
hari yang tunggu tunggu Jeje akhirnya tiba ,dimana selama pingitan dan tiga hari tidak bertemu Ana membuatnya sakit kepala,sehingga dia menyibukkan diri dengan kerjaan,bahkan keluarga besar Henry sudah menginap dari semalam tapi tidak dengan Elsa dia memilih di rumah saja dan mereka enggan memaksa karena mengerti dengan situasi nya
keluarga dari Ana juga dari kemarin sudah menginap di hotel bapak dan ibu tidak henti hentinya berucap syukur bahkan keluarga Ana di undang semuanya,
sebelum akad di mulai ayah dan ibu menemui Jeje terlebih dahulu , memberikan nasehat tentang rumah tangga ,Jeje berjanji akan selalu berada di sisi Ana membuat bapak dan ibu bahagia
kini waktu yang di nanti nanti sudah tiba Ana duduk di samping Jeje dengan kebaya putih elegan membuat Jeje menatapnya tanpa berkedip jika tidak di tegur mungkin Dia masih saja menatap Ana membuat para tamu dan keluarga lainnya menggoda mereka
kata SAH yang terlontar dari mulut saksi yang tamu undangan membuat Jeje dan Ana bisa bernafas lega,setelah penghulu membaca doa dan memberikan nasehat mereka menandatangani berkas pernikahan mereka ,setelah itu mereka bertukar cincin,Ana mencium punggung tangan Jeje yang sudah menjadi suaminya ,begitu juga Jeje mencium kening Ana dengan lembut ,kini saat nya mereka menerima tamu undangan setelah proses sungkeman selesai Jeje yang tidak bisa menahan haru hanya bisa menangis di pelukan Daddy radit dan mommy ellena tanpa mengucapkan satu kata ,begitu juga dengan mommy ellena Sedangkan Daddy radit hanya tersenyum tulus padanya
" selamat je , akhirnya kau laku juga, pelan saja iya jangan keras keras " ucap Jose Jeje hanya mengangguk saja ,tapi saat berhadapan dengan Henry dia hanya diam ,Henry memeluk Jeje
"selamat " ucap Henry ,Jeje hanya mengangguk Jose yang melihat itu hanya bisa menahan haru
" makasih sudah menjadi kaka terhebat buat kami,maaf jika kami masih selalu menyusahkan mu "ucap jeje,Henry hanya mengangguk saja lalu meninggalkan panggung tanpa berkata papa lagi.
" apa yang harus aku katakan " ucap Alan saat sudah di depan Jeje
" tidak usah mengatakan papa " ucap Jeje
" cih kau ini" Alan memeluk jeje " terimakasih telah bertahan selama ini bersamaku maaf jika selalu membuatmu marah dan kesal, semoga kau selalu bahagia " ucap Alan
" makasih " ucap Jeje ,lalu Alan meninggalkan Jeje dia mendekati mommy ellena dan Daddy radit
tamu undangan tidak henti hentinya berdatangan
" sayang kamu istirahat di kamar iya ,Kaka temui dulu kolega bisnis "ucap Jose Aqila hanya mengangguk saja
" ayo dek ,sama Kaka karena Kaka juga mau ke atas cape banyak sekali tamunya" ucap Nabilla
" ikut Nabilla saja iya ,bill jaga istriku " ucap Jose
__ADS_1
" baik tuan ,ayo " ucap Nabilla sambil menggandeng tangan Aqila , sedangkan Elvi saat selesai ijab qobul tadi sudah ke kamar duluan karena si kembar berada di kamar dengan nany nya
Henry dan yang lainnya menerima tamu undangan yang datang,bahkan para wartawan juga meliputi pernikahan mewah anak dari seorang yang sangat penting.
hingga pukul 4 sore para tamu undangan sudah mulai sunyi ,Ana langsung duduk dan membuka sepatu hak nya, dari tadi dia menahan pegal tapi sebisa mungkin dia tahan
" maaf darl " ucap Jeje jongkok di depan Ana
" Abang berdiri tidak enak di lihat sama yang lain " ucap Ana
" sudah tidak papa, ambil sendal yang nyaman untuk istriku " ucap Jeje
" bawah saja ke kamar nak,supaya dia bisa istirahat yang lainnya juga sudah kembali ke kamar " Ucap Daddy radit karena memang di bawah hanya Daddy Henry Jose Alan yang menerima tamu dan beberapa keluarga lainnya sedangkan para wanita sudah naik ke kamar untuk istirahat ,karena nanti malam mereka akan makan malam keluarga
" iya dad " ucap Jeje ,dia langsung menggendong Ana tanpa aba-aba
" ABANG " pekik ana "turunin malu di lihat orang " ucap Ana lirih sambil bersembunyi di dada Jeje ,Jeje hanya tersenyum tidak memperdulikan ucapan Ana
" habis itu turun masih ada tamu undangan, jangan dulu menungging kuda ini masih sore " ucap Jose
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
sedangkan di rumah Utama Elsa yang di tinggalkan sendiri bingung mau berbuat apa, sedangkan nany yang menjaga si kembar harus ikut ke hotel,dia bukan tidak mau ikut tapi dia tidak mau membuat suasana makin canggung apa lagi banyak orang yang belum tau siapa dia
" ibu ayah ,apa kalian melihatku sekarang ,aku kangen ingin bertemu dengan kalian ,apa kalian bahagia di sana tanpa Elsa " ucap Elsa sambil melihat langit, untuk membuang rasa bosannya dia hanya duduk di gazebo taman belakang
Elsa melihat sekeliling nya dia tersenyum melihat taman bunga yang indah,dia berdiri mendekati bunga bunga itu menghirup aroma bunga
" apa kalian ingin berteman Dengan ku, kau tau aku seperti mati enggan hidup segan " ucap Elsa tertawa kecil.
setelah lelah melihat bunga bunga dia ,masuk ke dalam rumah karena sudah sore ,dia berjalan ke arah kamar untuk membersihkan dirinya nya
__ADS_1
sedangkan di hotel Henry dan Jose sedang duduk berhadapan dengan alan ,sedangkan Jeje sudah masuk dalam kamarnya setelah semuanya selesai
" apa kau tidak Inging menjemput Elsa " tanya Jose
" tidak " ucap Alan
" di jemput sopir " ucap Henry
" biarkan seperti ini dulu " ucap Alan
" lan mengerti lah posisi dia ,semua wanita tidak ada yang mau berada di posisi dia " ucap Jose
" dan tidak semua laki-laki mau seperti posisi ku termaksud kalian " ucap Alan ,Henry dan Jose tidak berkutik
" kalian selalu berbicara seperti itu ,tapi aku juga yakin jika kalian seperti ku pasti akan melakukan hal yang sama bahkan bisa lebih " ucap Alan
" tidak mudah menerima orang yang sama sekali aku tidak kenal bahkan nama saja aku tidak tau, tapi tiba-tiba harus terikat tali pernikahan ,bukankah lucu, aku saja yang memikirkan nya sampai ketawa " ucap Alan tersenyum
"tapi kalian selalu memaksa ku untuk selalu dekat dengan nya,tanpa tau aku nya seperti apa ,aku juga tidak ingin berada di posisi ini ,karena aku terlihat seperti orang bodoh yang tidak tau mau melakukan apa " ucap Alan
" melangkah takut salah ,mundur pun aku takut salah " Alan memejamkan matanya bersandar pada sofa sambil memijat keningnya
" kami tau apa yang kamu rasakan ,kami bukan membelanya dan menyalahkan kamu ,tapi di sini kita yang memaksa nya masuk dalam lingkungan kita " ucap Henry
" seharusnya kalian memikirkan itu sejak awal " ucap Alan ,Jose menahan tangan Henry saat dia ingin berbicara
" iya sudah pelan pelan saja ,yang penting kamu tau statsumu seperti apa " Ucap Jose
" akan aku usahakan " ucap Alan
" sudah ayo kita bersihkan diri dulu ,sebantar kita akan makan malam sama keluarga Ana " ucap Jose
__ADS_1
" iya " ucap Henry dan Alan
lalu mereka berpisah memasuki kamar masing-masing,untuk membersihkan diri dan istirahat sejenak sebelum maka malam di mulai