CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Pertemuan pertama


__ADS_3

Saat mereka di ruangan tengah Henry ingin duduk di samping Elvi tapi sebelum Elvi duduk Jose yang duduk duluan di samping Henry


" Awas sana kenapa kamu yang duduk " ucap Henry


" Lihat muka mommy " bisik Jose


" Menjengkelkan " Henry


" Apa kamu tahu Henry sudah kami jodohkan " tanya mommy to the poin


" Mom" Henry


" Diam " bentak mommy


Henry hanya bisa pasrah dia melihat Elvi yang menunduk


" Iya nyonya, dua hari yang lalu " jawab Elvi


" Mommy sudah tau hubungan kalian, dan apa kamu masih bersamanya sekalipun Henry sudah kami jodohkan " ucap mommy


" Mom please"


" Tidak" Elvi mengangkat kepalanya dan menjawab dengan tegas


" ELVINA" Henry menatap tajam Elvi ,Jose menahan lengan Henry saat dia ingin berdiri ,Henry melihat Jose, akhirnya Henry duduk


" Saya akan ke luar dari apartemen saat tuan Henry kembali ke rumah utama, itu sudah kami bahas " ucap elvi


Henry melotot kan matanya sejak kapan pembahasan itu di setujui


" Bagus lah karena sebulan lagi Henry akan menikah dengan orang yang kami jodohkan ,kami akan memberikan apa pun yang kamu mau asalkan tidak menggangu Henry lagi setelah ke luar dari apartemen ini" ucap mommy ellena


Elvi hanya bisa menahan sesak dan sakit bersamaan dia menahan air matanya agar tidak turun


" Mom cukup, kalau mommy ke sini cuma untuk membuat keributan sebaiknya pulang " bentak Henry kepada mommy nya


" Saya tidak membutuhkan papa nyonya" ucap elvi


" Henry jaga ucapan mu ,apa seperti itu sikapmu pada mommy dia hanya ingin yang terbaik untuk kamu ,apa susahnya untuk menurut" bentak Daddy radit


Henry menarik napasnya pelan " sebelumnya Henry sudah perna bicara sama Daddy dan mommy kan, jadi mohon hargai keputusan Henry " Henry berdiri langsung menarik Elvi ,tapi Elvi menghempaskan tangan Henry


" Maaf tuan " ucap elvi


" Kamu sudah tau sifatku jangan memancing emosiku yang memang sudah ada" ucap Henry


Tapi Elvi tetap kembali duduk, Jose yang melihat sudah tidak baik-baik saja menarik. Henry duduk kembali .


" Daddy mommy dan jose pulang dulu, ingat Henry 2 Minggu lagi kamu kembali ke rumah utama dan sebulan lagi kamu menikah ingat baik-baik itu jadi akhiri hubungan kalian yang tidak ada untungnya itu " ucap Daddy radit lalu berdiri dari duduknya mereka berjalan ke luar dari apartemen

__ADS_1


Saat sampai di luar Daddy dan mommy tertawa membuat Jose heran


" Mom dad ada apa " tanya Jose


" Lagi bahagia, siapa suruh selalu saja beralasan saat mau bertemu dengan kekasihnya siapa tadi namanya mommy lupa " tanya mommy ellena


" Mommy !!!! Jadi tadi hanya bohongan " pekik Jose


" Mom tau tidak jantung Jose hampir lepas,Jose kira beneran ,mom sebelum mommy ke sini mereka itu kelahi mom karena Elvi tidak sengaja melihat Henry makan berdua dengan Eva " lanjutnya lagi


" Benarkah , berarti itu lebih bagus biar tahu rasa itu anak kurang ajar itu ,gimana akting mommy dan Daddy " tanya pada Jose


" Ini semua rencana Daddy " tanya Jose


Mereka hanya tersenyum


Mati lah kau Henry batin Jose tersenyum


Flashback on


Saat mereka dalam mobil mommy ellena riba tiba memiliki ide licik


" Daddy gimana kita bahas tentang perjodohan Henry dan kita seolah-olah menentang hubungan mereka " ucap mommy ellena


" Imbalan apa yang aku dapat " Daddy sambil menaikan alisnya


" Sudah tua ingat umur " ucap mommy


" Baik aku akan melakukannya saat pulang dari sana " ucap mommy " nanti kita bilang Henry menikah sebulan lagi iya kan dia masih sisa 2 Minggu tinggal di apartemen, awas kalau sampai Daddy salah ucap 2 bulan tidak dapat jatah " ancaman mommy ellena tidak pernah main-main


Daddy radit menelan ludahnya kasar " baik lah " ucap Daddy


Flashback of


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Setelah kepergian orang tua Henry dan Jose,Elvi berdiri dari duduknya


" Duduk " ucap Henry


Elvi hanya diam dia ingin menyelesaikan kerjaan nya di dapur


" Elvina kembali ketempat duduk " ucap Henry dingin


" Mau selesaikan dulu kerjaan" ucap elvi


Henry hanya bisa diam,mommy dan Daddy nya benar membuatnya marah.


Elvi membersihkan semua yang kotor di dapur tiba tiba air matanya turun dia tidak bisa menahan lagi.

__ADS_1


Henry memeluk Elvi " maaf,maaf aku mohon jangan menangis " ucap Henry


Henry melepaskan piring yang di tangan Elvi membilas tangan Elvi ,membawa Elvi untuk duduk


" Dengar aku baik baik sayang , apa pun yang terjadi yang kamu dengar tanyakan dulu sama saya ok apa pun itu ,aku melarang mu keras berpikiran negatif sebelum aku menjelaskan nya,paham kan " ucap Henry sambil memeluk Elvi , Elvi menangis dalam pelukan Henry


" tidak akan ada pernikahan yang terjadi antara aku dan orang lain, aku janji " sambil mencium kening Elvi


" aku akan kembali ke apartemen Kaka Nabilla dan bekerja di cafe " ucap elvi di tengah tangisannya


" Kita sudah membahasnya semalam bukan, jadi jangan membahasnya lagi " ucap Henry


" Aku lelah mau istirahat" ucap elvi


" Ini yang aku tidak suka dari kamu ,selalu menghindar saat ada masahlah apa tidak bisa di selesai dengan baik" ucap Henry dia mulai terpancing seolah Elvi menghindari


" Diam mu tidak akan menyelesaikan masahlah Elvi " ucap Henry lagi


" Lalu mau tuan sekarang apa " Tanya Elvi sambil menatap Henry


" Bertahan di sampingku di sisiku itu saja yang aku mau " ucap Henry


" Tapi aku tidak bisa " ucap elvi


" Kenapa " tanya Henry


" Karena kalian akan menikah dan aku tidak ingin merusak hubungan orang lain " ucap elvi lirih


" Aku sudah bilang tidak ada pernikahan antara aku dan orang lain selain kamu " tegas Henry dingin


Elvi hanya diam banyak yang dia pikirkan sangat tidak mungkin untuk bersama Henry ,dia siapa sedangkan Henry


Elvi memejamkan matanya menarik nafasnya " kita akhiri saja " ucap elvi


" Kenapa " tanya Henry


" Aku tidak bisa " ucap elvi


" Apa kamu yakin " tanya Henry Elvi mengaguk dalam pelukan Henry


" Baiklah kalau itu maumu aku tunggu besok kamu lunasi pengobatan ibumu ,nanti aku suruh Jose untuk mengirimkan semua bukti pengobatan ibumu " Henry tersenyum sinis ,Elvi langsung diam


" Kenapa, cuma 1 pilihan mu sekarang bertahan di sisiku, jika memang kamu tidak bisa segera lunasi besok aku tunggu sampai jam 10 pagi " ucap Henry lagi,kemudian Henry menelpon Jose


" Kirimkan semua data pengobatan ibunya Elvi " ucap Henry lalu mematikan sambungan hp nya


" Baiklah aku akan bertahan " ucap elvi, Henry tersenyum


" Pilihan yang tepat,kamu tidak bisa mundur lagi sayang " ucap Henry sambil mengusap punggung Elvi

__ADS_1


Elvi menangis dalam diam,Henry menyadari itu karena kaos nya basah bagian dadanya tapi dia hanya bisa memberikan ketenangan mengusap punggung nya sesekali dia mencium kening Elvi , hingga Elvi tertidur karena lelah menangis , Henry mengakat tubuh Elvi ala brydal style menuju kamar mereka


" Maaf selalu membuatmu menangis " ucap Henry sambil mencium bibir Elvi


__ADS_2