommy ellena dan Daddy radit mereka selalu segan dengan mereka selalu patuh dengan aturan yang harus mereka jalani


Flashback off


" Mana yang harus aku kerjakan " tanya Jeje kini mereka sudah berada di kantor tempatnya di ruangan Henry


" Jo ambilkan berkasnya dan berikan pada mereka, dan buka lowongan kerja untuk sekertaris yang baru sebelum Nabilla menikah jadi dia memiliki waktu untuk mengajarinya ,jika sudah ada besok lusa langsung ada kan interview " ucap Henry

__ADS_1


" Baik tuan, Alan ikut aku untuk mengambil berkas " ucap Jose lalu ke luar dari ruangan itu di ikuti oleh Alan


" Tuan " panggil Jeje karena ini kantor jadi mereka berbicara formal


Hebm


" Apa menikah itu enak " tanya Jeje sambil menatap Henry


" Enak bisa bebas kapan saja menungging kuda ,pagi siang malam bahkan larut malam pun bisa jika aku mau " ucap Henry sambil tersenyum simpul


" saya serius tuan, saya melihat tuan dan asisten sangat berbeda saat menikah " ucap Jeje


" Menikah lah agar kamu bisa tau gimana rasanya, jangan terus bermain wanita Daddy sudah sering bicarakan jika salah satu dari kalian membuat malu siap atau tidak kalian akan di bunuh, Daddy tidak perna main main dengan ucapannya " ucap Henry


" Entah lah , aku seperti nya susah percaya dengan yang namanya wanita mereka hanya menyukai harta harta bahkan mereka rela tubuhnya di jamah oleh siapa saja demi uang " ucap Jeje


" Berubah lah , percaya atau tidak tapi kamu bisa belajar pada Davin ,kalian semua sama tapi lihat dia bisa menemukan orang yang jauh lebih baik ,yakin lah aku juga maupun Jose kita semua sama" ucap Henry ,Jeje hanya memejamkan matanya


" Kalian kerjakan dengan benar nanti aku periksa " ucap Henry saat melihat alan membawa berkas


Lalu mereka bekerja dalam diam tanpa ada yang bersuara


Tiba-tiba pintu terbuka mereka semua melihat ke arah pintu dengan senyum Bahagia dia langsung duduk di sofa


" Hen aku izin bawa Nabilla iya " ucap Davin sambil menatap Henry


" Untuk " tanya Henry


" Fitting baju " ucap Henry


" Lakukan itu saat makan siang nanti ,dia lagi banyak kerjaan " ucap Henry tanpa dosa


" Hen apa kamu tidak mengerti " tanya Davin dengan wajah lesu nya


" Kau akan menikah Davin , tahan sedikit apa susahnya lagi 2 Minggu bahkan sudah tidak cukup , Jeje bantu ledakan juniornya " ucap Henry

__ADS_1


" Yaaaakkk apa kau gila, aku masih normal " umpat Davin dengan kesal


" Berhenti lah bermain untuk dua Minggu ini atau aku akan membuat kamu tidak bisa bertemu dengannya, kasih dia waktu istirahat tidak lucu jika nanti kalian menikah mempelai wanitanya sakit karena kamu gempur terus , dia seharian kerja ,lalu kamu gempur saat pulang kerja " ucap Jose yang tiba-tiba masuk dalam ruangan Henry


" Cih padahal dia kemarin selama seminggu saja tidak ketemu seperti orang kesetanan sampai Sampai Aqila di bawah duet di hotel sebelum Pingitan " ucapan Davin membuat Jeje dan alan tertawa keras


" Serius mereka duet wah istrimu Luar biasa sekali " ucap Jeje


" Jangan pernah membayangkannya dengan pikiran kotormu sebelum aku kirim kamu ke kutub Utara " ucap Jose menatap Jeje


" Ke luar lah jangan ganggu mereka berdua ,kau Jose ngapain ke sini " ucap Henry


" Ah aku jadi lupa maaf tuan , untuk pendaftaran aku sudah lakukan , setelah jam istirahat kita ada meeting " ucap Jose


" Pendaftaran apa " tanya Davin


" Sekertaris untuk bantu Nabilla tidak mungkin dia sendirian " ucap Jose


" Cocok sekali , sepupuku lagi mencari pekerjaan bantu dia iyaa " ucap Davin


" Suruh saja dia mendaftar, jika dia masuk kategori kami akan memikirkan nya, maaf aku tidak bisa membantu " ucap Henry ,Davin mengaguk karena dia tau gimana ketatnya masuk dalam perusahaan RM Corp


" Sudah sana ke luar lah " ucap Henry


" Aku di sini saja menunggu jam makan siang ,aku cape pulang pergi " ucap Davin


" Terserah tapi jangan mengganggu mereka jika tidak ingin kamu ku buang di jendela sana " ucap Henry ,Davin mengaguk lalu membuka hp nya ,sedangkan jose kembali ke ruangannya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sedangkan elvi dan Aqila setelah selesai melakukan senam hamil mereka memilih masuk di kamar mereka masing-masing


Aqila sibuk mencari cara agar cepat hamil,sedangkan Elvi sibuk menonton tentang bayi dan kehamilan


Mereka asik dengan tontonan mereka Aqila sampai membaca beberapa artikel tentang kehamilan, masa subur , makanan yang harus di konsumsi , pola hidup yang harus di jalani , dan banyak hal lagi bahkan dia sampai mencari untuk pria juga

__ADS_1


Sedangkan Elvi melihat cara memakai popok , mengganti kannya ,memandikannya , tanda tanda kelahiran,perubahan janin sampai 9 bulan dia sangat menyukai nya Bahkan dia menontonnya sudah berulang kali , hanya cara melahirkan dia enggan untuk menonton nya karena takut nanti kebawah pikiran


__ADS_2