CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
makanan penutup


__ADS_3

" apa kita pulang saja " tanya Jose menatap jam tangan mahalnya


" iya kita pulang saja,ini juga sudah waktunya makan siang " ucap Alan


" apa kita singgah makan dulu " tanya Jeje


" kalian saja aku mau pulang istriku di rumah sendirian " ucap alan yang sudah berdiri


" aku juga mau pulang anak dan istri ku sudah menunggu " ucap Jose lagi


" baiklah ,kami langsung ke hotel " Alan dan Jose menatap Jeje


" hotel mana " Jeje menaikan alisnya menatap Alan dan Jose


" ada deh,sudah aku mau temui istriku dan mengisi tenaga dulu " Jeje berdiri meninggalkan Alan dan Jose yang masih menatap nya


" cih, aku takut nanti anaknya seperti dirinya " cibir Alan


" ah Elsa tunggu, seperti nya kau akan mempunyai pekerjaan " Alan meninggalkan Jose


" cih bahkan kau lebih parah dari nya " Jose mengikuti Alan dari belakang


" jangan munafik " umpat Alan


" darl, ayo kita pulang " ucap Jeje saat sudah di depan meja Ana


" koh pulang bang ,kan masih kerja jam makan siang saja lagi 10 menit " ucap Ana bingung menatap Jeje


" pulang saja Ana , kita tenangkan pikiran sedikit sebelum kita berperang lagi" ucap Jose ,ana bertambah bingung


" tapi jika kau masih di sini silakan kami akan pulang " ucap Alan meninggalkan mereka di ikuti Jose


" apa kita tidak akan di pecat " tanya Alan khawatir


" tenang darl jika di pecat aku masih mampu menghidupi mu 5 tahun ke depan " ucap jeje sombong , Ana memutar bola matanya malas


" iya sudah ayo " Ana menerima uluran tangan Jeje lalu mengikuti Alan dan Jose yang sudah pulang duluan


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" mommy bangun " Henry mengelus pipi sang istri yang masih saja terlelap dengan nyenyak


" 5 menit dad " Elvi merapatkan tubuhnya dan memeluk Henry


" mom,jangan seperti ini nanti kau membangun kan lagi, ayo bangun kasian ibu jaga si kembar " seketika mata Elvi terbuka lebar


" astaga dad ,aku lupa sudah terbiasa dengan Nany maaf dad " Elvi langsung bangun menuju kamar mandi tanpa peduli dengan suaminya yang masih menatap nya bingung


" apa barusan aku di abaikan " Henry menggeleng kan kepalanya menyusul istrinya dalam kamar mandi


tapi Elvi belum juga henry masuk Elvi sudah ke luar


" dad aku lihat si kembar dulu iya ,nanti Daddy turun saja " ucap Elvi


CUP


setelah itu Elvi pergi dari kamar, sedangkan Henry masuk dalam kamar mandi


" Bu maaf, sudah repotin ibu " ucap elvi saat sudah di dekat ibunya dan ikut duduk di samping ibunya


" tidak papa nak " ucap ibu


" apa mereka rewel Bu " Elvi mengakat Queen " maaf kan mommy tadi mommy ketiduran sayang " ucap Elvi mencium pipi Queen


" kamu susui dulu , sepertinya mereka haus " Elvi mengaguk lalu menyusui anaknya ,dia tidak perlu khawatir karena memang di setho hanya ada ibunya , sedangkan pelayan berada di dapur menyiapkan makan siang


" mommy " Elvi menatap suaminya


" kenapa dag di kamar " tanya Henry


" tidak ada siapa² di sini hanya ibu " Henry berdiri tanpa menjawab ucapan Elvi ,Elvi menatap kepergian Henry


" apa dia marah " gumam Elvi lirih


" kamu lihat dulu suamimu ,nanti ibu yang jaga anak² " ucap ibu


" tidak papa Bu, nanti aku selesai susui mereka saja dulu " ucap Elvi ,tapi dia masih cemas dengan suaminya

__ADS_1


Henry datang dengan kain yang biasa Elvi pakai saat menyusui si kembar " sekalipun hanya ibu,mommy harus pakai kita dag tau nanti ada yang datang atau tidak " Henry mengelus kepala istrinya mencium kepalanya


" maaf dad , makasih iya tadi cuma cemas saja karena sudah terlalu lama tinggalkan mereka , soalnya stok susu mereka juga sudah habis " Henry mengaguk tersenyum ,ibu merasa damai saat melihat yang ada di depannya


" sore mau lihat ayah tidak " tanya ibu


" boleh Bu, si kembar juga belum ketemu ayah kan " ucap Henry


" benaran boleh dad " Henry mengaguk


" iya sayang " ucap Henry ,lalu dia mengangkat Ray


" ibu " ibu Elvi menatap Henry yang menatapnya dengan intens


" jika aku meminta ibu tinggal dengan kami bagaimana " ibu menatap Elvi yang memilih menunduk seolah tidak tertarik dengan pembahasan yang Henry mulai


" kami tidak memaksa ibu ,tapi aku harap ibu paham kami tidak selalu ke sini kecuali memang aku tidak sibuk , sedangkan di sana ibu bisa dekat dengan anak² dan Elvi " ucap Henry lagi


" tapi nak rumah bagaimana " tanya ibu Elvi


" rumah tetap selalu ada yang urus, ibu tidak usah khawatir, ibu bisa ke sini sebulan sekali atau setiap 2 Minggu ke sini terserah ibu ,tapi untuk tinggal ibu lebih banyak bersama kami " ucap Henry


" ibu tidak enak dengan orang tua mu nak apa ibu selalu menyusahkan kalian " ucap ibu Elvi


" jika ibu merasa tidak enak dengan orang tuaku ,ibu bisa tinggal di apartemen atau nanti aku mencari kan rumah untuk ibu lagi " ucap Henry


" jangan nak, rumah ini saja kamu sudah mengeluarkan uang bnyak ,jangan lagi membeli kan rumah ,uang operasi ibu saja ....


" ibu tidak usah memikirkan itu semua , kehadiran Elvi dan si kembar tidak ada artinya dengan apa yang kami berikan untuk ibu " herny memotong ucapan mertuanya yang selalu membahas tentang dulu


" ibu mau kan " tanya Elvi memohon pada ibu nya


" jika ibu mau ,besok sore kita kembali ke sana, jadi ibu bisa istirahat dulu sebelum ke apartemen jika ibu ingin tinggal terpisah setidaknya tidak sejauh dengan di sini " Ucap Henry


ibu menatap Elvi yang tersenyum hangat dia juga kadang selalu rindu dengan anak semata wayang nya itu apa lagi anak² yang lucu depannya sudah tumbuh besar


" iya ibu akan ikut " Elvi tersenyum tanpa dia tau air matanya menetes ,Henry menghapus air mata istrinya


" terimakasih Bu ,nanti ada yang temani ibu di sana satu orang ,dan pelayan di sini dia tetap kerja di sini sekalian jaga rumah dan membersihkan rumah ini dan rumah lama begitu juga satpam depan " ucap Henry


" iya nak , terimakasih ayo kita makan siang dulu " ucap ibu Elvi


" kamu tunggu di sini saja nanti aku ke sini " Elvi mengaguk


" ayo nak " Henry berdiri mengikuti mertuanya


" apa kalian senang nenek akan ikut pulang dengan kita "ucap Elvi dia mendudukan Queen lalu mengakat rif'at untuk menyusui


" ibu, Henry tinggal tidak papa kan mau bantu Elvi makan " Ucap Henry ,ibu tersenyum


" iya nak tidak papa, ada bibi yang temani ibu , Elvi juga harus makan karena dia harus menyusui si kembar " ucap ibu


" makasih Bu ,maaf iya mari Bu ,bibi " ucap Henry lalu meninggalkan mereka di meja makan


" iya nak ,ayo bi kita makan " ucap ibu Elvi


" iya Bu " ucap bibi


" mom " Elvi menatap suaminya yang datang dengan sepiring nasi dan air minumnya


" sudah makannya " Henry menggeleng " kenapa ?? makan dulu " ucap Elvi


" kita makan sama² nanti aku suapin ini aku mengambil banyak " Henry memperlihatkan isi piring nya membuat Elvi kaget


"sudah biasa saja matanya " Henry duduk di samping Elvi lalu menyuapi istrinya


" Aaaa , si kembar sudah makan " tanya Henry


" nanti setelah ini karena tadi mereka hanya makan biskuit selama perjalanan " ucap Elvi setelah menelan makanan yang ada di mulutnya


" kamu bahagia " tanya Henry sebelum menyuapkan makan ke mulutnya sambil menatap istrinya


" sangat, terimakasih " ucap Henry


" kau sudah tau bukan cara terimakasih yang baik gimana " Henry memainkan alisnya ,Elvi hanya tertawa kecil


" lihat lah Daddy kalian, dia tidak perna ikhlas jika mengabulkan keinginan mommy " ucap Elvi terkekeh

__ADS_1


" itu harus mom ,iyakan son ,boy " ucap Henry


" Dy Dy " ucap ray, karena rif'at Masih menyusu sedangkan Queen sibuk main dengan boneka yang di berikan neneknya entah lah dari mana asalnya


" anak pintar, tuh Kaka Ray saja setuju " ucap Henry menyuapi istrinya


" apa perlu Daddy buatkan adik untukmu Queen " Elvi melotot kan matanya


" jangan aneh² iya dad " ucap Elvi kesal


" kenapa ,uangku banyak mom,aku masih mampu membayar Nany " ucap Henry


" terserah , pokok nya nanti umur mereka 2 tahun " ucap Elvi ,Henry hanya mendengus kesal


" baiklah , aAaa " Henry menyuapi. istri nya dengan perasaan kesal


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" sayang " panggil Jose saat sudah masuk dalam rumah mertuanya


" selamat siang tuan " Jose berhenti depan pelayan


" mana istriku " tanya Jose


" mereka di kamar dengan nyonya besar dan tuan muda kecil " Jose mengaguk lalu pergi menuju kamarnya dia benar² kangen dengan anak dan istrinya


ceklek


Aqila dan ibunya menatap ke arah pintu


" sayang " Jose masuk dalam kamar mencium kening istrinya lalu duduk di sofa yang agak jauh dengan anaknya


" koh Sudha pulang nak " Jose membuka jas dan dasi nya


" iya Bu, di sana juga tidak ada yang terlalu penting " ucap jose membuka kancing bajunya satu dan menggulung lengan kemejanya hingga siku


" kamu sudah makan " tanya ibu


" sudah Bu " ucap Jose mereka memutuskan makan bersama sebelum pergi ke tujuan mereka masing²


" iya sudah kamu istirahat dulu ,Reza sama ibu iya " Jose mengaguk


" iya sudah ibu ke luar dulu " ucap ibu ,dengan membawa 3 botol susu Reza yang sudah di pompa Aqila dan Reza dalam gendongan nya


" koh pulang yank " tanya Aqila,Jose berdiri mendekati istrinya


" aku kangen sayang ,aku tidak konsentrasi kerja nya " ucap Jose mencium basah leher istrinya


eeeuuuggg


" kita ke kamar mandi " Aqila hanya mendengus kesal jika sudah seperti ini mau gimana lagi ,jose membantu istrinya berdiri tapi sebelum ke kamar mandi dia mengunci pintu kamar mereka


"buka dan selesaikan dengan cepat aku sudah tidak tahan " ucap Jose ,Aqila langsung membuka bagian bawah Jose tapi hanya sebatas lutut saja,Jose mencium kepala istrinya sebelum Aqila bermain


" **** kau panas sayang " Jose memejamkan matanya


" aaarrrggggghhhhhhh honey " geram panjang Jose


" kapan aarrkkk aku buka pu-asa aaarrgghhhh "


Aqila masih terus bermain di bawah sana menanjak suaminya ,suara Jose memenuhi kamar mandi


"ja..Ngan ke- aaarrrggggghhhhhhh sayang " Jose menggila saat Aqila mengisap bagian pucuk dan bermain dengan lidahnya setelah itu mengisap semuanya ,Aqila melepaskan lolipop Jose membuat Jose menatap nya menuntun jawaban,Aqila tidak memperdulikan tatapan tajam suaminya


dia mendudukan Jose ,lalu dia berjongkok depan suaminya ,Jose membuka lebar kakinya saat aqila Kembali bermain dengan lolipop miliknya,dari yang pelan Hingga yang cepat ,suara ***** Jose memenuhi kamar mandi mereka ,milik Jose berdenyut dan membengkak ,Aqila menarik mulutnya lalu mencium **** suaminya Sedangkan tangan masih bermain dengan cepat ,Jose memejamkan matanya meremas pinggang istrinya


" hheeeeemmmmmmpppp "


Aqila melepaskan ciumannya saat cairan itu ke luar bahkan tangannya sudah di penuhi cairan putih Jose ,Jose mengatur napasnya sambil menatap istrinya


" sampai kapan aku puasa " tanya Jose kesal


" sabar " Aqila berdiri mencuci tangan,Jose juga berdiri dan menarik Aqila dengan sekali tarik membuat aqila kaget


aaakkkk


" kita mandi bersama " ucap Jose menyalahkan shower hingga mereka basah bersama ,jose membuka baju Aqila yang sudah Basar ,Jose menelan ludahnya melihat benda kembar yang selama ini menjadi sumber makan anaknya ,tanpa meminta persetujuan dia langsung melahapnya seperti bayi yang sedang ke hausan

__ADS_1


" aaahhh Sa...yang "


sehingga permainan kembali terjadi di bawah shower , padahal Aqila baru saja mengeluarkan sekarang dia meminta lagi di ke luarkan syukur mulut Aqila sudah terbiasa sehingga dia bisa memuaskan suaminya.


__ADS_2