CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Kelurga


__ADS_3

Sayang bangun ayo " Henry mengelus pipi istrinya dia tersenyum akhirnya bisa hidup bersama Elvi


" Sayang bangun di tungguin di bawah " ucap Henry lagi


" Aku kasih cape by,kamu tidak kasih aku untuk istirahat " keluh Elvi lalu membuka matanya


" Maaf, habis kamu menggodaku " ucap Henry


" Mommy menyuruhku memakai itu " cibir Elvi" katanya demi menenangkan suami " lanjutnya lagi


Henry tersenyum"kalau begitu aku akan mengubah baju tidur mu, jangan membantah jadilah istri yang baik, Ayo bangun nanti aku bantuin mandi" ucap Henry


" No,yang ada bukan mandi " bantah Elvi dengan cepat


" Janji hanya mandi, kita sudah di tungguin itu" Elvi mengangguk, Henry mengakat tubuh polos istrinya dia tersenyum melihat banyaknya tanda merah di leher dan dada istri nya bahkan sampai perutnya


" Ternyata aku ganas juga iya sayang " ucap Henry sambil mendudukkan Elvi di kursi kecil " mandi pake shower saja iyaa " lanjutnya lagi


Lalu dia memandikan Elvi tanpa adegan plus-plus ya dengan telaten dia memandikan Elvi,sebisa mungkin menahan nyaa karena tubuh Elvi benar-benar membuatnya on fire


Setelah selesai mandi dia memakaikan baju pada Elvi menyisir rambutnya hingga membantunya menutupi bekas merah yang ada di leher Elvi. Setelah selesai mereka turun ke bawah untuk sarapan bersama


" Waow pengantin baru gimana semalam " tanya Jose,Henry langsung menatap Jose sedangkan Elvi jangan di tanya lagi gimana malunya


" Sudah sudah ayo makan dulu, gimana tadi pagi masih mual " tanya mommy


" Tidak mom, mungkin karena kecapean " ucap Henry


" Memang kamu ngapain makanya cape El " goda Jose sambil tersenyum


" Habis lihat lahan perlu di siram agar subur " ucap Henry vulgar langsung mendapat cubitan dari Elvi


" Awww sakit sayang " Elvi melotot kan matanya


" Tidak usah malu sayang bahkan Kiss mart yang di bikin Daddy masih ada di leher mommy" ucap Henry


Uhuk uhuk


Mommy langsung menatap tajam Daddy radit


" Sekalinya Daddy ganas juga iya" ucap Jose sambil tertawa


" Daddy malam pertama juga tadi malam " ucap Henry mengejek mommynya yang sudah memerah wajahnya


" Nikah lah nak,supaya kau tau gimana rasanya " ucap Daddy radit sambil tersenyum pada Jose


" Daddy malu ada besan kita " ucap mommy lirih,Semua orang tertawa


" Tidak papa mba ,oh iya ibu pulang hari ini iya nak" ucap ibu


"Apa tidak bisa lebih lama lagi ibu " sambil menatap ibunya


" Ibu sudah lama meninggal kan rumah dek, nanti kalau sudah bisa di ajak jalan jauh ,nanti adek ke kampung sekalian kita memakan ayah " ucap ibu Susi


" Kamu tidak usah khawatir,Daddy sudah menyuruh seseorang untuk menjaga ibu di sana ,kamu fokus sama kehamilan mu " ucap Daddy radit


Elvi hanya bisa menghela nafas panjang dan di hembuskan pelan


" Mba,mas,Nak Henry ,nak Jose aku titip Elvi iyaa kalau dia keras kepala tidak papa pukul saja karena kadang dia keras kepala atau bawakan saja capung supaya dia kapok dan buat nak Henry jangan biarkan dia di kegelapan usahakan ada cahaya sedikit saat hujan nanti jangan biarkan dia sendrian karena dia sangat takut sama petir dan Guntur " ucap ibu Susi dia tidak ingin Elvi kenapa-napa


" Ibu " keluh Elva karena ibunya membocorkan ketakutannya


" Tenang Bu nanti Jose memelihara capung di taman belakang" ucap Jose tersenyum


" Mas Jose " Elvi sudah mulai berkaca-kaca karena di ejek


" Jose " ucap Henry dingin " sudah sayang Jose hanya bercanda koh " ucap Henry menengkan Elvi


" Tapi sayang nya aku tidak bercannda " jose langsung dari meja makan dan tertawa lepas


Henry benar benar di buat geram oleh sikap Jose,setelah selesai makan mereka semua ke luar ke pintu utama untuk mengantar ibu Susi

__ADS_1


" Ingat jadi istri yang baik, jangan suka membantah suami sekarang Daddy dan mommy sudah menjadi orang tuamu , kamu juga sudah memiliki Kaka yang selama ini kamu inginkan di sini kamu lebih baik,tidak usah khawatir sama ibu , karena ibu akan di jaga sama suruhan daddymu " ibu Susi langsung memeluk erat anaknya lalu mencium pucuk kepalanya, Elvi menangis dalam diam.


Kemudian ibu bergantian memeluk Henry,Jose mommy dan Daddy radit setelah itu dia masuk dalam mobil sambil mengayunkan tangannya


" Ibu hati-hati iya ,kabarin Elvi kalau sudah sampai" ucap elvi, ibu tersenyum sambil mengangguk.


Mobil yang di tumpangi ibu sudah ke luar dari perkarangan rumah mewah itu,Daddy dan yang lainnya kembali masuk dalam rumah hari ini Henry dan Jose tidak ke kantor jadi mereka duduk berkumpul di taman belakang


"Kapan jadwal periksa kandungan Elvi " tanya mommy ellena


" Masih 3 mingguan mom, tapi nanti aku tanya dokter dulu lagi" ucap elvi


" Usia kandunganmu sudah 1 bulan kan " Elvi mengangguk


" Tapi kenapa sudah mulai kelihatan iya " ucap mommy


" Mommy kaya dag lihat saja porsi makan Elvi ,aku saja kenyang lihatnya" ucap Jose


" Dag papa yang penting kalian sehat iya " ucap Daddy radit , Henry hanya mengelus perut Elvi


" Nanti kalau periksa mommy ikut iyaa " ucap mommy ellena


" Nanti ketahuan mom, Elvi sendiri saja ,kan nanti ada pengawal" ucap elvi


" Tidak usah dipikirin kan nanti Daddy bikin kan ruangan khusus di rumah ini sekalian dengan dokter dan susternya " ucap Daddy radit


" Berarti nanti bisa tiap hari lihat ponakan ku " ucap Jose tersenyum


" Bikin sendiri jangan menggagu anakku " ucap Henry


" Ck jika bukan karena aku mana ada kalian ketemu sampai nikah ,cari informasi, cari alasan supaya bisa dekat dengan Elvi, sampai harus PP luar negeri untuk pengobatan ibu" Jose mengeluarkan uneg-uneg nya " jadi nanti itu buat akun,kamu bikin lagi gampang kan" ucap Jose


" Enak saja aku yang bikin sampai lututku gemetar pas jadi kamu mentabotase anakku ,bikin Jo bikin orang tinggal masukin saja baru pompa " Elvi langsung memukul dada Henry " memang benarkan sayang " ucap herny tanpa merasa bersalah


" Sudah-sudah jangan berdebat , kamu mau perempuan atau laki-laki hen " ucap mommy ellena


" Cowo,cewe " Henry ,Jose dan Daddy


" Aku mau cowo ,jadi kelak dia bisa menjaga adik adiknya" ucap Henry,Jose mengaguk setuju


" Daddy mau cewe karena Daddy pengen anak cewe, di rumah ini cuma ada anak cowo 2 lagi jadi Daddy tinggal minta yang cewe " ucap Daddy


" Daddy anak cewe itu cengeng,terus bawel cerewet apa Daddy bisa, mommy saja Daddy sering ngeluh sama kita iya kan hen " mommy ellena langsung menatap tajam Daddy


" Tidak ada kunjungan lahan seminggu " ancam mommy ellena


" Anak kurang ajar " geram Daddy menatap anak anaknya, Elvi tersenyum melihat kehangatan kelurga suaminya sekali pun mereka sangat kaku tapi mereka saling menyayangi


"Mommy mau apa tas sepatu atau perhiasan Daddy belikan " ucap Daddy mengambil hati istrinya lama bukan bahkan sangat


" Jangan mau kemakan rayuan Daddy mom " Jose masih saja menggoda orang tuanya,Daddy langsung menatap anaknya tajam, Daddy mengambil hpnya yang di saku celananya


" Hallo Bram batalkan pertunangan Jose dan Aqila" ucap Daddy radit ,Jose langsung kaget mendengar ucapan Daddy nya dia jadi kalang kabut


" Daddy jangan bencanda tidak lucu tahu " ucap Henry memelas


" Apa Daddy perna bercanda " ucap Daddy radit sambil tersenyum-senyum


" Mom " rengek Jose jurus terakhir


" Jangan suka mengganggu anakmu , sekalipun aku bilng tidak memberimu izin masuk lahan tetap saja kamu maksa lalu apa yang kamu khawatir kan " ucap mommy ellena


Daddy radit tersenyum " dan kamu ikut menikmati nya bukan " ucap Daddy radit vulgar


Henry,Jose dan Elvi hanya bisa memejamkan matanya dengan kemesuman Daddy mereka


" Daddy jose mau nikah sekarang " ucap Jose


" Kemarin di bilangin sama dengan herny tidak mau " cibir mommy ellena


" Kan kemarin belum dekat mom, sekarang sudah dekat, kan jadi kangen akunya mana hpku" ucap Jose lalu dia mengirim pesan pada tunangannnya

__ADS_1


" Ck hati hati dad mom kayanya tidak lama lagi kalian punya cucu lagi " ucap Henry


" Tidak papa agar rumah ini ramai dengan tangisan bayi " ucap mommy ellena tersenyum


" By " panggil Elvi,Henry melihat Elvi


" Kenapa sayang " tanya Henry


" Mau makan bakso beranak yang di dalamnya ada cabainya " ucap elvi dengan mata berbinar membayangkan saja sudah bikin ngiler


" Nanti bibi yang bikin gimana " tawar , Elvi menggeleng


" Aku mau yang dekat dengan cafe by,di setho enak aku mau yang di setho" ucap elvi sendu


" Tapi ..


" Iya sudah Elvi ganti baju sana nanti mommy antarin tapi nanti makan di rumah iya " ucap mommy memotong ucapan , Elvi mengagukan kepala Nya dengan cepat lalu berlari masuk ke dalam


" Elvina " teriak semua orang ,Elvi langsung berhenti berlari dia jalan seperti biasa


" Lain kali kalau dia mau sesuatu belikan saja kamu mau anakmu ileran, Astaga masa cucu dari ellena Mateo ileran tidak akan mommy biarkan " ucap mommy ellena setelah Elvi pergi ganti pakaiannya


" Tapi mom, itu sangat pedas,baru belum tentu higienis " ucap Henry


" Elvi juga tidak mungkin makan di tempat sembarangan Henry " ucap mommy geram


" Selamat pagi menjelang siang dad mom tuan Henry " ucap Aqila saat sudah dekat mereka


" Sayang aku dag di sapa " ucap Jose langsung berdiri menghampiri Aqila


" Malu nanti di ejekin " ucap Aqila lirih


" CK ,awas saja nanti kamu akan aku hukum" Jose tersenyum seringai dan itu membuat Aqila menelan paksa ludahnya,lalu dia duduk di samping Jose


" Lo Elvi mau ke mana " tanya Aqila saat melihat Elvi sudah rapi


"Rahasia, jangan ikut aku tidak mau " ucap elvi cepat


" Kenapa biasanya juga aku selalu ikut " tanya Aqila bingung


"Kamu di rumah saja , tuh manjain " tunjuknya pada Jose


" Makasih sayang pengertiannya " Jose langsung berdiri ingin memeluk Elvi tapi bajunya di tarik Henry


" Mau ke mana " tanya Henry


" Tidak kemana-mana ini mau duduk lagi " ucap Jose kikuk


" CK mom aku saja yang antar Elvi " ucap Henry lalu berjalan mendekati istrinya ,mommy mengangguk saja


" Ayo sayang aku antar " ucap Henry


"makasih " sambil mencium bibir Henry sekilas " mom dad semuanya Elvi pergi dulu " ucap elvi


"Kalau mau ciuman di kamar jangan tempat umum" cibir Jose


" kemarin aku lihat mas Jose juga cium Aqila di tempat umum depan kamar mandi belakang bahkan lama sampai Aqila sandaran di dinding " ucap elvi polos tanpa rasa bersalah


" astaga Jose, apa tidak ada tempat yang lebih baik depan kamar mandi dekat dapur lagi, hotel Jo lebih bagusan sedikit" cibir Henry


" anakmu dad, mereka sangat mirip denganmu " mommy langsung memijat pangkal hidungnya ,sedangkan Aqila ingin rasanya menghilang dari muka bumi ini


" ayo hubby kita pergi aku sudah lapar" Henry pun menggegam tangan Elvi ke luar dari rumah


" dasar ipar sialan apa dia tidak bisa menutup mulutnya " umpat Jose kesal


" syukur kalian di lihat Elvi gimana kalau di lihat yang lain " ucap mommy ellena


" maaf mom dad" ucap Aqila


" sudah dag usah di pikir kan " ucap Daddy.

__ADS_1


__ADS_2