
seminggu sudah Davin selalu mengantar istrinya ikut senam hamil dan juga menjemputnya ,tapi dua hari belakangan ini Selalu ada yang mengikuti mobilnya seperti pagi ini bahkan Nabilla pun menyadari nya
" mas mobil itu dari kemarin ikutin kita " ucap Nabilla
" sudah tidak papa kamu tenang saja ini sudah masuk wilayah rumah Henry " ucap Davin menenangkan isterinya
benar saja saat mobil Davin sudah berada depan gerbang,mobil yang mengikuti mereka berhenti
" kamu lihat kan baby ,mereka berhenti bahkan mereka menjaga jarak agar kita tidak curiga " ucap Davin tersenyum sinis
mobil Davin masuk di kediaman Henry
" ayo baby kita sudah sampai ingat jangan berbicara apapun apa Elvi atau Aqila mereka orangnya sangat lemah " ucap Davin ,Nabilla hanya mengangguk lalu ikut ke luar dari mobil
" cih lihat lah siapa yang datang " cibir Jeje
" kalian menunggu iya, terimakasih " ucap Davin sambil menunduk kepalanya
" ayo baby kita sarapan Kasian kurcaci di perut mereka sudah menangis ingin makan " ucap Davin tersenyum
" mas " panggil Nabilla
" duduk nak jangan hiraukan mereka " ucap mommy ellena
" maaf nyonya " ucap Nabilla
" sudah biarkan saja ,kamu hanya siapkan obat penurun darah tinggi dan obat sakit kepala " ucap Daddy radit sambil menatap anaknya satu persatu
mereka kembali diam setelah di tatap oleh Daddy radit bagi mereka itu adalah tanda sinyal siaga satu sehingga mereka tidak berani berkata
" kakak" Jose melihat istrinya
" nanti pulang bawah kan kelinci putih iya " Jose menaikan alisnya sebelah
" yang sepasang perempuan dan laki-laki " ucap Aqila lagi ,Jose hanya mengangguk saja
" terimakasih suami terbaikku " ucap Aqila lalu mencium pipi suaminya ,jose hanya tersenyum saja
__ADS_1
" cih " Davin ,Henry,Jeje dan alan
" ah iya apa kalian buru buru ke kantor " Henry melihat Davin
" ada yang aku bicarakan " ucap Davin
" baiklah nanti ke ruangan kerja " Davin menggaguk saja
setelah selesai makan mereka ke ruangan kerja dengan Daddy radit juga
" kenapa,cepat jangan terus menggangu kami bekerja " ucap alan
" cih sabar, selama dua hari ini mobil kami selalu di ikuti dan Nabilla juga tau " ucap Davin
" apa kamu memiliki musuh " tanya Jeje
" tidak,kalian saja yang banyak musuh " ucap Davin sambil menatap orang didepan nya
" mungkin mantan kencan mu dulu " tanya Daddy radit
" kalau itu Davin juga kurang tau dad " ucap Davin karena memang selama dekat Nabilla dia sudah tidak bermain lagi dengan yang lain
" apa kamu pernah melihatku takut , aku cuma khawatir sama Nabilla apa lagi dia hamil ,jika aku sendiri dari kemarin aku membunuh mereka " ucap Davin sambil menatap Jose
" apa mereka mengikuti mu sampai rumah sakit " tanya Daddy radit
" tidak, bahkan aku melihat mobilnya hanya saat ke sini saja dan pulang dari sini " ucap Davin
" berarti targetnya memang di sini atau istrimu bukan kamu " ucap Daddy radit
" kenapa bisa begitu " tanya Davin
" karena jika targetnya kamu selama kamu ke rumah sakit atau keluyuran di luar sana pasti mereka akan selalu mengikuti mu dan membunuhmu " ucap Jeje
" makanya mainnya yang jauh jangan cuma kantor,rumah sakit , ************ " cibir alan
" itu kebutuhan " ucap Davin
__ADS_1
" diam " bentak Henry
" sebentar saat kalian pulang pakai mobil yang ada di sini saja ...
" serius dad ," tanya Davin
PLak
" jangan suka memotong ucapan Daddy " ucap Daddy radit ,Davin hanya mengangguk saja sambil mengusap kepalanya
" mampus " ucap Jeje dan alan,Davin hanya mencibir saja
" nanti mobilmu di bawah orang lain ,kamu bawah Nabilla pulang dengan mobil lain, terus nanti mereka akan pancing yang mengikuti kalian itu siapa " ucap Daddy radit
" baik lah dad " Ucap mereka semua
setelah itu mereka ke luar dari ruangan kerja
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" lakukan malam ini juga aku sudah terlalu lama menunggu aku ingin wanita itu mati " ucap seorang wanita
" baik bos " Ucap mereka
" dia sudah salah orang telah mengusikku bahkan mempermalukan aku " ucap nya lagi
" honey ,sudah lah ayo kita bermain aku sudah sangat merindukan mu " ucap laki laki paru baya sambil memasukkan tangannya dalam pakaian wanita itu
" aaahhhh " desah nya saat bukit kembarnya di remas bahkan mereka tidak peduli ada anak buah mereka yang melihat
" ke luar lah " ucap paru baya itu , seketika anak buah mereka ke luar
" kau memimpin honey " Ucap nya sambil mengakat wanita itu ke pangkuan nyaa saat pakaian mereka telah lolos dari tubuh mereka
******* dan erangan mereka memenuhi ruangan itu ,bahkan wanita dengan nakalnya bermain di atas pria paru baya itu
" kau sangat hebat honey aaaarrrgghhhhh "
__ADS_1
mereka terus perpacuh dengan hebat sehingga pelepasan itu datang lagi dan lagi mereka melakukan nya terus tanpa merasakan lelah hingga benar-benar merasakan kepuasan baru mereka berhenti , wanita itu langsung tertidur ,sedang prianya langsung menuju kamar mandi,setelah membersihkan diri dia meninggalkan tempat itu tanpa berkata apapun