CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Nabilla Davin


__ADS_3

seperti perkataan Davin ,setelah suaminya ke kantor dia izin untuk masuk di kamar ,dia langsung masuk dalam kamar mandi ,di dalam kamar mandi Elsa menjadi gugup dan takut ,dengan hati hati dia melihat hasilnya , seketika air matanya mengalir deras,dengan cepat dia menelpon Davin


tutt...Tut....


"iya Sa


" dok aku sudah lihat hasilnya positif "


David dapat mendengar tangisan Elsa


" selamat iya, pasti alan akan bahagia "


" tapi dok bisa jangan memberi tahu mereka dulu ,aku Inging membuat kejutan untuknya "


" baik lah ,sekali lagi selamat iya "


" iya dok, terimakasih iya"


" iya "


setelah itu Elsa ke luar dari kamar mandi dengan senyuman di wajah nya,dia menyimpan tespek itu di laci meja ,nanti sebentar dia akan memikirkan cara untuk memberi tahu Alan


setelah itu di k luar dari kamarnya melihat yang lainnya


" mas Jeje masih belum ke luar " tanya Elsa saat sampai di ruangan tengah


" belum palingan siangan baru baikan " ucap Aqila


" Daddy dan mommy kemana " tanya Elsa


" ke luar ada yang di urus " ucap Elvi


" si kembar " tanya Elsa


" di kamar sama Nany " ucap Elvi


" jam berapa kamu periksa nya " tanya Elvi


" aku tidak tau ,tapi nanti ada Kaka Jose yang temani " ucap aqila


" apa kamu senang dek " tanya Elsa


" iya Kaka ,tidak lama lagi " ucap Aqila sambil tersenyum melihat perutnya


" apa yang kamu rasakan " tanya Elsa


" kadang cepat cape pegal pinggang sakit, susah tidur semuanya tidak ada yang enak " ucap aqila


" apa lagi Elvi dulu iya langsung tiga ,gimana dek " tanya Elsa


" jangan di tanya Kaka , jalan nya susah mau nunduk duduk berdiri semuanya harus di pegang,mau pake dalaman saja harus di bantu " ucap Elvi


" iya Aqila saja ini dag pakai b**** " ucap aqila


" kenapa " tanya Elsa


" nyeri kak " ucap Elvi ,Elsa menggaguk saja


" saat suami kalian tau kalian hamil gimana " tanya Elsa


" suamiku bingung kaget berubah jadi bodoh " Ucap Elvi tertawa kecil


" sama kak " ucap aqila


" mungkin mereka kaget antara percaya atau tidak ,kaya Ana tadi mas Jeje sampai berteriak pada dokter " Elvi dan Aqila mengagguk

__ADS_1


" kalau Kaka " tanya Aqila lirih


" doakan saja iya " Aqila dan Elvi mengaguk


sedangkan di kamar Jeje ,Ana di buat pusing dengan tingkah Jeje


" darl sini " ucap Jeje


" kenapa bang , aku ambilkan dulu makanan iya Abang belum sarapan Lo " ucap Ana


" aku mau sama kamu saja darl " Ucap Jeje manja,Ana mendekati Jeje


" duduk darl " Ana pun duduk di atas tempat tidur ,Jeje berbaring di paha Ana sambil mencium perut Ana


" hai anak papi , apa kamu sangat menyayangi mami mu sehingga membuat papi yang seperti ini ,tapi papi senang setidaknya mami mu baik baik saja " Ucap Jeje


Ana tersenyum sambil mengelus kepala Jeje


" makasih darl, untuk hadiahnya " ana menggangguk


"maaf iya Abang harus seperti ini " ucap Ana


" tidak papa aku senang koh " ucap Jeje lembut


" kamu makan yang banyak iya ,tidak usah mikirin yang lain aku baik baik saja, saat Elvi dan aqila dulu hamil mereka tidak bisa makan dengan benar karena mual " ucap Jeje


" iya Abang " Ucap Ana


" sehat sehat anak papi terimakasih sudah hadir " ucap Jeje sambil mencium perut Ana , Ana hanya mengusap kepala Jeje dengan lembut


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" baby mau tunggu di sini atau aku antar ke rumah " tanya Davin setelah mereka melakukan pemeriksaan


" cuma periksa pasien saja " Ucap Davin


" aku tunggu di sini saja " ucap Nabilla


" kamu istirahat di kamar iya , kalau mau makan papa buka saja kulkas ada buah di setho " ucap Davin ,Nabilla hanya mengangguk saja


" baby vitaminnya " ucap Davin sambil mendekatkan wajahnya dekat Nabilla ,Nabilla mencium bibir Devan dengan lembut


" sudah " ucap Nabilla , Davin mengacak rambut Nabilla lalu membersihkan sisa Saliva di mulut Nabilla


" aku kerja dulu iya ,kamu jangan ke mana mana ,kalau ada papa hubungi aku " Naya mengagguk ,Davin mencium kening istrinya lalu ke luar dari ruangan itu meninggal Nabilla


setelah kepergian Davin ,Nabilla langsung membuka kulkas yang ada di ruangan itu isinya hanya ada buah buahan dan minuman mineral saja


" apa dia bisa kenyang hanya makan ini " gumam Nabilla


lalu dia mengambil buah apel dan buah pir satu ,dan kembali duduk di sofa sambil membawa pengupas buah


sudah sejam Nabilla menunggu Davin ,tapi belum juga kembali akhirnya dia masuk ke dalam kamar yang ada di Ruangan itu untuk istirahat Bahkan dia sudah menghabiskan buah apel tiga dan pir dua , tapi yang di tunggu belum kembali


Davin masuk dalam ruangannya tidak melihat istrinya, dia hanya melihat tas nya berada di sofa,lalu dia masuk ke dalam kamarnya membuka pelan pintu kamarnya ternyata istrinya tertidur ,dia mendekati istrinya lalu mencium kening dan bibinya


" maaf sudah menunggu lama " Ucap Davin


" mas " ucap Nabilla dengan suara parau


" sudah lama tidur nya " tanya Davin


" lumayan ,mas lama ,jadi Nabilla ngantuk " ucap Nabilla


" maaf iya " Nabila mengaguk

__ADS_1


"tadi aku makan buah nya di kulkas " ucap Nabilla


" tidak papa baby " Ucap Davin ,lalu dia mencium bibir Nabilla dengan lembut ****** sedikit


" mas " panggil Nabilla dengan mata sayu


" kenapa hm " tanya Davin mengelus pipi Nabilla


" mau " ucap Nabilla


" sekarang " Nabilla mengaguk


" tapi baby ....


" pelan pelan " Davin mengaguk saja dan membuka jas dokternya


Davin***bibir Nabilla, sedangkan nabilla mengalungkan tangannya di leher Davin dan membalas ciumannya Nabilla tidak kalah buas


Nabilla melenguh saat tangan Davin sudah berada di buah ceri nya ,Davin bangun menatap Nabilla sambil tersenyum lalu dia meninggal kan kain yang menutup tubuh mereka


" mas pintu nya " tanya Nabilla


" Sudak aku kunci " ucap davin


Davin ****** Nabilla kembali Tangannya menahan tengkuknya ciumannya turun ke leher jenjang nabilla sehingga meninggalkan bekas


Davin menatap Nabilla dengan mata yang sayu


" Lakukan lah aku sudah tidak tahan " ucap Nabilla lembut sambil menatapnya,Davin hanya mengagguk


Davin sudah berada di depan pintu masuk hutan belantara dia membuka sedikit dan memasukkan lidahnya membuat Nabilla melenguh panjang


" da...Davin aaaahhhh "


" kenapa Baby "


Davin tersenyum melihat Nabilla dia mengisap biji polongnya menggunakan mulutnya membuat Nabilla berteriak hebat ,sambil meremas sprei tempat tidur kakinya di buka semkin lebar , Nabilla tidak Henti-hentinya menyebut nama Davin ,hingga dia membusungkan dadanya merasakan perasaan yang aneh


" mas aaaaahhhh "


Nabilla terkulai lemas karena ulah davin


" milikmu semakin nikmat Baby " ucap Davin


" siap " Nabilla hanya mengangguk saja


Davin membuka pintu hutan belantara itu dia menggesek sedikit demi sedikit agar tidak menyakiti Nabilla


davin Kemabli****** bibir Nabilla ,lalu mendorong bagian bawah hingga masuk sepenuhnya Nabilla melenguh di sela ciuman mereka


Davin mulai berjalan dengan pelan agar Nabilla dan calon anaknya tidak tersakiti tapi lama kelamaan dia semakin mempercepat gerakannya hingga menjadi nikmat suara ******dan ***** memenuhi ruangan kamar ruangan pribadi Davin ,Davin merasakan semakin nikmat hutan milik istrinya saat kehamilannya semakin membesar membuatnya semakin gila sehingga dia meracuni tidak jelas


"ma .... mas" Davin mempercepat gerakan


Aaaaaahhhhhhh


Davin menarik cepat senjatanya dari hutan belantara itu saat merasakan miliknya akan meledak


Aaaarrrgghhhhh


Nabilla tersenyum melihat perutnya menjadi sasaran kenakalan suaminya


" maaf baby " Nabilla hanya mengangguk saja


" ayo kita bersihkan badan dulu lalu kita kembali ke rumah ,nanti malam kita ke rumah utama " , Nabilla hanya mengangguk saja

__ADS_1


__ADS_2