
" ayo makan dulu sayang " Elsa mengaguk mendekati Alan , Alan menepuk pahanya Elsa hanya mengikuti saja
" kau senang " Elsa mengaguk sedangkan tangan Alan melingkar di perut Elsa
" besok saja kita jalan² iya ,malam ini kita di sini saja " ucap Alan
" Aaa " Alan membuka mulutnya " iya mas aku juga masih cape " ucap Elsa ,Alan tersenyum
" apa masih perih " elsa mengaguk " sedikit tapi baik² aja koh " ucap Elsa
" berarti nanti bisa lanjut lagi setelah ini " Elsa hanya mengangguk saja ,tanpa Elsa duga tangan Alan sudah mulai dalam baju Elsa
" mas " Alan hanya tersenyum " aku hanya memegangnya nya sayang " ucap Alan
" jangan di remas " Ucap Elsa ,Alan hanya diam saja
" aaahhh " Alan tersenyum
" ayo kita selesaikan dengan cepat " ucap Alan tapi tangan nya masih berada di dada Elsa
"maka lepaskan dulu " ucap Elsa tapi tangan Alan tetap berada di dadanya
" buka mulutmu " Alan membuka mulutnya sambil memainkan dada Elsa ,Elsa memejamkan matanya apa lagi Alan bermain pada puncak dadanya ,Elsa menahan suaranya agar tidak kembali ke luar
Elsa menelan paksa makanan yang masuk dalam mulutnya dia ingin segera berakhir karena sudah tidak tahan
" sayang kau membangun kan nya " ucap Alan serak karena Elsa duduk di pangkuan nya dan dia selalu saja bergerak
"itu karena ulah mu " ucap Elsa ,Alan membuka paha Elsa agar sedikit terbuka apa lagi Elsa kini memaki dres selutut sehingga memudahkan Alan
" aaaahhh " desah Elsa saat tangan Alan sudah berada dalam sana bermain ke luar masuk
" kau sudah basah sayang " ucap Alan ,Elsa memegang ujung meja sambil memejamkan matanya
" a .... Alan " Alan berdiri sambil menggendong Elsa dan membawa Elsa di Medan pertempuran yang sesungguhnya nya ,bahkan mereka melupakan makanan yang belum setengahnya mereka makan
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" mom serius nanti mau honeymoon " tanya herny kini mereka sudah berada dalam kamar mereka
" apa daddy tidak ingin punya anak lagi " tanya Elvi
" bukan begitu mom, aku bahagia punya anak apa lagi itu dari kamu, aku hanya tidak ingin kamu terpaksa " ujar Henry
" aku tidak terpaksa dad, aku melakukan nya karena memang ingin hamil " ucap Elvi lembut
" lalu apa aku harus memakai pengaman atau gimana " tanya Henry
" Daddy mau nya gimana " tanya balik Elvi
" tidak perlu, sangat tidak nyaman jika memakai pengaman beda rasanya " ucap Henry
" maka lakukan lah tanpa pengaman " Henry tersenyum licik
__ADS_1
" stop " Henry menatap Elvi padahal dia sudah siap bermain di ranjang " Kenapa " tanya Henry
" ini tanggal berapa " Henry mengambil HP nya ,lalu menatap istrinya
" maaf Daddy " Henry hanya mendengus kesal " iya tidak papa mom ,tapi setelah ini jangan harap kamu bisa turun dari tempat tidur " Elvi hanya mengangguk saja
" mau aku bantu " Henry menggeleng " sebelum kamu melahirkan aku akan selalu memakai yang itu bukan bantuan lagi " ucap Henry lalu berjalan kearah kamar mandi untuk mandi air dingin
" sayang kamu ngapain " tanya Jeje saat melihat istrinya duduk di balkon
" Abang bisa minta sesuatu " Jeje menatap Ana lalu mengaguk
" ingin sate kambing kaya nya enak deh " Jeje menatap Ana
" kamu ngidam darl " tanya Jeje
" aku tidak tau ,tapi enak saja makan sambil duduk di sini " ucap Ana karena memang selama ini selalu Jeje yang merasakan nya
" baiklah ,kamu di rumah saja jangan membantah atau aku tidak akan membelikan nya " ucap Jeje tegas
" iya Abang ,hati² iya tidak usah balap " ucap Ana
CUP
" jangan ke luar dari kamar dengan pakaian ini dan jangan membuka pintu sebelum aku sampai" ujar Jeje sebelum ke luar kamar
" apa Jose sudah tidur " gumam Jeje ,lalu dia berjalan mendekati pintu kamar Jose
tok .....tok....
" **** siapa sih " ucap Jose kesal tapi dia terus bergerak
" sayang lihat dulu " ucap Aqila
" kita selesaikan ini dulu " Jose terus bergerak dengan cepat sehingga bunyi penyatuan mereka terdengar jelas
Aqila dan Jose menahan suara mereka agar tidak membangun kan Reza hingga akhirnya mereka menggeram panjang saat mereka sama² merasakan pelepasan
aaahhhhhkkkk
aaarrrggggghhhhhhh
Jose mengatur napas nya setelah itu dia mengambil celana nya di lantai dan berjalan menuju pintu
ceklek
Jeje menatap Jose dari atas sampai bawah ,keringatan rambut berantakan tidak memakai baju hanya celana boxer
" **** apa kau tidak tau ini jam berapa sialan " bentak Jose kesal
" cepat bersihkan dirimu ,aku tunggu di bawah " ucap Jeje lalu meninggalkan Jose yang masih berdiri di pintu
" bajingan kamu jeje " umpat Jose kesal
__ADS_1
" siapa sayang " tanya Aqila saat Jose sudah menutup kembali pintu kamar
" Jeje,ayo bersihkan diri dulu baru kamu istirahat ,aku harus menemui anak sialan itu " ucap Jose
" mau ke mana " tanya Aqila
" aku tidak tahu " ucap Jose
lalu mereka membersihkan diri dengan cepat karena nanti Reza bangun dan Jeje menunggu lama
sedangkan di ruangan tengah Jeje menunggu Jose yang masih dalam kamar
" **** dia membuat kepala ku sakit saja " gumam Jeje sambil memainkan HP nya
" jika bukan karena Ana meminta sate sialan itu aku tidak akan begini " gumam jeje lagi
" kau sedang apa " Jeje menatap Henry " kau Membuatku kaget " ucap Jeje
" lagian kamu bikin apa jam segini di sini apa Ana mengusir tidur di kamar " tanya Henry
" kau sendiri bikin apa di sini ,apa Elvi mengusir mu " ucap Jeje balik
" aku mengambil air minum bodoh " ucap Henry
" aku menunggu Jose, tapi dia lagi mandi habis menungging kuda " ucap Jeje
" kau melihat nya " Jeje menggeleng " aku masih waras " ucap jeje
" lalu kenapa wajahmu seperti itu " tanya henry
" dia membuka pintu saat baru mengunjungi lahannya " Henry tertawa kecil
" pergi lah ,aku malas melihat wajah jelek mu " ucap Jeje
" ada apa " tanya Jose yang baru datang
" rambutnya basah " ucap Henry tersenyum
" temani aku cari sate kambing Ana menginginkan itu " ucap jeje
" kamu mengganggu kesenangan ku hanya meminta aku menemanimu " Jeje menggaguk
" kau tau apa tadi yang aku lakukan bahkan aku bekerja dengan cepat bajingan " umpat Jose kesal
" selesai kan urusan kalian,Elvi sudah menunggu ku " Henry meninggalkan mereka
" ayo lah ,nanti setelah pulang kau mengunjunginya lagi " ucap Jeje sekenanya
" kau gila istriku sudah tidur " ucap Jose
" bermain saat dia tertidur itu lebih asik "ucap Jeje tersenyum
" aku tidak seperti mu " ucap jose ketus
__ADS_1
" cepat apa kau akan diam di situ " ucap Jose lagi ,Jeje langsung berjalan mendekati Jose
" maaf mengganggu mu " Jose hanya mengangguk