CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
RIANA BERTINDAK


__ADS_3

Nova maih enggan terpejam.


ia terus teringat akan perkataan riadya yang melamarnya.


"bagaimana ini..?? jujur aku sangat mencintainya, tapi hati riady milik nina..haruskah aku cemburu pada wanita yang jelas-jelas sudah tiada...?? adduuhh....., aku jadi galau...." ucap nova dalam kamar apartemenya.


esok siangnya, nova makan siang bersama dengan albert di restoran.


saat sedang menyantap makan siangnya, albert melihat raut wajah nova yang tampak galau.


ia meletakaan sendok makannya dan memegang tangan kiri nova yang terletak di meja.


"ada apa..., kenapa kau murung...??" tanya albert.


"dia melemarku semalam...." sahut nova yang telah bercerita banyak tentang riady pada albert.


"lalu...??' tanya albert lagi.


"aku bingung harus jawab apa...!!" kata nova.


"kau mencintainya kan.??" tanya albert lagi.


"iya..., aku sangat mencintainya..." sahut nova.


"lalu apa lagi yang kau tunggu...??" kata albert.


"kak..., aku mencintainya tapi hati riady miliki nina.., mendiang istrinya..." kata nova.


"nina dengarkan aku baik-baik...!! riady itu sudah pernah menikah, dia pernah memiliki istri yang baik dan telah memeberinya seorang anak..., itu hal yang wajar jika ia masih terkenang kepada mendiang istrinya itu...!! jika kau mencintai seorang duda, itulah resikonya...kalau kau mencintainya terima lah dia, jika tidak jangan berikan harapan palsu padanya..." kata albert.


"aku masih bingung...." kata nova.


"istrinya hanya kenangan, tidak lebih...!! ayo lah nova..., kenapa kau harus cemburu dengan wanita yang sudah tiada..." kata albert.


"aku juga sering berpikiran seperti itu kak...., tidak mungkin kan aku cemburu pada wanita yang sudah tidak ada di dunia ini..." kata nova.


"pikirkan lah baik-baik lamaran kekasihmu itu..." kata albert.


"iya..."sahut nova.


tak lama kemudian, riady dan teman-temannya sesama dokter masuk kedalam restoran yang sama dengan nova dan albert.


riady melihat albert sedang menggenggam tangan nova saat itu.


riady pun mengambil meja yang tak jauh dari nova.


ia terus melihat ke arah nova saat itu dengan perasaan yang sedikit kesal.


riady tak mengenal albert sama sekali.


"siapa pria itu..??" gumam riady dalam hatinya.


merasa ada yang menatapnya, nova pun menoleh kearah riady.


nova tersenyum saat melihatnya dan begitu pula sebaliknya riady membalas senyuman nova.


nova menghampiri riady yang sedang duduk bersama teman-temannya.


nova membawa riady untuk berkenalan dengan albert.


"kak...., ini kekasihku...." kata nova memperkenalkan riady pada albert.


"kak, ini kak albert..., kakakku...." kata nova pada riady.


mereka berdua pun berkenalan.


albert menyambut riady dengan ramah begitu pula sebaliknya.


tak lama kemudian karena nova dan albert akan kembali ke kantor, maka mereka pamit duluan dari riady.


riady kembali duduk bersama teman-temannya.


di apartemen oka, angel sedang duduk di ruangannya untuk melukis.


tiba-tiba angel merasakan sakit pada perutnya.


ia memegang perutnya dan berjalan menemui bibi erna yang sedang memasak di dapur.


"bik..., perutku sakit...." kata angel.


"astaga..., nyonya mau melahirkan.....!! saya akan telepon tuan oka..." kata bibi erna.


oka pun datang setelah bibi erna menghubunginya.


ia melihat angel berbaring di atas ranjang sambil menahan rasa sakit yang luar biasa.


"sayang...., kita kerumah sakit sekarang ya.." kata oka pada angel.


angel pun menggangguk.


oka menggendong tubuh angel dan membawa nya masuk ke dalam mobil lalu pergi menuju kerumah sakit.

__ADS_1


bibi erna juga menghubungi keluarga oka dan juga keluarga angel untuk mengabari kalau angel akan segera melahirkan.


oka masuk ke dalam ruang bersalin dan menemani angel yang sedang berjuang melahirkan buah cinta mereka berdua.


sesekali oka mengelap keringat angel yang mengucur di keningnya.


oka melihat betapa luar biasanya seorang wanita bertaruh nyawa untuk melahirkan anaknya ke dunia.


selang beberapa menit seorang bayi laki-laki lahir kedunia dengan tangisannya yang menggema di ruangan itu.


oka menatap bayinya dan mencium kening angel yang tampak kelelahan setelah melahirkan.


"sayang...., bayi kita laki-laki...." kata oka sangat terharu pada angel.


"iya.., dia pasti tampan sepertimu..." sahut angel tak kalah terharunya hingga meneteskan air matanya.


"terima kasih sayang.., kau memberiku seorang putra..." ucap oka seraya mencium kening angel lagi.


setelah selesai melahirkan, angel pun di bawa keruang perawatan.


tak lama seorang perawat membawa bayinya kepada angek untuk disusui.'


angel pun menyusui bayinya sambil duduk di ranjangnya.


sesekali ia mengelus pipi bayinya dengan jari telunjuknya.


angel dan oka sangat bahagia mendapatkan seorang putra yang di beri nama atan.


semua keluarga menyambut gembira kehadiran bayi mungil itu.


mereka berebut untuk menggondong bayi oka dan angel.


cherry dan risvan yang sedang berbulan madu untuk kedua kalinya, melakukan video call untuk melihat keponakan barunya.


cherry sangat gemas melihat bayi oka saat video call.


"risvan...., aku sangat ingin memiliki bayi...." kata cherry pada risvan.


"aku juga..., sayang..." sahut risvan.


"kapan ya aku bisa hamil lagi..." kata cherry.


"sabar sayang..., kita sedang berusaha....!!" kata risvan memeluk cherry.


"ayo kita kembali ke hotel..., kita buat anak..." bisik risvan pada cherry.


cherry tersenyum melihat wajah genit risvan padanya.


nova datang kerumah sakit untuk menjenguk angel yang melahirkan.


ia membawa buah-buahan dan hadian untuk anak angel.


disana ia bertemu dengan riana yang tak ingin jauh-jauh dari atan.


"sayang.., kau sudah datang..." sapa riady pada nova.


"iya..., baru saja.." sahut nova.


saat melihat atan yang tertidur di tempat tidur bayi, riana menghampiri nova.


"tante...., aku ingin adik bayi...." kata riana pada nova.


"ini kan adikmu juga riana..." kata nova sambil menunjuk atan.


"tapi aku ingin adik yang lahir dari perut tante..." kata riana sambil berlinang air mata.


"hehehe..., bagaimana aku melahirkan seorang bayi.., aku belum menikah..." kata nova.


"kalau begitu menikahlah dengan ayahku...." kata riana.


nova tak bisa berkutik saat riana yang polos menyuruhnya menikah dengan riady.


nova menatap riady yang pura-pura bodoh saat itu.


"nova..., riana sudah tak sabar ingin memiliki ibu dan adik baru..." kata papi.


nova hanya cengengesan menanggapi perkataan papi.


riady masih diam tak membantu nova bicara disaat semua orang menyerbunya untuk menikah dengan riady.


kini di dalam ruangan itu hanya nova dan angel.


"nova..., lihatlah bayiku..dia sangat imut kan.." kata angel.


"iya, kau benar..dia sangat menggemaskan.." sahut nova.


"nova menikahlah dengan kak riady...!! aku tau kak riady memang belum bisa melupakan mendiang kak nina..., tapi aku tau kak riady mencintaimu..." kata angel.


nova hanya tersenyum mendengar perkataan angel padanya.


tak lama kemudian nova pamit untuk mengambil mobinya yang ia servis di bengkel mobil.

__ADS_1


saat akan keluar dari ruangan angel, riana mengahadangnya.


riana menarik nova dan duduk di kursi tunggu di lorong rumah sakit.


"tante..., jadilah istri ayahku...!! aku tau ayah memang masih sering menatap foto ibuku.., tapi terkadang ayah merasa bersalah padamu tante.., karena hal itu..ayahku sangat mencintaimu..., ia sering menceritakan semua kebaikanmu padaku sebelum tidur..aku menyayangimu tante nova..." kata riana memeluk nova dengan erat.


hati nova luluh sangat gadis kecil itu memeluk dirinya.


tak di pungkiri kalau nova juga sangat menyayani riana.


riady melihat aksi riana yang sedang berusaha membujuk nova untuk menerima lamarannya.


"bagus riana.....!! berusahalah membuat hati nova lulu dan menikah denganku...heheheh..." gumam riady dalam hatinya.


nova menatap gadis kecil itu.


"kau sungguh ingin aku menjadi ibu sambungmu...??" tanya nova.


"apa itu ibu sambung...??" tanya riana bingung.


"hehehee...., maksudku menjadi istri ayahmu..." kata nova.


"iya....!! ayahku sangat kasihan tante..., dia kesepian dirumah..." kata riana.


'aku sudah berpikir sejak lama..., jika ayah menua tanpa ada pendamping, maka itu sangat menyedihkan.., aku akan tumbuh menjadi wanita dewasa dan menikah dengan seorang pria yang tampan dan mapan.., lalu aku akan pergi meninggalkan rumah ayahku..., hal itu yang membuatku kepikiran tentang ayahku...dia pasti akan sangat kesepian..." kata riana bertingkah sok dewasa.


mendengar perkataan riana membuat nova hilang kata-kata, nova tak mampu membalas ucapan riana yang seperti orang dewasa.


di balik tembok riady hanya bisa bergumam sendirian melihat tingkah anaknya itu.


"hhhaiiihhh....., dia terlalu banyak menonton sinetron emak-emak....." gumam riady pada riana.


riady pun keluar dari balik tembok itu dan menghampiri nova yang duduk di samping riana.


"riana..., ayo kita pulang..." kata riady.


"ayo nova..., aku akan mengantarmu sekalian..." kata riady.


"tapi aku akan mengambil mobilku di bengkel..." kata nova.


"ayo lah tante..., pulang bareng riana..." ajak riana memaksa nova.


"iya..., baiklah...." sahut nova tersenyum pada riana.


mereka pun pulang bersama dari rumah sakit.


riady mengantar riana dulu kerumah, lalu mengantar nova ke apartemennya.


tiba di apartemen, nova mengajak riady singgah sebentar untuk minum teh.


riady pun mengiyakan dan duduk menunggu nova membuatkan teh untuknya.


tak lama nova pun datang membawa teh untuk riady dan ia duduk di samping riady.


"nova...., maafkan aku jika selama kita menjalin kasih aku sering menyakiti hatimu dengan mengingat mendiang nina..." kata riady.


"aku akan berusaha untuk melupakan nina..." sambung riady.


hati nova kembali sakit saat riady bilang akan melupakan semua kenangan tentang nina.


air mata nova berlinang menatap riady.


"kenapa kau menangis..??" tanya riady.


"kak..., jangan pernah lupakan nina..., biarkan ia tetap di hatimu..., aku tidak akan mempermasalahkanya..." kata nova.


"tapi karena itu aku melukai hatimu, nova,.." kata riady.


nova menghapus air matanya dan mengelus pipi riady yang berhadapan dengannya.


"aku tidak merasa sakit hati.., bagaimana pun juga nina adalah wanita pertama yang memberimu cinta dan kasih sayang.., ia juga memberimu riana di dalam hidupmu..!! aku tidak akan pernah merasa keberatan jika nina tetap di dalam hatimu..., yang penting sekarang kau milikku kak.." kata nova.


"terima kasih nova..., kau mau mengerti diriku..." sahut riady memeluk nova dengan erat.


"aku mencintaimu kak..." ucap nova.


"aku juga sangat mencintaimu, nova..." sahut riady lalu mencium bibir nova dengan hangat.


dari ciuman hangat itu, mereka tenggelam dengan rasa cintanya.


riady mendudukan nova di atas pangkuannya sambi terus menciumi bibir nova.


tangan riady sibuk membuka kancing kemeja yang nova kenakan hari itu begitu juga sebaliknya yang di lakukan nova.


ciuman riady turun hingga ke dada nova dan terus bermain disana.


tak lama mereka saling menatap.


riday bangun dengan memawa tubuh nova menuju kamar nova.


mereka berdua menuntaskan gairah mereka berdua disana.

__ADS_1


__ADS_2