CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Kebersamaan


__ADS_3

Di rasa perasaanya sudah mendingan henry keluar dari ruang kerja nya sore hari


Henry masuk dalam kamar Elvi, saat dia tidak mendapati Elvi di kamar nya padahal pakaiannya sudah ada di kamar atas.


Brak


Pintu kamar Elvi terbuka sangat keras , Elvi yang duduk di balkon pun ikut kaget, dia berdiri lalu masuk dalam kamar


" Semalam aku sudah bilang kamarmu di atas kamar kita " ucap Henry, Elvi hanya melewati Henry ke luar dari kamar itu


" Elvi " bentak Henry,


dia yang memang sifat emosian arogan


baru di diamkan itu sama saja memancing


" Saya akan ke dapur masak untuk makan malam " ucap Henry


" Nanti kita pesan" ucap Henry sambil menahan tangan Elvi


" Tadi saya sudah belanja " melepaskan genggaman tangan Henry , meninggalkan Henry sendirian kamar


Aaaakkkkkhhhhh


Henry membanting apa saja yang ada dalam kamar Elvi melampiaskan emosi nya


Elvi yang mendengar itu hanya bisa menarik nafasnya lalu dia berjalan ke arah dapur untuk masak.


Selesai memasak Elvi masuk dalam kamar atas di sana sudah ada Henry duduk di sofa


" ayo makan malam dulu Jose baru datang " ucap elvi, Henry melihat Elvi


" Makan dulu tidak enak ada mas Jo di bawah " lalu meninggalkan kan Henry, Henry langsung berdiri mengikuti Elvi ,dan benar saja di sana sudah ada Jose


"Berkasnya sudah aku simpan di ruangan kerja " ucap Jose ,belum mereka mulai makan malamnya ponsel Jose berbunyi


" Hallo mom"


"Kamu di mana kenapa tidak pulang ini sudah jam makan malam"


" Aku di apartemen mom


" Apa kamu kembali lagi ke apartemen" teriak mommy


" Tunggu Daddy setengah jam lagi " ucap Daddy radit


Henry dan Jose hanya bisa memejamkan mata


" Jose antar berkas Daddy,habis makan pulang ke rumah utama


" Oh kiraen , Henry ada di dekatmu kan "


" Iya Mom


" Hidupkan pengeras suaranya "


Jose menjadi khawatir, dia menatap Henry tapi Henry mengangguk saja akhirnya di hidupkan


" Kenapa mom"

__ADS_1


" Eh gimana tadi sayang waktu jalan sama Eva "


Henry sudah bisa tebak yang akan di bicarakan mommy, sedangkan Jose melihat Elvi


Lagi lagi aku terjebak dalam situasi ini batin Jose


" Mom dengarkan Henry baik baik ,jangan perna memaksa aku untuk mengikuti permintaan Eva apa pun itu ,kalaupun nanti dia meminta tolong sama mommy bilang saja mommy tidak bisa ,mommy paling tau seperti apa sifatku, mommy juga sudah tau kalau aku sudah punya kekasih aku cuma tidak mau nanti ada salah paham "


" Tapi Eva mencintaimu sayang "


" Tapi aku tidak mom tolong jangan paksa Henry


" Sudah lah mom bukannya Daddy susah memberi tahu jangan paksa anak-anak dengan pilihan kita biarkan mereka memilih sendiri selagi itu baik untuk mereka " ucap Daddy


"Lagian kamu dari kemarin bicaranya sudah punya kekasih tapi tidak pernah di pertemukan, itu salah kamu sendiri "


Elvi yang dari tadi hanya diam setidaknya lebih baik lagi dari tadi setelah mendengar pembicaraan mommy Henry dan Henry


" Belum saatnya mom "


" Dia ada d setho Kan"


" Tidak, ada " Jose dan Henry menjawab berbeda


Henry menendang kaki Jose dengan keras, Jose meringis


" Ada mom,ini lagi siapin makanan untuk Henry "


" Cantik tidak"


" Sangat mom sangat cantik,muda ,sopan ,imut dan yang penting umurnya 19 tahun mom"


" Yaaaakk Jose mati kan teleponnya " pekik Henry


Sambungan telepon nya mati di putus kan oleh mommy ellena


" Puas kamu " menatap tajam Jose


" Gerakanmu lama, dari pada salah paham terus " ucap Jose santai


" Apa kamu baik-baik saja kalau mommy ke sini " Tanya Henry


Elvi melihat Jose dan Henry bergantian dia hanya tersenyum


" Ke kamar saja saat mereka mommy datang kalau tidak nyaman " Ucap Henry


" Aku baik-baik saja ,masa orang tua ke sini aku kurung diri di kamar ,tidak sopan " ucap elvi


Mereka bertukar cerita sambil menunggu mommy ellena dan Daddy radit ,tiba tiba Henry mengingat sesuatu


" Tadi kamu di Hypermart ketemu siapa " tanya Henry


" Siapa " tanya Elvi


Henry melemparkan ponselnya di depan Elvi " oh Kaka Rio " ucap elvi


" Kakak" pekik Jose dan Henry


" Dia teman ku tadi tidak sengaja ketemu di sana dan dia menemani ibunya belanja " ucap elvi

__ADS_1


" Terus kenapa dia harus kaya getho masa teman megang kepala" ucap Henry sinis


" Terus apa bedanya denganmu meja makan yang bisa muat 4 orng seolah hanya bisa untuk 1 orng segitunya " ucap elvi tidak kalah sinis


" Aku cuma temani makan siang itu pun mommy yang suruh " ucap Henry


" Tadi pagi bilang nya nanti pulang telat karena ada kerjaan ,jadi tadi itu kerjaan " ucap elvi


" Diam " teriak Jose dia sudah sakit kepalanya mendengar mereka berdebat


"Tunggu lah aku sebentar malam " seringai jahat muncul di wajah Henry


Elvi bergidik ngeri melihat itu membayangkan saja sudah pasti tidak akan di biarkan tidur


" Apa kamu dag cape kunjungan lahan terus " ucap Jose


" Kamu belum merasakan nya " ketus Henry


Saat Jose akan menjawab pintu apartemen terbuka, mereka semua menunggu siapa yang membuka apartemen ,tidak lama kelihatan lah Daddy dan mommy


Henry,Jose,Elvi hanya diam melihat kedatangan mommy dan Daddy


" Yaakk anak durhaka apa kalian tidak akan mempersilahkan kami untuk duduk " bentak Daddy


Elvi langsung berdiri berjalan ke arah Daddy dan mommy " selamat malam nyonya tuan " sambil membukukan badannya


"Siapa namamu " tanya mommy ellena


" Saya Elvina Carissa nyonya "


Henry berdiri lalu berjalan ke arah Elvi " Mom dad ayo kita makan" kemudian dia menggandeng tangan Elvi tapi di hempaskan oleh Elvi


" Kenapa " tanya Henry


Tapi Elvi enggan menjawab dia pergi ke arah dapur mengambil piring untuk mommy ellena dan Daddy radit lalu di letakan di depan mereka dan tidak lupa menuangkan air minum untuk mereka ,semua pergerakan Elvi tidak luput dari pandangan mommy dan Daddy


Mommy mulai menyendokan makan untuk suaminya setelah itu dia juga menyedok untuk dirinya.


Elvi menginjak kaki Henry " doa" ucap elvi tanpa suara


" Daddy pimpinan doa " ucap Henry tersenyum


" Apa " pekik Daddy radit


" Payah " ucap Henry, Jose hanya tersenyum melihat kejahilan Henry


Elvi menginjak kaki Henry lagi " apa sih sayang sakit tau dari tadi injak kakiku terus " kesal Henry


" Yang sopan , ayo pimpin doa itu mas Jose sudah lapar " ucap elvi Sedikit berbisik tapi masih bisa di dengar oleh Daddy dan mommy


" Iyaa " ucap Henry


Daddy dan mommy melihatnya tersenyum sejak kapan Henry makan berdoa dulu


Malam ini mereka makan dalam diam tapi ada rasa senang karena bagaikan 1 keluarga ,Elvi langsung mengingat ibu nya


Apa ibu sudah makan iya batin Elvi


Setelah selesai makan Elvi langsung membereskan sisa makanan mereka dan piring kotornya tapi di cegah oleh mommy ellena

__ADS_1


" Simpan saja ada yang ingin di bicarakan " ucap mommy ellena


Elvi melihat Henry dan Jose meminta persetujuan mereka mengangguk saja .Elvi pun mengikuti langkah mereka di ruangan kerja dengan perasaan yang tidak karuan


__ADS_2