
" itu leher habis di hisap sama vampir " celetuk Alan
semua yang di meja makan melihat ke arah Henry sedangkan Elvi dan Aqila hanya duduk makan
Henry tersenyum " iyaa hisapan nya sangat kuat makanya seperti ini " ucap Henry
" di tutup ,di tutup " ucap Jeje
" ini tanda kasih sayang , jadi biarkan seperti ini " ucap Henry acuh
cih
"Kaka alan, memang ada vampir iya " ucap Aqila polos
" iyaa ada, apa kamu juga di hisap sama vampir " ucap Alan
" hebm kayanya tidak kan Aqila masih hidup " ucap Aqila sedangkan Jose tersenyum dengan kepolosan istrinya
" itu Henry masih hidup biar sudah di hisap sama vampir " ucap Jeje menimpali
" by di hisap sama vampir mana coba Elvi lihat " ucap Elvi sambil berdiri
" duduk saja sayang ,tidak papa koh " ucap Henry sambil mendudukkan istrinya
" pantas tadi malam pulang telat , ternyata habis di hisap sama vampir , nanti kalau vampirnya datang lagi suruh dia buat hisap pengawal saja " Ucap Elvi membuat yang ada di meja makan tertawa kecil
" iya sayang ,sekarang makan dulu iya " ucap Henry mengakhiri pembahasan tentang vampir
"mas ke kantor dulu iyaa ,jaga baby dengan baik iya jangan suka lari lari dan istirahat di kamar jangan suka tidur di ruangan tengah " ucap Henry mencium kening istrinya
" Elvi suka adem by " ucap Elvi sambil mencium punggung tangan suaminya
" iya sudah tapi harus tetap di awasi iya " ucap Henry Elvi hanya mengaguk saja
" Kaka ke kantor dulu iya " ucap Jose berpamitan sama istrinya dan mencium kening dan bibirnya membuat Aqila membulatkan matanya sedangkan Jose hanya tersenyum
PLak
" nanti di kamar saja tidak usah di depan orang banyak " ucap Jeje setelah memukul bahu Jose
" sirik " ucap Jose lalu masuk dalam mobil bersama dengan Henry
" cih aku bahkan sering melakukan yang lebih " kesal Jeje
" jangan macem-macem sebelum Daddy potong " ucap Daddy radit
Jeje dan alan hanya tersenyum lalu mencium Daddy dan mommy setelah itu mengelus kepala adik mereka lalu mereka masuk dalam mobil yang berbeda
setalah kepergian Henry CS ke kantor ,mereka masuk dalam rumah sambil mengobrol
" Daddy Elvi ke taman belakang iya " ucap Elvi
" mau ngapain " tanya Daddy radit
" mau lihatin tukang kebun urus taman " ucap Elvi
" iya sudah kita ke taman sekarang " ucap Daddy radit
Elvi dan Aqila berjalan sambil merangkul lengan, dengan senyum Elvi berjalan layaknya anak kecil
" selamat pagi paman paman " ucap Elvi dan Aqila
"pagi nyonya muda " ucap mereka
sedangkan Daddy dan mommy hanya memperhatikan mereka dari kursi yang ada di taman itu ,Elvi dan Aqila mulai mengikuti pekerja taman membantu mereka
Daddy atau mommy tidak melarang karena jika melarang ibu hamil itu akan menangis jadi mereka hanya bisa mengawasi saja sambil membaca koran
" El apa kamu tidak lelah " tanya Aqila
__ADS_1
" tidak ini menyenangkan , apa kamu lelah " tanya balik Elvi
" tidak ,cuma aku takut saja karena kamu lagi hamil " ucap Aqila
" aku kan cuma hamil La bukan sakit ,tenang saja semua baik-baik saja " ucap Elvi
" baiklah tapi kalau kamu lelah istirahat iya " ucap Aqila ,Elvi mengaguk lalu mereka melanjutkan kerjaan sambil di jaga oleh pelayan yang di suruh Daddy radit
Elvi dan Aqila memetik banyak bunga untuk di simpan di dalam rumah
" mba bisa minta tolong bantuin pegang " tanya Elvi
" bisa nyonya muda " ucap pelayan
" makasih iya ,Elvi sam Aqila mau ngambil yang bagian sana " ucap Elvi sambil menunjuk bagian taman bunga
" iya nyonya muda " ucap pelayan itu
" apa menantu mu itu tidak lelah dari tadi main di taman ,jika suami mereka tau bisa bisa di pecat semua tukang kebun " ucap mommy ellena
" biarkan saja ,dari pada nanti Elvi menangis bisa tambah pusing kepala Daddy,yang penting kita selalu awasi mereka di sana juga ada pelayan yang membantu mereka " ucap Daddy radit
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" je kayaknya ada yang mengikuti mobil kita " Ucap Alan sambil melihat kaca spion di atas kepalanya
" biarkan saja ,jika itu membuatnya senang " ucap Jeje acuh ,lalu dia mengambil ponsel nya
" hebm"
" ada mobil yang mengikuti kita semenjak ke luar dari mansion tadi "
" iya biarkan saja "
lalu mematikan sambungan telepon nya
" cih syukur bos kalau tidak ingin rasanya aku buang ke tengah laut " ucap Jeje sambil meletakan HP nya di saku jas nya,akan hanya tertawa kecil
" iya " ucap Jose
Henry mengambil ponselnya
" hallo dad"
" kenapa "
" istriku mana "
" ambil Bunga,katakan "
" perketat penjagaan di setho jangan biarkan Elvi atau Aqila ke luar dari pintu utama, bilang sama penjaga jangan membiarkan siapapun masuk kecuali Daddy melihatnya dulu "
" apa ada Masahlah "
" mobil kami di ikuti semenjak ke luar dari masion "
" baiklah ,tetap tenang "
" iya "
lalu Henry mematikan sambungan teleponnya sedangkan Daddy mengumpat karena selalu saja seperti itu
" anak kurang ajar " umpat daddy Radit
" kenapa " tanya mommy
" itu ada yang mengikuti mereka semenjak ke luar dari masion, jadi Henry melarang istrinya atau Aqila untuk ke luar pintu utama" ucap Daddy radit, Mommy ellena hanya mengangguk saja karena menurutnya itu sudah biasanya baginya
" apa kata Daddy " tanya Jose
__ADS_1
" tidak bilang papa " ucap Henry acuh
tidak lama ponsel Jose berbunyi telepon dari pengawal
" katakan "
" ada mobil depan perusahan dari tadi "
" tetap awasi jangan sampai ketahuan, Nabilla sekarang di mana "
" 15 menit yang lalu dia sudah berada di perusahaan "
lalu Jose mematikan telepon nya
" ada yang mengintai depan perusahan " ucap Jose
" sudah ku duga ,dia tidak akan tetap diam biarkan saja jika dia sudah bertindak baru kita lakukan " ucap Henry sambil tersenyum
" iyaa " ucap Jose
kini mereka sudah sampai depan perusahan begitu juga dengan alan dan Jeje ,mereka ke luar dari mobil sambil membuang kunci mobil mereka pada pengawal untuk memarkir kan tempat nya
semua mata karyawan melotot melihat empat pria mereka berjalan layaknya seorang pangeran wajah yang tampan,kaya , tubuh yang atletis sempurna
Henry Jose Alan dan Jeje melewati mereka begitu saja ,sedangkan karyawan langsung menunduk kepalanya
" maaf tuan ,ada yang menunggu anda " ucap Nabilla saat melihat tuannya sudah dekat mereka
mereka berhenti tepat di depan meja Nabila sambil melihat tapi tidak dengan Jeje dia melihat ana yang sudah membuat pikirannya semalam untuk bersolo karir
" Nona Eva " ucap Nabilla
Henry mengaguk " suruh dia masuk " Ucap Henry
lalu masuk dalam ruangannya saat pintu sudah di buka oleh Jose , di ikuti Jeje dan alan
" tapi sebegitu menariknya hingga kamu tidak berkedip melihatnya " ucap Henry saat mereka sudah dalam ruangan. Jeje yang merasa tersinggung hanya diam saja
tok ..tok...tok...
Nabilla membuka pintu dan mempersilahkan Eva masuk
" maaf sudah menganggu waktu mu " ucap eva
" katakan apa tujuanmu ke sini " ucap Henry tanpa melihat Eva
" semua yang kamu lihat itu tidak sesuai dengan kenyataan " Ucap Eva
Henry langsung melihat Eva dan menatap nya dengan tajam
" apa kamu ke sini hanya untuk mengatakan itu jangan membuang-buang waktu ku,dan satu lagi itu bukan urusanku ,untuk apa aku harus peduli apa yang kamu lakukan ,jangan melewati batas mu, kamu bukan siapa-siapa ku ,kau hanya wanita yang rela melakukan apapun agar tujuannya tercapai bukan " skak Henry membuat mulut Eva bungkam seketika
" ke luar lah " ucap Henry ,Eva langsung pergi tapi dia melihat ke arah Jeje dan alan yang baru pertama kali melihatnya
tampan juga boleh lah batin Eva,lalu dia ke luar dari ruangan itu
" kau bisa memakainya nya jika kau mau ,dari tadi kau tidak berkedip melihat dadanya " ucap Henry sambil menatap alan
" ah kau tau ternyata " Ucap Alan menyengir kuda
" cih ,sudah sana balik kalian semua ke ruangan kalian aku mau kerja " ucap Henry lalu berdiri ke meja kerjanya
" maaf tuan jam 10 ada rapat ,setelah itu jam 3 kita harus terjun kelapangan dan lusa kita akan ke Malaysia melihat cabang perusahaan di sana " ucap Jose
" biar alan yang ke sana " ucap Henry
" baik tuan " ucap Jose lalu mereka ke luar dari ruangan Henry untuk melanjutkan kerjaan mereka
Henry memejamkan matanya memikirkan masahlah nya
__ADS_1
" apa aku terlalu lemah sehingga mereka tidak takut sedikit pun " gumam Henry
Henry memikirkan keselamatan Nabilla apa lagi dia akan menikah Minggu depan dia berpikir untuk membawa Nabilla tinggal di masion untuk sementara tapi dia harus berbicara dulu sama Davin ,jika nanti Nabilla balik ke apartemen pasti Jesicca akan curiga jika Nabilla bukan istrinya karena mereka tinggal terpisah lagian Nabilla akan di pingit bukan jadi untuk sementara Ana yang akan menggantikannya