
" sayang bangun katanya mau jalan² " Alan mengelus pipi Elsa
" jangan menggangguku ,aku ingin istirahat kau membuatku susah bangun bahkan berjalan juga belum tentu " alan tertawa kecil dengan kekesalan istrinya
" baiklah ,tapi bangun dulu untuk sarapan setelah itu lanjut istirahat " Elsa membuka matanya sedikit demi sedikit
" ambilkan bathrobe dulu " Alan mengambilkan yang di butuhkan Elsa
setelah memakai bathrobe, Elsa mencoba bangun dan menurunkan kakinya
seketika matanya melotot ke arah Alan yang hanya tersenyum kuda
" biar aku bantu " ucap Alan saat melihat tatap Elsa
" jauh kan tanganmu,ehs ingin rasanya aku memotong nya lebih kecil " Alan tidak mempedulikan ucapan Elsa.
Alan membawa Elsa ke kamar mandi untuk membersihkan diri
setelah itu dia ke luar ,karena Elsa membutuhkan waktu sendiri
Alan menatap ke arah luar sambil tersenyum.
dia benar² gila menggempur Elsa hingga membuatnya lelah
saat mendengar suara pintu terbuka Alan membalikkan tubuhnya
Elsa terlihat lebih segar setelah mandi dan kemas
" ayo sayang,setelah ini kamu istirahat nanti sore aja kita jalan² nya " Elsa enggan menjawab karena masih kesal dengan Alan yang tidak membiarkan dia untuk istirahat
" jangan cemberut ,kau membuatnya bangun " Elsa menatap horor ke arah Alan
" jangan coba² ini saja masih perih " Alan mengaguk
" ayo makan,nanti keburu dingin " ucap alan
setelah itu mereka makan dengan tenang!!!!
setelah makan Elsa melanjutkan tidurnya dan Alan tidka mengganggunya
dia hanya memeluk Elsa dari belakang dan ikut bersama Elsa
karena semalam mereka kurang tidur ,hingga pukul 4 dini hari baru mereka terlelap
mereka berhenti saat makan malam saja setelah itu melanjutkan kegiatan mereka
Alan benar² menggunakan waktu honeymoon nya sekaligus balas dendam karena terlalu lama puasa
dari selama hamil hingga masa pemulihan Elsa !!!
sedangan kan di kediaman Henry selepas suami mereka ke perusahaan
para wanita akan bermain bersama anak² mereka .
Dimana si kembar sudah mulai aktif lari sana sini membuat semua penjaga ekstra menjaga mereka
apa lagi baby gembul rif'at yang tidak pernah mengenal lelah
__ADS_1
dia hanya akan diam jika tertidur saja ,sedangan Ray hanya akan bermain saat dia merasa bosan.
sedangkan Queen jangan di tanya di sama seperti Kaka nya rif'at akan berkeliling masion hingga merasa lelah
" Rif'at sudah nak ,kasian paman nya nanti....
bugh
huuuwaaaaa ........huuuwaaaaa
" belum juga di bilang huf " Elvi berdiri mendekati anak nya yang sudah menangis kencang
" kan mommy bilang jangan lari² nak " Elvi menatap kening rif'at yang sedikit luka karena mengenai kursi
" tidak papa paman, rif'at nya saja memang sedikit lincah " ucap Elvi saat melihat wajah parah penjaga ketakutan
"tit my ...tit my hhhwwww " Elvi mengelus kening anak nya
" loh cucu opa kenapa hm " tanya daddy Radit yang baru datang
" jatuh dad , kening nya Luka " mata Daddy radit langsung menatap para penjaga yang kini sudah menunduk takut
" apa kalian tidak bisa menjaga nya hah " bentak Daddy radit
" dad ,ini bukan salah paman penjaga ,tadi rif'at lari² Elvi sudah memanggil nya tapi dia memang keras kepala" Daddy Radit menggendong rif'at yang masih saja menangis
" mau apa boy ,es krim " tanya Daddy radit
" Dy.....Dy .... " Elvi langsung menelpon suaminya
" kenapa mom " ucap Henry
" anakmu mau bicara" Elvi langsung mengarah kan HP nya pada rif'at
" Dy ....Dy ...." sesegukan sambil memanggil Henry
" boy kenapa hm ,apa Queen menganggu Kaka " tanya Henry lembut
" tit ala " tunjuk nya pada kening nya,Henry menghela napasnya
" nanti di obati mommy iya " ucap Henry
" au Dy " ucap nya lagi
" nanti Daddy bawakan mainan iya , sekarang Kaka sama opa dulu " ucap Henry , rif'at menatap Daddy radit
"sama opa mau " tanya Daddy radit
"au " Elvi mengambil HP nya
" Ray sama Queen mana mom " Elvi mengarahkan HP nya pada Ray dan juga Queen yang bermain bersama
" iya sudah aku lanjut kerja dulu iya ,maaf kamu jadi kerepotan " ucap henry
" ngomong apa sih dad " ucap Elvi
" nanti aku pulang cepat ,jadi kamu bisa istirahat dan aku temanin anak² main " ucap Henry
__ADS_1
" iya dad, jangan lupa makan siang iya " Henry hanya mengangguk
" i love you " ucap henry
" me too "
setelah itu sambungan telepon mereka terputus
" pa ....pa..." Daddy Radit menatap Queen
" cucu " Nany langsung memberikan susu Queen pada Daddy Radit
" Queen duduk di sini iya ,opa lagi obati luka Kaka " Queen mengambil susu nya sambil berbaring di atas karpet bulu sambil menatap rif'at yang di obati
" de tit " tanya Raymond , rif'at menatap Ray sendu
Ray mengelus kepala rif'at dengan lembut !!!!
membuat yang melihat mereka ingin sekali mencium nya
" Abang sayang sama Kaka " tanya Daddy radit
"Yan " ucap Ray ,Daddy radit tersenyum
" lukanya sudah opa obati ,lain kali dengar kata mommy dan om penjaga iya " ucap Daddy radit
setelah itu rif'at duduk dengan tenang bersama Ray sedang kan Queen masih asik dengan susunya
" istirahat lah nak ,nanti Daddy dan yang lainnya yang jaga mereka sebentar lagi mommy kalian akan kembali dari belanja " ucap Daddy radit
" tidak papa dad,Elvi juga hanya melihat mereka sesekali aja " ucap Elvi
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" jatuh lagi " tanya Jose saat Henry mengakhiri panggilan nya
" begitu lah " ucap Henry dengan napas panjang
" anak mu seperti cacing kepanasan , tidak pernah diam " ucap Jeje
" lama² otak kecilnya bisa bermasalah jika jatuh terus itu anak " ucap Henry
" mungkin itu karena kamu dulu terlalu kuat goyangnya saat menjenguk mereka " ucap Jeje
" lalu aku harus diam,apa kamu menjenguk anakmu kamu diam tanpa bergerak " tanya balik Henry kesal
Jeje hanya tersenyum kuda " santai bro ,biarkan saja namanya juga anak² pasti rasa penasaran nya sangat besar " ucap jeje
" mereka melebihi anak yang umur 2 tahun je " ucap Henry
" dan kau harus bersyukur,di saat anak se usia mereka belum bisa jalan dan bicara mereka sudah melakukan itu sekalipun bicaranya hanya ¹/⁴ bahkan aku tidak mengerti apa yang mereka ucapkan " ucap Jeje
"jangan kan kamu ,aku saja Daddy nya bingung ,jika bukan Elvi yang menjelaskan nya " ucap Henry
"bahasa nya anak² seperti bahasa alien " ucap Jose
" lebih dari itu " ucap Jeje ,membuat mereka tertawa kecil
__ADS_1