CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
balik ke rumah utama


__ADS_3

setelah sampai di rumah Henry Jose dan Jeje bergegas ke perusahaan karena jam 10 ada meeting dan Ana di larang ikut oleh Daddy radit karena perjalan yang cukup jauh ,sehingga Ana harus istirahat dulu,jadi Jeje membawa parfum Ana


" aku ke kantor dulu iya ,kalau sudah selesai aku langsung pulang " ucap Jose


" iya ,jangan lama² iya " ucap Aqila ,jose menggaguk lalu mencium kening Aqila


" darl " ucap Jeje lemah


" Jo cepat " ucap Henry sambil menarik Jeje membuat Jeje kesal


selepas kepergian mereka, Aqila ,Elvi dan yang lain mausk dalam kamar mereka ,untuk istirahat selain perjalanan nya jauh ,mereka juga harus bangun pagi karena Henry Jose dan Jeje harus ke kantor


" aku sudah bilang sama Daddy kalau kita akan liburan " ucap Alan


" apa Daddy mengizinkan " Alan mengaguk


" aku ganti baju dulu iya " Elsa mengaguk


selepas kepergian Alan dering ponsel Alan berbunyi ,elsa melihat layar HP nya no yang tidak asing ,tapi namanya beda


Elsa memberikan diri untuk mengakat nya karena mungkin penting,saat mengakat nya Elsa mendadak membeku suara yang sangat ia kenal


" Kaka ,kenapa tidak pernah ke apartemen sudah mau dua Minggu, aku kangen " ucap di seberang sana


Alan ke luar menatap heran ke arah Elsa ,lalu di mendekatinya dan memeluknya dari belakang membuat Elsa kaget,lalu dia memberikan HP Alan


Alan mengambil hpnya masih memeluk Elsa


" hebm "


Alan mengisap leher jenjang Elsa


"eeeuggh " Elsa langsung menutup mulutnya ,sedangkan Alan hanya tersenyum


" aku suka suaramu seksi" bisik Alan menjauhkan sedikit hp nya ,Elsa memukul lengan alan yang masih melingkar di perutnya, Alan mengaktifkan suara pengerasnya agar Elsa bisa dengar


" Kaka tadi suara siapa "


" istri ku "


" Kaka jangan bohong "


" aku tidak bohong ,aku sudah menikah 6 bulan yang lalu ,maaf aku tidak memberi tahu mu sebelum nya "

__ADS_1


" terus aku apa nya Kaka "


" maaf nanti kita bahas lagi "


lalu Alan mematikan hpnya, dan membuangnya ke atas tempat tidur dan memeluk Elsa kembali


" maaf " ucap Alan


" tidak, aku ngerti koh " ucap Elsa


" apa boleh " tanya Alan saat tangannya sudah berada di dada Elsa


eeeuuuggg


"kita belum konsultasi sama dokter, obatku juga masih ada " ucap Elsa sambil memejamkan matanya karena tangan Alan meremas dadanya


" kita main di kamar mandi " ucap alan ,lalu menarik tangan Elsa masuk di dalam mandi


" mas......


ucapan elsa terpotong saat bibir Alan sudah menempel di bibirnya , Alan ***** bibir Elsa dengan kasar dan menekan tengkuk leher Elsa


" kau mau kan " bisik Alan dengan napas yang berat, Elsa mengaguk ,Alan pun membuka kembali pakaian yang baru ia ganti


" tangan atau mulut " tanya Elsa menatap Alan saat benda tempur Alan sudah siap


Eeeuuuggghhhh sayang " Alan memejamkan matanya Kala Elsa sudah mulai menghisap lolipop nya


Alan mengumpat nikmat di sela Elsa memainkan lolipop miliknya ,Elsa melihat wajah Alan yang menikmati permainan nya dengan nakalnya dia mengisap ujung lolipop Alan dan memainkan lidahnya dengan kuat


" Aaaarrrgghhhhh Sa...yang " Alan memekik nikmat merasakan lidah Elsa bermain dan mulutnya mengisap di sana


" uugghh....Elsa ... Aaarrgghhhh " Elsa bermain cepat dan lambat sehingga membuat Alan semakin gemas ,jika tidak memikirkan kesehatan Elsa mungkin Alan sudah menggempur Elsa di bawah Kungkungan nya


" Uugghhhh sayang lebih cepat " racau Alan


Elsa melakukannya seusai keinginan Alan hingga meledak dalam mulut Elsa


" Aaarrgghhhh .... aaarrrggggghhhhhhh" Alan menggerang, elsa mengisap semuanya saat milik Alan meledak dalam mulutnya di rasa sudah ke luar semuanya Elsa berdiri membersihkan mulutnya, Alan langsung memeluk Elsa dari belakang sambil mengatur nafasnya


" Terima kasih sayang sudah membatu ku " ucap Alan,Elsa hanya mengangguk


" mau mandi sama² " tanya Elsa

__ADS_1


" tidak ,jangan nanti aku memakan mu ,jadi aku dulu yang mandi " ucap Alan cepat


"mandi lah setelah ini ada yang aku ingin bicarakan " Alan mengaguk lalu mencium bibir Elsa


" tunggu aku di luar ,tidak lama " Elsa ke luar dari kamar mandi menunggu Alan selesai mandi


Alan ke luar Dengan memakai handuk yang di lilitan pada pinggangnya sehingga memperlihatkan perut kotak² nya dan mengerikan rambutnya dengan handuk kecil , dia mendekati Elsa yang duduk di sofa ,tanpa malu dia langsung membaringkan tubuhnya dan paha Elsa menjadi batalnya


" pakai baju dulu , rambut mu juga masih basah " ucap Elsa , Alan malah mengusap wajah nya di perut Elsa berkali²,Elsa mengambil handuk kecil lalu membantu mengeringkan rambut Alan


" apa yang ingin kamu katakan " ucap Alan


" apa kamu ingin segera punya anak lagi " tanya Elsa


" apa kamu belum siap" tanya Alan


" aku tidak akan memaksamu,jika itu membuatmu nyaman tidak papa " ucap Alan


"apa kamu tidak ingin punya anak " tanya Elsa


" bohong bila jika aku tidak ingin,aku sangat ingin tapi aku tidak ingin memaksamu Jika kamu tidak ingin" ucap Alan sambil menatap istrinya


" aku ingin ,bahkan Sangat,tapi aku takut kandungan ku akan seperti kemarin lagi " ucap Elsa lirih


" besok kita periksa,sekalian kita tanyakan semuanya" ucap Alan


" makasih " ucap Elsa, Alan mengaguk


" pakai dulu baju ayo " ucap Elsa


" beri aku ciuman " ucap alan, Elsa mencium bibir alan ,saat akan melepaskan ciumannya Alan mentahan tengkuk Elsa dan memperdalam ciuman nya


"sudah " ucap Alan saat melepas ciuman nya ,sambil menghapus Saliva nya di bibir Elsa ,lalu berdiri ke ruangan walk in close ,sedangan elsa hanya tersenyum sambil menyentuh bibirnya ,Elsa berdiri ingin membersihkan diri nya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


setelah selesai rapat mereka langsung masuk ke Ruangan Henry


" ayo kita pulang " ucap Jose


" apa kau gila " ucap Henry


" aku kangen Ana " ucap Jeje lagi

__ADS_1


"cepat selesaikan sekarang ,setelah ini kita akan pulang " Ucap Henry


mereka pun fokus sama kerjaan nya ,karena tuntutan mau tidak mau mereka harus selesaikan semuanya walaupun mereka lelah seperti yang lainnya juga.


__ADS_2