CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Pertunangan dadakan ( bonus visual )


__ADS_3

Selesai makan siang Aqila kembali ke dalam kamar bercerita,sedangkan ibu membuat kue lebih tepatnya menyibukkan dirinya,mommy dan Daddy ke luar entah ke mana mungkin ada yang di urus.


Hingga sore menjelang Elvi dan Aqila masih di kamar sesekali Elvi ke luar hanya untuk mengambil minum saja.mobil Henry baru memasuki pekarangan rumah besar itu dia di sambut oleh pengawal dan pelayan yang sudah berjejer depan pintu


" Selamat datang tuan muda" sapa semuanya pada dua tuan muda mereka Henry dan Jose


Henry dan Jose masuk dalam rumah dengan melewati pengawal dan pelayan yang menyapa mereka tadi. Saat masuk Henry merasa sunyi dia memanggil pelayan yang kebetulan lewat,sedangkan Jose langsung menuju kamarnya karena dia merasa gerah


" Di mana istri ku " tanya Henry


" Di kamar tamu tuan muda dengan temannya " ucap pelayan, Henry berjalan ke arah kamar yang di tepati Elvi dan Aqila


Tok...tok...tok...


Pintu terbuka ternyata Elvi yang membuka nya dia langsung memeluk Henry saat tau yang mengetok pintu Henry,dia langsung menghirup aroma tubuh Henry yang sangat di kangenin


" Kenapa hm" tanah Henry sambil satu tangannya membalas pelukan Elvi


" Kangen " ucap elvi


Henry tersenyum" ayo mandi dulu ini sudah sore


keburu gelap " ucap Henry Elvi mengaguk lalu melihat Aqila yang sedang menatapnya


" Aku ke kamarku dulu iya kamu tunggu di sini,nanti aku antarin baju untuk gantian kamu mandi juga ,selesai dulu makan malam baru pulang" ucap elvi


" Aku pulang saja sekarang iya dag enak tau dari tadi di sini " ucap Aqila


" Tunggu sampai makan malam nanti di antar sopir " ucap Henry setelah itu dia pergi sambil memegang tangan Elvi sehingga Elvi juga ikut berjalan, Elvi melambaikan tangannya dan memberi kode untuk tetap tinggal,Aqila hanya menghembuskan nafasnya dia menutup pintu kamar dan mandi sesuai yang Elvi suruh tadi.


Kini makan malam telah tiba sahabat Daddy juga sudah datang , mommy menyuruh pelayan untuk memanggil anak anaknya dan yang lainnya


Tok...tok...tok ..


" Tuan muda makan malam sudah siap " ucap pelayan,setelah itu dia menuju kamar Jose


Tok ..tok...tok ..


Jose langsung membuka pintu kamarnya


" Kenapa bi" ucap Jose


" Makan malam sudah siap tuan muda di bawah sudah di tunggu sama nyonya " ucap pelayan Jose hanya ngangguk saja, setelah itu dia masuk kembali ke kamarnya mengambil HP nya


Saat ke luar kamar bertepatan juga sama Henry yang ke luar dari kamarnya sambil sesekali mengusap perut Elvi


" Selamat malam keponakan uncle" ucap jose sambil tersenyum


" Malam uncle tampan" ucap elvi menirukan suara anak anak


" Siapa yang kamu bilang tampan, jangan berani-berani mengagumi pria lain,akan ku habisi orangnya termaksud dia" omel Henry sambil menarik Elvi dalam pelukan nya


" Posesif, sudah turun nanti kita di marahin mommy " ucap Jose,Henry hanya mencibik saja


Saat sampai di bawah Henry dan Jose duluan ke meja makan sedangkan Elvi masih memanggil Aqila


" Kamu tahu dag aku seperti orang di pingit tahu seharian dalam kamar " ucap Aqila


" Iya iya maaf, kaya orang PMS dari tadi ngomel terus ,ayo kita makan malam dulu ru kamu pulang " ucap elvi lalu menarik tangannya ke ruangan makan


Sampai di ruangan makan Aqila belum sadar akan tatapan mata seseorang hingga suara yang paling dia kenal mengharuskan untuk mengakat kepalanya


" Aqila "


" Ayah ibu " pekik Aqila kaget melihat orang tuanya di sini lalu dia berjalan ke arah orang tuanya


" Ngapain di sini ayah ibu,astaga kebiasaan de Selalu ngikutin, Kaka kan tadi sudah bilang mau ikut Elvi koh malah nyusul sih ehs malu ayah sama mertua Elvi dan ibunya,ibu juga malah ikut astaga bukannya ayah tadi bilang mau ke rumah sahabat nya kenapa jadi nyasar ke sini sih " karena geram dengan Omelan Aqila ibu langsung memeluk pundak Aqila


PLak


Aqila meringis saat mendapatkan pukulan

__ADS_1


" Ini sahabat ayah Aqila makanya ayah di sini yang sopan tuh tuh dilihatin sama orang orang ,baru loh koh Elvi bisa di sini juga " Tanya Bram ayah Aqila


" Iya om Elvi di sini" ucap elvi


" Jangan bercanda masa ayah sahabatan sama mertuanya Elvi ,dag lucu ayah ayo kita pulang saja ,tuan nyonya semuanya Aqila minta maaf iyaa " ucap Aqila menundukan kepalanya


" Memang kenapa kalau ayahku sahabatan denganku apa tidak cocok" tanya Daddy radit


" Maaf tuan, ayah yang tidak cocok" ucap elvi seenaknya


PLak


" Sudah bikin malunya Aqila" ucap ayah setelah memukul belakang kepalanya Aqila


" Kebiasaan pukul kepala " ucap Aqila sambil mengusap kepalanya


" Dia anakmu Bram " ucap Daddy radit


" Iya dia anak ku satu satunya, tapi kenapa Elvi ada di sini apa dia yang calon istrinya Henry " tanya Bram


Daddy radit hanya ngagguk saja " ayo kita makan dulu baru lanjut lagi ceritanya " ucap Daddy radit


Aqila kembali ke tempat duduk nya,seperti biasa Elvi selalu makan dengan stroberi nya tapi dia di batasi oleh Daddy radit ,nanti selesai makan nasi baru bisa makan sepuasnya


Setelah selesai makan mereka duduk berkumpul di ruang keluarga yang lebih luas di temani sama kue bikinan ibu Elvi dan teh nya.


" Mba pintar iya bikin kuenya nanti ajarin iya " ucap mommy ellena.


Ibu tersenyum" makasih mba, nanti di ajarin sama Elvi mba dia juga bisa bikin kue " ucap ibu Susi


" Benarkah,baiklah nanti mommy akan belajar dengannya " ucap mommy


" Sekarang jelaskan Bram soalnya aku sendiri tidak tau dia anakmu " ucap Daddy radit


Ayah Aqila pun menjelaskan yang mana Aqila tidak mau memakai nama belakang nya,di mana dia lebih memilih untuk kerja.


" Dia itu sama kaya Elvi, kalau larang Elvi,iya Aqila yang batu,kalau aku larang Aqila iya Elvi yang batu makanya aku suruh saja pengawal untuk ikutin mereka sembunyi" ucap Bram


"Oh iya ini ibunya Elvi iya " tanya lisa ibunya Aqila


" Bahkan karena Elvi,Aqila bisa jadi waras sedikit Bu,panggil Lisa saja iya " ucap ibu Lisa ,ibu Susi hanya tersenyum


" Berarti jadikan yang kita bicarakan beberapa bulan yang lalu " ucap Daddy radit


" Yakin mumpung orangnya ada di sini " ucap ayah Bram


" Bicarakan apa Daddy " Tanya mommy ellena


" Jose mau Daddy nikahkan " ucap Daddy radit,Jose yang mendengar namanya langsung melihat Daddy nya


" APA !!!!" teriak Jose ,membuat Elvi kaget dan menangis


" Yaaaakkkk Jose Alexander Mateo " geram Henry


" Maaf maaf semua karena Daddy" ucap Jose duduk kembali


" Sayang sudah iya ,jose meneriaki Daddy bukan kamu ok " ucap Henry sambil mengusap punggung Elvi , Elvi hanya mengangguk saja sambil memakan stroberi nya


" Elvi kenapa" Tanya ayah Bram


" Bawaan hamil tidak bisa dengar suara teriakan dan suka makan stroberi dia akan diam jika sudah berhadapan dengan buah itu " ucap Daddy radit


" Daddy jangan bercanda dong, Jose nikah sama siapa " tanya Jose memasang wajah murung


" Sama Aqila " ucap Daddy radit


"APA!!!! " teriak Aqila,membuat Henry memejamkan matanya, Aqila yang menyadari kesalahannya langsung berjalan ke arah Elvi,mengusap lengannya


" Maaf maaf aku refleks " ucap Aqila


" Ayah jangan bercanda, mana bisa aku nikah sama tuan sekertaris " ucap Aqila

__ADS_1


"Maaf Aqila, karena itu sudah keputusan paman Radit, ayah meminjam uang sama dia dan jumlah nya sangat banyak " Kila ayah Bram agar Aqila tidak bisa melawannya


" Daddy " jose melihat Daddy radit , tapi Cuek saja


" Mom" sama hasilnya nihil


" Hen bantuin " memohon pada Henry


" Daddy biarkan mereka dekat dulu ,mereka belum kenal sebelumnya cuma sebatas nama saja " ucap Henry Jose dan Aqila mengaguk setuju


" Tidak ada penolakan ,kalian akan menikah di hari yang sama " ucap Daddy radit


Jose sudah berdiri tapi Henry sudah melotot tajam akhirnya dia kembali duduk


" Daddy mommy beri jos waktu iya 6 bulan saja untuk dekat dengan temannya Elvi,setelah itu terserah Daddy sama mommy " ucap Jose memohon


" Baiklah Daddy setuju" akhirnya Jose bisa bernapas lega sekarang setidaknya dia memiliki waktu bukan


" Ayah ibu,Kaka cicil saja utangnya iya ,Kaka punya uang hasil kerja tidak papa tidak jadi kuliah buat bayar utang saja "ucap Aqila


" Kaka bahkan kita menjual rumah mobil dan semua aset kita tidak akan bisa ,apa lagi kamu mencicilnya kapan lunasnya " ucap ibu pada Aqila


" Baiklah ,tapi Kaka tetap kuliah kan " ucap Aqila


" Tadi bilang nya dag mau kuliah tidak papa , sekarang mau kuliah , iya semua terserah sekertaris Jose saja " ucap ayah ,Aqila langsung melihat Jose meminta persetujuan ,Jose hanya bisa menghela nafasnya


" Baiklah karena sekarang Sudah setuju, Jose mana cincin nya "ucap mommy


" Cincin apa lagi mom" tanya Jose bingung


" Itu pengikat Aqila,cepat " mommy sambil mengadakan tangannya


" Mana ada cincin Jose mom, Jose kan dah di beri tahu" geram Jose pada mommy nya


" Kasih yang semalam saja nak Jose " ucap ibu Susi


" Tapi Bu itu kan ibu bilang untuk anakku nanti " ucap jose


" Tidak papa nak Jose,nanti juga kan tetap untuk anaknya nak jose kan" ucap ibu Susi, Jose pasrah dia membuka kalung yang ada di leher nya lalu mengeluarkan cincin yang di kasih ibunya Elvi


" Waow cincinnya cantik sekali mba " ucap mommy ellena dan ibu Lisa bersamaan saat melihat cincin yang berikan ibu Elvi ,Jose memberikan pada mommy dan langsung menyematkan di jari Aqila " di jaga baik-baik iya nak " ucap mommy Aqila


" Baik Tante " ucap Aqila


" Mommy " ucap mommy ellena,lalu mommy melihat Henry memberi kode ingin melihat hadiah yang dari mertuanya , tapi Henry pura pura tidak tahu,mommy langsung mencibik Henry


" Ok karena semua sudah selesai, ingat Jose Aqila status kalian tunangan , Daddy harap jangan sampai terjadi yang tidak di inginkan, saat pernikahan Henry nanti kami baru umumkan " ucap Daddy, Elvi tertawa melihat wajah Aqila dia bahagia karena Aqila akan selalu berada di sampingnya


" Kamu bahagia" Tanya Henry ,Elvi mengaguk saja


" Jangan " pekik Aqila ,semua orang melihat Aqila


" Kenapa " tanya ayah Bram


" Ayah kan tahu alasannya,Kaka tidak suka terlihat terlalu mencolok, karena nantinya yang berteman sama Kaka tidak ikhlas ayah banyak penjilat, Kaka sudah bersyukur Elvi mau bersahabat sama Kaka tanpa melihat siapa akunya " ucap Aqila ,di sini Jose tersenyum tenyata sekalipun Aqila anak orang kaya juga tapi dia tidak terlihat sombong


" kenapa menantuku semua tidak suka keramaian sih "ucap mommy ellena membuat orang tertawa kecil


" oh iya tadi Daddy dengar Aqila mau kuliah Elvi juga " Tanya Daddy ,Elvi langsung tertunduk dia takut Daddy radit tidak menyetujuinya


" kalian boleh kuliah tapi di kampus milik RM Corp " ucap Daddy ,Elvi refleks berdiri langsung memeluk Daddy radit


" makasih Daddy " ucap elvi ,ibu,mommy ellena dan Henry bahagia melihat Elvi bahagia


" iya sudah tapi ingat kamu lagi hamil,jika terjadi sesuatu ucapkan selamat tinggal pada kuliahmu ,tetap selalu bawah pengawal begitu juga dengan Aqila,Daddy tidak menerima bantahan atau penolakan " ucap Daddy radit tegas, Aqila hanya bisa pasrah sedangkan ayah dan ibu tersenyum.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Davin putra Jonathan


dokter muda direktur rumah sakit RM Corp

__ADS_1


dia juga sahabat dari Henry sekaligus dokter pribadi



__ADS_2