CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
pertemuan Elsa


__ADS_3

sedangan di rumah utama di buat kaget saat di beri tahu ada pihak butik yang mengantar pakaian wanita,mata mereka melotot melihat itu semua


" ini atas nama siapa yang pesan " tanya mommy ellena


" maaf nyonya besar, atas nama tuan muda Alan" kening mereka mengkerut


" apa kamu yakin " tanya Daddy radit


" iya tuan besar katanya di kirim di rumah utama " ucap pelayan butik


" baik lah " ucap Daddy radit


" kalau begitu kami permisi tuan nyonya nona " ucap pelayan lalu membukukan badannya ,lalu meninggalkan rumah besar itu


" apa Kaka Alan akan membuka toko pakaian wanita dan yang lainnya " tanya Aqila


" seperti nya dia mau buka butik di sini " ucap Elvi


" Daddy " panggil Mommy ellena


Daddy radit hanya tersenyum " mommy sedang " bisik Daddy radit ,mommy ellena mengaguk


" bibi atur semuanya di kamar Alan iya pakaian yang lama buang atau bakar jangan sampai Elsa menemukan lagi atur sesuai susunan nya seperti biasanya " ucap Daddy radit


" baik tuan " ucap pelayan lalu mereka memasukan pakaian yang di bawah dari butik tadi bahkan ada tas sepatu sendal dan yang lainnya


"apa semuanya sudah baik baik saja " tanya aqila


" semoga saja ,kamu kebiasaan di suruh duduk saja malah ikut berdiri baru kalau cape sandaran terus " ucap Elvi kesal


"iya iya maaf habis aku penasaran " ucap aqila


" sudah sudah ayo kita lihat si kembar " ucap mommy ellena


"iya mom " ucap mereka lalu pergi melihat si kembar yang di tinggal karena kedatangan pihak butik


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" tuan apa tidak papa aku masuk di sini " tanya Elsa


" memangnya kenapa ,sudah jangan cerewet " ucap Alan


" tapi tuan


" mau aku cium supaya tenang " Elsa menggeleng dengan cepat


"makannya diam " Elsa mengaguk saja


setelah menunggu lama akhirnya pesanan mereka datang datang juga


" makanlah " ucap Alan


"makasih tuan" Alan hanya mengaguk saja


sedangkan di kantor Henry Jose dan Jeje sedangan makan siang juga , Ana tidak ikut karena menemani Nabilla makan di meja mereka, Ana dan Nabilla juga di pesankan makanan


" apa dia pergi menemui Elsa " Jose langsung melemparkan hp nya di atas meja ,Henry dan Jeje melihat Alan dan Elsa di pantai


" apa ini jadi tempat favorit nya kenapa dia di sini lagi " tanya Jeje

__ADS_1


" mungkin bikin dia tenang, pihak butik tadi menelpon mengkonfirmasi jika mereka mengirim pakaian wanita ke masion atas nama Alan "ucap Jose


" kau yakin " tanya Jeje ,Jose mengaguk


" apa dia kerasukan setannya pantai itu " tanya Jeje lagi


" kau seharusnya senang bego ,apa mulutmu tidak capek harus berbicara dengannya tentang Elsa terus " ucap Henry


" aku senang tapi bingung " ucap Jeje


" cih habiskan saja makanan mu " ucap Jose


"aku mau lihat istri ku dulu apa dia juga makan " ucap Jeje ,Jose memukul punggungnya


" lihat dari sini saja ,sana " tunjuk Jose pada dinding kaca


" koh aku baru sadar , jika kaca ini bisa nembus berarti " Jeje menatap Henry dan Jose bergantian


"makan saja " ucap Henry


"**** pasti kalian melihatnya kan " Henry dan Jose menggeleng


" cih pintar sekali kalian berbohong" cibir Jeje ,Henry dan Jose malas menanggapi ucapan Jeje mereka lebih penting makan


saat selesai makan Alan dan Jeje ke luar dari restoran itu, saat Elsa akan memasuki mobilnya dia mendengar ada seseorang yang memanggil Alan membuat dia membatalkan niatnya untuk masuk ,sedangan Alan di buat bingung,wanita itu mendekati Alan lalu memeluknya ,Elsa mengerti jika wanita ini mungkin kekasih Alan selama ini ,akhirnya dia masuk dalam mobil meninggalkan Alan dan wanita itu berbicara


" Kaka koh dag ke apartemen " ucap wanita itu


"aku sibuk sayang " Ucap Alan lembut ,Elsa hanya bisa tersenyum karena memang kaca mobil Elsa terbuka sedikit sehingga dia bisa mendengar nya


" tapi aku kangen " ucap wanita itu manja


" teman Teman " ucap wanita itu sambil menunjuk temannya


" kakak ke sini sama siapa " tanya wanita itu ,Alan bingung mau jawab apa


" sama Elsa " ucap Alan


" pacar Kaka " Alan menggeleng


" iya sudah kamu makan siang dulu iya, aku mau pulang antar Elsa dulu di rumah " ucap Alan mencium kening wanita itu ,membuat Elsa semakin sakit ,mungkin karena sudah terbiasa atau tidak sadar Elsa hanya bisa melihat semuanya


setelah itu Alan masuk dalam mobil


" maaf " Ucap Alan saat sudah duduk di samping Elsa


" iya tidak papa tuan " Ucap Elsa tersenyum sekalipun hatinya sesak


" mau langsung pulang " Elsa menggaguk


Alan pun melajukan mobilnya menuju masion sepanjang perjalan yang ada hanya kesunyian dan rasa canggung


" Sa " panggil Alan saat melihat Elsa melihat ke arah luar jendela


" iya tuan " jawab Elsa, Alan hanya menggeleng saja


kemudian mereka kembali diam ,hingga mereka sampai di masion


" kamu masuk saja iya ,aku harus balik ke kantor " ucap Alan

__ADS_1


" iya tuan " ucap Elsa lalu turun dari mobil tidak ada kegiatan papa lagi


setelah Elsa turun, Alan langsung meninggalkan masion untuk kembali ke perusahaan ,Elsa masuk dalam rumah dengan perasaan yang hanya dia sendiri yang tau


" maaf tuan nyonya ,saya ke luar tidak meminta izin " ucap elsa saat sudah di dekat Daddy dan mommy


" Kaka dari mana " tanya Aqila


" hm hm dari pantai dek " ucap Elsa


" tapi pakaian kaka masih yang tadi" ucap Elvi


" hanya duduk saja dek ,tidak mandi " ucap Elsa


" Kaka ngapain coba cerita " ucap Aqila antusias


" La apa kadar kekepoan mu Sudah mulai muncul " aqila mengaguk cepat


" sudah sudah kenapa malah seperti wartawan,ayo kita istirahat kasian Nany nya si kembar " Ucap Daddy Radit


" iya dad ,Nany ayo " ucap Elvi sambil mendekati si kembar


" Elvi aku kaya mana " ucap Aqila


" ayo nanti sama sama dengan Kaka " ucap Elsa ,lalu membantu Aqila berdiri dari duduknya nya


" dad mom kami istirahat dulu iya " Ucap Elvi ,Daddy dan mommy hanya mengangguk saja


" mari tuan " ucap elsa lalu meninggalkan pasangan paru baya itu


" ayo mom kita juga harus istirahat " mommy ellena mengaguk lalu mereka juga ikut masuk dalam kamar mereka


Alan dibuat pusing ,baru juga mencoba kenapa malah bertemu dengan wanitanya ,dia memukul stir mobil dengan keras


" tenang Alan kamu pasti bisa lewati nya bukan , pelan pelan kata Jose " gumam Alan sambil menjalankan mobilnya menuju perusahaan


saat sampai di kantor dia melihat Nabilla dan Ana sekilas lalu masuk di ruangan nya


" kau sudah kembali " tanya Jeje saat melihat Alan masuk


" hebm "


" kenapa dengan wajah mu " tanya Jeje


" Elsa bertemu dengan nya tidak sengaja saat kami selesai makan siang " ucap Alan lirih sambil memejamkan matanya


"bukannya kamu tidak peduli akan itu " ucap Jeje mengkerut kan kening


" aku baru memulai tapi sudah di hadap kan dengan hal bodoh seperti ini " ucap alan menghembuskan nafas nya kasar


" sudah nanti baru kalian baru bicara baik baik " ucap Jeje


" iyaa " Ucap Alan


" iya sudah ayo kita lanjut kerjanya,biar pulang cepat " Alan hanya mengangguk saja


sedangan Elsa saat masuk dalam kamar tadi dia hanya duduk di balkon kamarnya sesekali dia hanya tersenyum kecut


" Kaka adik tidak lebih " gumam Elsa lirih

__ADS_1


__ADS_2