CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
kebahagiaan


__ADS_3

" sayang " Alan masuk dalam rumah sambil memanggil istrinya


" maaf tuan Alan, nona Elsa ada di taman belakang " Alan langsung berjalan ke taman belakang tanpa memperdulikan kepala pelan


" sayang ,maaf kamu kaget " Elsa hanya tersenyum ,Alan mencium kepala Elsa


" mau pergi sekarang atau besok " sambil mencium leher Elsa ,Elsa yang dapat perlakuan seperti itu hanya bisa menahan napasnya ,Alan tersenyum melihat Elsa meremas pegangan kursi


" m- mas "


" hebm " Alan mengakat kepalanya " kenapa sayang " tanya Alan


" besok pagi saja gimana , soalnya kita belum belanja keperluan di sana " Alan duduk di samping Elsa


" semuanya sudah siap sayang, kamu Tidak perlu khawatir " Elsa menatap Alan


" serius " Alan mengaguk


" kita pergi sekarang " Alan menahan tangan Elsa


" kenapa "


" bayaran nya " Elsa mengembuskan nafasnya kasar


" berapa " Alan tersenyum manis


" 3 " Elsa menggaguk


"let's get teh play " Alan langsung mengangkat tubuh Elsa ala baby koala ,dan mencium bibirnya melewati beberapa pelayan tanpa mempedulikan keberadaan mereka ,Elsa memukul punggung Alan


" sampai kamar dulu " Alan tertawa kecil


hingga saat sampai di kamar Alan membuktikan ucapannya bahkan mereka langsung masuk ke dalam kamar mandi ,suara *****Alan memenuhi langit² kamar mandi mereka


" so hot " racau Alan ,bahkan dia susah mengungkapkan apa yang dia rasakan sekarang sehingga dia hanya bisa mengumpat kenikmatan.

__ADS_1


ini benar-benar gila !!!!!


sangat gila !!!!


**** umpat Alan !!!!


" aaarrrggggghhhhhhh honey "


Alan menatap Elsa yang masih bermain dengan lolipop nya setelah pelepasan nya barusan beberapa detik ke luar dan apa ini kenapa dia membangun kan lagi


" Sayanghhhhhh " bahkan Alan belum bisa mengatur napasnya tapi Elsa berhasil membangun kan juniornya yang baru saja memuntahkan laharnya


" aaarrrggggghhhhhhh Elsa "


" selesai kan cepat ,jangan menyiksa ku sayang "


tapi bukan Elsa namanya jika tidak bermain dulu dengan junior Alan, Alan menatap memohon pada Elsa saat juniornya di genggam dengan erat dan mulut Elsa bermain di pucuk juniornya


" aaarrrggggghhhhhhh faster " racau Alan saat Elsa m***** bahkan lidahnya bermain dalam sana dan di usap kuat membuat Alan memekik hebat ,hingga pelepasan ke dua dan ketiga Alan di buat lemas sama Elsa.


setelah selesai mandi Alan dan Elsa istirahat ,Alan memeluk erat Elsa


" jika sudah waktunya ,aku tidak akan membiarkan istirahat Sa, kau membuat imajinasi ku bangkit " gumam Alan lirih


" aku menunggunya " Alan tersenyum "kamu akan lihat nanti bahkan kamu memohon pun aku tidak peduli " Alan mengelus punggung Elsa " i love you ,dan terimakasih sudah sabar berada di samping ku " Elsa mengangkat kepalanya tapi di tahan Alan " tidur lah aku lelah " Elsa tersenyum " i love you to my husband " Alan hanya tersenyum


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" darl apa kamu juga pulang kampung " kini Jeje dan Ana memilih ke apartemen yang dulu sempat di tepati Ana


" kita berangkat kapan dan balik kapan , nanti saja pulang nya ,kalau hanya sebentar tidak perlu " ucap Ana


" apa kamu baik² saja " Ana mengaguk " bukannya nanti aku pulang saat kandungan ku sudah 7 bulan " jeje mengaguk


" darl kamu tau tidak ,dulu aku tidak pernah berpikir untuk seperti sekarang " Ana mengeritkan keningnya " memiliki istri dan anak bahkan itu tidak pernah aku bayangkan ,yang aku pikirkan dulu hanya bersenang² ,..

__ADS_1


" dengan wanita " Jeje menatap Ana " kau tau " Ana mengaguk " dari mana " Elsa menarik napasnya kasar


" aku sering mendengar kalian mengobrol ,apa lagi aku sering melihat mas Alan membawa wanita di kantor ,itu sangat tidak mungkin jika abang tidak melakukan nya " ucap Ana


" lalu kenapa kamu Tidak tanya padaku " tanya jeje


" jika aku bertanya apa yang akan Abang jelaskan ,lalu jika setelah Abang jelaskan dan aku meminta Abang untuk tidak seperti itu sebelum ketemu Dengan ku apa Abang bisa mengembalikan semuanya ,marah ,kesal kecewa pasti ada tapi satu yang aku tau ,itu dulu semua orang punya masa kelam tidak ada manusia yang bersih tapi bagaimana kita bangkit dari dunia gelap yang dulu kamu seperti itu menjadi lebih baik lagi ,you are now my husband and tomorrow you will be the father of my child regardless of your past me and my son you are our greatest man " Jeje menatap kagum pada Ana dia benar² beruntung bertemu dengan nya tidak memperdulikan masa lalunya


" bisa satu putaran " Ana menggeleng " kali ini tidak aku ingin hanya berdua dengan Abang seperti ini " Jeje tertawa kecil


" baiklah tapi tidak lain kali " Ana menggaguk mengusap wajahnya di dada Jeje


" aku kangen masa² kaya gini ,tidak memikirkan hal yang membuat kepala kita pusing ,Jika Abang sudah tidak mual lagi ,aku ingin berhenti kerja "


" kamu yakin " Ana menggaguk " iya aku yakin ,jika kita sama² sibuk seperti ini ,kita jarang seperti ini bukan saat kita pulang kerja kita berdua kelelahan ,makan malam , berkumpul bersama ,lalu istirahat di perusahaan fokus kerjaan sekalipun sesekali kita juga berduaan setelah itu pulang seperti itu lagi ,bahkan waktu kita habis di perusahaan " ucap Ana


" Senin kamu sudah bisa berhenti bekerja ,aku baik² saja kamu fokus sama keluarga kita saja , makasih darl " Ana menggaguk " Ana yang harusnya bilang terimakasih tanpa aku sadari Abang merenovasi rumah di kampung bahkan membelikan beberapa tanah untuk ayah ,cih bahkan ayah dan ibu memuji mu habis² an seolah² aku ini bukan anak mereka ,harusnya mereka itu berterimakasih dengan ku karena aku mereka bisa hidup enak sepeti sekarang " Alan tertawa keras


" apa kau dendam " Ana memukul lengan Jeje " sangat aku hidup dengan mereka sampai sekarang , sedangkan Abang baru masuk berapa bulan tapi mereka selalu menyombongkan Abang ,setiap aku telepon mereka selalu menanyakan Abang," ucap Ana


"apa aku harus bilang membuang mu darl ,dan mengangkat aku anaknya " ujar Jeje dengan tawa kecilnya


" tapi aku bahagia, sekalipun kesal tapi setidaknya aku bisa melihat wajah bahagia mereka sekalipun aku tidak melihatnya tapi dari suara mereka aku bisa tau jika mereka sangat bahagia , dulu aku sempat berpikir sama seperti Abang ,aku anak satu² jika nanti aku menikah pasti aku ikut suamiku dan aku meninggalkan mereka sendirian ,dan saat itu tiba aku sudah membahagiakan mereka atau belum tapi aku bersyukur bertemu dengan Abang aku tau jika aku belum membahagiakan mereka karena aku kerja pun belum lama dan bahkan utang kami ¹/⁴ nya saja tidak sampai kami membayar nya ,dan sekarang I'm really happy, rich husband, understanding, I got everything from you " ucap Ana


" jadi kamu terima aku karena kaya banyak uang " Ana menggangguk " untuk masa depan yang cerah dan anak²ku tidak susah " Jeje menarik keras hidung Ana hingga ana kesakitan


" Abang " rengek Ana " maaf sayang sakit " Ana menggeleng Alan mengelus hidung mancung istrinya


" semua yang aku dapatkan tidak lepas dari Daddy darl,aku masuk dalam keluarga mereka tidak membawa papa selain buku sekolah Kami ,bahkan pakaian pun tidak , bahkan makan ayah dan ibu Daddy yang membuatnya seperti itu membayar orang untuk mengurus nya begitu juga rumah dan aku sangat bersyukur kami tidak di bedakan dengan Henry dan Jose sekalipun kami bukanlah siapa² mereka " ucap Jeje


" dan aku bersyukur kamu di pungut mereka " Elsa tertawa keras membuat Jeje kesal karena ucapan istrinya tapi dia bahagia


" tertawa lah seperti ini darl itu bisa menghilangkan rasa lelah dan penat ku ,tawamu adalah obat terbaik untuk ku " ucap Jeje ,Ana mengelus rahang suaminya " dan bahagia memiliki kamu " ucap Ana


" karena banyak uang " ana menggangguk ,membuat Jeje mencibir ,Jeje mencium kening istrinya dengan lembut

__ADS_1


__ADS_2