
" aaaaahhhh honey " desah seorang wanita yang kini sedang menikmati bercintanya yang sangat luar biasa
" Apa kau suka honey " ucap sang pria sambil berpacu dengan cepat dan mengetakan dengan keras membuat wanita yang di bawah Kungkungan nya menjerit dengan nikmat
" Aaahhhh Arkan faster aakuu aaahhh " ucap Eva sambil meremas sprei di sampingnya
" Bersama honey , pimpin " ucap Arkan lalu membalikan tubuhnya yang kini Eva berada di atasnya
" Aaarrgghhhh kau nikmat honey " geram Arkan sambil memejamkan matanya merasakan permainan Eva yang sangat pro
Aaaahhhhh
Aaarrgghhhh" geram mereka berdua saat mereka sudah sampai pada pelepasan mereka ,Eva langsung jatuh dalam pelukan Arkan,Arkan membaringkan Eva di sampingnya lalu dia bangun membuka pelindung nya membuang nya ke tempat sampah dan masuk ke kamar mandi untuk membersih kan diri
" Henry sudah tau rencana mu " Ucap Arkan saat keluar dari kamar kamar mandi dan memakai bajunya
Eva langsung bangun dengan cepat melupakan rasa lelahnya yang habis bercinta hampir 1 jam dengan Arkan
" Kenapa bisa " tanya eva
" Dia bisa tahu semuanya apa pun itu, dan aku harap setelah ini kita tidak akan bertemu lagi karena aku tidak ingin perusahaan ku bermasalah karena mengikuti permainan bodohmh itu " ucap Arkan ketus dan melemparkan sejumlah uang pada Eva
" Itu bayaran untukmu karena telah melayaniku " ucap Arkan lalu pergi dari hadapan Eva dan ke luar dari kamar itu
" BAJINGAN KAU ARKAAAANNNNN" teriak Eva dia mengacak rambutnya dengan kasar
"Tunggu pembalasan Arkan dan kau Henry akan ku buat kau menyesal"gumam Eva
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Henry tersenyum mendengar laporan anak buahnya
" Kau salah Target jika ingin bermain denganku " gumam Henry ,tidak lama ponselnya berbunyi dia melihat istrinya yang menelpon
" Hallo sayang "
" By apa kamu sibuk "
" Lumayan ,kenapa sayang apa kamu butuh sesuatu
" Tidak by ,cuma kangen saja "
" Benarkah ,bukannya tadi kita baru berpisah "
" Entah lah by, tiba-tiba saja aku kangen "
" Apa mas pulang sekarang "
" Tidak usah by, begini saja sudah lebih bagus jangan di matikan iya "
" Iya sayang ,apa baby nya rewel yank "
" Tidak by,mereka anak anak yang baik mereka ngerti jika Daddy nya kerja"
"Ha ha ha benarkah apa yang kamu lakukan sekarang ,apa kamu sudah selesai senam nya "
" Iya sudah tadi tidak terlalu lama karena mommy tiba tiba jatuh, badannya encok " sambil tertawa kecil
" Tapi mommy tidak papakan sayang "
" Tidak by, mommy tadi langsung istirahat di kamarnya di bantu dengan Daddy "
__ADS_1
" Syukurlah ,apa buah nya sudah di makan "
" Ini sambil makan by"
"Makan yang banyak jika kurang bilang sama bi ASih iya "
" Iya By, tadi Elvi telepon ibu katanya rumahnya sudah 60 persen terus kata ibu hubby bikin sama kolamnya , terimakasih banyak iya by "
" Sama-sama sayang apa pun demi kalian "
Ah iya sudah by kerja dulu iyaa ,nanti aku telepon lagi i love you suamiku"
" Jangan lupa yang warna merah iya sayang ,i love you too my wife "
"Aku milikmu ,akan aku pakai yang merah "
Lalu Elvi mematikan sambungan telepon nya lalu dia berjalan ke arah walk in close mencari baju merah pesanan suaminya
Flashback on
" Hallo ibu gimana kabarnya Elvi kangen "
" Ibu juga kangen gimana kabarnya calon cucu ibu"
" Mereka sangat baik ibu ,bahkan detak jantung mereka sudah kedengaran ibu "
" Benar kah, syukur lah semoga mereka selalu sehat sampai nanti kamu lahiran
" Iya Bu, ibu kapan ke sini lagi Elvi pengen pulang ke situ tapi takut karena perut Elvi "
" Tidak usah ke sini nak , takutnya nanti kenapa-napa di jalan , ibu juga belum bisa jenguk kamu kan rumah baru sementara di bikin nak,ini sudah lumayan 60 persen bahkan suami mu membuat dengan kolamnya "
" Ah benarkah semoga bisa cepat jadi dan ibu bisa pindah ,apa mereka masih mengganggu ibu "
" Syukur lah Bu,ibu sehat-sehat iya nanti Elvi telepon lagi "
"Iya nak ,jaga kesehatan nya iya jangan suka Nakal iya "
" Iya Bu"
Lalu ibu mematikan sambungan telepon nya
Flashback off
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" Simpan saja dulu berkasnya ,ini sudah waktu nya makan siang " ucap Jeje
" Baik tuan " ucap ana lalu membereskan berkasnya
" Kamu makan di mana " tanya jeje
" Ana bawah bekal tuan " ucap ana ,Jeje hanya mengaguk saja ,lalu mereka ke luar dari ruangan bersama tapi ana tepat di belakang Alan dan Jeje
" Ayo na kita makan di kantin " ucap Nabilla saat melihat ana sudah di depan nya sedangkan Jeje dan alan sudah masuk dalam ruangan
"Ana bawah bekal mba ,kalau mba mau kita bisa makan bersama karena tadi ana bawahnya agak lebih " ucap ana
" Wah makanan gratis " ucap Nabilla sambil tertawa kecil,lalu ana membuka bekalnya dan makan dengan Nabilla
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1
" Apa susah mengajarinya " tanya Henry saat di sela makan mereka
" Tidak, dia cukup pintar " ucap Jeje
" Bagus lah,semoga saja dia bisa bekerja dengan benar " ucap Henry
" Pasti dengan benar " ucap Alan
" Kenapa kamu semangat sekali " tanya Jose
" Karena dia temanku" jawab alan
" Temanmu,sejak kapan " tanya Jose
" Sejak tadi saat dalam ruangan ,dia lebih cantik saat dilihat dari jarak 5 Senti " ucap Alan
Bugggg
" Makan yang benar jangan membual " ucap Jeje
" Kamu kenapa " tanya Jose
" Dia berisik aku tidak bisa konsentrasi makannya " ucap Jeje asal
" Sejak kapan " tanya Henry yang ikut bersuara
" Sejak bekerja dengan ana ,bahkan tadi dia dikit-dikit lihat ke ana begini " ucap Alan sambil mencontohkan sikap Jeje di ruangan tadi
" shut up " bentak Jeje pada Alan
" kayanya aku mencium bau sesuatu " ucap Jose
" Aku juga " ucap alan sedangkan Jeje mencibir saja
" Sudah makan dulu jangan berdebat, selagi mereka bekerja dengan benar biarkan saja yang penting jangan menungging kuda di kantor " ucap Henry
Telepon Jeje berbunyi di sela makan mereka
" Hbm"
" Di mana aku merindukan mu babe "
" Landon "
" Aku akan menyusulmu"
" Terserah"
" Aku akan memberikan servis terbaik, aku sudah kangen dengan juniormu"
"Hebm "
Lalu Jeje mematikan sambungan teleponnya
" Cih Landon " cibir alan
" Aku cuma tidak ingin Daddy membunuh ku,aku masih ingin menikmati dunia dengan bebas " ucap Jeje
" ******" tanya Henry, Jeje hanya mengangguk saja
" Bahkan kau di sini saja mereka masih mencari mu" Ucap Jose
__ADS_1
" Karena uang mereka mencari ku bukan karena perasaan yang lain , pelayanan dan uang tidak jauh dari mereka " ucap Jeje
" Yups benar 100 persen bahkan 1000 " ucap Alan