
Tutt....tutt
" hallo mom "
" kamu sibuk nak "
" iya mom lumayan, kenapa apa Aqila butuh sesuatu "
" iya nak ,dia butuh kamu dari tadi nangis "
mommy ellena hanya mendengar Jose menghela nafas panjang nya
" berikan pada nya mom "
mommy ellena memberikan HP pada Aqila
" kakak kapan pulang katanya tidak lama hiks hiks "
" sayang dengar kakak baik baik iya ,Kakak kerja untuk kalian kalau Kaka di rumah terus gimana nanti Kaka bisa beli susu "
" nanti Aqila minta sama ayah yang beli ,ayah saja yang kerja "
" kan Aqila sering debat sama ayah ,lagian masa mau minta sama ayah,kan sekarang kakak suami kamu sayang "
" tapi Aqila mau sama kakak"
tangisan Aqila semakin hitseris
" sayang jangan nangis dong , Kaka janji pulang nya dag sampai malam "
" janji iya "
"iya sayang "
setelah itu Aqila mematikan sambungan telepon nya,sedangkan Jose memejamkan matanya sambil sandaran di kursi
" kenapa " tanya alan
mereka kini d ruangan Henry baru selesai makan siang
" kepalaku pusing ,tolong panggil Devan mungkin darah tinggi aku nya " ucap Jose
"darah tinggi sejak kapan " tanya Jeje
" sejak lihat kamu sama Ana kucing-kucing an sampai nginap di kosan " ucap Henry ,Jeje langsung menelan ludah nya kasar
" aku dag nginap habis itu aku pulang ,mana bisa nginap di sana orang itu kost khusus perempuan saja " ucap Jeje
" kenapa tidak membawah ke Daddy "
" kami masih berteman tidak ada hubungan yang lebih "
" tapi kalian makin dekat ,bahkan dia sering membawakan kotak makan siang mu " ucap Jose
" karena aku memintanya ,sudah tidak usah lebay tadi kalian bahas Jose " ucap Jeje
" kepalaku sakit karena Aqila nempel kaya cicak, kadang aku ngeri sendiri melihatnya syukur dia hamil coba kalau tidak baru nempel kaya gitu ,bisa bisa dag tahan aku " ucap Jose sambil mengacak rambutnya kasar
" sama aku cuma takut perutnya ketekan ,nanti anakmu lahir cepat " ucap Alan tertawa kecil
" entah lah , segitu cintanya anak gue sama ayah nya " jose tersenyum
" sudah sakit kepalaku dengar kalian " ucap Henry
tok.....tok...tok...
" maaf tuan di luar ada nona Eva " ucap Ana saat sudah masuk dalam ruangan Henry dan menunduk kepalanya
" suruh dia masuk " ucap Henry
tidak lama Eva masuk dalam ruangan dalam keadaan memprihatinkan,lalu dia langsung bersimpuh depan mereka
" tolong bantu ayah untuk membangun kembali perusahaan nya " ucap Eva sambil menangis
" kenapa harus kami ,setelah sebulan menghilang kamu datang ke sini hanya untuk itu " ucap Jeje sinis
" aku akan melakukan yang kalian mau ,tapi mohon bantu ayah ku " ucap Eva sambil menatap mereka
" seharusnya kamu mikir sebelum melakukan nya ,kamu sedang berhadapan dengan siapa ,apa kamu tahu karena ulah mu perut adikku keram hah " bentak Alan sambil melemparkan gelas
__ADS_1
praaaanggg
gelas yang di lempar Alan mengenai meja di samping Eva,Eva semakin menunduk dia benar-benar takut tapi demi kehidupan nya agar ayah nya bisa memaafkannya karena telah mengganggu orang yang salah,sedangkan Henry dan Jose hanya menatap datar pada wanita yang didepannya tanpa berkata apapun tidak ada rasa kasihan untuk orang-orang yang telah menggangu mereka
" katakan alasan yang benar ,kenapa kamu datang di hadapan kami ,dan memohon lah dengan benar jika ingin semuanya kembali" ucap Jose dingin
" ayah mengancam ku " ucap Eva lirih
" pulang lah, bukannya kamu sudah tau jika aku orang nya tidak perna memaafkan, berarti ini sudah konsekuensinya" ucap Henry tanpa melihat ke arah Eva dia hanya sibuk bermain dengan HP nya
" masuk dan seret wanita yang ada di ruanganku" Eva langsung mengangkat kepalanya menatap Henry memohon tapi Henry hanya diam saja
" seret dia, buang dia ke pulau terpencil jangan biarkan dia kembali ke sini " bentak Henry dengan tatapan tajamnya
" baik tuan" ucap mereka sambil menarik paksa Eva
" Henry Henry ,lepas bangsat , aku akan membuat mu menyesal Henry " teriak Eva sambil berjalan karena di Tarik suruhan Henry
" kembalikan semua seperti semula tapi RM Corp akan mengambil ahli perusahaan itu dan biarkan dia yang memimpin " ucap Henry
" saya akan urus " ucap Jose lalu berdiri dari duduknya,dia ingin segera menyelesaikan agar pulang dengan cepat
" kembali lah " ucap Henry ,Jeje dan alan ikut berdiri dan melanjutkan kerjaan mereka
" suruh OB bersihkan ruanganku " ucap Henry sebelum Jeje dan alan menutup pintu ,Jeje hanya mengaguk saja
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Aqila mondar mandir depan pintu menunggu suaminya pulang kerja,Daddy mommy dan Elvi hanya menggeleng saja melihat sikap Aqila
Aqila mendengar suara mobil dia langsung berlari keluar bahkan teriakan Daddy radit tidak di hiraukan nya
"AQILA !!!!! " teriak Daddy " astaga anak itu dari tadi bikin kepala Daddy sakit " ucap Daddy radit ,mereka menyusul Aqila ke luar
" sabar iya dad "ucap Elvi tersenyum
" KAKAK "teriak Aqila saat melihat suaminya ke luar dari mobil ,Jose yang melihat istrinya lari langsung melangkah kan kakinya besar
" Aqila kangen Kakak " ucap Aqila saat sudah dalam pelukan Jose
" apa kamu tidak dengar teriakan daddy " bentak Daddy yang sudah geram saat dekat mereka
" tidak dad " ucap Aqila polos ,Daddy benar benar di buat sesak oleh tingkah Aqila seharian
hiks hiks hiks
" Aqila mau pulang ke rumah ayah ,Kaka tidak mau di peluk dia punya wanita lain" Henry Jeje dan alan hanya tertawa melihat wajah jose yang frustasi
" sayang dengar dulu ,Kaka dari luar bawah kuman seharian Kaka kerja banyak ketemu orang ,kasian kamu dan baby " ucap Jose lembut
" Kaka ketemu siapa " tanya Aqila
" orang kantor sayang, kolega bisnis juga " ucap Jose
" wanita atau pria " tanya nya
" Daddy mau masuk sudah sakit kepala Daddy dari tadi " ucap Daddy radit sambil meninggalkan mereka di ikuti mommy ellena
" ayo kita masuk dulu,ini sudah sore nanti kalian kedinginan " ucap Jose
" Gendong" jose langsung mengendong aqila ,Aqila langsung mencium seluruh wajah suaminya yang sudah sangat dia rindukan
cih
cibir Jeje dan alan meninggal makhluk yang menurut mereka aneh, sedangkan Jose hanya tersenyum saja.
" apa dia seperti itu dari tadi " tanya Henry sambil mengikuti langkah Elvi karena dia dari luar jadi hanya mengikutinya
" iya By, bahkan hari ini Daddy sudah tidak terhitung berteriak " ucap Elvi sambil tertawa kecil
" apa jagoan Daddy hari ini nakal " sambil melihat perut istrinya
" jagoan kan baru dua by, satunya tidak tahu " ucap Elvi sambil melihat ke arah suaminya
" aku menyapa mereka ,yang satunya aku bingung,jika susah untuk jalan tunggu aku di sini saja , " ucap Henry tersenyum
" Elvi tidak papa ini tidak susah,by mau nya apa " tanya Elvi sambil masuk dalam lift
" hm terserah di kasih nya saja sayang tapi jika dua nya laki laki ,satunya aku harap perempuan ,tapi kalau semua nya laki laki ,tidak Papa " ucap Henry
__ADS_1
" tapi bisa jadi perempuan by, sesuai kata Alan dan Jeje mungkin dia malu " ucap Elvi tersenyum sambil ke laut dari dalam lift berjalan ke arah kamar.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
saat ini mereka sedang kumpul di ruangan keluarga sambil bercerita
" by apa kaka Nabilla sudah tidak kerja " tanya Elvi
" iya ,kenapa " tanya Henry lembut
" apa dia bisa ke sini " Henry mengakat alisnya menatap istrinya
" dari pada di sana dia sendirian mendingan di sini ,bisa ikut senam sama Elvi dan Aqila dan mommy nanti sorenya di jemput mas Davin lagi " ucap Elvi
" apa mommy ikut senam juga " tanya Jeje
" bahkan Daddy juga ,tapi dia hanya menemani " ucap Henry
" memang mommy hamil lagi makanya ikut senam " tanya alan
" iya sudah dua bulan " ucap mommy ellena tersenyum
" APA !!!!!" teriak mereka semua sambil menatap mommy ellena
" mom benarkan hamil serius " tanya Daddy dengan wajah serius
" memangnya hanya orang hamil yang bisa ikut senam " ucap mommy ketus
" kan Alan cuma tanya mom, syukur lah mommy tidak hamil " ucap Alan
" memang kalau mommy hamil kenapa " tanya mommy ellena
" mom dengar iya , Elvi dan Aqila hamil itu wajar karena mereka cucu Daddy dan mommy , jadi mereka memanggil Oma opa terus kalau mommy hamil dia akan memanggil kami apa dan memanggil Daddy dan mommy apa,kan tidak mungkin memanggil sama seperti kami, mana ada dia percaya yang ada di pikiran nya dia anak pungut , terus dia memanggil kami masa kakak sangat tidak lucu " ucap Alan sambil menggelengkan kepalanya
" besok mommy anak melakukan bayi tabung, kalian kira mommy sudah setua itu apa hah " bentak mommy ellena
" astaga mom ,buka seperti itu kalau mommy hamil terus punya anak siapa yang bantu Elvi Aqila ,apa lagi Elvi anaknya kembar belum lagi Aqila " ucap Jeje
" dag mau tau mommy mau lakukan bayi tabung " ucap mommy kekeh
" biarkan saja dia melakukan bayi tabung apa berhasil atau tidak " ucap Henry datar
" apa kamu meragukan Daddy "Daddy radit menatap Henry
" aku tidak meragukan Daddy ,hanya membuat istrimu senang " Ucap Henry sinis
" by " panggil Elvi
" ah maaf sayang ,nanti aku hubungi Davin mengantar Nabilla besok " Ucap Henry lembut
" terimakasih "ucap elvi
" emang apa yang kalian lakukan saat senam " tanya alan
" cungkir balik, buang diri di matras " ucap mommy ellena sinis
" mommy kalau marah sumpah Alan makin jatuh cinta " ucap alan tersenyum
" jangan ganggu istriku,apa kamu sudah bosan jadi pedofil sehingga mengganggu istri ku " Ucap Daddy radit
" pedofil siapa " tanya mommy ellena
" itu teman koleganya Daddy mom tadi bawah anak SMA saat rapat katanya kekasih " jawab alan cepat
" oh kiraen apa " ucap mommy ellena
" lagian itu teman Daddy dag tau malu ,anak kecil di jadiin kekasih apa servisnya istrinya kurang, apa dia mau merasakan daun muda " ucap mommy ellena ,Alan hanya tersenyum kecut
" mungkin dia sudah bosan kali mom dengan lubang yang lama ,jadi mau rasakan gimana rasanya anak SMA apa lagi SMP " ucap Henry sambil menatap alan
" iya bisa bisa mati itu anak orang,kalau gempur olehnya ,iya kan alan " tanya Jose pada Alan
" kenapa jadi aku " tanya alan
" kan tadi kamu yang bahas " ucap Jeje
" orang Daddy yang duluan " ucap Alan
" sudah sudah kenapa jadi bahas itu she awas kalian berdua jika macem-macem, anak SMA di jadikan kekasih coba di ajarin yang benar " Ucap mommy ellena
__ADS_1
" baik mom " ucap alan
Daddy tersenyum mengejek pada Alan begitu juga Henry dan Jose