
jelang magrib para wanita kembali kediaman Henry , setelah mengisi energi kembali ,bagaimana tidak bahkan mereka bermain hingga 3 jam setelah itu mereka nonton bukan cuma sekali bahkan sampai dia kali dengan genre yang berbeda bahkan rehan saja menggeleng kan kepalanya melihat semangat mereka,rencana awal mereka yang tadinya habis menonton pulang seperti salah selesai menonton mereka melihat ke arah sepanduk jika ada rumah hantu yang hari ini hari terakhir sehingga mereka saling menatap dan mengangguk
setelah dari rumah hantu seusai janji,rehan akan meminta bayaran dan mereka menemaninya mencari apa yang dia inginkan , sepasang sepatu ke luaran terbaru bahkan harganya tidak main² tapi bagi Aqila itu tidak sepadan karena dia tidak selalu membeli kan Kaka sepupu nya itu sepatu anggap saja hadiah ,baru mereka mengisi tenaga sebelum kembali ke rumah
sedangan di rumah para pria berkumpul di ruangan keluarga dengan Daddy dan mommy ellena
"apa istri kalian belum pulang " tanya Daddy radit
" belum dad " ucap Alan
" iya sudah biarkan saja " ucap mommy ellena
" selamat malam ,maaf kami pulang telat " ucap Elvi yang baru datang dan langsung ke ruangan keluarga
" seperti nya kamu bahagia sekali baby " ucap Davin tersenyum licik
" biasa saja " ucap Nabilla , menetralkan ekspresi wajahnya
" wah sepertinya istriku bahagia sekali habis bermain dengan berondong " ucap Alan menatap tajam Elsa ,yang hanya di balas senyuman
" iya bahkan mereka sampai lupa jika ada suami dan anak mereka di rumah menunggu mereka pulang " ucap Jeje menakan kata suami dan anak
"sudah² kalian mandi dulu setelah itu turun ke sini, Nabilla jangan lama alister stok susu nya sudah habis ,Aqila juga iya " ucap mommy ellena
" iya mom " ucap mereka lalu pergi ke kamar mereka masing² meninggalkan suami dan anak mereka yang masih memasang wajah kesal
" lihat lah sikap mereka seperti anak perawan saja ,padahal sudah jebol dan punya buntut " cibir Alan
"tapi kenapa mereka tidak membawa papa " tanya Daddy radit
" mereka hanya menumpang makan dan nonton di sana setelah itu pulang dan bermain dengan berondong mengingat nya saja membuat ku ingin membunuh nya " ucap jeje
" brondong siapa " tanya Daddy radit
" iya dari tadi bahas brondong terus " ucap mommy ellena
" rehan mom " ucap Jose
" Kirain siapa, bikin kaget saja " ucap mommy ellena
" mommy tau " tanya Alan
" iya sangat , diakan Kaka nya Aqila " bukan mommy ellena yang menjawab melainkan Daddy radit
" sepertinya dia sudah terbiasa dengan keluarga ini ,tapi aku harus menjauh kan istriku darinya " ucap Jeje
" jangan terlalu lebay, dia sudah punya calon istri " ucap Jose
" sekali pun " ucap jeje
" kalau Ana berpaling darimu berarti kamu yang salah " ucap Davin
" kenapa aku " tanya jeje
" karena kamu sudah tua, tidak kuat lagi bahkan mungkin dia ingin cari yang lebih segar " ucap Henry
" aku kuat iya ,bahkan masih mampu sampai pagi tanpa berhenti " ucap Jeje kesal
" oh iya ,bahkan foreplay mu hanya 30 menit meledak sudah " ucap Jose sinis
" memang kau tidak " tanya Jeje
" setidaknya lebih lama dari kau " ucap Jose
" tidak usah berdebat ,kalian semua kalah,bahkan tidak bisa mencapai hingga sejam " cibir Henry
" **** " umpat mereka ,karena mereka pernah mendapati Henry bermain di kantor dengan Elvi saat masih hamil dan itu hampir 2 jam baru Henry mendapatkan pelepasannya padahal elvi bermain dengan mulutnya,sedangan kan mereka sejam saja belum cukup sudah meledak
" aku juga bisa bahkan lebih ' ucap Davin menyombongkan diri
__ADS_1
" dengan bantuan obat " ucap Henry membuat Davin terdiam
" apa kalian tidak punya pembahasan yang lain " ucap mommy ellena
" itu demi kelangsungan hidup kita mom " Ucap Jose
" memang kamu sudah buka puasa " tanya Daddy radit
" tanpa buka puasa juga bisa di salurkan dad " ucap Davin tersenyum
" kalian semua benar² membuat mommy mual " ucap mommy ellena ,sedangkan mereka hanya tertawa kecil
" sayang nya mommy apa kalian rewel hari ini " tanya Elvi yang ikut bergabung dengan mereka ,dia mencium kening dan pipi si kembar yang sedang bermain dengan Nany ,lalu duduk di samping suaminya
" apa kamu senang " Elvi mengaguk
" maka kau harus membayar nya bukan " bisik Henry ,Elvi mengaguk paham
"pintar " ucap Henry
" kalian tidak beli papa " tanya Alan
" tidak mas kami hanya menghabiskan waktu bermain " ucap Elvi
" dad mom " panggil Elsa dan Aqila lalu duduk di samping suami mereka masing²
" susuin dulu Reza nya nak " ucap mommy ellena ,Aqila kembali berdiri sambil mengambil penutup depan dadanya ,lalu duduk kembali di samping suaminya
" wajah kalian seperti habis dapat hadiah undian " ucap Alan sinis
" maaf " ucap Elsa
" maaf Nabilla lama " ucap Nabilla yang baru datang ,lalu dia melihat alister dalam gendongan Daddy radit
"susui dia , seperti nya sudah lapar " ucap Daddy radit,Nabilla mengambil alister dari tangan Daddy radit
" iya tuan besar " ucap Nabilla lalu dia melakukan hal yang sama seperti Aqila dan duduk di samping suaminya
" seruh mom ,apa lagi Kaka Elsa Kaka ana dan Kaka Nabilla selalu kalah saat kita main sehingga Kaka rehan selalu mengajarinya " ucap aqila jujur tanpa tau akibat dari ucapan nya
" oh ya ,terus apa lagi " ucap Henry memancing kemarahan Alan
" Kaka rehan bergantian mengajari Kaka Nabilla Kaka Elsa dan kakak Ana " ucap Aqila lagi
" kalian tidak nak " tanya mommy ellena
" kami sudah bisa mom,kan kami dulu sering main juga jika tidak sibuk kerja dan suka kabur " ucap Elvi tersenyum
" lalu apa lagi " tanya Daddy radit yang mulai jahil
"Daddy tau, tadi kami masuk rumah hantu tapi kaka Ana tidak ikut " ucap Elvi yang mulai cerita
" terus " tanya Jose
" sayang tau tidak , ternyata kaka Nabilla dan Kaka Elsa sangat penakut ,sehingga kakak rehan saja susah berjalan karena mereka memeluk nya Dengan erat ,bahkan aku dan Elvi lama menunggu mereka di luar ,kami hanya dengar suara teriakan saja " Alan dan Davin menatap istri mereka masing²
" kayanya seruh,apa rehan baik² saja " tanya Daddy radit
" tidak dad, bahkan sampai di luar Kaka Nabilla dan Kaka Elsa masih memeluk nya "Davin dan Alan mengepalkan tangannya,membuat Henry Jose dan Daddy radit tersenyum dalam hati
" kayanya dia menang banyak iya" ucap Jeje ikut memanasi
" sangat ,bahkan tadi saat makan setelah nonton Kaka Ana minta di suapi karena katanya di mengidam" seketika wajah Jeje menatap Ana yang pura² tidak tau dia membiarkan Elvi memanasi suaminya
" terus apa lagi " tanya Jose
" sebenarnya Elvi ingin mau cerita tapi takut sama kaka Elsa kak Nabila dan kakak Ana "Henry tersenyum melihat kejahilan istrinya
" benarkah nak ,memang mereka kenapa " tanya mommy ellena
__ADS_1
" maaf mom kami sudah janji untuk diam ,iya kan Aqila " Aqila mengaguk seolah membenarkan , sedangkan yang bersangkutan hanya geleng² kepala dengan tingkah Adik mereka
" cepat ceritakan " ucap Alan ,Davin dan Jeje mengaguk setuju
Elvi dan Aqila memasang wajah cemberut " maaf mas /kak "ucap mereka bersamaan
" baby " ucap Davin dengan suara rendah
" dengar kan saja ,mereka hanya bercanda mas " ucap Nabilla yang masih fokus dengan alister
"serius " tanya Alan
" iya mereka hanya iseng saja " ucap Nabilla
" istri kalian membuatku ingin membunuh orang " ucap Davin kesal menatap istri Henry dan Jose
" kalian saja yang terlalu gampang percaya " Ucap mommy ellena
" bukan begitu mom ,kami hanya jaga² saja " ucap jeje
" jaga² sama takut beda tipis " ucap Henry
" tadi bayaran rehan apa " tanya Jose
" sepatu " Jose hanya mengangguk
" apa dia tidak mampu membeli sepatu " ucap Jeje sinis
" mampu tapi itu bayaran nya ,bahkan tadi Kaka Ana menawarkan yang lain " ucap Aqila
" apa " tanya Jeje
" parfum karena dia suka wangi tubuh kakak rehan " Ana menatap tak percaya pada Aqila
" jangan membangun kan singa yang tidur sayang " Aqila tertawa melihat wajah kesal Jeje
" maaf kak ,Aqila hanya bercanda " Jeje hanya mendengus kesal
" jangan ikut suami kalian yang usil "Aqila dan Elvi hanya tersenyum
" Minggu depan kami mau ke kampung Nabilla dad " Daddy radit mengaguk
" apa tidak papa " tanya mommy ellena
"tidak mom ,kami perginya agak siang saja " ucap Davin mengerti akan ucapan mommy ellena jika dia mengkhawatirkan alister
" apa Minggu depan kalian juga membawa Nany " Henry menggeleng
" biarkan mereka istirahat selama 3 hari, terserah mereka mau ke mana " diam² Nany si kembar tersenyum senang dalam hati
" baik lah " ucap mommy ellena
" apa kita perlu ke rumah ayah dan ibu " tanya Jose ,Aqila menggaguk cepat
" baiklah kita akan ke sana " ucap Jose
" kalian berdua diam di rumah " Alan dan Jeje hanya menarik napas panjang
" mom kami juga ingin waktu berdua boleh iya please " ucap Alan memelas
" terus Daddy sama mommy sendirian di rumah kalian berdua di kamar juga bisa kami tidak ganggu " tanya mommy ellena
" Susana yang baru mom, sekalian Daddy dan mommy juga kuali Time berdua " ucap Jeje
" boleh juga ,deal weekend kita semua pergi " ucap Daddy radit
" untuk apa " ucap mommy ellena
" Susana yang baru mom ,sepeti kata Jeje " ucap Daddy radit
__ADS_1
" ingat umur dad " ucap Alan
" justru sudah tua ,harus lebih kencang " ucap Daddy radit membuat mereka tertawa