
Ketiga pasangan kini telah siap untuk pulang bahkan mereka sengaja untuk tidak berkerja, makanya mereka memutuskan untuk bermalam, sedangkan Aqila jangan di tanya dia sesuka hatinya untuk bekerja di cafe tempat sepupunya itu,Jose,Davin , Nabilla mereka tidak merasa terbebani karena bos mereka yang mengatakan libur untuk hari ini, setelah drama mual di pagi hari kini mereka bersiap untuk kembali
" Kaka Nabilla matanya kenapa sembab" tanya Aqila
" Tadi pagi kelilipan dek di masuki sesuatu ,jadi Kaka gosok jadi sembab kaya gini " ucap Nabilla
Henry dan Jose melihat Davin , dia hanya tersenyum pada sahabatnya itu.
" Ayo kita berangkat " ucap Henry mengalihkan pembicaraan
" Hen, nanti aku langsung pulang iyaa " ucap Davin,karena dia membawa mobil sendiri
" Baiklah,hati hati kabari kami jika sesuatu terjadi " ucap Henry
" Iya , terimakasih untuk semuanya " Davin tersenyum
Lalu mereka memasuki mobil masing-masing di ikuti pengawal di mobil belakang
" Baby apa kamu siap " tanya Davin
" Apa mereka bisa menerimaku " tanya Nabilla
" Tidak usah takut, semua akan baik-baik saja ok " ucap Davin sambil mengelus pipi Nabilla
Perjalanan mereka kini sudah memasuki kota dan Davin sudah memberi tahu orang tuanya jika dia akan membawa Nabilla nanti ke rumah jadi dia meminta orang tuanya untuk tidak ke luar rumah
Kini mobil davin sudah memasuki area perumahan elit dan itu semakin membuat Nabilla takut ,karena mungkin nanti orang tua Davin menolak nya,Davin yang mengerti ke khawatiran Nabilla ,dia menggenggam tangannya memberikan ketenangan
Ting Ting Ting
Pagar tinggi itu seketika terbuka saat Davin membunyikan klakson mobil nya, Nabila melotot kan matanya melihat bangunan yang di depannya itu
" Mas nanti saja iya " ucap Nabilla
" Tidak bisa baby, mami sama papi sudah menunggu kita, tidak usah takut ada aku ok " ucap Davin lalu dia ke luar dari mobilnya membukakan pintu pada Nabilla dan menyalurkan tangannya untuk Nabilla pegang
Mereka masuk saling berpegangan.
" Selamat datang tuan " ucap pelayan
" Bubar " titah Davin , seketika pelayan membubarkan diri ,mereka. Masuk langsung ke arah taman di sana sudah dua orang yang menunggu mereka
" Selamat siang Mami papi " ucap Davin lalu memeluk kedua orang tuanya
" Sia ....
Mami langsung menghentikan ucapan nya saat melihat di belakang Davin ada seseorang
" Dia siapa boy " ucap mami viona
Davin mengerti dia menuntun Nabila untuk duduk
" Hebm mami Papi kenalkan dia Nabilla kekasih Davin " ucap Davin, Nabilla menyalurkan tangannya pada orang tua Davin lalu mencium punggung tangan mereka
" Maaf om Tante sudah menggangu waktu anda " ucap Nabila sambil menunduk , tangannya keringat dingin dia benar-benar bingung di hadapkan dengan situasi seperti ini
" Apa kamu bekerja " tanya mami viona
" Iya Tante " ucap Nabilla
" Kerja di mana " tanya papi feri
" RM Corp om" ucap nabilla Daddy hanya menggaguk saja
" Orang tuamu kerja apa " tanya mami viona
__ADS_1
" Mi sudah jangan di tanya terus " selah Davin
" Maaf Tante , orang tua Nabilla hanya orang biasa mereka sekarang di kampung Nabilla memilik adik 2 orang yang k 2 laki laki dia tamat SMA tahun ini ,dan yang bungsu perempuan masih SMP " ucap Nabilla
"Sejak kapan kalian dekat " tanya mami viona ,Davin menghembuskan nafasnya kasar
"Ketemu nya sudah lama ,tapi untuk dekat baru sebulan Tante" ucap Nabilla
" Apa kamu serius dengan Davin "ucap papi feri
" Insyaallah serius om " ucap Nabilla
" Baiklah siapkan dirimu, beritahu keluargamu Minggu depan kami akan melamarmu, dan 2 bulan ke depannya kalian akan menikah " ucap papi feri tegas
" Mi Pi " Davin sudah tidak bisa melanjutkan kata-katanya,sedangkan Nabilla masih mencerna ucapan dari orang tua Davin
" Gimana " tanya papi feri
" Ah hmb maaf om , tapi Nabilla bukan orang yang seperti om atau Tante inginkan Nabilla hanya orang biasa " ucap Nabilla
" Davin sudah membawa mu ke sini saja kami sudah bersyukur, untuk kehidupan kami tidak melihat itu semua bagi kami semuanya sama hanya saja keadaanya saja yang membedakan kita,toh semuanya tidak ada artinya bukan " ucap papi feri
" Mami papi terimakasih" Davin langsung berdiri dan memeluk orang tuanya,lalu dia memeluk Nabilla tanpa malu dia mencium bibir Nabila dan dia mendapatkan hadiah sendal dari papinya
" Pi sakit " rengek Davin
" Apa kamu tidak punya malu, Nabilla pikirkan kembali untuk menikah dengannya soalnya papi tidak ingin malu " ucap papi feri
" Ck menyebalkan" kesal Davin
" jadi kamu tinggal sama siapa di sini " tanya mommy viona
" Di apartemen Tante " jawab Nabilla
" Mami papi ok, apartemen sendiri " tanya mami viona
" Bukankah apartemen itu mahal biaya sewanya nak " ucap mami viona
" Mami kepo bangat tau bikin malas saja ,dia sekertaris nya Henry mami, dia juga Kaka angkatnya istrinya Henry dan sebelumnya dia tinggal bersama istrinya Henry sebelum mereka menikah " ucap Davin jengah dengan tingkah mami dan papinya selalu menyerang Nabilla dengan pertanyaan
" Benarkah " mami menjeda ucapannya " kamu tinggal di sini saja iya soalnya mami kesepian jika sudah di tinggal sama mereka papi sibuk sama kantor ,Davin sama rumah sakit " ucap mami viona
" Dia juga kerja mi, hari ini saja izin syukur Henry izinin " ucap Davin
" Terserah pokoknya tinggal di sini , supaya mami ada temannya " kekeh mami viona
" Gini saja mi nanti tiap weekend Nabilla ke sini kan Minggu dia tidak kerja gimana ,bukannya Davin tidak ingin tapi nanti Davin kebablasan mami " ucap Davin
" Bahkan lebih bagus di rumah ini karena mami bisa lebih banyak waktu untuk pantau kamu biar tidak kebablasan " ucap mami viona
" Maaf mi, bukannya Nabilla menolak permintaan mami tapi untuk sekarang Nabilla tinggal saja di apartemen nanti Nabilla sering ke sini ,jika nanti sudah menikah Nabilla akan tetap tinggal di sini gman" ucap Nabilla
" Baik lah ,tapi janji iya nanti sering ke sini " ucap mami viona
" Ok sekarang Davin antar Nabilla dulu karena Davin akan ada jadwal operasi " Nabila langsung menatap Davin, tapi hanya di balas senyuman
" Kamu pergi saja nanti Nabilla di antar sama sopir " ucap papi
" Enak saja ,tidak boleh selain Davin tidak boleh ada yang mengantar nya termaksud papi ,awas kalau macem macem" ucap Davin lalu berdiri sambil menggenggam tangan Nabilla
" Mami papi Nabilla balik dulu iya" sambil mencium tangan orang tua Davin
" Kabari keluarga mu nak " ucap papi
" Iya Pi , Nabilla balik dulu mi Pi " ucap Nabilla
Lalu mereka ke luar dari rumah itu menuju mobil Davin
__ADS_1
" Kita mau k mana mas " tanya Nabilla
" Masuk dulu " Davin membuka pintu mobil lalu Nabilla masuk dalam lalu Davin berlari ke arah pintu sebelah nya lalu masuk dalam mobil
" Kita ke apartemen baby, melanjutkan yang kemarin " ucao Davin sambil menaikan turunkan alisnya
" Bukannya ada jadwal operasi " tanya Nabila
" Iya ada operasi sama kamu baby " ucap Davin sambil tersenyum
" Eh mesum, baru dapat restu juga " ucap Nabila
" Bikin duluan baby, maaf sekarang mas tidak akan pakai pengaman " ucap Davin tetap fokus kedepannya
" Terserah " ucap Nabilla,Davin tersenyum mendengar jawaban Nabilla
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" Dad mom, Jose mau bicara sesuatu " ucap Jose
Hebm
" Jose ingin menikahi Aqila secepatnya " ucap Jose tegas ,Daddy dan mommy menatap Jose
" Alasannya " ucap Daddy radit
" Kami sudah siap untuk menikah , Aqila juga sudah siap hidup bersama Jose " ucap Jose
"Iya dad mom , bahkan kata mas Henry mereka sering ka.....
" Sayang jangan merusak suasana, diam dulu ok ,Jose masih mau bicara sama Daddy dan mommy ,kamu makan saja buah mu nanti marahin Daddy , ngerti " Elvi mengaguk,Henry langsung melepaskan tangannya dari mulut Elvi
" Jelaskan " ucap Daddy radit
" Jose hanya tidak ingin ke lewatan batas dad mom" ucap Jose ,Daddy radit sudah mengerti
" Ok nanti malam kita ke rumah Aqila untuk membicarakannya" ucap daddy Radit
" Baik dad mom terimakasih " ucap Jose sambil memeluk orang tuanya itu
" Istrimu benar benar hen bikin jantungan " Henry hanya nyengir kuda
" Dad mom jadi nanti kalau mas Jose nikah sama Aqila mereka tinggal di sini kan " tanya Elvi di sela makannya
" Itu terserah mereka mau tinggal di mana Daddy memberi kan pilihan pada mereka " ucap Daddy radit
" Mas nanti tinggal di sini iya , kan nanti Aqila sama Elvi kuliahnya barengan ok janji
" Iya iya kami tinggal di sini " ucap Jose pasrah melawan pun percuma
"Mas yang pintar ,nanti kalau Elvi sudah lahiran Elvi bagi satu anak Elvi untuk mas Jose ,untuk mommy juga " ucap elvi
" Mana bisa begitu yank, Jose bisa bikin sendiri mommy juga nanti bikin sendiri " bantah Henry cepat
" Ah iya maaf mas tidak jadi bagi baginya " ucap Elvi
" CK aku juga bisa bikin nanti kembar Lima "ucap Jose,
" Memang nya Aqila kucing mas " ucap elvin
" Sudah sudah sakit kepalanya mommy dengar kalian ribut, kamu Jo kasih tau Aqila nanti malam kita ke sana" ucap mommy melerai
" Iya mom " ucap Jose
" Elvi istirahat kamu habis perjalan jauh, kalian juga" ucap daddy Radit sambil menunjuk anak anaknya
" Iya dad " ucap mereka bersamaan ,kini mereka memasuki kamar mereka masing masing untuk istirahat karena hari sudah siang
__ADS_1