
Di rasa perasaanya sudah mendingan henry keluar dari ruang kerja nya sore hari
Henry masuk dalam kamar Elvi, saat dia tidak mendapati Elvi di kamar nya padahal pakaiannya sudah ada di kamar atas.
Brak
Pintu kamar Elvi terbuka sangat keras , Elvi yang duduk di balkon pun ikut kaget, dia berdiri lalu masuk dalam kamar
" Semalam aku sudah bilang kamarmu di atas kamar kita " ucap Henry, Elvi hanya melewati Henry ke luar dari kamar itu
" Elvi " bentak Henry,
dia yang memang sifat emosian arogan
baru di diamkan itu sama saja memancing
" Saya akan ke dapur masak untuk makan malam " ucap Henry
" Nanti kita pesan" ucap Henry sambil menahan tangan Elvi
" Tadi saya sudah belanja " melepaskan genggaman tangan Henry , meninggalkan Henry sendirian kamar
Aaaakkkkkhhhhh
Henry membanting apa saja yang ada dalam kamar Elvi melampiaskan emosi nya
Elvi yang mendengar itu hanya bisa menarik nafasnya lalu dia berjalan ke arah dapur untuk masak.
Selesai memasak Elvi masuk dalam kamar atas di sana sudah ada Henry duduk di sofa
" ayo makan malam dulu Jose baru datang " ucap elvi, Henry melihat Elvi
" Makan dulu tidak enak ada mas Jo di bawah " lalu meninggalkan kan Henry, Henry langsung berdiri mengikuti Elvi ,dan benar saja di sana sudah ada Jose
"Berkasnya sudah aku simpan di ruangan kerja " ucap Jose ,belum mereka mulai makan malamnya ponsel Jose berbunyi
" Hallo mom"
"Kamu di mana kenapa tidak pulang ini sudah jam makan malam"
" Aku di apartemen mom
" Apa kamu kembali lagi ke apartemen" teriak mommy
" Tunggu Daddy setengah jam lagi " ucap Daddy radit
Henry dan Jose hanya bisa memejamkan mata
" Jose antar berkas Daddy,habis makan pulang ke rumah utama
" Oh kiraen , Henry ada di dekatmu kan "
" Iya Mom
" Hidupkan pengeras suaranya "
Jose menjadi khawatir, dia menatap Henry tapi Henry mengangguk saja akhirnya di hidupkan
" Kenapa mom"
__ADS_1
" Eh gimana tadi sayang waktu jalan sama Eva "
Henry sudah bisa tebak yang akan di bicarakan mommy, sedangkan Jose melihat Elvi
Lagi lagi aku terjebak dalam situasi ini batin Jose
" Mom dengarkan Henry baik baik ,jangan perna memaksa aku untuk mengikuti permintaan Eva apa pun itu ,kalaupun nanti dia meminta tolong sama mommy bilang saja mommy tidak bisa ,mommy paling tau seperti apa sifatku, mommy juga sudah tau kalau aku sudah punya kekasih aku cuma tidak mau nanti ada salah paham "
" Tapi Eva mencintaimu sayang "
" Tapi aku tidak mom tolong jangan paksa Henry
" Sudah lah mom bukannya Daddy susah memberi tahu jangan paksa anak-anak dengan pilihan kita biarkan mereka memilih sendiri selagi itu baik untuk mereka " ucap Daddy
"Lagian kamu dari kemarin bicaranya sudah punya kekasih tapi tidak pernah di pertemukan, itu salah kamu sendiri "
Elvi yang dari tadi hanya diam setidaknya lebih baik lagi dari tadi setelah mendengar pembicaraan mommy Henry dan Henry
" Belum saatnya mom "
" Dia ada d setho Kan"
" Tidak, ada " Jose dan Henry menjawab berbeda
Henry menendang kaki Jose dengan keras, Jose meringis
" Ada mom,ini lagi siapin makanan untuk Henry "
" Cantik tidak"
" Sangat mom sangat cantik,muda ,sopan ,imut dan yang penting umurnya 19 tahun mom"
" Yaaaakk Jose mati kan teleponnya " pekik Henry
Sambungan telepon nya mati di putus kan oleh mommy ellena
" Puas kamu " menatap tajam Jose
" Gerakanmu lama, dari pada salah paham terus " ucap Jose santai
" Apa kamu baik-baik saja kalau mommy ke sini " Tanya Henry
Elvi melihat Jose dan Henry bergantian dia hanya tersenyum
" Ke kamar saja saat mereka mommy datang kalau tidak nyaman " Ucap Henry
" Aku baik-baik saja ,masa orang tua ke sini aku kurung diri di kamar ,tidak sopan " ucap elvi
Mereka bertukar cerita sambil menunggu mommy ellena dan Daddy radit ,tiba tiba Henry mengingat sesuatu
" Tadi kamu di Hypermart ketemu siapa " tanya Henry
" Siapa " tanya Elvi
Henry melemparkan ponselnya di depan Elvi " oh Kaka Rio " ucap elvi
" Kakak" pekik Jose dan Henry
" Dia teman ku tadi tidak sengaja ketemu di sana dan dia menemani ibunya belanja " ucap elvi
__ADS_1
" Terus kenapa dia harus kaya getho masa teman megang kepala" ucap Henry sinis
" Terus apa bedanya denganmu meja makan yang bisa muat 4 orng seolah hanya bisa untuk 1 orng segitunya " ucap elvi tidak kalah sinis
" Aku cuma temani makan siang itu pun mommy yang suruh " ucap Henry
" Tadi pagi bilang nya nanti pulang telat karena ada kerjaan ,jadi tadi itu kerjaan " ucap elvi
" Diam " teriak Jose dia sudah sakit kepalanya mendengar mereka berdebat
"Tunggu lah aku sebentar malam " seringai jahat muncul di wajah Henry
Elvi bergidik ngeri melihat itu membayangkan saja sudah pasti tidak akan di biarkan tidur
" Apa kamu dag cape kunjungan lahan terus " ucap Jose
" Kamu belum merasakan nya " ketus Henry
Saat Jose akan menjawab pintu apartemen terbuka, mereka semua menunggu siapa yang membuka apartemen ,tidak lama kelihatan lah Daddy dan mommy
Henry,Jose,Elvi hanya diam melihat kedatangan mommy dan Daddy
" Yaakk anak durhaka apa kalian tidak akan mempersilahkan kami untuk duduk " bentak Daddy
Elvi langsung berdiri berjalan ke arah Daddy dan mommy " selamat malam nyonya tuan " sambil membukukan badannya
"Siapa namamu " tanya mommy ellena
" Saya Elvina Carissa nyonya "
Henry berdiri lalu berjalan ke arah Elvi " Mom dad ayo kita makan" kemudian dia menggandeng tangan Elvi tapi di hempaskan oleh Elvi
" Kenapa " tanya Henry
Tapi Elvi enggan menjawab dia pergi ke arah dapur mengambil piring untuk mommy ellena dan Daddy radit lalu di letakan di depan mereka dan tidak lupa menuangkan air minum untuk mereka ,semua pergerakan Elvi tidak luput dari pandangan mommy dan Daddy
Mommy mulai menyendokan makan untuk suaminya setelah itu dia juga menyedok untuk dirinya.
Elvi menginjak kaki Henry " doa" ucap elvi tanpa suara
" Daddy pimpinan doa " ucap Henry tersenyum
" Apa " pekik Daddy radit
" Payah " ucap Henry, Jose hanya tersenyum melihat kejahilan Henry
Elvi menginjak kaki Henry lagi " apa sih sayang sakit tau dari tadi injak kakiku terus " kesal Henry
" Yang sopan , ayo pimpin doa itu mas Jose sudah lapar " ucap elvi Sedikit berbisik tapi masih bisa di dengar oleh Daddy dan mommy
" Iyaa " ucap Henry
Daddy dan mommy melihatnya tersenyum sejak kapan Henry makan berdoa dulu
Malam ini mereka makan dalam diam tapi ada rasa senang karena bagaikan 1 keluarga ,Elvi langsung mengingat ibu nya
Apa ibu sudah makan iya batin Elvi
Setelah selesai makan Elvi langsung membereskan sisa makanan mereka dan piring kotornya tapi di cegah oleh mommy ellena
__ADS_1
" Simpan saja ada yang ingin di bicarakan " ucap mommy ellena
Elvi melihat Henry dan Jose meminta persetujuan mereka mengangguk saja .Elvi pun mengikuti langkah mereka di ruangan kerja dengan perasaan yang tidak karuan