
pagi ini sesuai permintaan Henry,Davin akan mengantar istrinya ke rumah nya untuk senam hamil dan menjemput nya sore hari
" baby wake up " ucap Davin lembut
" badanku lemas semua mas " keluh Nabilla dengan mata tertutup
" kau sudah punya janji sama Elvi,nanti Henry marah " ucap Davin
" iya sebentar masih ngumpulin nyawa " ucap Nabilla ,Davin hanya tertawa
" kamu makin cantik " bisik Davin
" jangan menggodaku ,nanti aku minta lagi " ucap Nabilla cemberut
" dan aku akan melaksanakan nya " ucap Davin tertawa kecil
" ini gara gara mas aku ikutan mesum " cibir Nabilla lalu bangun, dia sudah tidak malu dengan tubuh polosnya dia berjalan ke arah kamar mandi
" tapi kamu menyukai nya baby, bahkan kamu meminta terus" ucap Davin tersenyum Nabilla tidak menghiraukan ucapan Davin
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Davin dan Nabilla masuk di kediaman Henry langsung menuju meja makan karena ini masih pagi
" pagi semua " sapa Davin saat sudah mendekati meja makan
" apa kamu ke sini mau numpang sarapan " ucap Jeje
"Elvi senam hamilnya jam 9 " ucap Alan
" sekalian aku mau ke rumah sakit " ucap Davin sambil menarik kursi untuk istrinya
" apa ada yang mempersilahkan mu duduk " ucap Jose
" jangan di dengar baby ,ayo kita makan " ucap Davin ,Nabilla hanya tersenyum kikuk
" makan saja Nabilla " ucap mommy ellena
" semenjak istrimu hamil, makin murah senyum " sindir Henry
" karena pekerjaan ku menuntunku untuk tersenyum " ucap Davin ketus
" oh iya, apa bukan karena semalam.....
" Henry ingat kita lagi di meja makan " potong Davin cepat
" cih apa kau setakut itu " cibir Henry
" makan sebelum Daddy menyumpal mulut kalian dengan ayam " bentak Daddy Radit
Elvi tersenyum melihat wajah ketakutan lima pria itu setelah Daddy membentak mereka
" habis lah kau nanti malam, apa kamu sesenang itu suamimu di bentak " bisik Henry sambil tersenyum
Elvi langsung melihat suaminya dengan tersenyum kikuk
" makanlah sayang " ucap Henry tertawa kecil
setelah kepergian suami mereka Elvi Aqila dan Nabilla duduk di taman belakang sedang Daddy dan mommy keluar ada urusan penting
" Kaka selama hamil ngalamin apa saja " tanya Elvi
" dag rasa papa dek, makanya Kaka seperti orang yang tidak hamil ,paling cuma ngidam saja sih " ucap Nabilla
" enak iya jadi Kaka ,aku mana bisa kaya getho sekalipun mualnya kadang kadang saja tapi kalau kelamaan tinggal pasti langsung nangis entah lah ,mungkin terlalu sayang kali anakku sama bokapnya" ucap Aqila
" berarti cuma Elvi saja iya yang komplit mual pagi hari ngidam tidak jelas bahkan buah stroberi makan dengan nasinya terus harus sering di peluk mas Henry " ucap Elvi tersenyum
" tapi sekarang kamu sudah lewatin itu dek ,bahkan kandungan mu seperti sudah usai 7 bulan " ucap Nabilla
" anaknya Elvi yang dua nya cowo kak,satunya sembunyi " ucap Aqila
" wah jagoan yang mau jagain ibunya " ucap Nabilla tersenyum
" iya kakak ,kita nanti apa iya, kita cuma beda seminggu kan kakak " tanya Aqila
" iyaa kamu mau jalan 6 Minggu ,kakak mau jalan 5 Minggu " ucap Nabilla
" Elvi mau jalan 6 bulan sekalipun lagi berapa Minggu waoww tidak sabar nunggu si kembar " ucap Aqila tertawa kecil
" iya saat Elvi lahiran kandungan kita 5 bulan, sedangkan dia sudah brojol " ucap Nabilla
__ADS_1
" Kaka lahiran itu sakit tidak ,Elvi pengen normal " tanya elvi
" kan Kaka belum juga rasain ini kehamilan kita pertama ,tapi Kaka lihat video dan baca artikel nya memang awalnya sakit tapi setelah anak itu lahir semua yang sakit itu hilang seketika saat mendengar tangisan bayi sudah lahir karena bahagia " ucap Nabilla
" Kaka nanti normal atau SC " tanya Aqila
" Kaka pengennya normal supaya bisa rasain perjuangan seorang ibu itu gimana " ucap Nabilla
" iya Kak, Elvi juga mau lahiran normal tapi belum diskusi Sama mas Henry " ucap Elvi
" koh Aqila takut iya " ucap Aqila
" jangan takut nikmati saja,kapan lagi kita seperti ini " ucap Nabilla
" kalau mas Davin pasti izinin Kaka normal , sedangkan aku koh merasa tidak bakalan di izinin karena kembar ,tapi aku usahakan untuk normal " ucap Elvi tersenyum
" harus,iya Kan Aqila " Aqila hanya mengangguk saja
" tidak usah takut semua akan baik-baik saja buka " ucap Nabilla tersenyum
" Kaka ayo kita siap siap nanti pelatih senam hamil nya datang " ucap Elvi
mereka pun berdiri di ikuti sama pelayan yang di tugaskan untuk menjaga mereka karena Daddy dan mommy lagi ada urusan
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" apa yang kamu lakukan di sini " tanya Henry saat Mendengar pintu terbuka dan melihat orang yang masuk
" aku bosan di rumah sakit " ucap Davin
" kamu baru ke rumah sakit 1 jam yang lalu sekarang sudah di kantor " ucap Henry tak percaya
" sepertinya jabatan mu harus di turunkan agar kamu rajin kerjanya " ucap Henry sinis
" istriku lagi hamil jangan bicara sembarangan nanti anak dan istriku makan apa " ucap Davin
" bukan urusanku " ucap Henry sambil menatap leptop depannya
" hen itu Jeje sama pengganti Nabilla koh kaya musuhan datar betul mukanya kaya tidak ada tanda tanda kehidupan" ucap Davin
" kamu nya saja yang tidak tahu ,mereka itu mainnya halus " ucap Henry tersenyum
" maksudnya " tanya Davin
" jangan bikin penasaran ,kalian kalau ada papa dag perna hubungi, Alan sama Jose mana sih " ucap Davin
" mereka kerja tidak seperti mu santai ,kaya punya keluarga mu saja itu rumah sakit " ucap henry ketus
" aku tidak peduli ,eh kamu sudah cek jenis kelaminnya calon anakmu " Henry mengaguk tersenyum lalu melihat Davin
" apa " tanya Davin
" dua cowo tapi yang satunya sembunyi entah dia mau bikin teka teki kali,tapi kata Alan mungkin dia cewe jadi malu untuk memperlihatkan " ucap Henry
"bisa jadi ,bisa tidak tapi sebagian besar seperti itu tapi ada juga yang cowo semua,kamu berharapnya apa " ucap Davin
" aku terserah ,tapi semoga saja ucapan Alan benar " ucap Henry
" kalau benar kamu mau apa " tanya Davin penasaran
" nanti lah baru aku pikirkan " ucap Henry
" cih jose gimana istrinya " tanya Davin
" kepaka Jose sering pusing nahan atas bawah " ucap Henry tertawa kecil
" memangnya kenapa " tanya Davin
" kamu ke sini mau ajak aku cerita iya ,ini banyak pekerjaan " bentak Henry
" simpan saja ,banyak kaki tanganmu ada Jose dan Alan Jeje pun bisa " ucap Davin sambil mengakat tangannya di dada
" cih ,kata Jose istrinya kaya cicak nempel terus " ucap Henry tersenyum membayangkan wajah frustasi Jose
" enak dong " ucap Davin
" enak sih enak tapi sesak " ucap Henry
" orang hamil itu kadang susah di tebak , kadang bikin untung kadang bikin rugi " ucap Davin ,Henry mengangkat alis nya sebelah
" kamu tahu sebelum aku tahu Nabilla hamil, sudah tegak siap untuk meledak tiba tiba dia bangun langsung lari ke kamar mandi muntah,kamu tau kan gimana rasanya " Henry hanya meringis membayangkan saja dia enggan
__ADS_1
" syukur istriku tidak seperti itu ,paling cuma mual dan makanan saja yang bikin khawatir dan jengkel secara bersamaan " Ucap Henry
" sekarang kamu sudah tidak merasakan nya ,tapi aku dan Jose lagi berperang kadang Nabilla bangun jam 2 jam 1 sesuka hatinya tapi aku bersyukur dia tidak mual atau apapun itu selama hamil cuma awal saat kita main itu ,mungkin ngasih kode kali itu kecambah agar di tahu " ucap Davin ,Henry tertawa kecil karena dia juga pernah merasakan nya
"kamu tahu kadang aku suka bayangin wajah anak-anak ku nanti seperti apa " ucap Henry
" yang pastinya tidak mirip kami " ucap Davin
" kalaupun mirip kalian akan aku bunuh " ucap Henry
" Lo kenapa sudah di sini " tanya Jose yang baru masuk
" tau tuh baru pisah sejam sudah datang ke sini gangguin orang kerja " ucap Henry
" ini berkasnya ,di periksa secepatnya " ucap Jose lalu mendekati Davin
" apa kamu mau bergabung untuk cerita " tanya Davin tertawa kecil
" lagian kamu ngapain di sini ,kaya jelangkung saja " ucap Jose
" cih apa kamu pernah lihat jelangkung kaya aku " tanya Davin
" perna ,ini di samping ku " ucap Jose
cih
" kenapa malah kamu bergabung dengannya " tanya Henry
" butuh hiburan tuan " ucap Jose tersenyum
" cih "
" tadi aku tanyakan Jeje sama dia tapi tidak di beri jawaban yang ada teka teki kenapa sih " ucap Davin
" tidak kenapa Napa baik baik saja " ucap Jose
" kamu sama seperti bosmu itu suka main teka teki " kesal Davin
" Alan mana koh aku tidak melihatnya " tanya Davin
" Ruangan nya di mana lagi " ucap Jose
" apa aku perlu pindah kerja di sini saja iya " ucap Davin
" yang ada kamu gangguin bukan kerja ,lagian kamu kerja di sini kerja apa " tanya Henry sinis
" kerja gangguin kalian " Jose hanya menggeleng saja
mereka bercerita hingga waktu makan siang seperti biasa Jeje dan alan ikut bergabung
" koh ada dokter cabul " ucap Alan ketus
" yang penting sudah ada pendamping " ucap Davin tak kalah ketus
" loh bawah apa Jeje " tanya Davin
" makan " jawab Jeje cuek
" kamu bawah bekal " tanya Davin
hebm
lalu mereka gabung untuk makan bersama
" aku minta doang je " ucap Davin
" awas makan saja yang ada di setho "ucap Jeje
"kamu selalu bawah bekal dari rumah " tanya Davin
" iya, belajar hemat" jawab Jeje sekenanya
Henry Jose dan Alan hanya tertawa kecil
" sejak kapan kamu belajar hemat apa uangmu sudah habis ,apa ada yang aku tidak tahu " tanya Davin curiga
" makan lah orang yang banyak bertanya memperpendek umur " ucap Jeje lagi
" kenapa sih ini anak koh aku merasa ada yang aneh " Davin menatap mereka satu persatu
" makan lah nanti kamu mati kelaparan " ucap Jose
__ADS_1
" cih "