CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Di cuekin


__ADS_3

" Lo koh sendiri nak, Aqila mana " tanya mommy ellena saat melihat Jose hanya sendiri untuk makan malam


" Di kamar mom ,nanti sebentar Jose bawakan makannya" ucap Jose sambil mendudukkan bokongnya


"Suruh saja pelayan yang antar" ucap Daddy radit


" Tidak usah dad,dia juga lagi tidur nanti sebenar saja " ucap Jose


Jose merasa heran tumben Henry hanya diam biasanya dia yang paling suka mengejeknya


" Lo lagi sariawan hen " tanya Jose


" CK dag lihat apa aku lagi makan, aku kira kamu lupa waktu untuk makan, sekalinya masih mau isi tenaga juga" ucap Henry


" Harus lah,kan selesai ini ngeronda lagi " sambil tersenyum simpul


" Cih, udah tau rasanya dag mau berhenti kasih nafas anaknya orang " cibir Henry, Jose hanya tertawa kecil lalu dia melihat Elvi


" Dek kamu kenapa , apa makannya tidak enak " tanya Jose


" Ah tidak mas, enak koh " ucap elvi sambil tersenyum


" Makan yang benar " ucap Henry dingin


" Iya by" ucap elvi dia memaksa kan makanan itu untuk masuk


Daddy mommy dan Jose saling melirik ke arah Henry dan Elvi.


" Jangan di makan jika tidak suka, ganti saja " ucap Daddy radit yang melihat Elvi memaksakan makanannya


" Tidak dad ,ini sudah mau habis " Henry hanya meliriknya saja lalu dia kembali makan


Mereka kembali diam fokus pada makannya tapi tidak dengan mommy ellena pasti ada yang tidak beras pada anak anak mereka


apa karena tadi iya batin mommy ellena


" Mom makan, jangan banyak yang di pikirkan, bibi bikinkan susunya Elvi iya " ucap Daddy radit pelayan pun langsung membikinkan susu elvi


" Mba yang rasa coklat iya " ucap elvi nya


" Iya non " ucap pelayan


" Kenapa di ganti " tanya Mommy ellena


" Pengen yang rasa coklat mom" ucap Elvi dia sudah selesai makannya tinggal meminum vitamin dan susunya, setelah meminum vitaminnya dia membiarkan dulu setelah itu dia meminum susunya.


" Mom dad , Henry ke ruangan kerja dulu ada berkas yang harus Henry kerjakan " Daddy hanya mengangguk saja setelah itu Henry langsung pergi ke arah ruang kerjanya.


Elvi masih tetap diam sebisa mungkin dia terlihat baik baik saja


" Mom dad,Jose bawah dulu makanan nya Aqila iya " ucap Jose


" Iyaa sekalian bawakan sama minuman hangat nak " ucap mommy ellena


" Iya mom " ucap Jose lalu dia pergi mengantarkan makanan untuk istrinya


Di meja makan tinggal Elvi mommy dan Daddy mereka sama-sama diam tanpa ada yang membuka suara

__ADS_1


" Elvi balik ke kamar langsung istirahat ,Jangan memikirkan yang tidak penting " ucap Daddy radit


" Iya dad, Elvi ke kamar dulu iya dad mom, selamat malam " ucap elvi lalu kembali ke kamarnya


" Bibi antar kan minuman hangat ke kamar Jose iya " ucap mommy ellena lalu dia berdiri di ikuti juga Daddy radit.


Mereka bukan tidak mau membantu anak-anak nya tapi mereka hanya ingin mereka menyelesaikan masahlah nya sendiri jika memang nanti mereka harus membantu akan mereka bantu.


Sudah pukul 11 malam Henry belum kembali ke kamar ,Elvi tetap menunggunya duduk di sofa sambil melihat ke arah luar jendela 20 menit kemudian pintu kamar terbuka Elvi mengalihkan pandangannya pada pintu kamar ,Henry kaget kenapa istrinya belum tidur dilihatnya Jam sudah larut ,dia langsung masuk ke kamar mandi, Elvi berdiri ke ruangan walk in close untuk mengambilkan piyama tidur untuk suaminya


" By ini bajunya " ucap Elvi


Hebm


Setelah selesai memakai bajunya Henry ke luar dari ruangan itu dan mematikan lampu utama kamarnya


" Tidur lah ini sudah larut sudah lewat jam tidurmu" ucap Henry lalu ikut berbaring membekali Elvi , dia sebenarnya tidak tega ,tapi dia tidak ingin kekesalan nya dia lampiaskan pada Elvi .


" Iya by " ucap Elvi lalu dia menarik selimutnya menutupi tubuhnya sambil memeluk bantal guling


Elvi hanya tersenyum kecut melihat Henry membelakangi nya ini untuk pertama kalinya dia mengusap perutnya yang sudah membuncit


Malam ini tidurnya bareng mommy saja iya nak batin Elvi


Sebenarnya dia bingung kesalahan nya sebenarnya apa, apa karena tadi lalu harus kah dia di diamkan bahkan dia tidak melakukan apa pun, selama ini dia selalu mengikuti keinginan Henry bahkan sebelum mereka menikah tapi kenapa seolah-olah kesalahan nya sangat fatal ,Elvi hanya bisa menghela nafasnya panjang lalu di hembuskan dengan pelan


Diam memejamkan matanya sekalipun air matanya kembali ke luar tapi dia memaksanya .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Seperti biasanya Elvi akan bangun saat akan merasa mual tapi kali ini sebisa mungkin dia tidak membangun kan Henry sehingga dengan pelan dia turun dari tempat tidur sambil menahan perutnya


" Elvi bukan pintunya " ucap Henry sambil menggedor pintu kamar mandi lama menunggu Henry kembali menggedor pintunya


" ELVINA " teriak Henry, tidak berapa lama pintu kamar mandi di buka


" Kenapa harus di kunci ?? Hah " bentak Henry dia bahkan lupa kondisi istrinya yang tidak bisa mendengar suara teriakan tapi ini dia bahkan membentaknya , dia cuma khawatir Elvi kenapa Napa dalam kamar mandi tidak ada maksud lain


" Elvi tidak papa by,cuma muntah biasa saja " ucap Elvi memaksakan senyumnya


" Jangan membuat orang khawatir, tidak perlu harus mengunci kamar mandi " ucap Henry meninggikan suaranya sedikit


" Iya by maaf " ucap elvi lalu ke luar dari kamar mandi berjalan ke arah tempat tidur sebisa mungkin dia berjalan sekalipun dia benar-benar lemas.


Henry langsung ke luar dari kamar untuk membikinkan teh herbal untuk istrinya .


"Aku ingin sama ibu "gumam Elvi


Lalu dia membaringkan tubuhnya memejamkan matanya.


Henry masuk dalam kamar sambil membawa teh herbal bikinannya


" Bangun minum dulu teh nya ,setelah itu baru lanjut istirahat nya " ucap Henry sambil menyibakan selimut Elvi .


" Iya by terimakasih " Elvi bangun lalu meminum teh buatan Henry sampai habis. Lalu gelasnya di letakan di atas meja samping tempat tidur mereka


" Istirahat lah ini masih pagi " ucap Henry sambil menaikan selimut Elvi , sedangkan dia kembali ke luar kamar, Elvi berpikir Henry akan olahraga seperti biasanya

__ADS_1


Henry sudah selesai olahraga nya dia melihat istrinya masih tertidur dia membiarkan saja, lalu dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah selesai dia masuk dalam ruangan walk in close, dia mencari pakaian untuk kerja ,setelah selesai dia kembali melihat istri nya, dia ingin membangun kannya untuk sarapan tapi kasian karena masih tidur , akhirnya dia ke luar kamar tanpa ada nya Elvi


" Istrimu mana hen " tanya Daddy radit


" Masih tidur dad " ucap Henry


" Bi nanti antar makanan untuk istriku iya sama buah dan susunya " ucap Henry pada pelayan


" Baik tuan muda " ucap pelayan itu


Tidak lama Jose dan Aqila turun berdua Jose menggenggam tangan Aqila


" Rambutnya basah, segar amat " tanya Henry sambil tersenyum


" Tidak usah didengar sayang anggap saja angin lewat " ucap Jose, Henry hanya mencibik saja


" Cih, dah bisa jalan iya aqila " ucap Henry membuat Aqila tersendak minumannya Jose mengelus punggung istrinya


" Hen jangan membuat Aqila malu " ucap mommy ellena


" Astaga mom aku cuma bertanya , bahkan coba mom lihat, betapa ganasnya anakmu sehingga membuat leher istrinya seperti macan tutul " Henry menyeringai sambil melihat Jose ,sedangkan Aqila pengen tenggelam saja bahkan dia sudah menutupinya dengan rambutnya tapi masih bisa ketahuan


" Cepat makan lalu ke kantor " ucap Daddy radit ,Henry hanya tersenyum melihat Jose


" Sayang aku ke kantor dulu iya kamu lanjut istirahat saja " ucap Jose sambil mencium kening Aqila


" Iya kak,hati hati iyaa " jose hanya mengangguk saja lalu dia masuk dalam mobil di sana sudah ada Henry


" Kaya mau pergi sebulan saja pamitannya lama amat" ucap Henry


" Bodoh amat ,Elvi ke mana koh dia dag ikut sarapan " tanya Jose sambil menjalankan mobilnya


" Masih tidur lemas dia habis muntah, selesai minum teh kembali tidur" ucap Henry sambil melihat iPad di tangannya ,


Elvi bangun sudah tidak mendapatkan kan suaminya dia hanya melihat di atas meja sudah ada sarapan buah dan susu , dia memejamkan matanya sambil mengelus perutnya


" Kalian sudah lapar iya nak " gumam Elvi


Elvi berdiri berjalan ke arah meja untuk memakan sarapannya dia meminum susunya lalu memakan sarapannya sampai habis lalu dia meminum vitamin nya , sedangkan buahnya dia biarkan begitu saja karena masih kenyang ,dia berdiri untuk membersihkan diri.


20 menit dia sudah ke luar dengan pakaian lengkapnya lalu dia berjalan ke arah sofa sambil memegang hpnya , Elvi menghubungi suaminya tapi tidak ada jawaban dari Henry lalu dia mengirim pesan


Hubby ❀️


πŸ“€ Hati hati kerjanya by, jangan lupa makan siang iya


πŸ“€ maaf jika aku bukan istri yang baik buat mas Henry, akan aku usahakan merubah semuanya, seklai lagi aku minta maaf


Pesan yang dia krim belum di baca ,tapi setidaknya dia sudah mengirim pesan ,dia ingin menghubungi ibunya tapi dia takut ibunya akan tau jika dia sedang tidak baik-baik saja karena ibunya sangat peka terhadap itu.


Dia hanya duduk termenung sambil melihat di luaran sana


Elvi merasa dadanya sesak dari kemarin dia tahan akhirnya dia bisa mengeluarkan nya sekarang tanpa harus dia tahan lagi


anak mommy bantu mommy iya untuk tetap kuat batin Elvi sambil mengelus perutnya


sedangkan Henry yang menerima pesan dari istrinya cuma membacanya saja tanpa membalas nya

__ADS_1


" apa aku keterlaluan pada nya, bukankah kemarin dia sudah menjelaskan semuanya tapi kenapa aku masih saja kesal " gumam Henry dia merasa bersalah tidak seharusnya dia seperti ini bukan


__ADS_2