CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
awal penderitaan


__ADS_3

" sayang kamu sudah bangun mana yang sakit hm " tanya Jose menghampiri istrinya


"minum " ucap Aqila lirih,Jose langsung memberikan air minum untuk Aqila


" Kaka kenapa ada di sini " tanya Aqila lalu dia melihat tangannya karena merasakan tangannya ada yang aneh


" Aqila kenapa kak " lanjutnya lagi


" kamu tidak kenapa Napa sayang tadi hanya pingsan kata Davin kamu lelah dan lemah makanya di pasang kan ini " ucap Jose tersenyum


" apa boleh di buka Aqila tidak nyaman " ucap Aqila ,jose langsung melihat Davin


Davin berdiri mendekati Aqila " apa sudah lebih baik " aqila mengaguk " baiklah Kakak akan buka tapi kamu jangan terlalu lelah iya " ucap Davin sambil membuka infus , Aqila sedikit meringis membuat Jose menatap Davin


" tidak papa itu hal biasa " ucap Davin


" apa kamu merasakan sesuatu belakang ini " tanya Davin


" cuma pusing saja kak dan kadang kadang-kadang mual tapi tidak menentu " ucap Aqila


" oh sudah tidak papa ,kakak tinggal iya balik ke rumah sakit mungkin Jose ada yang ingin dia sampai kan " ucap Davin lalu berpamitan dan ke luar dari kamar Jose


" Daddy mommy dan Elvi ke luar juga iya nak ,karena Elvi harus makan buah " ucap mommy ellena


" iya mom ,El maaf aku belum bisa temani kamu hari ini "ucap Aqila


" tidak papa kesehatan mu lebih penting ,lagian ada Daddy dan mommy ada juga penjaga " ucap Elvi ,lalu mereka keluar dari kamar Jose dan menutup pintu


" sayang " panggil Jose sambil menatap Aqila


" iya kakak " ucap Aqila


" terimakasih untuk semuanya " ucap Jose dengan mata berkaca-kaca


" kakak kenapa apa ada Masahlah atau Aqila bikin salah kak " tanya Aqila


" tidak Kakak hanya bahagia sayang " Jose Langsung memeluk Aqila


" lepas dulu ,Kaka kenapa " ucap Aqila tapi Jose semakin mempererat pelukannya


" terimakasih sudah memberikan hadiah yang sangat luar biasa , aku akan menjadi seorang ayah sayang " ucap Jose sambil menangis bahagia


Aqila tertawa mendengar ucapan Jose " kan memang Kakak akan menjadi ayah " Jose melepas pelukannya melihat Aqila.


" apa kamu sudah tau , kenapa tidak memberi tahu Kakak ,apa kamu tidak suka kakak tahu " ucap Jose menatap tajam Aqila


" kasih tau apa sih kan memang Kakak sudah jadi ayah dari si kembar ,Kakak aneh deh " ucap Aqila kesal


" astaga sayang kau membuatku jadi bersalah, dengar Kakak baik baik iya jangan memotong ,aku bukan hanya ayah untuk si kembar tapi aku juga akan menjadi ayah untuk anakku sendiri " Ucap Jose lembut


" kakak punya anak lain, koh tidak perna cerita sama Aqila kenapa Kaka sembunyikan apa Kakak mempunyai wanita lain karena Aqila belum hamil " Aqila langsung menangis histeris sambil memukul dada Jose


Jose semakin bingung dengan Aqila kenapa istrinya ini polos sekali sehingga dia tidak tau arah pembicaraan Jose


" sayang jangan menangis " ucap Jose


" Aqila mau pulang ke rumah ayah,Aqila tidak mau sama Kaka ,Aqila benci sama Kaka hiks hiks hiks " Ucap Aqila sambil menangis,Jose mengusap wajahnya kasar


" sayang dengar dulu ,kakak tidak punya wanita lain di luaran sana Kakak hanya punya kamu " jose menarik menghembus napas nya pelan " kamu yang hamil sayang " ucap Jose


" oh kirain " ucap Aqila jose menaikan alisnya d dengan reaksi Aqila


" sa...


" APA !!!! " teriak Aqila yang sudah sadar " aqi...la ha..mil " tanya Aqila dengan gugup dan menatap suaminya


Jose tersenyum " iya sayang kamu hamil terimakasih " ucap Jose sambil mencium seluruh wajah istrinya


" serius kakak,kenapa tidak bicara dari tadi " ucap aqila


" sayang aku sudah bicara dari tadi tapi kamu nya yang malah berpikiran ke mana mana " ucap Jose


Aqila tersenyum " maaf " ucap Aqila


"sudah tidak papa , sekarang kamu mau nya apa " tanya Jose


" tidak ada hanya mau seperti ini saja ,kakak bisa buka bajunya " ucap Aqila


" buat apa sayang " tanya Jose menatap istrinya


" buka saja Aqila suka bau badan kakak,jangan mandi iya biarkan seperti ini " ucap Aqila ,membuat Jose kaget apa dia tidak mandi yang benar saja


" iya sayang " ucap Jose pasrah lalu dia membuka bajunya ,Aqila langsung memeluk suaminya bahkan dia duduk di pangkuan suaminya membuat Jose menahan nafasnya

__ADS_1


" sayang apa kamu serius akan sepeti ini " Aqila hanya mengangguk ,Jose pasrah karena dia sudah terbiasa menghadapi ibu hamil dia belajar dari Elvi


tidak lama dia mendengar dengkuran halus dari istrinya


" cih enak sekali dia tidur setelah membuat adikku sesak" Jose membaringkan Aqila dengan pelan agar tidak membuat nya bangun


setelah itu dia masuk membersihkan tubuhnya lalu dia ke luar masuk ke ruangan walk in close memakai pakaian santai.


setelah itu dia ke luar kamar untuk menemui orang tuanya yang menemani Elvi


" dad mom kalian di sini " Ucap Jose


" iya tuh lihat ,tiap hari kegiatan nya itu setelah kuliah membuat bokong Daddy sakit karena kelamaan duduk " Jose hanya tersenyum mendengar keluhan Daddy nya tapi dia tetap menemani Elvi padahal ada pelayan dan penjaga


" istrimu mana " tanya mommy ellena


" dia tidur mom ,habis membuatku sakit kepala " ucap Jose sambil tersenyum


" apa mommy tau, saat aku memberi tahu dia,aku akan menjadi ayah dia langsung tertawa, dia bilang memang aku sudah menjadi ayah si kembar ,setelah aku bilang ayah untuk anakku sendiri dia malah nangis histeris dan bilang aku mempunyai anak dengan wanita di luaran sana bahkan dia minta pulang ke rumah orang tuanya " Daddy dan mommy tertawa mendengar cerita Jose


" apa istrimu sangat polos Jo" tanya Daddy


" aku juga tidak tau dad ,bahkan setelah dia nangis dia meminta ku membuka bajuku dan memeluk ku dengan erat tidak lama dia tertidur " ucap Jose tersenyum


" kayanya kamu akan lebih dari Henry " ucap mommy ellena


" entah lah mom, tapi Jose akan selalu menurutinya"ucap Jose


" apa wanita hamil itu tidak lelah bermain di sana " tanya Jose


" dia akan berhenti ketika melihat wajah pelayan yang menjaganya kelelahan " Ucap mommy ellena


" apa perlu kita hilang kan saja taman bunga ini " ucap Jose


" jika kamu siap menerima amukan mereka " ucap mommy ellena


" Jose hanya bicara saja mom " ucap Jose sambil tertawa kecil


" apa tidak papa meninggalkan istrimu tidur sendirian " tanya Daddy


" tidak Daddy ,dia tidurnya pulas " ucap Jose


mereka bercerita di temani sama makan ringan sesekali mereka tertawa


" Aqila mana mas " tanya Elvi yang sudah dekat mereka


" nanti mas bangunin karena tidak lama lagi waktunya makan siang " ucap Jose


hiks hiks hiks


" Kaka hiks hiks " Jose Langsung membalikkan badannya mendengar tangisan istrinya


" hei kenapa sayang,apa ada yang sakit " tanya Jose sambil memeluk Aqila


" Aqila cariin Kaka tapi kakak tidak ada di kamar ,kenapa tinggalin Aqila " tanya Aqila sesegukan


" kakak tadi cerita sama mommy dan Daddy "ucap Jose lalu mendudukkan istrinya di samping tapi Aqila menolak malah dia duduk di pangkuan Jose memeluk erat dan menyembunyikan wajahnya di leher Jose


" Aqila " panggil Elvi yang kaget dengan sikap sahabat nya itu yang sangat di luar akal


" jangan menegur nya nak ,biarkan saja kamu paham kan " ucap mommy ellena ,Elvi hanya tersenyum


" sekalinya ada yang lebih parah dari Elvi " ucap nya tersenyum


"mas semangat " ucap Elvi ,Jose hanya tersenyum


" apa sudah lapar sayang " tanya Jose sambil mengelus punggung istrinya


" belum " Ucap Aqila dia masih betah di leher suaminya


" ayo kita masuk sekarang sudah siang " ucap Daddy lalu berdiri ,mereka mengikuti Daddy dari belakang dan Aqila tetap berada dalam pelukan Jose


" kumpulkan semua nya " ucap Daddy radit


" baik tuan " ucap pelayan lalu berlari


" dengarkan semua nya baik baik, Aqila hamil jadi lakukan semuanya dengan baik seperti sebelumnya tapi harap semuanya lakukan dengan benar demi kenyamanan Elvi dan Aqila " ucap Daddy radit


semua yang mendengar kan nya ikut bahagia akhirnya nona muda mereka hamil juga seperti elvi


" ayo kita makan siang dulu " ucap Daddy radit


" mau makan yang mana sayang " tanya Jose lembut

__ADS_1


" terserah kakak Aqila makan semuanya koh " ucap Aqila


Jose melayani istrinya setelah itu dia menyimpan di depan istrinya


mereka makan dengan tenang ,Aqila tidak pilih pilih makanan dia hanya ingin dekat suaminya itu saja tapi Jose tetap bahagia jika pun nanti istrinya menginginkan sesuatu dia akan melakukannya


" apa sudah kenyang " tanya Jose lembut


" iyaa kak" ucap Aqila


" besok pagi kamu akan di periksa sekalian dengan Elvi " ucap mommy ellena


" iya mom " ucap mereka


" apa Aqila bisa minum susu seperti Elvi " tanya Jose menatap orang tuannya


" nanti besok kita tanya kan sama dokter ,biar mommy yang belanja untuk sekarang berikan dia buah saja " ucap mommy ellena,jose mengaguk


" ehz El ,kandungan mu sudah 5 bulan kan ,berarti sudah bisa di lihat doang jenis kelaminnya " tanya Aqila ,Elvi tersenyum


" aku tidak sabar menunggu besok " ucap Aqila tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata


" sudah istirahat ini sudah siang masuk kamar jangan ada yang tidur di ruangan tengah " ucap Daddy tegas


" baik dad " ucap Aqila dan Elvi


lalu mereka masuk dalam kamar mereka masing-masing untuk istirahat .


" sayang apa kamu tidak ingin menelpon ayah dan ibu " tanya Jose saat mereka sudah di kamar


" Aqila sampai lupa kak " Ucap Aqila tertawa kecil


Jose mengacak rambut istrinya " iya sudah Kaka saja yang hubungi ayah " ucap Jose


Tutt ..Tutt...


" hallo "


" iya nak ,apa kalian baik baik saja "


" iya ayah ,Jose hanya ingin memberi kabar bahagia buat ayah dan ibu ,apa ibu di dekat ayah "


" iya ini lagi duduk di samping ayah "


" ayah jangan kaget iya ,siapkan jantung ayah "


" cepat katakan jangan membuat ayah semakin takut "


" hehehe maaf,ayah dan ibu akan mempunyai cucu "


" jangan bercanda ayah tidak suka "


" apa ayah tidak suka Aqila hamil"


teriakan Aqila membuat ayah kaget


"sayang kamu benaran hamil ,ayah bahagia sayang akhirnya ayah akan memilik cucu dan menjadi kakek


" tadi ayah bilang kalau Aqila hamilnya bercanda


" tadi ayah hanya main main Aqila ,kan Aqila tau ayah suka bercanda


" jangan temui Aqila ,Aqila kesal sama ayah "


" ayah sih ngomong nya sembarangan , Aqila ini ibu nak "


" nanti Jose bujuk aqila nya iya Bu , maaf "


" sudah tidak papa ibu paham koh ,nanti malam kita ke rumah iya "


" iya Bu,datang saja"


" ayah jangan ikut "


" iya sayang nanti ibu datang sendiri


lalu Jose mematikan sambungan telepon nya


" kenapa sayang " tanya Jose lembut sambil ikut berbaring di samping istrinya


Aqila mendekat masuk dalam pelukan suaminya " Aqila kesal sama ayah " Ucap Aqila


" iya sudah ayo istirahat " ucap Jose ,Aqila hany menggaguk saja padahal dia sendri baru bangun tidurnya tdi

__ADS_1


__ADS_2