
pagi ini di meja makan Alan banyak diam membuat mereka juga enggan untuk berbicara,Daddy melihat Alan yang memakan sarapannya
" Daddy mau bicara" ucap Daddy radit
" iya dad " ucap mereka tapi Alan hanya diam
" Alan " panggil Daddy radit
" hebm" Henry melirik. Jose dan Jeje
" Daddy mau bicara " ucap Daddy radit
" alan mau kerja dad ,nanti saja saat pulang kerja " Alan langsung berdiri mencium pipi mommy ellena lalu pergi begitu saja tanpa menunggu yang lainnya
" lanjutkan sarapan kalian " ucap Daddy radit
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
saat sudah sampai di kantor Henry ingin menemui Alan tapi ruangan nya terkunci,lalu Henry kembali ke ruangannya begitu juga dengan Jeje mengikuti Henry karena ruangan mereka sama dengan Alan
" biarkan dia ,nanti kalau sudah selesai baru kita temui" ucap Henry ,Jeje hanya mengangguk
" Lo kamu ngapain di sini " tanya Jose yang baru masuk
" di kunci " ucap Jeje
" iya buka " ucap Jose
" Alan di dalam ,biasa " ucap Henry ,Jose hanya mengangguk saja
" aku ketemu Ana dulu iya " ucap Jeje lalu berdiri
" iya " ucap Jose
" darl " panggil Jeje saat sudah depan meja kerja Ana dan Nabilla
" iya " ucap Ana
" kamu sibuk " tanya Jeje
" tidak terlalu " jawab Ana
" sudah menelepon di kampung " tanya Jeje
" sudah " jawab ana
"terus " Ana melihat Nabilla
" kita ke ruangan Jose " ucap Jeje
" tapi " Jeje langsung menarik tangan Ana untuk mengikuti nya
" katakan " ucap Jeje
" sebelumnya maaf " Jeje langsung menegang kaku
" bapak bilang sudah ada yang melamar ku tapi mereka belum menjawab nya karena menunggu ku pulang kampung baru mereka berbicara dengan ku rencana lusa aku menyuruhku pulang " ucap Ana menunduk
" terus " tanya Jeje
" aku dag tau bingung " ucap Ana
"apa yang kamu bingung kan, bukankah lusa juga kami akan ke kampung melamar mu " tanya Jeje
" maaf kayanya aku dag bisa " ucap ana lirih
" kenapa " tanya Jeje menatap Ana ,ana hanya menggeleng
" jika kamu tidak mau kenapa kemarin kamu menyetujui nya ANA " bentak Jeje
" maaf " ucap Ana, Jeje langsung mencium bibir Ana dengan kasar dan meremas buah ceri Ana dengan kasar membuat Ana meringis , Ana sudah kehabisan napasnya sehingga memukul lengan Jeje
" katakan alasannya " ucap Jeje setelah melepaskan ciuman mereka
" aku tidak ingin membuatmu susah " ucap Ana ngos-ngosan
" maksudnya " tanya Jeje
"bapak tidak mampu membayar utang jadi mereka meminta Ana untuk menikah dengan anak mereka " ucap Naya menunduk ,Jeje mengepalkan tangan nya
" berapa utangnya " tanya Jeje
" 50 juta biaya kuliah dan utang bapak yang lainnya tapi itu sudah dengan bunganya " ucap Ana
" bukannya kamu beasiswa " tanya Jeje
" maksudnya itu kehidupan ku selama kuliah " ucap Ana
" aku akan lunasi " ucap Jeje
" Abang " ucap Naya
" hari Minggu kita ke sana sama sama jangan menolak " ucap Jeje
" tapi bang 50 itu banyak " ucap Ana
" itu tidak sebanding dengan mu ,aku tidak akan jatuh miskin hanya uang 50 " ucap Jeje dingin
" Abang "
__ADS_1
" darl jangan membantahku , kamu sudah lihat bukan jika aku marah ,aku tidak ingin melukaimu " ucap Jeje , Ana hanya mengangguk saja
" ayo kita ke luar " ucap Jeje , Ana menggaguk
" cepat sekali " ucap Jose ,tadi saat ke luar dia di kasih tau Nabilla Jika dalam ruangan ada Jeje dan Ana
" apa yang kamu pikirkan " tanya Jeje sinisb
" entah lah " ucap Jose
" jauhkan pikiran kotormu " ucap Jeje
" Alan sudah selesai " ucap Jose
" hebm " lalu meninggalkan Jose depan ruangannya sambil menggegam tangan Ana
" apa sudah " tanya Jeje tersenyum saat masuk dalam ruangan nya
" hebm hanya sebentar saja " ucap alan
" why " tanya Jeje
" sangat payah " cuap Alan ,Jeje tertawa kecil
" ayo kita kerja lagi , setidaknya sudah ke luar bukan " Ucap Jeje, Alan hanya mengangguk saja
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
kini semua sudah berkumpul di ruang keluarga Jeje membawa Ana ke rumah utama ,di setho juga ada Nany
" Alan akan menikahi nya " ucap Alan membuka suara membuat Nany menatap tak percaya
" Daddy akan urus " ucap Daddy radit tersenyum
" nikah siri " ucap Alan ini
" mommy akan mengurus nya " ucap mommy ellena
" mommy tidak ada dalam keluarga kita hal seperti itu " ucap Daddy radit
" besok kalian akan menikah sebelum kamu ke kantor ,nanti jose yang mengatur nya " ucap mommy ellena
"mom " panggil Daddy radit ,tapi mommy ellena hanya diam
" baik lah jika itu keinginan mu " putus Daddy radit lalu melihat Nany
" siapa namamu " tanya Daddy radit
" Elsa tuan " ucap Elsa
" kalian akan tetap menikah besok pagi" ucap Daddy radit
" maaf tuan ..
henry menatap Alan yang tampak biasa saja membuat dia semakin khawatir
" bawa ke sini istri ku " ucap alan,Nany langsung mendekat ke arah Alan
" kau merindukan Ku " ucap Alan sambil mencium wajah Queen membuat nya tersenyum
" dengar kan saja " bisik Jeje pada Ana yang kaget dengan ucapan Alan
" kamu sudah menelepon orang tuamu " tanya mommy ellena
" sudah nyonya besar " ucap Ana
"baik lah ,besok mommy akan siapkan apa yang perlu kami bawa ,apa ada yang kamu ingin kan " tanya mommy ellena
" tidak ada nyonya ,tidak sudah membawa apa pun kedatangan kalian sudah menjadi hadiah buat kami " ucap Ana
" tidak ,harus sesuai prosedur " ucap mommy ellena , Ana hanya diam saja
" lan mahar untuk Elsa apa " tanya Jose
" terserah " ucap Alan cuek
" uang saja mau " tanya Henry
" terserah " ucap alan lagi
" kamu mau mahar apa " tanya Daddy radit sama Elsa
" apa saja tuan besar " ucap Elsa
" mom siap kan " ucap daddy Radit
" mommy masih mau siapkan lamaran Jeje ,nanti Jose yang siapkan " ucap mommy ellena
" mom " panggil Henry dan Jose
" mommy kenapa " tanya Daddy radit
" tidak papa,Jose urus semuanya besok dengan cepat sebelum ke kantor pernikahan nya di rumah ini saja " ucap mommy ellena
" mom apa ini adil buat Elsa " tanya Henry,sedangkan Elsa hanya diam saja
" jangan membantah mommy " ucap mommy ellena
" tapi mom, ini sangat tidak masuk di akal Elvi Aqila Ana mereka anak mantu mommy ,lalu apa Elsa bukan ,dia akan menjadi istri alan mom" ucap Jose ,tapi mommy hanya diam saja
__ADS_1
maaf kan mommy Elsa bukan niat membenci mu Tapi hanya dengan ingin membuat Alan agar cepat mencintaimu ,jika aku membencimu setidaknya ada rasa Kasihan padamu dan itu membuat kalian menjadi lebih dekat batin mommy ellena
sedangkan Ana semakin tidak enak karena di perlakukan tidak sesuai dengan calon istri Alan
" bibi antar Ana ke kamar tamu " ucap Jeje
" tidak usah kak dia ikut sama kami saja " ucap aqila Jeje hanya mengangguk saja
" El ayo kita main sama si kembar di kamar " ucap aqila
" Nany ayo kita ke kamar Elsa ayo " ucap Elvi
" mas Queen nya " tanya Elvi
" sama aku saja , susunya mana " tanya Alan,Elvi memberikannya lalu meninggalkan mereka
" mom ngerti lah dengan perasaan Elsa " ucap Jeje saat mereka sudah pergi
" iya mommy tahu " ucap mommy ellena
" lalu kenapa harus Jose yang urus ,kan mereka hanya nikah siri mom ,dia sudah tidak memiliki siapa siapa mom " ucap Daddy radit
" lalu mommy harus seperti apa " tanya mommy ellena sambil menatap tajam Daddy radit
" baik lah Jose yang urus " ucap Daddy radit
" lan " ucap Jeje
" jangan mengganggu, my Queen sedang minum susu " ucap Alan
" kenapa jadi rumit seperti ini sih " ucap Henry mengacak rambutnya
" gadis di apartemen mu " tanya daddy Radit
" biarkan dia di sana " ucap Alan lagi
" kamu akan menikah jangan melewati batas mu Alan " bentak daddy Radit
" kami menikah di atas kertas " ucap Alan lagi
" bagaimana pun nanti dia istri mu , Daddy tidak akan membiarkan begitu saja " ucap Daddy radit
" biarkan dia di apartemen " ucap mommy ellena
" mommy " pekik mereka semua selain Alan
" kenapa selama ini Alan baik baik saja ,kerja dengan baik pulang kerja selalu di rumah , masahlah di mana " ucap mommy ellena
" masahlah dia sudah mau menikah mom " ucap Henry
" dia kan hanya tinggal, sedangkan Alan di sini " ucap mommy ellena
" Tapi kita tidak tau kedepannya mom " ucap Jeje
" apa selama ini kamu melihat adikmu tidur di sana ,bahkan di hotel saja mereka memakai kamar yang terpisah " ucap mommy ellena
mereka dibuat bingung dengan sikap mommy ellena
" dad Jeje mau bicara " ucap Jeje
" ada yang sudah melamar Ana, tapi orang tuanya belum memberi jawaban ,karena harus menunggu Ana pulang dulu " ucap Jeje
" lalu " tanya Daddy radit
"orang tua Ana punya utang sama keluarga nya orang itu biaya hidup semasa kuliah sama yang lainnya,jadi mereka meminta Ana jadi istri anaknya " ucap Jeje
" terus " tanya Daddy radit
" hm hm hm Jeje akan melunasinya " ucap Jeje
" lalu apa yang kau pikirkan jangan membuat Daddy bingung " ucap Daddy radit
"lusa kita pergi pagi iya atau besok sore kita nginap di sana malamnya kita ke rumah Ana bicara dengan mereka " ucap Jeje
" ok kita berangkat besok sore " ucap Mommy ellena
"apa di sini Daddy tidak berhak memutuskan " ucap Daddy radit
" lalu apa mommy tidak punya hak juga untuk memutuskan kebahagiaan anak-anak ku " ucap Mommy ellena
"dad mom , kenapa kalian jadi debat sih ,harusnya kalian senang anak anak kalian sudah mau nikah semuanya sesuai keinginan kalian rumah ini akan ramai kaya pasar " ucap Jose
" Daddy mu yang duluan cari masahlah " ucap mommy ellena, Daddy Radit hanya menghela nafas panjang nya
"aku duluan istirahat " ucap Alan sambil menggendong Queen
" Queen nya mau di bawah ke mana " tanya Jose
" tidur " ucap Alan
" di mana " tanya Henry
" kamar " ucap Alan
" kamar mana " tanya Jose
" kamar ku " ucap Alan
" nanti bilng Elvi ganti popoknya Queen " ucap Alan lalu menghilang dari pandangan mereka
__ADS_1
" astaga itu anakku satu-satunya yang cewe , kenapa seolah-olah itu anaknya " ucap Henry
" biarkan saja jika dia sudah menikah ,dia tidak akan tidur bersama nya " ucap Jeje