
Daddy radit dan yang lain nya sudah sampai di masion mereka masuk dalam rumah yang sebagian lampunya sudah di matikan Nany dan si kembar langsung ke kamar untuk menidurkan si kembar di tempat tidurnya
" apa Elsa sudah tidur " ucap Jose
" mungkin, Alan masih di sana " tanya Daddy radit
" iya , mobilnya juga tidak ada di depan " ucap Jose
" iya sudah kita istirahat saja ,besok juga pasti kita ketemu dengan nya " ucap Daddy radit ,lalu mereka memasuki kamar masing-masing
saat di dalam kamar Henry langsung memeluk Elvi
" sayang apa belum bisa " tanya Henry menyembunyikan wajahnya di leher jenjang istrinya
" sabar iya by, sebentar lagi " Henry hanya bisa menghela napas panjang nya
" sayang aku sudah kangen dengan suaramu , apa yang ini boleh " tanya Henry sambil mengelus hasil makanan si kembar
" tidak,untuk dua tahun ke depan " Ucap Elvi
" sebelum mereka kan ,itu punyaku yank " ucap Henry
" sudah ayo bersihkan diri dulu " ucap Elvi menarik tangan Henry masuk dalam kamar mandi ,seketika wajah Henry tersenyum
" sayang bantuin kaya bisa nya iyaa " ucap Henry sambil mengedipkan mata sebelah ,Elvi hanya mengangguk pelan
" bukalah " Elvi membantu membuka kain yang melekat di tubuh suaminya begitu juga dia
" by ,jangan " Ucap Elvi saat suaminya memainkan buah ceri
" pelan pelan saja sayang " ucap Henry ,Elvi tidak menghiraukan nya dia berjongkok menghadap lollipop jumbo yang sudah tegak, dia memegang lollipop itu dengan erat sambil naik turun ,Henry berpegangan pada meja wastafel sambil melihat Elvi yang bermain dengan lollipop
" sa..sayang aaaarrrgghhhhh "
__ADS_1
Henry meremas kuat meja wastafel meresakan nikmat, Elvi mengakat kepala nya melihat Henry sambil tersenyum,lalu dia mengeluarkan lidahnya bermain dengan lolipop membuat Henry mengerang panjang saat ujung lolipop di isap kuat
Henry meremas rambut Elvi dengan kuat sambil mengadahkan kepalanya ke atas ,Elvi bermain dengan lolipop mulut dan lidahnya mengisap dengan baik suara ******dan ****** Henry memenuhi kamar mandi mereka ,30 menit Elvi bermain dengan lolipop dia merasakan lolipop nya membengkak sebelum dia menarik mulutnya ,dia mengisap dalam semuanya membuat Henry memuntahkan semuanya syukur Elvi dengan cepat melepaskan nya
" aaaarrrgghhhhh Elvina" geram Henry panjang sambil meremas meja wastafel
" sudah " tanya Elvi lembut lalu dia mencuci mulutnya
" makasih sayang aku puas kau hebat " ucap Henry memeluk Elvi dari belakang
" iya sudah ayo mandi, baru kita istirahat " Henry mengaguk lalu mereka mandi bersama di bawah shower
sedangkan di kamar sebelah tidak mau kalah dengan pengantin baru,suara ****** dan ****** Jose memenuhi kamar mereka karena Aqila sedang memopa dari atas dia meremas bokong Aqila dengan kuat
"ka...ka aaaahhhhh "
" kau nikmat Aaaarrrgghhhhh "
Aqila mempercepat gerakannya,membuat Jose meracau tidak jelas dia melihat Aqila dengan tatapan sayu, menyambar bibir Aqila dengan kasar dan tangannya bermain di buah ceri, peluh keringat membasahi tubuh mereka
" bersama aahhh"
aaahhhhh
aaaarrrgghhhhh
Jose menekan keras bokong Aqila agar mencapai titik terdalam milik istrinya dia memejamkan matanya kuat saat sesuatu sudah meledak di dalam
" aku Suka" ucap Jose ngos-ngosan,Aqila langsung memeluk suaminya sedangkan mereka masih dalam keadaan menyatu
" Kaka suka " Jose mengaguk
" sangat sayang " ucap Jose sambil mengelus kening Aqila yang berkeringat
__ADS_1
" aku akan mengulangi nya nanti " ucap Aqila tersenyum
Jose hanya tersenyum " bukannya kau sudah sering melakukan nya " Aqila menggaguk
" sudah ayo kita bersihkan diri dulu " aqila menggeleng lalu melepaskan tubuhnya dari Jose
" sayang jangan lagi " ucap Jose saat melihat Aqila memainkan lollipop nya agar bisa bangun
" sa ...yang aaaarrrgghhhhh "
Aqila tidak ingin kalah hingga malam ini membuat Jose benar benar di buat gila, Jose yang merasa harga dirinya jatuh tidak di izinkan Aqila untuk bermain ,malam ini hanya milik Aqila ,Jose hanya bisa ****** dan ******** karena Aqila memanjakan diri nya untuk pertama kalinya
hingga di bisa meledak ke tiga kali karena ulang Aqila
sedangkan Davin dan Nabilla baru saja melakukan hal yang sama bahkan Nabilla ingin bermain di balkon dan di sofa membuat fantasi Davin bekerja dengan baik, setelah itu mereka istirahat dalam keadaan naken karena kelelahan habis menggempur Nabilla dan di gempur Nabilla ,semenjak hamil Davin benar-benar menyukai sifat agresif Nabilla
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
sedangkan dalam kamar hotel seorang pria hanya duduk di balkon hotel sambil mengisap rokoknya,dia bukan perokok aktif hanya saja jika dalam keadaan pusing dan bosan dia akan seperti ini,dia ingin pulang tapi dia enggan bertemu dengan Elsa untuk malam ini
"apa yang harus aku lakukan " gumam Alan mengusap wajahnya kasar,lama dia berfikir akhirnya dia berdiri mengambil kunci mobilnya ,entah lah untuk sekarang dia hanya ingin mendingan kepalanya
Alan berkeliling tidak ada tujuan ,hingga dia tidak sadar jika mobil yang ia kendarai sudah berada depan masion ,satpam membukakan pintu lalu Alan memasauk mobilnya masuk ke dalam .
sesampai nya depan kamar dia masih diam di tempat sebelum dia masuk ,dia melihat Elsa tertidur di atas sofa dia duduk di tepi ranjang sambil menatap Elsa yang kebetulan Elsa juga mengahap ke arahnya.
dia melihat mata Elsa sembab ,sudah di pastikan pasti dia habis menangis.
" ini membuatku sakit kepala " gumam Alan, dia mengambil kan selimut untuk Elsa ,
dengan pelan menutupi tubuh Elsa dengan selimut tebal agar membuat Elsa bisa tidur lebih nyaman
" kita di sini sama sama menderita bukan " gumam Alan,lalu berdiri mendekat ke arah tempat tidur dan membaringkan kan tubuhnya dia Lelah bukan hanya fisiknya tapi batinnya juga sehingga dia dengan cepat masuk dalam alam mimpi nya
__ADS_1
Elsa membuka mata nya secara perlahan saat merasa Alan sudah tertidur ,saat mendengar pintu terbuka dia langsung menutup matanya karena memang dia sejak tadi tidak bisa tidur ,banyak yang dia pikirkan sehingga membuat dia tidak mengantuk
" selamat malam tuan " gumam Elsa lirih kemudian dia membalikkan tubuhnya membelakangi Alan sambil tersenyum setidaknya dia masih ada rasa kasian padanya dengan menyelimuti nya.